ADVERTISEMENT
Minggu, Desember 7, 2025
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Perayaan HUT Ke-170 PI di Mimika Berlangsung Meriah, Pdt Erna Ayal: Hidup Harus Rendah Hati Dalam Melanjutkan Misi Allah

Rasul Paulus menggunakan perumpamaan pohon zaitun untuk menjelaskan bagaimana kasih karunia Allah menyentuh semua bangsa, baik bangsa Israel maupun bangsa lain

5 Februari 2025
0

Pj Bupati Mimika Yonathan Demme Tangdilintin melepaskan balon HUT ke 170 Pekabaran Injil ke udara, Rabu 5 Februari 2025. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Perayaan ibadah syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-170 Pekabaran Injil (PI) di Tanah Papua, khususnya di Mimika berlangsung meriah, Rabu 5 Februari 2025.

Perayaan yang dipimpin Pdt Dr. Erna Ayal, S. Th, M. Mis dengan liturgos Pdt. Dina Yoltuwu, S.Th dihadiri Pj Buapti Mimika Yonathan Demme Tangdilintin bersama Ny. Yonathan.

ADVERTISEMENT

Pada perayaan yang berlangsung di pelataran Graha Eme Neme Yauware itu, juga dihadir juga RD Marthen Kuayo, Administrator Keuskupan Timika, perwakilan TNI-Polri dan jemaat GKI Klasis Mimika.

Advertisement. Scroll to continue reading.

HUT PI tahun 2025 mengangkat tema utama yang dikeluarkan oleh Sinode di Tanah Papua ‘Keselamatan Telah Berlangsung Bagi Suku-suku Bangsa’ (Roma 11:11b).

Baca Juga

Penutupan Festival Noken Mimika 2025: Identitas yang Menyatukan Orang Asli Papua

Jelang Nataru, Pedagang di Mimika Diingatkan Jangan Naikkan Harga Kebutuhan Pangan  Sembarangan

Dan Subtema ‘Membangun Kesehatian Dalam Mewujudkan Misi Allah Bagi Keselamatan, Keadilan, Kesejahteraan dan Kedamian di Tanah Papua’.

Usai ibadah syukur dilanjutkan menari seka bersama dengan lirik lagu Yesus Sayang Ko Semua, sambil memberikan Ebamokai (sumbangan sukarela) untuk mendukung pembangunan Kantor Sinode di Jayapura.

Acara dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara dan pemotongan kue Ultah ke-170 PI oleh Pj Bupati Yonathan yang dibagikan kepada setiap perwakilan untuk melengkapi makna suka cita ini.

Pdt Dr. Erna Ayal dalam kotbahnya mengungkapkan, saat ini jemaat GKI yang ada di 2.058 klasis se Papua berada dalam suasana suka cita merayakan Pekabaran Injil yang ke-170 tahun.

Meski demikian katanya, suka cita ini tidak hanya dirasakan oleh GKI tetapi hampir semua dedominasi gereja-gereja di Tanah Papua merayakan demi kemuliaan nama Tuhan, yang telah mengutus dua misionaris asal Jerman bernama Carl Wilhelm Ottouw dan Johann Gottlob Geissler.

Keduanya menginjakkan kaki pertama kali di Pulau Mansina Papua pada tanggal 5 Februari 1855. Kehadiran kedua misionaris ini membuka tabir kegelapan karena kekuatan Injil melalui doa sulung mereka.

‘Dalam Nama Tuhan Kami Menginjak Tanah Ini’. Doa ini mengalir mengantarkan seluruh perjuangan misi Allah ke tanah ini.

Kepada Jemaat GKI Klasis Mimika, Pdt Erna mengajak dimomen penuh suka cita wajib bersyukur kepada Tuhan, karena atas perjuangan kedua misionaris semua boleh mencapai impian.

Dimana jemaat bisa bisa membaca, menulis dan hidup dalam terang kasih Allah. Itulah buah kasih dari perjalanan panjang iman.

Dikatakan, hari ini menjadi momen suka cita bukan saja untuk melanjutkan mengenang sejarah Pekabaran Injil, tetapi juga sebagai jawaban atas tantangan untuk melanjutkan misi Allah di Tanah Papua ini.

