ADVERTISEMENT
Selasa, Desember 9, 2025
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Bersihkan Penyakit Sosial, Pemkab Pegunungan Bintang Pulangkan Enam Pekerja Seks Komersial dari Oksibil

“Kita akan laporkan ke pimpinan mereka, baik itu Kapolri, Panglima TNI, Kapolda, Pangdam untuk dibina, bahkan kalau tidak mau berubah ya dipecat. Karena ini mencoreng institusi TNI-Polri”.

23 Mei 2025
0

Enam PSK dan 1 bandar saat menuju pesawat, Mereka dipulangkan oleh Bupati Pegubin yang sedang melakukan pemberantasan penyakit sosial di Kota Oksibil, Rabu 21 Mei 2025. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

OKSIBIL,Koranpapua.id- Pemerintah Kabupaten Pegunungan Bintang (Pegubin), Provinsi Papua Pegunungan, akhirnya memutuskan memulangkan enam wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) yang beroparasi di wilayah itu.

Selain enam PSK, seorang bandar yang bekerja memuluskan aktivitas PSK juga ikut dipulangkan ke kampung halamannya, Kamis 22 Mei 2025.

ADVERTISEMENT

Dalam proses pemulangan ini, pemerintah daerah menanggung biaya tiket pesawat mereka.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Keputusan kembalikan tujuh orang ini, merupakan bagian dari komitmen Spei Yan Bidana, Bupati Pegunungan Bintang untuk memberantas penyakit sosial di kota Oksibil.

Baca Juga

Wamendagri Ribka Haluk Dinobatkan sebagai Tokoh Percepatan Pembangunan Papua

Freeport Persembahkan UNCEN Gedung Pusat Sains, Dilengkapi 18 Ruang Kelas Kapasitas 40 Orang

Adapun sejumlah penyakit sosial yang belakangan cukup meresahkan masyarakat di wilayah itu, diantaranya judi togel, rolex, minuman keras, ganja, Narkoba, prostitusi, hingga praktik renternir.

“Ada tujuh orang keluar dari Oksibil hari ini. Tiket kita yang tanggung. Saya sebenarnya tidak bermaksud mengusir, tetapi karena pekerjaan yang dijalankan merusak generasi muda Pegunungan Bintang dan ini sudah terjadi lama,” tegas Bupati Spei Bidana di Bandara Oksibil, kemarin.

Bupati Spei Bidana mengatakan, Oksibil terbuka untuk siapa saja yang datang mengadu nasib. Meski demikian harus berkehendak baik untuk mau bekerja mencari nafkah, dengan tidak mencari keuntungan dengan membuka praktik bisnis haram dan kotor.

Menurutnya, praktek kerja yang dilakukan tujuh warga tersebut secara moral dilarang agama, dan sangat berbahaya karena ancaman penularan HIV-AIDS sangat tinggi.

“Kota ini harus dibersihkan dari praktik prostitusi demi selamatkan generasi muda dan anak cucu ke depan,” pungkasnya.

Ia juga menegaskan, tidak hanya para pelaku yang terlibat di dunia prostitusi. Tindakan yang sama juga akan berlaku bagi mereka yang terlibat sebagai operator dan bandar judi.

Termasuk pemasok miras, dan oknum aparat TNI-Polri yang ikut membekingi juga siap dipulangkannya keluar dari Oksibil.

“Kita akan basmi sampai ke akar-akarnya agar bersih dari Oksibil, termasuk tempat dan rumah toko yang biasa digunakan juga dicabut ijin dan dibongkar,” tandasnya.

Bahkan kalau ada Orang Asli Pegunungan Bintang yang terlibat, juga akan pulangkan ke kampungnya masing-masing.

Khusus kepada oknum TNI-Polri yang terlibat sebagai beking sejumlah penyakit sosial ini, Bupati Spei di hadapan Wakapolres Pegubin dan Perwira Penghubung juga menegaskan untuk segera dipindahtugaskan keluar dari Oksibil.

“Kita akan laporkan ke pimpinan mereka, baik itu Kapolri, Panglima TNI, Kapolda, Pangdam untuk dibina, bahkan kalau tidak mau berubah ya dipecat. Karena ini mencoreng institusi TNI-Polri,” janjinya.

