ADVERTISEMENT
Rabu, Oktober 7, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Sidak di Rumah Sakit Banti, Pj Bupati Yonathan Temui Masih Banyak Kekurangan Peralatan dan Tenaga Medis

Standar RS Tipe D dalam melayani operasi harus ada dokter bedah, dokter anastesi, apalagi RS Wa Banti saat ini sudah beroperasi 24 jam.

13 Februari 2025
0
Sidak di Rumah Sakit Banti, Pj Bupati Yonathan Temui Masih Banyak Kekurangan Peralatan dan Tenaga Medis

Pj Bupati Yonathan Demme Tangdilintin didampingi Ny. Prisilia Tangdilintin mengamati cara pelayanan petugas medis RS Wa Banti dalam Sidak pada Rabu 12 Februari 2025. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Untuk memastikan pelayanan Kesehatan yang maksimal kepada masyarakat, Yonathan Demme Tangdilintin, Pj Bupati Mimika melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Rumah Sakit Tipe D Wa Banti, Tembagapura, Rabu 12 Februari 2025.

Dalam pelaksanaan Sidak ini, Yonathan didampingi Ny. Prisilia Yonathan, Pj Ketua Tim Penggerak PKK Mimika, Reynold Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Mimika dan dr. Anton Pasulu, Direktur RSUD Mimika.

Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK ini kepada koranpapua.id, Kamis 13 Februari 2025 mengatakan kunjungan ke ke Rumah Sakit Banti merupakan salah satu agenda Sidak.

Yonathan mengakui meskipun dalam kapasitas Sidak, namun tetap melakukan koordinasi dengan PT Freeport Indonesia, Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Mimika.

Baca Juga

Pemkab Mimika Perkuat GERMAS, Siapkan SK Bupati untuk Satukan Peran Lintas Sektor

Pusat Operasi UMKM Mimika Mulai Dibangun, Emanuel: Jangan Berhenti di Peletakan Batu

“Karena dalam beberapa pernyataan saya harus ditindaklanjuti. Saya ke sana untuk melihat fasilitas dan sarana prasarana rumah sakit,” ujarnya.

Dikatakan, dalam Sidak tersebut ditemukan masih banyak kekurangan fasilitas. Salah satunya, ruangan operasi sudah siapkan secara baik namun belum dilengkapi peralatan.

“Ini menjadi catatan saya. Bahwa dalam prospek pelayanan kesehatan kita harus memenuhi itu semua. Bagaimana caranya? Dengan lakukan pengadaan sarana dan prasarana,” jelasnya.

Selain kekurangan peralatan operasi, Yonathan menyebutkan RS Wa Banti masih membutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal ini tenaga medis.

Ia mengatakan, pelaksanaan Sidak ini dirinya sempat dikomplain oleh Lukas dan Obaja, masyarakat setempat.

Keduanya mempertanyakan kunjungan secara tiba-tiba ini dalam rangka apa dan mengapa tidak diberitahu sebelumnya.

Namun setelah dijelaskan secara baik, bahwa  Sidak untuk mengetahui kepastian pelayanan publik, kedua warga tersebut bisa menerima.

“Jadi kalau kita datang beritahu duluan itu bukan namanya Sidak,” katanya.

Sidak ini sesuatu yang sangat penting sebagai bukti kehadiran negara melalui Pemerintah Daerah sebagaimana diatur Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, tentang Pemerintah Daerah.

“Kita harus melindungi, mengayomi, melayani, memberdayakan dan mensejahterakan masyarakat,” pungkasnya.

Menurutnya, agar pelayanan Kesehatan kepada masyarakat bisa maksimal, maka salah satunya harus penuhi semua kebutuhan sarana dan prasarananya.

“Bagaimana mau bicara pembangunan kalau masyarakatnya banyak yang sakit, ASN juga sakit. Maka diperlukan optimalisasi,” katanya.

Ia menambahkan sesuai informasi yang diterima dari RS Wa Banti bahwa masih kekurangan 26 tenaga medis.

Standar RS Tipe D dalam melayani operasi harus ada dokter bedah, dokter anastesi, apalagi RS Wa Banti saat ini sudah beroperasi 24 jam.

Ia berharap petugas kesehatan harus terpenuhi jumlahnya supaya tidak ada yang mengalami kelelahan meskipun sudah ada mes pegawai.

