ADVERTISEMENT
Sabtu, Januari 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Perayaan HUT Ke-170 PI di Mimika Berlangsung Meriah, Pdt Erna Ayal: Hidup Harus Rendah Hati Dalam Melanjutkan Misi Allah

Rasul Paulus menggunakan perumpamaan pohon zaitun untuk menjelaskan bagaimana kasih karunia Allah menyentuh semua bangsa, baik bangsa Israel maupun bangsa lain

5 Februari 2025
0

Pj Bupati Mimika Yonathan Demme Tangdilintin melepaskan balon HUT ke 170 Pekabaran Injil ke udara, Rabu 5 Februari 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Perayaan ibadah syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-170 Pekabaran Injil (PI) di Tanah Papua, khususnya di Mimika berlangsung meriah, Rabu 5 Februari 2025.

Perayaan yang dipimpin Pdt Dr. Erna Ayal, S. Th, M. Mis dengan liturgos Pdt. Dina Yoltuwu, S.Th dihadiri Pj Buapti Mimika Yonathan Demme Tangdilintin bersama Ny. Yonathan.

ADVERTISEMENT

Pada perayaan yang berlangsung di pelataran Graha Eme Neme Yauware itu, juga dihadir juga RD Marthen Kuayo, Administrator Keuskupan Timika, perwakilan TNI-Polri dan jemaat GKI Klasis Mimika.

Advertisement. Scroll to continue reading.

HUT PI tahun 2025 mengangkat tema utama yang dikeluarkan oleh Sinode di Tanah Papua ‘Keselamatan Telah Berlangsung Bagi Suku-suku Bangsa’ (Roma 11:11b).

Baca Juga

Setelah Bertahun-Tahun Akhirnya Kerinduan Warga Mioko Terjawab, Terima Kasih Pemkab Mimika

Natal Keluarga Besar Polda Papua Tengah, Brigjen Alfred: Jadikan Kasih Kristus sebagai Teladan dalam Kehidupan

Dan Subtema ‘Membangun Kesehatian Dalam Mewujudkan Misi Allah Bagi Keselamatan, Keadilan, Kesejahteraan dan Kedamian di Tanah Papua’.

Usai ibadah syukur dilanjutkan menari seka bersama dengan lirik lagu Yesus Sayang Ko Semua, sambil memberikan Ebamokai (sumbangan sukarela) untuk mendukung pembangunan Kantor Sinode di Jayapura.

Acara dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara dan pemotongan kue Ultah ke-170 PI oleh Pj Bupati Yonathan yang dibagikan kepada setiap perwakilan untuk melengkapi makna suka cita ini.

Pdt Dr. Erna Ayal dalam kotbahnya mengungkapkan, saat ini jemaat GKI yang ada di 2.058 klasis se Papua berada dalam suasana suka cita merayakan Pekabaran Injil yang ke-170 tahun.

Meski demikian katanya, suka cita ini tidak hanya dirasakan oleh GKI tetapi hampir semua dedominasi gereja-gereja di Tanah Papua merayakan demi kemuliaan nama Tuhan, yang telah mengutus dua misionaris asal Jerman bernama Carl Wilhelm Ottouw dan Johann Gottlob Geissler.

Keduanya menginjakkan kaki pertama kali di Pulau Mansina Papua pada tanggal 5 Februari 1855. Kehadiran kedua misionaris ini membuka tabir kegelapan karena kekuatan Injil melalui doa sulung mereka.

‘Dalam Nama Tuhan Kami Menginjak Tanah Ini’. Doa ini mengalir mengantarkan seluruh perjuangan misi Allah ke tanah ini.

Kepada Jemaat GKI Klasis Mimika, Pdt Erna mengajak dimomen penuh suka cita wajib bersyukur kepada Tuhan, karena atas perjuangan kedua misionaris semua boleh mencapai impian.

Dimana jemaat bisa bisa membaca, menulis dan hidup dalam terang kasih Allah. Itulah buah kasih dari perjalanan panjang iman.

Dikatakan, hari ini menjadi momen suka cita bukan saja untuk melanjutkan mengenang sejarah Pekabaran Injil, tetapi juga sebagai jawaban atas tantangan untuk melanjutkan misi Allah di Tanah Papua ini.

“Hari ini banyak yang menjadi hebat, kuat dan berhasil bukan kekuatan manusia melainkan bukti kekuatan Allah sendiri,” pungkasnya.

Namun untuk menjadi kuat dan hebat, ia berpesan sebagai orang beriman hidup harus rendah hati bukan sombong dan tinggi hati dalam melanjutkan misi Allah di tanah ini.

Ia mengungkapkan tema pada perayaan 170 tahun Pekabaran Injil mau menegaskan bahwa keselamatan telah bergerak dan terus berlangsung bagi suku-suku bangsa, dalam semangat membangun kesehatian dalam mewujudkan misi Allah bagi keselamatan, keadilan, kesejahteraan dan kedamaian di Tanah Papua.

