ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Di Hadapan Kepala PKUB Kemenag RI, John Rettob Sampaikan Kerukunan Beragama di Mimika Sangat Baik

“Saya harap kedepan kalau kita parade Ogok-ogok jangan cuma umat Hindu saja. Tapi ajak semua. Malam takbiran juga begitu semua umat beragama ikut pawe sama-sama. Parade Fajar Paskah juga semua agama ambil bagian”.

30 April 2025
0
Di Hadapan Kepala PKUB Kemenag RI, John Rettob Sampaikan Kerukunan Beragama di Mimika Sangat Baik

Johannes Rettob, Bupati Mimika menyerahkan cinderamata kepada Kepala PKUB Kemenag RI, Prof. Dr. M. Abid Abdushomat didampingi Jeffrey C. Hutagalung, Ketua FKUB Mimika, Rabu 30 April 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kehidupan masyarakat Mimika, Provinsi Papua Tengah sangat beragam dari sisi agama, budaya dan Bahasa.

Meski hidup dalam banyak perbedaan, namun kerukunan umat beragama di Mimika sangat baik dan aman.

ADVERTISEMENT

Hal itu disampaikan Johannes Rettob, Bupati Mimika dalam sambutannya ketika membuka sosialisasi Harmonisasi Kerukunan Umat Beragama dan Doa Lintas Agama, Rabu 30 April 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pada kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika itu, langsung dihadiri Prof. Dr. M. Abid Abdushomat, Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama RI.

Baca Juga

HUT ke-81 RI, Johannes Rettob: Pesta Rakyat Bukan Kemewahan, Tapi Momentum Pemerintah Bersama Masyarakat

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

Kegiatan yang digagas FKUB Mimika juga dihadiri unsur TNI-Polri, tokoh agama, FKDM, tokoh perempuan, PKK, pemuda serta tokoh adat.

“Ini luar biasa karena pertama kali harmonisasi umat beragama dibuat. Selama ini baru berbicara kerukunan dan doa bersama lintas agama. Harmonisasi ini untuk menyamakan persepsi,” kata John.

Orang nomor satu di Mimika ini berharap lewat harmonisasi, kehidupan kerukunan umat beragama harus semakin baik dan saling menjaga nilai-nilai toleransi dan solidaritas.

“Kita mau Mimika hidup rukun dan damai. Tidak mau ada unsur yang mengganggu. Mimika harus menjadi rumah bersama. Jangan sampai terjadi gesekan hanya karena agama, kalau antarsuku memang sering terjadi,” tegasnya.

Dikatakan mengenai kerukunan antaragama di Mimika sudah sangat aman. Ini bisa dilihat ketika hari raya keagamaan seperti Idul Fitri dan Natal, para tokoh agama maupun masyarakat saling berkunjung memberikan selamat.

“Masyarakat Mimika sangat menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi antarumat beragama,” tandas John.

Selain Hari Raya Natal dan Lebaran, John mengakui satu bulan setelah dilantik menjadi Bupati Mimika, langsung disambut dengan Hari Nyepi yang dimeriahkan dengan parade Ogok-ogok.

Setelah dua hari kemudian dilanjutkan dengan Hari Raya Lebaran 1446 H, yang diawali dengan malam takbiran dan berakhir dengan perayaan Paskah umat Kristiani.

Dalam memperingati hari raya Idul Fitri umat Nasrani mengambil bagian dalam pengamanan bersama TNI-Polri di setiap masjid, sebaliknya pada perayaan Natal dan Paskah umat muslim hadir menjaga keamanan di setiap gereja.

“Saya harap kedepan kalau kita parade Ogok-ogok jangan cuma umat Hindu saja. Tapi ajak semua. Malam takbiran juga begitu semua umat beragama ikut pawe sama-sama. Parade Fajar Paskah juga semua agama ambil bagian,” ajaknya.

Dikatakan, semua yang dilakukan bertujuan mempererat tali persaudaraan dan menciptakan toleransi semakin baik agar Mimika tetap aman, damai sebagai rumah bersama.

Ia menyampaikan perhatian pemerintah kedepan tidak hanya membantu membangun gereja, masjid tetapi semua lima agama.

Pemerintah dalam memberikan bantuan pembangunan rumah ibadah tidak akan pilih kasih, tetapi akan diperhatikan secara merata.

“Pagoda dan Kuil, sudah kita bangun, ada gereja dan masjid yang besar kita bangun. Ini menjadi ikon Mimika. Pura menjadi tempat doa yang baik nanti kita akan bantu,” janjinya.

“Niat kita seperti ini untuk harmoni dan toleransi. Mimika sampai hari ini masih aman. Kita harus saling menghargai,” pungkasnya.

Namun demikian kata John, saat ini yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah adalah harmonisasi suku-suku di Mimika.

Namun tugas tersebut akan dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) dan pihak kepolisian.

“Pemerintah Kabupaten Mimika mempunyai rencana untuk membangun tugu harmonisasi selain tugu perdamaian yang sudah ada saat ini,” tutupnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat Tanamkan Semangat Perjuangan dan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda di Pegunungan Bintang 

Satgas Pasgat Tanamkan Semangat Perjuangan dan Cinta Tanah Air pada Generasi Muda di Pegunungan Bintang 

17 Agustus 2026
Konsep Otomatis

HUT ke-81 RI, Johannes Rettob: Pesta Rakyat Bukan Kemewahan, Tapi Momentum Pemerintah Bersama Masyarakat

17 Agustus 2026
Konsep Otomatis

Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

17 Agustus 2026
HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

HUT ke-81 RI di Mimika: Johannes Rettob Sebut Perjuangan Hari Ini Bukan Lagi Mengangkat Senjata, Tapi Membangun Mimika

17 Agustus 2026
PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

PEPC Region 4 Zona 14 Mencacat Sumur Baru di Papua Lampaui Target, Produksi 369 BOPD

17 Agustus 2026
Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

17 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    911 shares
    Bagikan 364 Tweet 228
  • Rencana Kacaukan Upacara HUT ke-81 RI, Tiga Anggota OPM Tewas Diterjang Peluru TNI, Amankan Delapan Senjata Api 

    652 shares
    Bagikan 261 Tweet 163
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    680 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Kontak Tembak di Jila-Mimika, Satu Prajurit TNI Gugur, Dua Terluka

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
Next Post

Peringati May Day 2025, Buruh Mimika Sampaikan Empat Tuntutan kepada Pemerintah

Buruh Mimika Sampaikan Empat Usulan kepada Bupati Johannes Rettob

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas dengan Kondisi Luka Bakar, Saat Ini Berada di RSUD Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id