ADVERTISEMENT
Senin, Juli 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Di Hadapan Kepala PKUB Kemenag RI, John Rettob Sampaikan Kerukunan Beragama di Mimika Sangat Baik

“Saya harap kedepan kalau kita parade Ogok-ogok jangan cuma umat Hindu saja. Tapi ajak semua. Malam takbiran juga begitu semua umat beragama ikut pawe sama-sama. Parade Fajar Paskah juga semua agama ambil bagian”.

30 April 2025
0
Di Hadapan Kepala PKUB Kemenag RI, John Rettob Sampaikan Kerukunan Beragama di Mimika Sangat Baik

Johannes Rettob, Bupati Mimika menyerahkan cinderamata kepada Kepala PKUB Kemenag RI, Prof. Dr. M. Abid Abdushomat didampingi Jeffrey C. Hutagalung, Ketua FKUB Mimika, Rabu 30 April 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kehidupan masyarakat Mimika, Provinsi Papua Tengah sangat beragam dari sisi agama, budaya dan Bahasa.

Meski hidup dalam banyak perbedaan, namun kerukunan umat beragama di Mimika sangat baik dan aman.

ADVERTISEMENT

Hal itu disampaikan Johannes Rettob, Bupati Mimika dalam sambutannya ketika membuka sosialisasi Harmonisasi Kerukunan Umat Beragama dan Doa Lintas Agama, Rabu 30 April 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pada kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika itu, langsung dihadiri Prof. Dr. M. Abid Abdushomat, Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama RI.

Baca Juga

Dinkes Mimika Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Kejar Target 95 Persen POPM Kecacingan untuk Cegah Stunting

Sertijab Tiga Pejabat Pemkab Mimika, Emanuel Kemong Ingatkan Dorong Penguatan Kinerja dan Inovasi

Kegiatan yang digagas FKUB Mimika juga dihadiri unsur TNI-Polri, tokoh agama, FKDM, tokoh perempuan, PKK, pemuda serta tokoh adat.

“Ini luar biasa karena pertama kali harmonisasi umat beragama dibuat. Selama ini baru berbicara kerukunan dan doa bersama lintas agama. Harmonisasi ini untuk menyamakan persepsi,” kata John.

Orang nomor satu di Mimika ini berharap lewat harmonisasi, kehidupan kerukunan umat beragama harus semakin baik dan saling menjaga nilai-nilai toleransi dan solidaritas.

“Kita mau Mimika hidup rukun dan damai. Tidak mau ada unsur yang mengganggu. Mimika harus menjadi rumah bersama. Jangan sampai terjadi gesekan hanya karena agama, kalau antarsuku memang sering terjadi,” tegasnya.

Dikatakan mengenai kerukunan antaragama di Mimika sudah sangat aman. Ini bisa dilihat ketika hari raya keagamaan seperti Idul Fitri dan Natal, para tokoh agama maupun masyarakat saling berkunjung memberikan selamat.

“Masyarakat Mimika sangat menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi antarumat beragama,” tandas John.

Selain Hari Raya Natal dan Lebaran, John mengakui satu bulan setelah dilantik menjadi Bupati Mimika, langsung disambut dengan Hari Nyepi yang dimeriahkan dengan parade Ogok-ogok.

Setelah dua hari kemudian dilanjutkan dengan Hari Raya Lebaran 1446 H, yang diawali dengan malam takbiran dan berakhir dengan perayaan Paskah umat Kristiani.

Dalam memperingati hari raya Idul Fitri umat Nasrani mengambil bagian dalam pengamanan bersama TNI-Polri di setiap masjid, sebaliknya pada perayaan Natal dan Paskah umat muslim hadir menjaga keamanan di setiap gereja.

“Saya harap kedepan kalau kita parade Ogok-ogok jangan cuma umat Hindu saja. Tapi ajak semua. Malam takbiran juga begitu semua umat beragama ikut pawe sama-sama. Parade Fajar Paskah juga semua agama ambil bagian,” ajaknya.

Dikatakan, semua yang dilakukan bertujuan mempererat tali persaudaraan dan menciptakan toleransi semakin baik agar Mimika tetap aman, damai sebagai rumah bersama.