Rasul Paulus menggunakan perumpamaan pohon zaitun untuk menjelaskan bagaimana kasih karunia Allah menyentuh semua bangsa, baik bangsa Israel maupun bangsa lain.

“Termasuk keselamatan sudah sampai di luar Israel dan ini semua karena anugerah Allah sendiri,” ujarnya.

Dikatakan Injil adalah kabar baik bagi semua orang, baik bangsa Yahudi maupun bangsa-bangsa lainnya dalam konteks keselamatan.

Ia menjelaskan meskipun masih ada sebagian besar orang Yahudi atau Israel menolak Injil, namun bukan berarti Allah meninggalkan mereka dan rencana Allah itu gagal.

Tetapi sebaliknya justeru dengan penolakan tersebut Allah gunakan sebagai kesempatan membuka jalan menuju keselamatan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya Berduka, Mayor Yohanes Mate Meninggal Dunia

TPNPB-OPM Kodap IV Sorong Raya Berduka, Mayor Yohanes Mate Meninggal Dunia

16 Januari 2026
Setelah Bertahun-Tahun Akhirnya Kerinduan Warga Mioko Terjawab, Terima Kasih Pemkab Mimika

Setelah Bertahun-Tahun Akhirnya Kerinduan Warga Mioko Terjawab, Terima Kasih Pemkab Mimika

16 Januari 2026
Natal Keluarga Besar Polda Papua Tengah, Brigjen Alfred: Jadikan Kasih Kristus sebagai Teladan dalam Kehidupan

Natal Keluarga Besar Polda Papua Tengah, Brigjen Alfred: Jadikan Kasih Kristus sebagai Teladan dalam Kehidupan

16 Januari 2026
Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo, Dua Penumpang Meninggal Satu Masih Hilang

Speedboat Terbalik di Sungai Mamberamo, Dua Penumpang Meninggal Satu Masih Hilang

16 Januari 2026
Gadis 15 Tahun Asal Manado ‘Dijual’ ke Papua Pegunungan, Diduga Oknum Pejabat Terlibat

Gadis 15 Tahun Asal Manado ‘Dijual’ ke Papua Pegunungan, Diduga Oknum Pejabat Terlibat

16 Januari 2026
Dorong Pembentukan Peradilan Adat, PP Nomor 55 Tahun 2025 Jembatani Hukum Nasional dengan Hukum Adat

Dorong Pembentukan Peradilan Adat, PP Nomor 55 Tahun 2025 Jembatani Hukum Nasional dengan Hukum Adat

16 Januari 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Johannes Rettob Lantik 14 Pejabat Definitif dan Pelaksana Tugas, Ini Daftarnya

    Bupati Mimika Johannes Rettob Lantik 14 Pejabat Definitif dan Pelaksana Tugas, Ini Daftarnya

    847 shares
    Bagikan 339 Tweet 212
  • Kericuhan Kembali Pecah Usai Prosesi Damai Konflik Kwamki Narama di Timika

    650 shares
    Bagikan 260 Tweet 163
  • Tiga Hari ‘Dikepung’ OPM, 18 Pekerja Freeport Berhasil Diselamatkan Satgas Habema

    640 shares
    Bagikan 256 Tweet 160
  • Pelaku Pembacokan di Jalan Serui Mekar Timika Menyerahkan Diri ke Polisi

    624 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Konflik Berdarah di Kwamki Narama Timika Resmi Berakhir, Kubu Dang & Newegalen Jalani Prosesi Patah Panah

    613 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • Sejumlah Pejabat Utama Polda Papua Tengah Dirotasi, Perwira Wanita Pertama Jabat Kabid Propam

    2460 shares
    Bagikan 984 Tweet 615
  • Pelantikan Bertahap, Bupati JR Pastikan Semua Pejabat Lewati Seleksi Terbuka

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
Next Post

Long Boat Bermuatan Karaka Tenggelam di Perairan Puriri Timika, Satu Penumpang Masih Dalam Pencarian

Hadiri HUT Ke-170 Pekabaran Injil di Tanah Papua, Pj Bupati Mimika: Papua Harus Hidup Dalam Damai

Hadiri HUT Ke-170 Pekabaran Injil di Tanah Papua, Pj Bupati Mimika: Papua Harus Hidup Dalam Damai

Minimnya Anggaran Menjadi Faktor BPBD Mimika Sering Kesulitan Tangani Bencana, Hence: Bappeda Tidak Jadikan Program Prioritas

Minimnya Anggaran Menjadi Faktor BPBD Mimika Sering Kesulitan Tangani Bencana, Hence: Bappeda Tidak Jadikan Program Prioritas

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id