TIMIKA, Koranpapua.id – Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika Samuel Yogi mendorong koperasi di Mimika membangun kemandirian usaha dan tidak lagi bergantung pada bantuan pemerintah melalui pengajuan proposal.
Samuel mengatakan koperasi harus menjadi kekuatan ekonomi bagi anggota melalui pengelolaan usaha yang sehat, transparan, dan akuntabel.
“Ini bukan zamannya lagi kita mengandalkan proposal. Kita harus mandiri di atas tanah kita sendiri. Yang penting adalah kerja sama dan kekompakan agar koperasi bisa berkembang,” tegasnya saat penutupan pelatihan pengelolaan koperasi dan Rapat Anggota Tahunan, Minggu 27 September 2026.
Ia juga mengingatkan koperasi untuk memenuhi aspek legalitas, termasuk dalam pembentukan maupun perubahan akta. Pemerintah daerah, kata dia, membuka ruang bagi pembentukan koperasi baru, termasuk koperasi yang digerakkan mama-mama Papua dan kelompok usaha masyarakat di pesisir serta kampung.
Samuel mendorong koperasi yang telah berkembang menjadi mentor bagi koperasi yang masih membutuhkan pembinaan.
Dalam kegiatan tersebut, narasumber juga menekankan pentingnya Rapat Anggota Tahunan (RAT) sebagai tolok ukur keaktifan koperasi sekaligus forum pertanggungjawaban pengurus kepada anggota.
Pelatihan yang diikuti sejumlah koperasi di Mimika itu membahas tata kelola, legalitas, dan pengembangan usaha. Peserta berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan, termasuk dengan materi perpajakan koperasi.
Penguatan koperasi di Mimika diharapkan tidak berhenti pada pembentukan badan usaha, tetapi berkembang menjadi wadah usaha bersama yang dikelola profesional dan memberikan manfaat nyata bagi anggota serta masyarakat. (*)
Penulis: Ril Minggu
Editor: Marthen LL Moru








