ADVERTISEMENT
Rabu, September 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Ini Kronologi Dua Pendaki Meninggal di Cartenz Pyramid, Luky Mahakena: Sudah Diterbangkan ke Jakarta

“Tadi pagi jenazah yang kedua kami terima pukul 07.00 WIT. Setelah dilakukan pumusaran dan formalin, jenazah diberangkatkan ke Bandara sekitar pukul 9.30. WIT untuk selanjutnya diterbangkan ke Jakarta”.

3 Maret 2025
0
Ini Kronologi Dua Pendaki Meninggal di Cartenz Pyramid, Luky Mahakena: Sudah Diterbangkan ke Jakarta

dua pendaki Wanita bernama Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono meninggal dunia saat melakukan pendakian ke Piramida Carstensz. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id – Cartenz Pyramid yang berada di puncak pegunungan yang berada di 4884 meter diatas permukaan laut di Papua Tengah, kini kembali memakan korban.

Terbaru, Sabtu 1 Maret 2025, dua pendaki Wanita bernama Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono dinyatakan meninggal dunia saat melakukan pendakian ke Piramida Carstensz atau Puncak Jaya.

ADVERTISEMENT

Kedua pendaki itu dikabarkan meninggal dunia akibat mengalami gejala Acute Mountain Sickness (AMS).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Bagaimana kronologi meninggalnya dua pendaki Wanita tersebut. Berikut informasi yang dikumpulknan media ini.

Baca Juga

Isu Penculikan Pelajar Picu Kepanikan, Jalan di Mioko Sempat Dipalang

Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Polisi Rangkul Pengemudi Ojek di Timika

Awalnya pendaki atas nama Lilie, Elsa, Saroni, dan Lody Hidayanto berangkat dari Bandara Moses Kilangin Timika, Mimika, menuju Base Camp Yellow Valley Cartenz Pyramid dengan helikopter pada Rabu 26 Februari 2025.

Rombongan berikutnya menyusul delapan belas menit kemudian.

Setelah sampai di base camp, rombongan melaksanakan kegiatan aklimatisasi (penyesuaian diri dengan iklim) selama dua hari.

Mereka melakukan latihan mendaki sampai Teras 1 pada Kamis 27 Februari 2025.

Kemudian, rombongan pendaki yang berjumlah 20 orang (5 guide, 7 WNI pendaki, 6 WNA pendaki, dan 2 pendaki dari Taman Nasional Lorentz, memulai perjalanan mereka menuju Puncak Cartenz pada Jumat 28 Februari 2025) pukul 04.00 WIT.

Lima pendaki mengalami cuaca ekstrem yang menyebabkan hipotermia pada Sabtu 1 Maret 2025 pukul 22.30 WIT.

Pada Minggu 2 Maret 2025, setelah adanya pendaki yang mengalami hipotermia dan membutuhkan bantuan, tim penyelamat kemudian melakukan briefing untuk menolong korban.

Seorang guide bernama Nurhuda juga meminta bantuan kepada tim penyelamat.

Seorang guide lokal atas nama Yustinus Sondegau kemudian berusaha naik dengan membawa bantuan emergency, tetapi terhenti di Teras Besar karena cuaca semakin memburuk.

Lalu, guide asal Nepal, Dawa Gyalje Sherpa, juga naik untuk mencoba memberi pertolongan, tetapi terhenti di Teras 2.

Guide atas nama Poxy dan Damar kembali mencoba naik ke Teras 2 untuk memberi bantuan pada korban, menghubungi base camp dan melaporkan sudah memberikan pertolongan kepada kedua korban.

Namun, dua korban atas nama Elsa dan Lilie dinyatakan meninggal dunia.

Huda (guide) naik untuk menolong Indira, Alvin, dan Saroni yang berada di Summit Ridge, tetapi kemudian mengabarkan sudah tiba di base camp dan tidak sanggup lagi meneruskan ke titik Indira, Alvin, dan Saroi.

Akhirnya, dua tim penyelamat mendaki untuk memberikan bantuan. Tim pertama yang terdiri dari tiga guide kembali mendaki untuk menyelamatkan Indira, Alvin, Saroni di Summit Ridge.

Sementara tim kedua yang terdiri dari dua orang, bergerak menuju korban di Teras 2.

Tim pertama akhirnya berhasil bertemu tiga pendaki (Indira, Alvin, Saroni). Kemudian, tim penyelamat memberikan pertolongan pertama pada tiga korban, menormalisasi dengan mengganti pakaian, memberi isotonik, makanan, obat-obatan kepada mereka.