Selama melaksanakan tugas sebagai Pj Bupati Mimika, Yonathan sangat peduli terhadap pelayanan publik. Ini bisa dilihat dari berkali-kali dirinya mendatangi Puskesmas, kantor, dinas dan badan.

Lebih jauh disampaikan, dalam Sidak ke sejumlah Puskesmas masih ditemukan kurangnya fasilitas penerangan, bahkan ada yang sudah rusak.

Terkait temuan ini, dirinya langsung menghubungi Dinas PUPR Mimika untuk  melakukan perbaikan atau pemasangan baru.

Beberapa temuan lainnya yakni, penempatan bak sampah, kebersihan saluran drainase dan juga penanganan limbah medis yang perlu diperlakukan khusus.

“Saya turun ke bawah bermaksud untuk pastikan pelayanan publik harus benar-benar nyata,” katanya.

Yonathan menegaskan dirinya dalam Kunker di lapangan mengurangi kegiatan bersifat seremonial belaka.

“Itu hanya bikin capek dan tidak ada esensi yang sesungguhnya. Saya mohon maaf bukan anti seremonial. Tapi saya ingin pelayanan yang nyata, benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemkab Mimika Perkuat GERMAS, Siapkan SK Bupati untuk Satukan Peran Lintas Sektor

Pemkab Mimika Perkuat GERMAS, Siapkan SK Bupati untuk Satukan Peran Lintas Sektor

7 Oktober 2026
Pusat Operasi UMKM Mimika Mulai Dibangun, Emanuel: Jangan Berhenti di Peletakan Batu

Pusat Operasi UMKM Mimika Mulai Dibangun, Emanuel: Jangan Berhenti di Peletakan Batu

7 Oktober 2026
Festival UMKM Jadi Etalase Produk Lokal, Pemkab Mimika Dorong Produk Tembus Pasar Lebih Luas

Festival UMKM Jadi Etalase Produk Lokal, Pemkab Mimika Dorong Produk Tembus Pasar Lebih Luas

7 Oktober 2026
Festival UMKM Jadi Etalase Produk Lokal, Pemkab Mimika Dorong Produk Tembus Pasar Lebih Luas

Gebyar Sadar Pajak Mimika: Pemkab Tegaskan Pajak Bukan Sekadar Soal Hadiah

7 Oktober 2026
Pajak Mimika Baru Terealisasi 47,66 Persen, Pemkab Dorong Kepatuhan Tanpa Hadiah

Pajak Mimika Baru Terealisasi 47,66 Persen, Pemkab Dorong Kepatuhan Tanpa Hadiah

6 Oktober 2026
Perselisihan Pelajar Meledak Jadi Bentrok Warga di Mimika, 8 Orang Diamankan Polisi

Perselisihan Pelajar Meledak Jadi Bentrok Warga di Mimika, 8 Orang Diamankan Polisi

6 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    665 shares
    Bagikan 266 Tweet 166
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • Pemkab Mimika Tunjuk Pimpinan Sementara Dinkes dan BPBD

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Jasad Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Dalam Honda Brio di Kuala Kencana

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Bantah Disebut Hoaks, Kepala BPBD Mimika Ungkap Fakta Air Hujan Berwarna Hitam

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Massa KNPB Geruduk DPRK Mimika, Bawa Sejumlah Tuntutan

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Pemkab Mimika Segera Isi Sejumlah Jabatan Kosong, SK Pejabat Diserahkan

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Pemkab Mimika Rasionalisasi Anggaran, Dana Dinas PUPR Dipangkas Rp50 Miliar

Pemkab Mimika Rasionalisasi Anggaran, Dana Dinas PUPR Dipangkas Rp50 Miliar

Pemkab Mimika Rasionalisasi Anggaran, Dana Dinas PUPR Dipangkas Rp50 Miliar

Terus Berbenah, Mulai Maret 2025 Puskesmas Mapurujaya Buka Pelayanan 24 Jam

Pemkab Mimika Rasionalisasi Anggaran, Dana Dinas PUPR Dipangkas Rp50 Miliar

Freeport Kirim Emas Batangan Perdana ke ANTAM Seberat 125 Kilogram dengan Kadar Kemurnian 99,99 Persen

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id