ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Di Hadapan Kepala PKUB Kemenag RI, John Rettob Sampaikan Kerukunan Beragama di Mimika Sangat Baik

“Saya harap kedepan kalau kita parade Ogok-ogok jangan cuma umat Hindu saja. Tapi ajak semua. Malam takbiran juga begitu semua umat beragama ikut pawe sama-sama. Parade Fajar Paskah juga semua agama ambil bagian”.

30 April 2025
0
Di Hadapan Kepala PKUB Kemenag RI, John Rettob Sampaikan Kerukunan Beragama di Mimika Sangat Baik

Johannes Rettob, Bupati Mimika menyerahkan cinderamata kepada Kepala PKUB Kemenag RI, Prof. Dr. M. Abid Abdushomat didampingi Jeffrey C. Hutagalung, Ketua FKUB Mimika, Rabu 30 April 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kehidupan masyarakat Mimika, Provinsi Papua Tengah sangat beragam dari sisi agama, budaya dan Bahasa.

Meski hidup dalam banyak perbedaan, namun kerukunan umat beragama di Mimika sangat baik dan aman.

ADVERTISEMENT

Hal itu disampaikan Johannes Rettob, Bupati Mimika dalam sambutannya ketika membuka sosialisasi Harmonisasi Kerukunan Umat Beragama dan Doa Lintas Agama, Rabu 30 April 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pada kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika itu, langsung dihadiri Prof. Dr. M. Abid Abdushomat, Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama RI.

Baca Juga

Hari Masyarakat Adat Internasional, DAD Mimika Soroti Perlindungan Hak dan Masa Depan Masyarakat Adat

Jelang HUT RI ke-81, Pemkab Mimika Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Mimika Barat

Kegiatan yang digagas FKUB Mimika juga dihadiri unsur TNI-Polri, tokoh agama, FKDM, tokoh perempuan, PKK, pemuda serta tokoh adat.

“Ini luar biasa karena pertama kali harmonisasi umat beragama dibuat. Selama ini baru berbicara kerukunan dan doa bersama lintas agama. Harmonisasi ini untuk menyamakan persepsi,” kata John.

Orang nomor satu di Mimika ini berharap lewat harmonisasi, kehidupan kerukunan umat beragama harus semakin baik dan saling menjaga nilai-nilai toleransi dan solidaritas.

“Kita mau Mimika hidup rukun dan damai. Tidak mau ada unsur yang mengganggu. Mimika harus menjadi rumah bersama. Jangan sampai terjadi gesekan hanya karena agama, kalau antarsuku memang sering terjadi,” tegasnya.

Dikatakan mengenai kerukunan antaragama di Mimika sudah sangat aman. Ini bisa dilihat ketika hari raya keagamaan seperti Idul Fitri dan Natal, para tokoh agama maupun masyarakat saling berkunjung memberikan selamat.

“Masyarakat Mimika sangat menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi antarumat beragama,” tandas John.

Selain Hari Raya Natal dan Lebaran, John mengakui satu bulan setelah dilantik menjadi Bupati Mimika, langsung disambut dengan Hari Nyepi yang dimeriahkan dengan parade Ogok-ogok.

Setelah dua hari kemudian dilanjutkan dengan Hari Raya Lebaran 1446 H, yang diawali dengan malam takbiran dan berakhir dengan perayaan Paskah umat Kristiani.

Dalam memperingati hari raya Idul Fitri umat Nasrani mengambil bagian dalam pengamanan bersama TNI-Polri di setiap masjid, sebaliknya pada perayaan Natal dan Paskah umat muslim hadir menjaga keamanan di setiap gereja.

“Saya harap kedepan kalau kita parade Ogok-ogok jangan cuma umat Hindu saja. Tapi ajak semua. Malam takbiran juga begitu semua umat beragama ikut pawe sama-sama. Parade Fajar Paskah juga semua agama ambil bagian,” ajaknya.

Dikatakan, semua yang dilakukan bertujuan mempererat tali persaudaraan dan menciptakan toleransi semakin baik agar Mimika tetap aman, damai sebagai rumah bersama.

Ia menyampaikan perhatian pemerintah kedepan tidak hanya membantu membangun gereja, masjid tetapi semua lima agama.

Pemerintah dalam memberikan bantuan pembangunan rumah ibadah tidak akan pilih kasih, tetapi akan diperhatikan secara merata.

“Pagoda dan Kuil, sudah kita bangun, ada gereja dan masjid yang besar kita bangun. Ini menjadi ikon Mimika. Pura menjadi tempat doa yang baik nanti kita akan bantu,” janjinya.

“Niat kita seperti ini untuk harmoni dan toleransi. Mimika sampai hari ini masih aman. Kita harus saling menghargai,” pungkasnya.

Namun demikian kata John, saat ini yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah adalah harmonisasi suku-suku di Mimika.

Namun tugas tersebut akan dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) dan pihak kepolisian.

“Pemerintah Kabupaten Mimika mempunyai rencana untuk membangun tugu harmonisasi selain tugu perdamaian yang sudah ada saat ini,” tutupnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Hari Masyarakat Adat Internasional, DAD Mimika Soroti Perlindungan Hak dan Masa Depan Masyarakat Adat

Hari Masyarakat Adat Internasional, DAD Mimika Soroti Perlindungan Hak dan Masa Depan Masyarakat Adat

10 Agustus 2026
Jelang HUT RI ke-81, Pemkab Mimika Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Mimika Barat

Jelang HUT RI ke-81, Pemkab Mimika Salurkan Bantuan Sembako untuk Warga Mimika Barat

10 Agustus 2026
BRIDA Mimika Kaji Strategi Pembangunan Distrik Mimika Barat Jauh Berbasis Potensi Lokal

BRIDA Mimika Kaji Strategi Pembangunan Distrik Mimika Barat Jauh Berbasis Potensi Lokal

10 Agustus 2026
Festival UMKM Mimika 2026 Dibuka, 125 Pelaku Usaha Bidik Pasar Nasional hingga Internasional

Festival UMKM Mimika 2026 Dibuka, 125 Pelaku Usaha Bidik Pasar Nasional hingga Internasional

10 Agustus 2026
Lemasko Desak Kapolres Mimika Usut Tuntas Kasus Pembunuhan di Mimika, Jangan Ada Kata Kompromi!

Lemasko Desak Kapolres Mimika Usut Tuntas Kasus Pembunuhan di Mimika, Jangan Ada Kata Kompromi!

10 Agustus 2026
Soal Belum Difungsikannya Gedung Perpustakaan yang Habiskan Rp10 Miliar, Bupati Mimika Sebut Masih Direhap

Soal Belum Difungsikannya Gedung Perpustakaan yang Habiskan Rp10 Miliar, Bupati Mimika Sebut Masih Direhap

10 Agustus 2026

POPULER

  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pangkogabwilhan III Ultimatum OPM Usai Empat Pekerja Jalan di Tolikara Tewas Ditembak

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post

Peringati May Day 2025, Buruh Mimika Sampaikan Empat Tuntutan kepada Pemerintah

Buruh Mimika Sampaikan Empat Usulan kepada Bupati Johannes Rettob

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas dengan Kondisi Luka Bakar, Saat Ini Berada di RSUD Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id