ADVERTISEMENT
Sabtu, April 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Perayaan HUT Ke-170 PI di Mimika Berlangsung Meriah, Pdt Erna Ayal: Hidup Harus Rendah Hati Dalam Melanjutkan Misi Allah

Rasul Paulus menggunakan perumpamaan pohon zaitun untuk menjelaskan bagaimana kasih karunia Allah menyentuh semua bangsa, baik bangsa Israel maupun bangsa lain

5 Februari 2025
0

Pj Bupati Mimika Yonathan Demme Tangdilintin melepaskan balon HUT ke 170 Pekabaran Injil ke udara, Rabu 5 Februari 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Perayaan ibadah syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-170 Pekabaran Injil (PI) di Tanah Papua, khususnya di Mimika berlangsung meriah, Rabu 5 Februari 2025.

Perayaan yang dipimpin Pdt Dr. Erna Ayal, S. Th, M. Mis dengan liturgos Pdt. Dina Yoltuwu, S.Th dihadiri Pj Buapti Mimika Yonathan Demme Tangdilintin bersama Ny. Yonathan.

ADVERTISEMENT

Pada perayaan yang berlangsung di pelataran Graha Eme Neme Yauware itu, juga dihadir juga RD Marthen Kuayo, Administrator Keuskupan Timika, perwakilan TNI-Polri dan jemaat GKI Klasis Mimika.

Advertisement. Scroll to continue reading.

HUT PI tahun 2025 mengangkat tema utama yang dikeluarkan oleh Sinode di Tanah Papua ‘Keselamatan Telah Berlangsung Bagi Suku-suku Bangsa’ (Roma 11:11b).

Baca Juga

Di Hadapan Dandim dan Danyon Brimob, Komisi I DPRK Mimika Soroti Tingginya Kasus Begal di Timika

Tim Gabungan TNI-Polri  Evakuasi Pengungsi Korban KKB Legagak Telengeng ke RSUD Mulia

Dan Subtema ‘Membangun Kesehatian Dalam Mewujudkan Misi Allah Bagi Keselamatan, Keadilan, Kesejahteraan dan Kedamian di Tanah Papua’.

Usai ibadah syukur dilanjutkan menari seka bersama dengan lirik lagu Yesus Sayang Ko Semua, sambil memberikan Ebamokai (sumbangan sukarela) untuk mendukung pembangunan Kantor Sinode di Jayapura.

Acara dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara dan pemotongan kue Ultah ke-170 PI oleh Pj Bupati Yonathan yang dibagikan kepada setiap perwakilan untuk melengkapi makna suka cita ini.

Pdt Dr. Erna Ayal dalam kotbahnya mengungkapkan, saat ini jemaat GKI yang ada di 2.058 klasis se Papua berada dalam suasana suka cita merayakan Pekabaran Injil yang ke-170 tahun.

Meski demikian katanya, suka cita ini tidak hanya dirasakan oleh GKI tetapi hampir semua dedominasi gereja-gereja di Tanah Papua merayakan demi kemuliaan nama Tuhan, yang telah mengutus dua misionaris asal Jerman bernama Carl Wilhelm Ottouw dan Johann Gottlob Geissler.

Keduanya menginjakkan kaki pertama kali di Pulau Mansina Papua pada tanggal 5 Februari 1855. Kehadiran kedua misionaris ini membuka tabir kegelapan karena kekuatan Injil melalui doa sulung mereka.

‘Dalam Nama Tuhan Kami Menginjak Tanah Ini’. Doa ini mengalir mengantarkan seluruh perjuangan misi Allah ke tanah ini.

Kepada Jemaat GKI Klasis Mimika, Pdt Erna mengajak dimomen penuh suka cita wajib bersyukur kepada Tuhan, karena atas perjuangan kedua misionaris semua boleh mencapai impian.

Dimana jemaat bisa bisa membaca, menulis dan hidup dalam terang kasih Allah. Itulah buah kasih dari perjalanan panjang iman.

Dikatakan, hari ini menjadi momen suka cita bukan saja untuk melanjutkan mengenang sejarah Pekabaran Injil, tetapi juga sebagai jawaban atas tantangan untuk melanjutkan misi Allah di Tanah Papua ini.