Untuk diketahui, pemulangan tujuh warga ini juga dihadiri pimpinan dan anggota DPRK Pegubin, aparat keamanan, OKP, Ormas dan OPD di lingkup Pemda Pegubin. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Wamendagri Ribka Haluk Dinobatkan sebagai Tokoh Percepatan Pembangunan Papua

Wamendagri Ribka Haluk Dinobatkan sebagai Tokoh Percepatan Pembangunan Papua

9 Desember 2025
Freeport Persembahkan UNCEN Gedung Pusat Sains, Dilengkapi 18 Ruang Kelas Kapasitas 40 Orang

Freeport Persembahkan UNCEN Gedung Pusat Sains, Dilengkapi 18 Ruang Kelas Kapasitas 40 Orang

9 Desember 2025
Terkait Situasi Kamtibmas di Mimika, BPP Dewan Adat Suku Mee Sampaikan Sejumlah Pernyataan Sikap

Terkait Situasi Kamtibmas di Mimika, BPP Dewan Adat Suku Mee Sampaikan Sejumlah Pernyataan Sikap

9 Desember 2025
Dengarkan Harapan Anak Papua Pedalaman, Puan Maharani: Mereka Punya Hak Pendidikan yang Sama Seperti di Jawa

Dengarkan Harapan Anak Papua Pedalaman, Puan Maharani: Mereka Punya Hak Pendidikan yang Sama Seperti di Jawa

9 Desember 2025
Satgas Korpasgat TNI AU Pastikan Akses Udara Jelang Natal di Distrik Sugapa Berlangsung Aman dan Lancar

Satgas Korpasgat TNI AU Pastikan Akses Udara Jelang Natal di Distrik Sugapa Berlangsung Aman dan Lancar

8 Desember 2025
Diskop Mimika Gelar Pelatihan UMKM, Dorong Usaha Kopi dan Noken Tembus Pasar Lebih Luas

Diskop Mimika Gelar Pelatihan UMKM, Dorong Usaha Kopi dan Noken Tembus Pasar Lebih Luas

8 Desember 2025

POPULER

  • Identitas Mayat Kepala Terpisah dengan Badan di SP9 Terungkap, Ini Nama Korban dan Profesinya

    Identitas Mayat Kepala Terpisah dengan Badan di SP9 Terungkap, Ini Nama Korban dan Profesinya

    2183 shares
    Bagikan 873 Tweet 546
  • Bupati JR Pastikan Sebagian Pejabat OPD Mimika Segera Dilantik, Sisanya Menyusul Awal 2026

    822 shares
    Bagikan 329 Tweet 206
  • Lemasko Desak Pemkab Mimika Tunda Proses Pembentukan LMA, Gery: Seharusnya melibatkan Struktur Adat Asli Kamoro

    714 shares
    Bagikan 286 Tweet 179
  • Unggul 24 Suara, Musyawarah Adat Kamoro Tetapkan Yohanes Yance Boyau sebagai Ketua LMHA Periode 2025–2030

    606 shares
    Bagikan 242 Tweet 152
  • Jejak Sadis Terulang, Identitas Korban Pembunuhan di Jalan Irigasi Mimika Terungkap

    680 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Warning! ASN di Papua Tengah Ketahuan Kawin Lebih dari Satu Diganjar Sanksi Berat

    594 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Kabar Malam Ini dari Kwamki Narama, Dua Korban Bentrok Meninggal Dunia

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
Next Post

Ny. Nurhaidah Meki Nawipa: Guru TK Ujung Tombak Pendidikan Menuju Jenjang yang Lebih Tinggi

Longsor di Pegunungan Arfak, Tim SAR Kembali Temukan Lima Korban Meninggal, Berikut Nama Jenazah yang Teridentifikasi

Permohonan Penerbitan SKCK di Polsek Mimika Baru Capai 500 Orang dalam Sepekan

Permohonan Penerbitan SKCK di Polsek Mimika Baru Capai 500 Orang dalam Sepekan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id