Ia menyampaikan perhatian pemerintah kedepan tidak hanya membantu membangun gereja, masjid tetapi semua lima agama.

Pemerintah dalam memberikan bantuan pembangunan rumah ibadah tidak akan pilih kasih, tetapi akan diperhatikan secara merata.

“Pagoda dan Kuil, sudah kita bangun, ada gereja dan masjid yang besar kita bangun. Ini menjadi ikon Mimika. Pura menjadi tempat doa yang baik nanti kita akan bantu,” janjinya.

“Niat kita seperti ini untuk harmoni dan toleransi. Mimika sampai hari ini masih aman. Kita harus saling menghargai,” pungkasnya.

Namun demikian kata John, saat ini yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah adalah harmonisasi suku-suku di Mimika.

Namun tugas tersebut akan dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) dan pihak kepolisian.

“Pemerintah Kabupaten Mimika mempunyai rencana untuk membangun tugu harmonisasi selain tugu perdamaian yang sudah ada saat ini,” tutupnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dinkes Mimika Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Kejar Target 95 Persen POPM Kecacingan untuk Cegah Stunting

Dinkes Mimika Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Kejar Target 95 Persen POPM Kecacingan untuk Cegah Stunting

13 Juli 2026
Sertijab Tiga Pejabat Pemkab Mimika, Emanuel Kemong Ingatkan Dorong Penguatan Kinerja dan Inovasi

Sertijab Tiga Pejabat Pemkab Mimika, Emanuel Kemong Ingatkan Dorong Penguatan Kinerja dan Inovasi

13 Juli 2026
Percepat Eliminasi Kusta dan Penyakit Prioritas, Kadinkes Papua Selatan Siapkan Komitmen Lintas Sektor

Percepat Eliminasi Kusta dan Penyakit Prioritas, Kadinkes Papua Selatan Siapkan Komitmen Lintas Sektor

13 Juli 2026
Empat Kali Gelar Turnamen Mini Soccer di Timika, Kapolda Papua Tengah: Talenta Alam Anak-Anak Papua Harus Didukung

Empat Kali Gelar Turnamen Mini Soccer di Timika, Kapolda Papua Tengah: Talenta Alam Anak-Anak Papua Harus Didukung

13 Juli 2026
SMA Negeri 1 Manokwari Wakili Papua Barat di Ajang LCC Tingkat Nasional

SMA Negeri 1 Manokwari Wakili Papua Barat di Ajang LCC Tingkat Nasional

13 Juli 2026
Dampak Konflik Senjata di Papua: Pengungsi Harus Ditangani Secara Serius sebagai Bagian Perlindungan Warga Sipil

Dampak Konflik Senjata di Papua: Pengungsi Harus Ditangani Secara Serius sebagai Bagian Perlindungan Warga Sipil

12 Juli 2026

POPULER

  • Kombes dr. Rommy Sebastian: Pilot AMA Tewas Akibat Tembakan di Kepala

    Amerika Bereaksi Usai Warga Negaranya Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata di Yahukimo

    686 shares
    Bagikan 274 Tweet 172
  • Hasil Seleksi Beasiswa YPMAK Segera Diumumkan, Hanya 15 Peserta yang Lolos ke UPN Veteran Yogyakarta

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Bupati Johannes Rettob Lantik Dwi Cholifah sebagai Kepala Inspektorat, Tunjuk Sejumlah Plt

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Penembakan Perempuan Hamil di Intan Jaya Harus Diusut Tuntas, Komnas Perempuan: Ini Tragedi Kemanusiaan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Rp10 Miliar untuk Gedung Kosong! Perpustakaan Mimika Tak Kunjung Difungsikan

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Markas Kodal Drone TNI untuk Perkuat Operasi di Papua Berdudukan di Timika

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • RDP DPRK Mimika Ungkap Persoalan Pelayanan RSUD, Direktur Beberkan Solusi Atasi Kepadatan Pasien

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post

Peringati May Day 2025, Buruh Mimika Sampaikan Empat Tuntutan kepada Pemerintah

Buruh Mimika Sampaikan Empat Usulan kepada Bupati Johannes Rettob

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas dengan Kondisi Luka Bakar, Saat Ini Berada di RSUD Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id