ADVERTISEMENT
Senin, Juli 20, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Di Hadapan Kepala PKUB Kemenag RI, John Rettob Sampaikan Kerukunan Beragama di Mimika Sangat Baik

“Saya harap kedepan kalau kita parade Ogok-ogok jangan cuma umat Hindu saja. Tapi ajak semua. Malam takbiran juga begitu semua umat beragama ikut pawe sama-sama. Parade Fajar Paskah juga semua agama ambil bagian”.

30 April 2025
0
Di Hadapan Kepala PKUB Kemenag RI, John Rettob Sampaikan Kerukunan Beragama di Mimika Sangat Baik

Johannes Rettob, Bupati Mimika menyerahkan cinderamata kepada Kepala PKUB Kemenag RI, Prof. Dr. M. Abid Abdushomat didampingi Jeffrey C. Hutagalung, Ketua FKUB Mimika, Rabu 30 April 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kehidupan masyarakat Mimika, Provinsi Papua Tengah sangat beragam dari sisi agama, budaya dan Bahasa.

Meski hidup dalam banyak perbedaan, namun kerukunan umat beragama di Mimika sangat baik dan aman.

ADVERTISEMENT

Hal itu disampaikan Johannes Rettob, Bupati Mimika dalam sambutannya ketika membuka sosialisasi Harmonisasi Kerukunan Umat Beragama dan Doa Lintas Agama, Rabu 30 April 2025.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pada kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika itu, langsung dihadiri Prof. Dr. M. Abid Abdushomat, Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kementerian Agama RI.

Baca Juga

Krisis Pengungsian di Papua Tak Bisa Hanya Dilihat dari Persoalan Keamanan dan Bantuan Kemanusiaan

Soal Belum Difungsikannya Gedung Perpustakaan yang Habiskan Rp10 Miliar, Kadis Perpustakaan Mimika: Masih Sengketa Lahan

Kegiatan yang digagas FKUB Mimika juga dihadiri unsur TNI-Polri, tokoh agama, FKDM, tokoh perempuan, PKK, pemuda serta tokoh adat.

“Ini luar biasa karena pertama kali harmonisasi umat beragama dibuat. Selama ini baru berbicara kerukunan dan doa bersama lintas agama. Harmonisasi ini untuk menyamakan persepsi,” kata John.

Orang nomor satu di Mimika ini berharap lewat harmonisasi, kehidupan kerukunan umat beragama harus semakin baik dan saling menjaga nilai-nilai toleransi dan solidaritas.

“Kita mau Mimika hidup rukun dan damai. Tidak mau ada unsur yang mengganggu. Mimika harus menjadi rumah bersama. Jangan sampai terjadi gesekan hanya karena agama, kalau antarsuku memang sering terjadi,” tegasnya.

Dikatakan mengenai kerukunan antaragama di Mimika sudah sangat aman. Ini bisa dilihat ketika hari raya keagamaan seperti Idul Fitri dan Natal, para tokoh agama maupun masyarakat saling berkunjung memberikan selamat.

“Masyarakat Mimika sangat menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi antarumat beragama,” tandas John.

Selain Hari Raya Natal dan Lebaran, John mengakui satu bulan setelah dilantik menjadi Bupati Mimika, langsung disambut dengan Hari Nyepi yang dimeriahkan dengan parade Ogok-ogok.

Setelah dua hari kemudian dilanjutkan dengan Hari Raya Lebaran 1446 H, yang diawali dengan malam takbiran dan berakhir dengan perayaan Paskah umat Kristiani.

Dalam memperingati hari raya Idul Fitri umat Nasrani mengambil bagian dalam pengamanan bersama TNI-Polri di setiap masjid, sebaliknya pada perayaan Natal dan Paskah umat muslim hadir menjaga keamanan di setiap gereja.

“Saya harap kedepan kalau kita parade Ogok-ogok jangan cuma umat Hindu saja. Tapi ajak semua. Malam takbiran juga begitu semua umat beragama ikut pawe sama-sama. Parade Fajar Paskah juga semua agama ambil bagian,” ajaknya.

Dikatakan, semua yang dilakukan bertujuan mempererat tali persaudaraan dan menciptakan toleransi semakin baik agar Mimika tetap aman, damai sebagai rumah bersama.

Ia menyampaikan perhatian pemerintah kedepan tidak hanya membantu membangun gereja, masjid tetapi semua lima agama.

