ADVERTISEMENT
Sabtu, Oktober 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Cuaca

Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

BMKG mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi asap masih pekat. Jika harus beraktivitas di ruang terbuka, masyarakat dianjurkan menggunakan masker.

28 September 2026
0
Kabut Asap Selimuti Timika, Jarak Pandang Turun di Bawah 2 Kilometer

Kantor BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Kabut asap yang menyelimuti Timika, Papua Tengah, dalam beberapa hari terakhir mulai mengganggu jarak pandang hingga berpotensi memengaruhi operasional penerbangan di Bandara Mozes Kilangin.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Mozes Kilangin Timika, Stevan, mengatakan kondisi ini dipicu oleh sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari wilayah Papua Selatan, terutama Kabupaten Merauke.

“Titik panas dengan tingkat kepercayaan sedang mencapai 3.000 titik, sedangkan tingkat kepercayaan tinggi mencapai 200 titik,” ujar Stevan saat ditemui di ruang kerjanya, Senin 28 September 2026.

Menurut dia, asap dari karhutla tersebut terbawa angin yang bergerak dari arah timur hingga tenggara. Kondisi itu menyebabkan sebaran asap bergerak menuju wilayah pesisir selatan Papua, termasuk Timika.

Baca Juga

Sekda Mimika Minta BUMDes Kembangkan Potensi Kampung, Bukan Sekadar Terima Modal

Alarm Keselamatan! 26 Orang Tewas akibat Kecelakaan di Mimika

Dampaknya juga dirasakan di sejumlah wilayah lain, seperti Agats di Kabupaten Asmat dan Kaimana di Papua Barat.

Di Timika, kepekatan asap menyebabkan jarak pandang turun hingga di bawah 2 kilometer. Kondisi tersebut terutama perlu diwaspadai pada pagi hari karena dapat memengaruhi aktivitas penerbangan.

“Jarak pandang berada di bawah 2.000 meter (2 km). Untuk pesawat berbadan besar, kondisi ini dapat memicu penundaan penerbangan (delay) atau pengalihan pendaratan (divert) ke bandara lain sambil menunggu visual membaik,” kata Stevan.

Meski demikian, BMKG menegaskan keputusan terkait keselamatan penerbangan tetap mengacu pada regulasi maskapai dan koordinasi dengan pemandu lalu lintas udara atau Air Traffic Control (ATC).

Informasi mengenai kondisi cuaca dan jarak pandang, kata Stevan, disampaikan BMKG secara berkala kepada pihak terkait sebagai bahan pertimbangan keselamatan penerbangan.

Berpotensi Bertahan hingga Oktober

BMKG memperkirakan kabut asap masih berpotensi bertahan hingga akhir Oktober 2026. Kondisi tersebut dipengaruhi angin monsun timur yang masih bertiup serta karhutla di wilayah sumber asap yang belum sepenuhnya padam.

“Peralihan dari monsun timur ke monsun barat diprakirakan baru terjadi pada November hingga Desember. Selama angin masih bertiup dari timur dan karhutla terus berlangsung, asap diprakirakan tetap bertahan,” tuturnya.

Stevan juga menyebut kondisi kekeringan berpotensi berlangsung lebih panjang akibat pengaruh El Nino di wilayah Papua.

Sementara itu, potensi hujan lebat yang disertai angin kencang dan petir diperkirakan mulai meningkat pada periode peralihan musim, sekitar akhir Oktober hingga November.

Gelombang Laut Arafuru

Untuk kondisi perairan, BMKG mencatat tinggi gelombang di Laut Arafuru bagian luar muara berada pada kisaran 1,25 hingga 2,5 meter.

Adapun kondisi perairan di sekitar dermaga dan pelabuhan relatif lebih tenang dengan tinggi gelombang sekitar 0,1 hingga 0,5 meter.

Stevan mengatakan kepekatan asap di wilayah pesisir seperti Poumako cenderung lebih tinggi dibandingkan kawasan perkotaan. Vegetasi hutan pesisir yang rapat membuat partikel asap lebih mudah tertahan dan mengendap di permukaan.

BMKG mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi asap masih pekat. Jika harus beraktivitas di ruang terbuka, masyarakat dianjurkan menggunakan masker.

Masyarakat juga diminta menghemat penggunaan air bersih selama periode kekeringan masih berlangsung. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

YPMAK Dorong Akses Transportasi ke Pesisir dan Pegunungan Mimika

YPMAK Dorong Akses Transportasi ke Pesisir dan Pegunungan Mimika

16 Oktober 2026
26 Orang Tewas dalam 239 Kecelakaan di Mimika Selama Delapan Bulan

26 Orang Tewas dalam 239 Kecelakaan di Mimika Selama Delapan Bulan

16 Oktober 2026
Hadiri Tabligh Akbar di Mimika, Habib Husein Ja’far Ajak Warga Rawat Keberagaman

Hadiri Tabligh Akbar di Mimika, Habib Husein Ja’far Ajak Warga Rawat Keberagaman

16 Oktober 2026
Dana Otsus Mimika Terserap 45 Persen, Tahap II dan III Dikebut Desember

Dana Otsus Mimika Terserap 45 Persen, Tahap II dan III Dikebut Desember

16 Oktober 2026
Dua Botol Vodka Disamarkan sebagai Air Mineral, Diamankan di Bandara Timika

Dua Botol Vodka Disamarkan sebagai Air Mineral, Diamankan di Bandara Timika

16 Oktober 2026
Kunjungi Puskesmas Amar, Dinkes Mimika Tekankan Disiplin dan Kebersihan

Kunjungi Puskesmas Amar, Dinkes Mimika Tekankan Disiplin dan Kebersihan

16 Oktober 2026

POPULER

  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    567 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    804 shares
    Bagikan 322 Tweet 201
  • Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
Next Post
Delapan Fraksi Setujui APBD-P Mimika Rp6,1 Triliun, Pemkab Diminta Percepat Realisasi

Delapan Fraksi Setujui APBD-P Mimika Rp6,1 Triliun, Pemkab Diminta Percepat Realisasi

Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

Kejari Mimika Tetapkan Penyedia PT FJP Tersangka Korupsi Gerai Maritim

Kejari Mimika Tetapkan Penyedia PT FJP Tersangka Korupsi Gerai Maritim

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id