Tim penyelamat dan korban selamat kemudian melakukan perjalanan turun ke base camp Yellow Valley.

Menurut keterangan Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika yang diterima dari Kepala Kantor SAR Timika I Wayan Suyatna, sebuah helikopter take off dari Timika untuk melakukan evakuasi korban meninggal dunia dan korban selamat, Minggu pukul 6.45 WIT.

Lalu, pukul 7.05 WIT, helikopter tiba di Lembah Kuning. Helikopter ini kemudian membawa satu jenazah korban meninggal dunia atas nama Elsa Laksono dan tiga pendaki yang selamat.

Helikopter ini kemudian mendarat di Bandara Mozes Kilangin Timika, lantas satu jenazah yang dibawa helikopter dievakuasi ke RSUD Timika.

Hingga pukul 15.00 WIT, evakuasi terhadap pendaki yang meninggal dunia atas nama Lilie Wijayanti dihentikan sementara karena cuaca tidak mendukung.

Informasi yang diterima Luky Mahakena, Humas RSUD Mimika, Senin 3 Maret 2025 menyebutkan, dua jenazah pendaki sudah dilakukan pemusaran di kamar jenazah RSUD Mimika dan kini sudah diterbangkan ke Jakarta.

“Tadi pagi jenazah yang kedua kami terima pukul 07.00 WIT. Setelah dilakukan pumusaran dan formalin, jenazah diberangkatkan ke Bandara sekitar pukul 9.30. WIT untuk selanjutnya diterbangkan ke Jakarta,” jelas Luky.

Berikut data para pendaki yang melakukan pendakian Puncak Cartenz Pyramid, termasuk korban meninggal dunia, menurut informasi dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika:

  1. Fiersa Besari
  2. Indira Alaika
  3. Furki
  4. Elsa Laksono (meninggal dunia)
  5. Lilie Wijayanti Poegiono (meninggal dunia)
  6. Saroni
  7. Ludy Hadiyanto
  8. WNA Turki
  9. WNA Turki
  10. WNA Rusia

Guide:

  1. Nurhuda
  2. Alvin Perdana
  3. Arlen Kolinug
  4. Jeni Dainga
  5. Ruslan

Selanjutnya diterbangkan ke Jakarta,” jelas Luky. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Isu Penculikan Pelajar Picu Kepanikan, Jalan di Mioko Sempat Dipalang

Isu Penculikan Pelajar Picu Kepanikan, Jalan di Mioko Sempat Dipalang

15 September 2026
Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Polisi Rangkul Pengemudi Ojek di Timika

Jelang Hari Lalu Lintas Bhayangkara, Polisi Rangkul Pengemudi Ojek di Timika

15 September 2026
Bawa Aspirasi Papua Tengah, John Gobai Minta Komisi I DPR RI Buka Ruang Dialog

Bawa Aspirasi Papua Tengah, John Gobai Minta Komisi I DPR RI Buka Ruang Dialog

15 September 2026
Pesawat Aman Air Keluar Landasan di Mulia, Pilot Selamat

Pesawat Aman Air Keluar Landasan di Mulia, Pilot Selamat

15 September 2026
Kesbangpol Mimika Kunjungi Amungsa Cares, Bahas Kolaborasi

Kesbangpol Mimika Kunjungi Amungsa Cares, Bahas Kolaborasi

15 September 2026
Perkuat Kompetensi Bidan, RSUD Mimika Gelar Pelatihan APN Selama 10 Hari

Perkuat Kompetensi Bidan, RSUD Mimika Gelar Pelatihan APN Selama 10 Hari

15 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    621 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    565 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    606 shares
    Bagikan 242 Tweet 152
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
Jenazah Pria yang Ditemukan di Kali Jalan Bundaran Petrosea Tembus Bandara Disemayamkan di RSUD Mimika

Jenazah Pria yang Ditemukan di Kali Jalan Bundaran Petrosea Tembus Bandara Disemayamkan di RSUD Mimika

Tahun 2025 Pemkab Mimika Bangun Puluhan Rumah Layak Huni untuk Masyarakat OAP

Tahun 2025 Pemkab Mimika Bangun Puluhan Rumah Layak Huni untuk Masyarakat OAP

Kabar Gembira, Masa Jabatan Aparat Kampung di Mimika Diperpanjang Hingga Tahun 2027

Kabar Gembira, Masa Jabatan Aparat Kampung di Mimika Diperpanjang Hingga Tahun 2027

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id