Pemerintah dalam memberikan bantuan pembangunan rumah ibadah tidak akan pilih kasih, tetapi akan diperhatikan secara merata.

“Pagoda dan Kuil, sudah kita bangun, ada gereja dan masjid yang besar kita bangun. Ini menjadi ikon Mimika. Pura menjadi tempat doa yang baik nanti kita akan bantu,” janjinya.

“Niat kita seperti ini untuk harmoni dan toleransi. Mimika sampai hari ini masih aman. Kita harus saling menghargai,” pungkasnya.

Namun demikian kata John, saat ini yang masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah adalah harmonisasi suku-suku di Mimika.

Namun tugas tersebut akan dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) dan pihak kepolisian.

“Pemerintah Kabupaten Mimika mempunyai rencana untuk membangun tugu harmonisasi selain tugu perdamaian yang sudah ada saat ini,” tutupnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Krisis Pengungsian di Papua Tak Bisa Hanya Dilihat dari Persoalan Keamanan dan Bantuan Kemanusiaan

Krisis Pengungsian di Papua Tak Bisa Hanya Dilihat dari Persoalan Keamanan dan Bantuan Kemanusiaan

20 Juli 2026
Enam Provinsi di Papua Raya Sepakti 18 Langkah Strategis Tingkatkan Pengelolaan Dana Otsus

Enam Provinsi di Papua Raya Sepakti 18 Langkah Strategis Tingkatkan Pengelolaan Dana Otsus

20 Juli 2026
Aktivasi Sistem Kehadiran: CPNS dan PPPK Penempatan Diskominfo Papua Barat Rekam Data Biometrik

Aktivasi Sistem Kehadiran: CPNS dan PPPK Penempatan Diskominfo Papua Barat Rekam Data Biometrik

20 Juli 2026
Soal Belum Difungsikannya Gedung Perpustakaan yang Habiskan Rp10 Miliar, Kadis Perpustakaan Mimika: Masih Sengketa Lahan

Soal Belum Difungsikannya Gedung Perpustakaan yang Habiskan Rp10 Miliar, Kadis Perpustakaan Mimika: Masih Sengketa Lahan

20 Juli 2026
Enam Hari Bungkam, Polres Mimika Belum Ungkap Perkembangan Kasus Dugaan Rudapaksa Anak 12 Tahun

Enam Hari Bungkam, Polres Mimika Belum Ungkap Perkembangan Kasus Dugaan Rudapaksa Anak 12 Tahun

20 Juli 2026
DLH Mimika Siapkan Lima Sekolah Menuju Adiwiyata Nasional, Bimtek Digelar Tingkatkan Budaya Peduli Lingkungan

DLH Mimika Siapkan Lima Sekolah Menuju Adiwiyata Nasional, Bimtek Digelar Tingkatkan Budaya Peduli Lingkungan

20 Juli 2026

POPULER

  • Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    Kemenkeu Soroti Penggunaan Dana Transfer di Mimika, Laporan akan Dicocokkan dengan Fakta Lapangan

    898 shares
    Bagikan 359 Tweet 225
  • Bupati Mimika Keluarkan Instruksi Nomor 56 Tahun 2026, Kendaraan Dinas ASN-TNI-Polri Dilarang Isi Pertalite dan Biosolar

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Kemenkeu Evaluasi Penggunaan Dana Ratusan Miliar di Mimika, Fokus pada Layanan Kesehatan dan Infrastruktur

    575 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • 33 Siswa SMKN 6 Mimika PKL di Delapan Industri, Albertus Alto: Ini Langkah Awal Cetak Tenaga Kerja Profesional

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Konflik Bersenjata Papua: Gereja-gereja Kompak Bersuara, Desak Pemerintah Buka Jalur Dialog, bukan Militerisasi

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kondisi Kantor Pemerintahan Kampung Nawaripi-Mimika Terbengkalai

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Terduga Pelaku Penikaman Maut di Poumako Berhasil Diringkus Hanya 15 Menit Usai Beraksi

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post

Peringati May Day 2025, Buruh Mimika Sampaikan Empat Tuntutan kepada Pemerintah

Buruh Mimika Sampaikan Empat Usulan kepada Bupati Johannes Rettob

Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tewas dengan Kondisi Luka Bakar, Saat Ini Berada di RSUD Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id