ADVERTISEMENT
Sabtu, Oktober 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Perayaan HUT Ke-170 PI di Mimika Berlangsung Meriah, Pdt Erna Ayal: Hidup Harus Rendah Hati Dalam Melanjutkan Misi Allah

Rasul Paulus menggunakan perumpamaan pohon zaitun untuk menjelaskan bagaimana kasih karunia Allah menyentuh semua bangsa, baik bangsa Israel maupun bangsa lain

5 Februari 2025
0

Pj Bupati Mimika Yonathan Demme Tangdilintin melepaskan balon HUT ke 170 Pekabaran Injil ke udara, Rabu 5 Februari 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Perayaan ibadah syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-170 Pekabaran Injil (PI) di Tanah Papua, khususnya di Mimika berlangsung meriah, Rabu 5 Februari 2025.

Perayaan yang dipimpin Pdt Dr. Erna Ayal, S. Th, M. Mis dengan liturgos Pdt. Dina Yoltuwu, S.Th dihadiri Pj Buapti Mimika Yonathan Demme Tangdilintin bersama Ny. Yonathan.

Pada perayaan yang berlangsung di pelataran Graha Eme Neme Yauware itu, juga dihadir juga RD Marthen Kuayo, Administrator Keuskupan Timika, perwakilan TNI-Polri dan jemaat GKI Klasis Mimika.

HUT PI tahun 2025 mengangkat tema utama yang dikeluarkan oleh Sinode di Tanah Papua ‘Keselamatan Telah Berlangsung Bagi Suku-suku Bangsa’ (Roma 11:11b).

Baca Juga

Sekda Mimika Minta BUMDes Kembangkan Potensi Kampung, Bukan Sekadar Terima Modal

Alarm Keselamatan! 26 Orang Tewas akibat Kecelakaan di Mimika

Dan Subtema ‘Membangun Kesehatian Dalam Mewujudkan Misi Allah Bagi Keselamatan, Keadilan, Kesejahteraan dan Kedamian di Tanah Papua’.

Usai ibadah syukur dilanjutkan menari seka bersama dengan lirik lagu Yesus Sayang Ko Semua, sambil memberikan Ebamokai (sumbangan sukarela) untuk mendukung pembangunan Kantor Sinode di Jayapura.

Acara dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara dan pemotongan kue Ultah ke-170 PI oleh Pj Bupati Yonathan yang dibagikan kepada setiap perwakilan untuk melengkapi makna suka cita ini.

Pdt Dr. Erna Ayal dalam kotbahnya mengungkapkan, saat ini jemaat GKI yang ada di 2.058 klasis se Papua berada dalam suasana suka cita merayakan Pekabaran Injil yang ke-170 tahun.

Meski demikian katanya, suka cita ini tidak hanya dirasakan oleh GKI tetapi hampir semua dedominasi gereja-gereja di Tanah Papua merayakan demi kemuliaan nama Tuhan, yang telah mengutus dua misionaris asal Jerman bernama Carl Wilhelm Ottouw dan Johann Gottlob Geissler.

Keduanya menginjakkan kaki pertama kali di Pulau Mansina Papua pada tanggal 5 Februari 1855. Kehadiran kedua misionaris ini membuka tabir kegelapan karena kekuatan Injil melalui doa sulung mereka.

‘Dalam Nama Tuhan Kami Menginjak Tanah Ini’. Doa ini mengalir mengantarkan seluruh perjuangan misi Allah ke tanah ini.

Kepada Jemaat GKI Klasis Mimika, Pdt Erna mengajak dimomen penuh suka cita wajib bersyukur kepada Tuhan, karena atas perjuangan kedua misionaris semua boleh mencapai impian.

Dimana jemaat bisa bisa membaca, menulis dan hidup dalam terang kasih Allah. Itulah buah kasih dari perjalanan panjang iman.

Dikatakan, hari ini menjadi momen suka cita bukan saja untuk melanjutkan mengenang sejarah Pekabaran Injil, tetapi juga sebagai jawaban atas tantangan untuk melanjutkan misi Allah di Tanah Papua ini.

