ADVERTISEMENT
Minggu, Agustus 9, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Longsor di Pegunungan Arfak, Tim SAR Kembali Temukan Lima Korban Meninggal, Berikut Nama Jenazah yang Teridentifikasi

Operasi pencarian terpaksa dihentikan karena terkendala cuaca ekstrem, dan akan kembali dilanjutkan pada Jumat 23 Mei hari ini. Upaya pencarian lanjutan ini, dikarenakan masih terdapat empat korban yang belum ditemukan.

23 Mei 2025
0

Tim SAR gabungan mengevakuasi lima jenazah korban banjir bandang dan tanah longsor di Kampung Jim (Meyes), Distrik Catubouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

PEGUNUNGAN ARFAK, Koranpapua.id– Upaya pencarian terhadap korban banjir bandang dan tanah longsor di Kampung Jim (Meyes), Distrik Catubouw, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat, terus dilakukan.

Pada pencarian hari keenam kemarin, Kamis 22 Mei 2025 sekitar pukul 11.30 WIT, tim SAR gabungan kembali menemukan lima jenazah yang tertimbun material longsor.

ADVERTISEMENT

Yefri Sabaruddin, Kepala Badan SAR Nasional Manokwari di Catubouw, mengatakan jenazah lima korban dievakuasi menggunakan ekskavator, untuk selanjutnya dibawa menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Papua Barat di Manokwari untuk dilakukan proses identifikasi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dengan penemuan ini, Tim SAR gabungan sudah mengevakuasi 15 dari 19 korban yang dinyatakan hilang pascabanjir bandang dan tanah longsor pada 16 Mei 2025.

Baca Juga

Pangkoops Habema Cup 2026 Bergulir di Timika, 20 Tim Ambil Bagian

Penembakan Dua Warga di Pintu Masuk FBLB, Festival Lembah Baliem Dihentikan Sementara

Operasi pencarian terpaksa dihentikan karena terkendala cuaca ekstrem, dan akan kembali dilanjutkan pada Jumat 23 Mei hari ini. Upaya pencarian lanjutan ini, dikarenakan masih terdapat empat korban yang belum ditemukan.

“Ada 24 korban. Empat selamat, satu meninggal setelah bencana, 19 orang hilang. Sejak operasi hari ketiga sampai hari ini, 15 sudah ditemukan,” jelasnya.

Dia menyebut bahwa pelaksanaan operasi SAR hari kelima melibatkan sebanyak 96 personel gabungan yang terdiri atas Basarnas 15 personel, dan Polres Pegunungan Arfak 30 personel.

Kemudian, Kodim 1812/Pegunungan Arfak 21 personel, Polda Papua Barat 17 personel, BPBD Provinsi Papua Barat 10 personel, dan BPBD Kabupaten Pegunungan Arfak 3 personel.

Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, Kepala Bidang Humas Polda Papua Barat, mengatakan, seluruh jenazah yang dievakuasi akan dilakukan identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI).

Jenazah yang sudah teridentifikasi yaitu, Harun Maidodga, Yoseph Ermilianus Efrem, Porman Takaliumang, Okden Wote, Joni Rahawari, dan Oce Takaliumang sedangkan sisanya masih dalam proses.

“Kalau empat orang yang selamat itu, Fretswan Unas, Juandi Takaliumang, Yeskiel Takaliumang, dan Karunyak Takaliumang,” kata Ignatius. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pangkoops Habema Cup 2026 Bergulir di Timika, 20 Tim Ambil Bagian

Pangkoops Habema Cup 2026 Bergulir di Timika, 20 Tim Ambil Bagian

8 Agustus 2026
Penembakan Dua Warga di Pintu Masuk FBLB, Festival Lembah Baliem Dihentikan Sementara

Penembakan Dua Warga di Pintu Masuk FBLB, Festival Lembah Baliem Dihentikan Sementara

8 Agustus 2026
Penembakan di Festival Lembah Baliem Jayawijaya, Dua Warga Jadi Korban

Penembakan di Festival Lembah Baliem Jayawijaya, Dua Warga Jadi Korban

8 Agustus 2026
Tokoh Pemuda Amungme Tegur Aksi Palang Jalan Cenderawasih: Sengketa Lahan Jangan Ganggu Publik

Tokoh Pemuda Amungme Tegur Aksi Palang Jalan Cenderawasih: Sengketa Lahan Jangan Ganggu Publik

8 Agustus 2026
Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

38 Tahun Menanti Pengakuan Negara, 75 Pasangan OAP di Ohotya Akhirnya Kantongi Akta Perkawinan

8 Agustus 2026
Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

14 Ribu Pencaker Lokal Menganggur, APELCAMI Tagih Keadilan: Mimika Dipenuhi Investasi, Tapi Anak Daerah Jadi Penonton

8 Agustus 2026

POPULER

  • Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    664 shares
    Bagikan 266 Tweet 166
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Lima Pekerja Proyek Jalan PT SHJ Tewas Ditembak di Tolikara, Satu Korban Belum Dievakuasi

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Polres Mimika Tolak Izin Demo KNPB 3 Agustus, Massa Terancam Ditangkap Jika Memaksa

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Kecelakaan Tunggal di Jalan Irigasi Timika, Pengendara Kabur Tinggalkan Motor

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Permohonan Penerbitan SKCK di Polsek Mimika Baru Capai 500 Orang dalam Sepekan

Permohonan Penerbitan SKCK di Polsek Mimika Baru Capai 500 Orang dalam Sepekan

Turnamen Wondr Futsal Series Freeport Indonesia 2025 Resmi Dibuka, Diikuti 16 SMA-SMK di Timika

Harga Bumbu Dapur di Pasar Sentral Timika Stabil, Pembeli Masih Sepi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id