ADVERTISEMENT
Jumat, Juli 31, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Kenang Kisah Sengsara Yesus, Umat Katolik Santo Stefanus Sempan Timika Ikut Jalan Salib Hidup

Peristiwa sengsara ini diperankan oleh George Valentino sebagai Yesus, sementara Ignatius berperan sebagai Desmas atau Dismas sebagai penjahat yang bertobat, yang tergantung di sebelah kanan Yesus.

18 April 2025
0
Kenang Kisah Sengsara Yesus, Umat Katolik Santo Stefanus Sempan Timika Ikut Jalan Salib Hidup

Yesus bersama dua orang penjahat disalibkan di Golgota dalam jalan salib hidup di halaman Gereja Paroki Santo Stefanus Sempan Timika, Jumat 18 April 2025. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Kisah sengsara Yesus Kristus adalah kisah penangkapan, pengadilan dan penderitaan Yesus di kayu salib.

Kisah yang terjadi 2.000-an tahun silam itu, merupakan sejarah yang dicatat dalam Injil dan diperingati oleh umat Kristiani setiap tahun selama pekan suci.

ADVERTISEMENT

Peristiwa sengsara itu diawali dengan penangkapan Yesus di Getsemani, Yesus diadili dan dilanjutkan dengan dijatuhi hukum cambuk oleh Pontius Pilatus.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Kemudian Yesus disalibkan, mati di kayu salib dan dimakamkan menurut kebiasaan orang Yahudi.

Baca Juga

Wamen Bappenas Minta RKPD 2027 Seluruh Daerah di Papua Selaras dengan RAP3

TPNPB-OPM Tetapkan Sejumlah Pejabat Papua dan Warga Sipil sebagai Target

Mengenang kisah ini sengsara ini, Umat Katolik Paroki Santo Stefanus Sempan Timika Keuskupan Timika, Kabupaten Mimika menggelar jalan salib hidup, Jumat 18 April 2025.

Peristiwa sedih dan cukup menyayat hati ini diperankan oleh Orang Muda Katolik (OMK) dan dikuti oleh ribuan umat Paroki Santo Stefanus Sempan.

Titik star perjalanan kisah sengsara Yesus dimulai dari halaman Gedung Tongkonan Jalan Sam Ratulangi sekitar pukul 08.00 WIT.

Peristiwa sengsara ini diperankan oleh George Valentino sebagai Yesus, sementara Ignatius berperan sebagai Desmas atau Dismas sebagai penjahat yang bertobat, yang tergantung di sebelah kanan Yesus.

Sementara Falen berperan sebagai Gestas orang yang tidak bertobat yang juga disalibkan sebelah kiri Yesus.

Di taman Getsemani menghadapi situasi sakratulmaut, Yesus didera, disiksa dan Yudas menjual Yesus dengan 30 keping perak.

Kisah Golgota mengenang sikap Pilatus mencuci tangan atas kebenaran Yesus sebagai raja orang Yahudi.

Di taman Getsemani pula Petrus menyangkal Yesus tiga kali sebelum ayam jantan berkokok tiga kali.

Selepas dari halaman Tongkonan, umat bersama Yesus dan para serdadu bergerak dari Jalan Sam Ratulangi menuju Jalan Yos Sudarso, selanjutnya masuk ke Jalan Pattimura menuju dan masuk halaman Gereja Santo Stefanus Sempan.

Sepanjang jalan Yesus mendapat caci maki, cemoohan dan terus disiksa. Sambil memikul kayu salib yang berat, Yesus ditendang dan diludahi. Orang-orang meneriaki salibkan dia…salibkan dia…!!

Pada peristiwa ketiga, ketujuh dan kesembilan Yesus jatuh di bawah salib. Yesus jatuh karena kayu salib yang dipikul-Nya terasa semakin berat.

Yesus juga kehabisan tenaga ditengah kejamnya para serdadu menyiksa-Nya dalam perjalanan menuju Golgota.

Tindakan para serdadu jelas menguras seluruh tenaga Yesus. Kekuatan fisik Yesus makin lama terlihat semakin lemah.

Perjalanan-Nya masih jauh tetapi Yesus berusaha untuk bangkit kembali dan tetap setia untuk memanggul salibnya.

Pertolongan Simon dari Kirene memanggul salib dan Veronika mengusap wajah Yesus sesungguhnya belum sanggup mengurangi penderitaan Yesus.

Yesus tidak dapat menyembunyikan rasa lelah dan sakit-Nya. Kemanusiaan Yesus semakin tampak, ketika Yesus jatuh untuk kedua kalinya.

Saat jatuh kedua kalinya, Yesus dengan semua daya yang masih tersisa, tetap berusaha bangkit kembali.

Beban salib yang dipikul Yesus semakin berat akibat dosa-dosa manusia. Salah satu dosa adalah kesombongan.

