ADVERTISEMENT
Kamis, November 5, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Sudah Berlangsung Lama, Kantor Kampung Limau Asri Timur Tidak Ada Aktivitas, Warga Kecewa

"Seharusnya mereka itu standbay di kantor melayani masyarakat, bukan masyarakat yang cari mereka. Kalau tidak sanggup itu mundur saja biar ganti yang lain yang bersedia layani masyarakat”.

7 Februari 2025
0
Sudah Berlangsung Lama, Kantor Kampung Limau Asri Timur Tidak Ada Aktivitas, Warga Kecewa

Kantor Kampung Limau Asri Timur SP 5 Distrik Iwaka Kabupaten Mimika. (Foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kantor Pemerintahan Kampung Limau Asri Timur, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, terpantau sepi tanpa aktivitas.

Kepala kampung dan perangkatnya dilaporkan jarang berkantor, sehingga kantor yang seharusnya menjadi tempat memberikan pelayanan kepada masyarakat selalu terkunci.

Berdasarkan penuturan sejumlah warga kampung itu, kondisi tidak adanya aktivitas di kantor tersebut sudah terjadi sejak lama.

Warga merasa kecewa dengan perangkat kampung yang tidak melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga

Lanal Timika dan Warga Gotong Royong Cegah Genangan Air

Amungsa Cares Papua Ajak Pelajar dan Guru Mimika Lawan Stigma HIV/AIDS

Bahkan menurut mereka, ketika hendak mengurus keperluan administrasi terpaksa harus mencari keberadaan kepala kampung dan perangkatnya.

“Kantor Kampung Limau Asri Timur ini pelayananya tidak bagus, karena memang dari hari Senin sampai Jumat itu tidak ada pelayanan buat masyarakat,” ujar salah satu warga kepada koranpapua.id, Jumat 7 Januari 2025.

Menurutnya, kalaupun ada pelayanan, itu hanya di hari tertentu. Sementara diluar itu hanya dari Catatan Sipil yang bertugas di kampung yang masuk kantor, namun tidak setiap hari.

“Jadi kita mau urus sesuatu harus kita cari mereka padahal sebagai perangkat desa harusnya masuk kerja sesuai aturan bukan kita yang cari-cari lagi,” kesalnya.

Menurutnya, kewajiban masuk kantor dan memberikan pelayanan kepada masyarakat adalah wajib, karena perangkat kampung sudah digaji oleh pemerintah.

“Seharusnya mereka itu standbay di kantor melayani masyarakat, bukan masyarakat yang cari mereka. Kalau tidak sanggup itu mundur saja biar ganti yang lain yang bersedia layani masyarakat,” tegasnya.

Selain tidak adanya pelayanan, warga juga keluhkan selama ini tidak adanya program yang dilakukan aparat kampung.

Padahal ada anggaran yang dikucurkan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) untuk membangun kampung melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kampung.

“Musrenbang kita minta dibangun badan jalan itu dari masyarakat malah tidak ada itu, cuman bangun MCK padahal sudah disetujui di Musrenbang tahun lalu,” tambah warga lainnya.

Hal ini perlu menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Mimika mengingat kondisi yang terjadi hampir merata di seluruh kampung di Mimika.

Seperti yang pernah diberitakan media ini sebelumnya Marianus Maknaepeku, Wakil Ketua Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (Lemasko) pernah meminta pengawasan penggunaan Dana Desa (DD) di perketat.

Pasalnya, Pemerintah Pusat setiap tahun menggelontorkan seratusan miliar lebih Dana Desa (DD) atau dana kampung ke Kabupaten Mimika.

Sayang akibat kurangnya pengawasan di lapangan, maka tujuan utama dari dikucurkan dana tersebut tidak terlaksana dengan baik.

Padahal menurutnya, tujuan diturunkan DD yakni, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Memperkuat perekonomian lokal dan mengurangi kesenjangan pembangunan.

Membangun infrastruktur dasar, meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mengentas kemiskinan serta meningkatkan kualitas SDM kampung.

Namun dalam pengamatannya selama ini, semua tujuan mulia itu belum nampak di permukaan. Bahkan ironisnya, masyarakat hidup tambah susah, sementara pejabat kampung bersama kroni-kroninya semakin sukses.

Marianus sangat berharap kepada Yonathan Demme Tanggdilintin, Pj Bupati Mimika untuk melakukan evaluasi menyeluruh terkait penggunaan DD.

Polres Mimika dan Kejaksanaan Negeri Timika juga diharapkan ikut secara aktif melakukan pengawasan lapangan, untuk mengetahui apakah pemanfaatan DD telah sesuai dan benar-benar berdampak positif untuk masyarakat. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Amungsa Cares Papua Ajak Pelajar dan Guru Mimika Lawan Stigma HIV/AIDS

Amungsa Cares Papua Ajak Pelajar dan Guru Mimika Lawan Stigma HIV/AIDS

5 November 2026
Nawaripi Prioritaskan Anggaran Pilkakam 2027, Kegiatan Bimtek Ditiadakan

Nawaripi Prioritaskan Anggaran Pilkakam 2027, Kegiatan Bimtek Ditiadakan

5 November 2026
Nawaripi Rekrut Dua Kader untuk Perkuat Pemberantasan Malaria

Nawaripi Rekrut Dua Kader untuk Perkuat Pemberantasan Malaria

5 November 2026
Lomba Anti Stigma HIV/AIDS Mimika Gratis, Ini Syaratnya

Lomba Anti Stigma HIV/AIDS Mimika Gratis, Ini Syaratnya

5 November 2026
Amungsa Cares Papua Gelar Lomba Anti Stigma HIV/AIDS di Mimika

Amungsa Cares Papua Gelar Lomba Anti Stigma HIV/AIDS di Mimika

5 November 2026
Inflasi Mimika Tembus 6,18 Persen, Harga Pangan dan Transportasi Jadi Penyumbang Utama

Inflasi Mimika Tembus 6,18 Persen, Harga Pangan dan Transportasi Jadi Penyumbang Utama

5 November 2026

POPULER

  • TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Mimika Catat 326 Kasus Baru HIV, Terbanyak pada Usia 20–24 Tahun

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • 28 Ibu Hamil di Mimika Positif HIV, 24 Orang Telah Jalani Pengobatan ARV

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • ASN Korban Penikaman di Ilaga Dievakuasi ke Timika, Pisau Masih Tertancap

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Dua Pekerja Sumur di Mimika Tewas Saat Hendak Memperdalam Sumur

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Sehari Setelah Jadi Tersangka, Listyo Sigit Dicopot dari Jabatan KSP

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Kopkar Sejahtera Abadi Bank Papua Mimika  Bukukan Laba Tahun Buku 2024 Sebesar Rp.1.532.398.409

Kopkar Sejahtera Abadi Bank Papua Mimika  Bukukan Laba Tahun Buku 2024 Sebesar Rp.1.532.398.409

Perahu Fiber Angkut Empat Orang dari Timika Tujuan Asmat Dilaporkan Hilang

Perahu Fiber Angkut Empat Orang dari Timika Tujuan Asmat Dilaporkan Hilang

Galery Foto RAT Tahun Buku 2024 Kopkar Sejahtera Abadi Bank Papua Mimika

Galery Foto RAT Tahun Buku 2024 Kopkar Sejahtera Abadi Bank Papua Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id