ADVERTISEMENT
Minggu, Agustus 9, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Tolak Kenaikan UKT, Aksi Demo Mahasiswa Uncen Lukai Empat Polisi dan Satu Mobil Dibakar

Belum ada mahasiswa diamankan. Namun polisi akan melakukan identifikasi untuk aksi yang terjadi, baik untuk pelaku pembakaran truk dan pelemparan batu terhadap personel.

22 Mei 2025
0

Massa mahasiswa Universitas Cenderawasih( Uncen) membakar mobil polisi, Kamis 22 Mei 2025. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

JAYAPURA, Koranpapua.id– Aksi demo mahasiswa Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Provinsi Papua, Kamis 22 Mei 2025, berakhir ricuh.

Dalam aksi tersebut dilaporkan empat anggota polisi mengalami luka terkena lemparan batu serta satu mobil truk milik polisi dibakar.

ADVERTISEMENT

Aksi demo yang dilakukan mahasiswa Uncen ini bertujuan untuk menolak kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang diberlakukan oleh pihak Uncen.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Aksi demo diawali dengan damai. Para mahasiswa sejak pagi sudah berkumpul dan sempat menyampaikan aspirasi mereka kepada Wakil Rektor III Uncen.

Baca Juga

Pangkoops Habema Cup 2026 Bergulir di Timika, 20 Tim Ambil Bagian

Penembakan Dua Warga di Pintu Masuk FBLB, Festival Lembah Baliem Dihentikan Sementara

Namun setelah menyampaikan aspirasi dan didengar oleh Wakil Rektor III, para mahasiswa ini kemudian berupaya untuk menghentikan aktivitas kampus, dengan menutup portal gapura ke kampus.

Polisi yang sudah melakukan pengamanan di sekitar itu meminta agar tidak dilakukan penutupan, sehingga terjadi gesekan antara mahasiswa dan aparat kepolisian.

AKBP Fredrickus WA Maclarimboen, Kapolresta Jayapura membenarkan bahwa, aksi demo tersebut mengakibatkan satu unit truk polisi dan empat anggota Polresta Jayapura jadi korban lemparan batu.

Kapolresta juga menyampaikan bahwa aksi demo mahasiswa ini tidak mendapatkan izin dari pihak kepolisian.

“Aksi mahasiswa itu awalnya berjalan damai dan sempat ketemu Wakil Rektor III. Namun mahasiswa yang menggelar aksi tersebut kemudian hendak menutup portal gapura naik ke kampus. Sehingga terjadi gesekan dengan polisi,” ujarnya kepada wartawan, Kamis 22 Mei 2025.

Dijelaskan Kapolresta, gesekan yang terjadi berupa tarik menarik antara aparat kepolisian dan para mahasiswa. Kemudian berakhir ricuh serta anarkis karena terjadi pelemparan batu dari pihak mahasiswa.

Dari peristiwa itu, Kapolresta mengatakan, belum ada mahasiswa diamankan. Namun polisi akan melakukan identifikasi untuk aksi yang terjadi, baik untuk pelaku pembakaran truk dan pelemparan batu terhadap personel.

Menurutnya, pengamanan yang dilakukan anggotanya hanya sebatas gapura atau gerbang kampus, tidak masuk ke area kampus.

“Aparat masih melakukan pengamanan di lokasi. Kita turunkan 1.701 personel dari Polresta Jayapura Kota dengan di backup Polda Papua dan Brimob Polda Papua,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pangkoops Habema Cup 2026 Bergulir di Timika, 20 Tim Ambil Bagian

Pangkoops Habema Cup 2026 Bergulir di Timika, 20 Tim Ambil Bagian

8 Agustus 2026
Penembakan Dua Warga di Pintu Masuk FBLB, Festival Lembah Baliem Dihentikan Sementara

Penembakan Dua Warga di Pintu Masuk FBLB, Festival Lembah Baliem Dihentikan Sementara

8 Agustus 2026
Penembakan di Festival Lembah Baliem Jayawijaya, Dua Warga Jadi Korban

Penembakan di Festival Lembah Baliem Jayawijaya, Dua Warga Jadi Korban

8 Agustus 2026
Tokoh Pemuda Amungme Tegur Aksi Palang Jalan Cenderawasih: Sengketa Lahan Jangan Ganggu Publik

Tokoh Pemuda Amungme Tegur Aksi Palang Jalan Cenderawasih: Sengketa Lahan Jangan Ganggu Publik

8 Agustus 2026
Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

38 Tahun Menanti Pengakuan Negara, 75 Pasangan OAP di Ohotya Akhirnya Kantongi Akta Perkawinan

8 Agustus 2026
Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

14 Ribu Pencaker Lokal Menganggur, APELCAMI Tagih Keadilan: Mimika Dipenuhi Investasi, Tapi Anak Daerah Jadi Penonton

8 Agustus 2026

POPULER

  • Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    664 shares
    Bagikan 266 Tweet 166
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Lima Pekerja Proyek Jalan PT SHJ Tewas Ditembak di Tolikara, Satu Korban Belum Dievakuasi

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Polres Mimika Tolak Izin Demo KNPB 3 Agustus, Massa Terancam Ditangkap Jika Memaksa

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Kecelakaan Tunggal di Jalan Irigasi Timika, Pengendara Kabur Tinggalkan Motor

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post

Ny. Meki Nawipa Serahkan Bantuan untuk Masyarakat Terkena Dampak Konflik Bersenjata Intan Jaya

Bersihkan Penyakit Sosial, Pemkab Pegunungan Bintang Pulangkan Enam Pekerja Seks Komersial dari Oksibil

Ny. Nurhaidah Meki Nawipa: Guru TK Ujung Tombak Pendidikan Menuju Jenjang yang Lebih Tinggi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id