Meskipun dengan beban salib di pundak, Yesus masih merasa iba dan memberikan penghiburan kepada para wanita Yerusalem.

‘Hai puteri-puteri Yerusalem, janganlah menangisi Aku, tetapi tangisilah dirimu dan anak-anakmu’.

Setiba di Golgota para serdadu dengan paksa melepaskan jubah-Nya seraya menarik dengan kasar, membagikan dan membuang undi atasnya.

Menanggalkan jubah serupa dengan menanggalkan harga diri. Yesus dipaksa untuk menanggalkan jubah dan harga diri-Nya.

Yesus dengan hati yang besar tetap melaksanakan tugas-Nya.

Harga diri merupakan nilai yang sangat berharga bagi sebagian besar orang, tetapi sebagai pengikut Kristus hendaknya dapat mengikuti teladan Kristus.

Tidak mempertahankan harga diri yang membuat diri menjadi sombong dan besar kepala.

Jalan salib dengan tema pertobatan ekologis ini, manusia diarahkan untuk tidak memanfaatkan alam ciptaan berlebihan, mengeksploitasi, bahkan menghancurkan alam ciptaan.

Akibat keserakahan manusia bumi mengalami pemanasan global, peningkatan polusi udara dan perubahan iklim yang bermuara pada masalah kesehatan dan lingkungan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemeriksaan Hb dan Edukasi Gizi Warnai Kampanye Aksi Bergizi di Poumako

Pemeriksaan Hb dan Edukasi Gizi Warnai Kampanye Aksi Bergizi di Poumako

30 Juli 2026
Dinkes Mimika Jadikan Remaja Garda Depan Pencegahan Stunting

Dinkes Mimika Jadikan Remaja Garda Depan Pencegahan Stunting

30 Juli 2026
Johannes Rettob Kritik Pemotongan TKDD, Sebut Ruang Fiskal Daerah Kian Menyempit

Johannes Rettob Kritik Pemotongan TKDD, Sebut Ruang Fiskal Daerah Kian Menyempit

30 Juli 2026
12 Poin Kesepakatan Timika Resmi Diserahkan kepada Presiden, Meki Nawipa Beberkan Isinya

12 Poin Kesepakatan Timika Resmi Diserahkan kepada Presiden, Meki Nawipa Beberkan Isinya

30 Juli 2026
Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Donorkan Darah, Bantu Penuhi Stok PMI Merauke

Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Donorkan Darah, Bantu Penuhi Stok PMI Merauke

30 Juli 2026
Berlayar dari Timika Menuju Kaimana, Penumpang KM Sabuk Nusantara 75 Hilang Diduga Jatuh ke Laut

Berlayar dari Timika Menuju Kaimana, Penumpang KM Sabuk Nusantara 75 Hilang Diduga Jatuh ke Laut

30 Juli 2026

POPULER

  • TPNPB-OPM Tetapkan Sejumlah Pejabat Papua dan Warga Sipil sebagai Target

    TPNPB-OPM Tetapkan Sejumlah Pejabat Papua dan Warga Sipil sebagai Target

    715 shares
    Bagikan 286 Tweet 179
  • Tiga Tahun Harumkan Nama Papua di Panggung Reggae Dunia: Dave Baransano Masih Berjuang Sendiri, Butuh Dukungan

    599 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • “Babi Saja Naik Pesawat,” Bupati Nabire Desak Pusat Prioritaskan Infrastruktur Papua

    593 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • 12 Poin Kesepakatan Timika Resmi Diserahkan kepada Presiden, Meki Nawipa Beberkan Isinya

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Pengemudi Ojek di Timika Tewas dengan Sejumlah Luka Tusukan, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Misteri Pria Tewas dengan Empat Anak Panah di Mimika Terungkap, Korban Diketahui Tukang Ojek yang Hilang Tiga Hari

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Wamen PPN Ingatkan Kepala Daerah, Jangan Kelola Dana Otsus di Luar Perencanaan

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
Next Post
Juara Umum Liga 4, Persipuncak Chartenz Wakili Papua Tengah di Level Nasional

Juara Umum Liga 4, Persipuncak Chartenz Wakili Papua Tengah di Level Nasional

Canangkan Pendidikan Gratis, Gubernur Meki Nawipa: Menjadi Fondasi Utama Wujudkan Perubahan Sosial yang Berkelanjutan

Canangkan Pendidikan Gratis, Gubernur Meki Nawipa: Menjadi Fondasi Utama Wujudkan Perubahan Sosial yang Berkelanjutan

Empat Personel Polisi di Puncak Jaya Diserang OTK, Briptu Kiki Supriyadi Meninggal Dunia

Tolak Provokasi OPM, Stabilitas Papua Harus Dijaga. Berikut Pernyataan Dandim Yahukimo, Ketua Komnas HAM hingga Puan Maharani

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id