“Hari ini banyak yang menjadi hebat, kuat dan berhasil bukan kekuatan manusia melainkan bukti kekuatan Allah sendiri,” pungkasnya.

Namun untuk menjadi kuat dan hebat, ia berpesan sebagai orang beriman hidup harus rendah hati bukan sombong dan tinggi hati dalam melanjutkan misi Allah di tanah ini.

Ia mengungkapkan tema pada perayaan 170 tahun Pekabaran Injil mau menegaskan bahwa keselamatan telah bergerak dan terus berlangsung bagi suku-suku bangsa, dalam semangat membangun kesehatian dalam mewujudkan misi Allah bagi keselamatan, keadilan, kesejahteraan dan kedamaian di Tanah Papua.

Rasul Paulus menggunakan perumpamaan pohon zaitun untuk menjelaskan bagaimana kasih karunia Allah menyentuh semua bangsa, baik bangsa Israel maupun bangsa lain.

“Termasuk keselamatan sudah sampai di luar Israel dan ini semua karena anugerah Allah sendiri,” ujarnya.

Dikatakan Injil adalah kabar baik bagi semua orang, baik bangsa Yahudi maupun bangsa-bangsa lainnya dalam konteks keselamatan.

Ia menjelaskan meskipun masih ada sebagian besar orang Yahudi atau Israel menolak Injil, namun bukan berarti Allah meninggalkan mereka dan rencana Allah itu gagal.

Tetapi sebaliknya justeru dengan penolakan tersebut Allah gunakan sebagai kesempatan membuka jalan menuju keselamatan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Cekcok Berujung Parang! Pria di Timika Sabet Tetangga, Korban Luka Parah di Kepala

Cekcok Berujung Parang! Pria di Timika Sabet Tetangga, Korban Luka Parah di Kepala

17 April 2026
Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz dan KKB di Yahukimo

Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz dan KKB di Yahukimo

16 April 2026
Di Hadapan Dandim dan Danyon Brimob, Komisi I DPRK Mimika Soroti Tingginya Kasus Begal di Timika

Di Hadapan Dandim dan Danyon Brimob, Komisi I DPRK Mimika Soroti Tingginya Kasus Begal di Timika

16 April 2026
Tim Gabungan TNI-Polri  Evakuasi Pengungsi Korban KKB Legagak Telengeng ke RSUD Mulia

Tim Gabungan TNI-Polri  Evakuasi Pengungsi Korban KKB Legagak Telengeng ke RSUD Mulia

16 April 2026
Kuasai Markas OPM di Nduga, Koops Habema Sita Senjata Api dan Puluhan Butir Amunisi

Kuasai Markas OPM di Nduga, Koops Habema Sita Senjata Api dan Puluhan Butir Amunisi

16 April 2026
Persit Kodim Mimika Ubah Batu Pryite jadi Aksesoris Bernilai Tinggi, Kini Diminati Pasar

Persit Kodim Mimika Ubah Batu Pryite jadi Aksesoris Bernilai Tinggi, Kini Diminati Pasar

16 April 2026

POPULER

  • Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Iwan Anwar Tegaskan Perda UMKM OAP Bersifat Afirmatif, Bukan Diskriminatif

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pengabdian Tanpa Lelah: dr. Samuel Octovianus Dimara, Sp.M., Ahli Mata untuk Masyarakat Papua

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Skandal Standar MBG Mimika: 11 SPPG Ditutup, Pengawasan Dipertanyakan

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post

Long Boat Bermuatan Karaka Tenggelam di Perairan Puriri Timika, Satu Penumpang Masih Dalam Pencarian

Hadiri HUT Ke-170 Pekabaran Injil di Tanah Papua, Pj Bupati Mimika: Papua Harus Hidup Dalam Damai

Hadiri HUT Ke-170 Pekabaran Injil di Tanah Papua, Pj Bupati Mimika: Papua Harus Hidup Dalam Damai

Minimnya Anggaran Menjadi Faktor BPBD Mimika Sering Kesulitan Tangani Bencana, Hence: Bappeda Tidak Jadikan Program Prioritas

Minimnya Anggaran Menjadi Faktor BPBD Mimika Sering Kesulitan Tangani Bencana, Hence: Bappeda Tidak Jadikan Program Prioritas

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id