“Hari ini banyak yang menjadi hebat, kuat dan berhasil bukan kekuatan manusia melainkan bukti kekuatan Allah sendiri,” pungkasnya.

Namun untuk menjadi kuat dan hebat, ia berpesan sebagai orang beriman hidup harus rendah hati bukan sombong dan tinggi hati dalam melanjutkan misi Allah di tanah ini.

Ia mengungkapkan tema pada perayaan 170 tahun Pekabaran Injil mau menegaskan bahwa keselamatan telah bergerak dan terus berlangsung bagi suku-suku bangsa, dalam semangat membangun kesehatian dalam mewujudkan misi Allah bagi keselamatan, keadilan, kesejahteraan dan kedamaian di Tanah Papua.

Rasul Paulus menggunakan perumpamaan pohon zaitun untuk menjelaskan bagaimana kasih karunia Allah menyentuh semua bangsa, baik bangsa Israel maupun bangsa lain.

“Termasuk keselamatan sudah sampai di luar Israel dan ini semua karena anugerah Allah sendiri,” ujarnya.

Dikatakan Injil adalah kabar baik bagi semua orang, baik bangsa Yahudi maupun bangsa-bangsa lainnya dalam konteks keselamatan.

Ia menjelaskan meskipun masih ada sebagian besar orang Yahudi atau Israel menolak Injil, namun bukan berarti Allah meninggalkan mereka dan rencana Allah itu gagal.

Tetapi sebaliknya justeru dengan penolakan tersebut Allah gunakan sebagai kesempatan membuka jalan menuju keselamatan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

YPMAK Dorong Akses Transportasi ke Pesisir dan Pegunungan Mimika

YPMAK Dorong Akses Transportasi ke Pesisir dan Pegunungan Mimika

16 Oktober 2026
26 Orang Tewas dalam 239 Kecelakaan di Mimika Selama Delapan Bulan

26 Orang Tewas dalam 239 Kecelakaan di Mimika Selama Delapan Bulan

16 Oktober 2026
Hadiri Tabligh Akbar di Mimika, Habib Husein Ja’far Ajak Warga Rawat Keberagaman

Hadiri Tabligh Akbar di Mimika, Habib Husein Ja’far Ajak Warga Rawat Keberagaman

16 Oktober 2026
Dana Otsus Mimika Terserap 45 Persen, Tahap II dan III Dikebut Desember

Dana Otsus Mimika Terserap 45 Persen, Tahap II dan III Dikebut Desember

16 Oktober 2026
Dua Botol Vodka Disamarkan sebagai Air Mineral, Diamankan di Bandara Timika

Dua Botol Vodka Disamarkan sebagai Air Mineral, Diamankan di Bandara Timika

16 Oktober 2026
Kunjungi Puskesmas Amar, Dinkes Mimika Tekankan Disiplin dan Kebersihan

Kunjungi Puskesmas Amar, Dinkes Mimika Tekankan Disiplin dan Kebersihan

16 Oktober 2026

POPULER

  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    567 shares
    Bagikan 227 Tweet 142
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    804 shares
    Bagikan 322 Tweet 201
  • Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
Next Post

Long Boat Bermuatan Karaka Tenggelam di Perairan Puriri Timika, Satu Penumpang Masih Dalam Pencarian

Hadiri HUT Ke-170 Pekabaran Injil di Tanah Papua, Pj Bupati Mimika: Papua Harus Hidup Dalam Damai

Hadiri HUT Ke-170 Pekabaran Injil di Tanah Papua, Pj Bupati Mimika: Papua Harus Hidup Dalam Damai

Minimnya Anggaran Menjadi Faktor BPBD Mimika Sering Kesulitan Tangani Bencana, Hence: Bappeda Tidak Jadikan Program Prioritas

Minimnya Anggaran Menjadi Faktor BPBD Mimika Sering Kesulitan Tangani Bencana, Hence: Bappeda Tidak Jadikan Program Prioritas

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id