ADVERTISEMENT
Sabtu, September 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Empat Hari Setelah Lebaran, Harga Cabai Rawit di Pasar Sentral Timika Tembus Rp140 Ribu Per Kilogram

Tidak hanya cabai rawit, komoditas lain seperti bawang putih bawang merah dan tomat juga ikut mengalami kenaikan sekitar Rp5 ribu sampai Rp10 ribu per kilogram.

3 April 2025
0
Empat Hari Setelah Lebaran, Harga Cabai Rawit di Pasar Sentral Timika Tembus Rp140 Ribu Per Kilogram
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Harga cabai rawit di Pasar Sentral Timika, Kabupaten Mimika, Papua Tengah tembus Rp140 ribu per kilogram di hari keempat setelah lebaran, Kamis 3 April 2025.

Para pedagang mengaku harga tersebut sudah turun Rp10 ribu sejak dua hari terakhir, dimana sebelumnya dijual dengan harga Rp150 ribu per kilogram.

ADVERTISEMENT

“Sekarang kita jual 140 ribu satu kilo, kemarin malah sempat naik sampai 150 ribu. Padahal hari lebaran kita masih jual dengan harga 90 sampai 100 ribu. Habis lebaran ini langsung melonjak,” ujar salah satu pedagang kepada koranpapua.id.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Menurutnya, lonjakan harga cabai dipengaruhi oleh kurangnya ketersediaan cabai yang dibawah oleh petani ke pasar.

Baca Juga

Sukseskan Posyandu, Kadinkes Mimika Apresiasi Kerja Keras Jajaran Kesehatan

TSM Karang Senang Juara Lomba Posyandu Mimika, Kadinkes: Jangan Berhenti di Peringkat

Akibatnya, ketersediaan cabai rawit di pasar terbesar di kota Timika ini tinggal sedikit. Adapun yang dijual saat ini adalah cabai kiriman yang datang dari luar Timika.

“Biasanya petani yang antar tapi sudah berapa hari ini belum ada yang masuk, yang saya jual ini barang dari luar semua, apalagi belum ada kapal yang masuk jadi harga naik semua,” terangnya.

Menurutnya, tidak normalnya harga cabai rawit, dikarenakan sehari jelang Idul Fitri para pedagang masih menjual dengan harga Rp90 ribu sampai Rp100 ribu. Namun setelah lebaran harganya melambung sampai Rp150 ribu per kilogram.

Tidak hanya cabai rawit, komoditas lain seperti bawang putih bawang merah dan tomat juga ikut mengalami kenaikan sekitar Rp5 ribu sampai Rp10 ribu per kilogram.

Sebagai pedagang, dia mengaku was-was dengan kurangnya stok ditambah harga yang melambung tinggi.

“Pembeli tidak mengeluh tetapi misalnya dengan harga sekarang dan stok menipis kita pedagang juga tidak berani ambil banyak. Takutnya besok harganya turun tapi kalau kita tidak ambil juga nanti tidak ada, jadi bikin kita penjual ini was-was,” tuturnya.

Dia berharap secepatnya harga komoditas normal kembali terutama cabai sehingga para petani dan pembeli tidak merasa dirugikan.

“Kalau normal harganya kan petani juga senang, pembeli juga tidak komplen, kita juga senang karena pasti banyak yang beli,” pungkasnya (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Sukseskan Posyandu, Kadinkes Mimika Apresiasi Kerja Keras Jajaran Kesehatan

Sukseskan Posyandu, Kadinkes Mimika Apresiasi Kerja Keras Jajaran Kesehatan

11 September 2026
TSM Karang Senang Juara Lomba Posyandu Mimika, Kadinkes: Jangan Berhenti di Peringkat

TSM Karang Senang Juara Lomba Posyandu Mimika, Kadinkes: Jangan Berhenti di Peringkat

11 September 2026
Polisi Identifikasi Dua DPO Kasus Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

Polisi Identifikasi Dua DPO Kasus Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

11 September 2026
Ambulans Rusak, Polisi Antar Ibu Hamil Naik Motor Mengejar Pesawat ke Timika

Ambulans Rusak, Polisi Antar Ibu Hamil Naik Motor Mengejar Pesawat ke Timika

11 September 2026
WVI Dorong Kader Posyandu di Mimika Aktif Ingatkan Orangtua soal Imunisasi

WVI Dorong Kader Posyandu di Mimika Aktif Ingatkan Orangtua soal Imunisasi

11 September 2026
Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Kantongi Ciri-ciri Pelaku

Kader Posyandu Mimika Didorong Naik Kelas hingga Tingkat Nasional

11 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    593 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    568 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • 18 Koordinator KONI Distrik Dibentuk, Merlyn Dorong Pembinaan Atlet Mimika hingga Kampung

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Bupati Rettob Ungkap Hasil Profiling ASN Mimika, Mayoritas Masih Bernilai Rendah

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Bentrok Antara Pendukung Paslon di Puncak Jaya, 12 Orang Meninggal Dunia dan Ratusan Luka-luka

Bentrok Antara Pendukung Paslon di Puncak Jaya, 12 Orang Meninggal Dunia dan Ratusan Luka-luka

Diperkirakan Sekitar 2.850 Orang akan Tiba di Timika

Arus Balik Lebaran ke Timika Dimulai Besok 6 April 2025, Gelombang Pertama 700 Orang

Direncanakan 12 Uskup Asal NTT Datang ke Timika Bulan Depan, Warga Flobamora Menyambut dengan Sukacita

Direncanakan 12 Uskup Asal NTT Datang ke Timika Bulan Depan, Warga Flobamora Menyambut dengan Sukacita

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id