“Hari ini banyak yang menjadi hebat, kuat dan berhasil bukan kekuatan manusia melainkan bukti kekuatan Allah sendiri,” pungkasnya.

Namun untuk menjadi kuat dan hebat, ia berpesan sebagai orang beriman hidup harus rendah hati bukan sombong dan tinggi hati dalam melanjutkan misi Allah di tanah ini.

Ia mengungkapkan tema pada perayaan 170 tahun Pekabaran Injil mau menegaskan bahwa keselamatan telah bergerak dan terus berlangsung bagi suku-suku bangsa, dalam semangat membangun kesehatian dalam mewujudkan misi Allah bagi keselamatan, keadilan, kesejahteraan dan kedamaian di Tanah Papua.

Rasul Paulus menggunakan perumpamaan pohon zaitun untuk menjelaskan bagaimana kasih karunia Allah menyentuh semua bangsa, baik bangsa Israel maupun bangsa lain.

“Termasuk keselamatan sudah sampai di luar Israel dan ini semua karena anugerah Allah sendiri,” ujarnya.

Dikatakan Injil adalah kabar baik bagi semua orang, baik bangsa Yahudi maupun bangsa-bangsa lainnya dalam konteks keselamatan.

Ia menjelaskan meskipun masih ada sebagian besar orang Yahudi atau Israel menolak Injil, namun bukan berarti Allah meninggalkan mereka dan rencana Allah itu gagal.

Tetapi sebaliknya justeru dengan penolakan tersebut Allah gunakan sebagai kesempatan membuka jalan menuju keselamatan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Penutupan Festival Noken Mimika 2025: Identitas yang Menyatukan Orang Asli Papua

Penutupan Festival Noken Mimika 2025: Identitas yang Menyatukan Orang Asli Papua

6 Desember 2025
Timika Berpesta! Harmony Award 2025 Disambut Konvoi Besar, Bupati Rettob: Kemenangan Bersama

Jelang Nataru, Pedagang di Mimika Diingatkan Jangan Naikkan Harga Kebutuhan Pangan  Sembarangan

6 Desember 2025
Bupati JR Pastikan Sebagian Pejabat OPD Mimika Segera Dilantik, Sisanya Menyusul Awal 2026

Bupati JR Pastikan Sebagian Pejabat OPD Mimika Segera Dilantik, Sisanya Menyusul Awal 2026

6 Desember 2025
Jelang Natal 2025, BI Papua Targetkan Penukaran Uang Capai Rp27, 6 Miliar

Jelang Natal 2025, BI Papua Targetkan Penukaran Uang Capai Rp27, 6 Miliar

6 Desember 2025
Bupati Johannes Rettob Kukuhkan Pengurus IK3M, Anton Welerubun Tekankan Penguatan Nilai Ain Ni Ain

Bupati Johannes Rettob Kukuhkan Pengurus IK3M, Anton Welerubun Tekankan Penguatan Nilai Ain Ni Ain

6 Desember 2025
Wamendagri Ribka Haluk: Perempuan Papua Perlu Terus Tingkatkan Kemampuan Kepemimpinan

Wamendagri Ribka Haluk: Perempuan Papua Perlu Terus Tingkatkan Kemampuan Kepemimpinan

6 Desember 2025

I am raw html block.
Click edit button to change this html

POPULER

  • Identitas Mayat Kepala Terpisah dengan Badan di SP9 Terungkap, Ini Nama Korban dan Profesinya

    Identitas Mayat Kepala Terpisah dengan Badan di SP9 Terungkap, Ini Nama Korban dan Profesinya

    2155 shares
    Bagikan 862 Tweet 539
  • Bupati JR Pastikan Sebagian Pejabat OPD Mimika Segera Dilantik, Sisanya Menyusul Awal 2026

    709 shares
    Bagikan 284 Tweet 177
  • Lemasko Desak Pemkab Mimika Tunda Proses Pembentukan LMA, Gery: Seharusnya melibatkan Struktur Adat Asli Kamoro

    705 shares
    Bagikan 282 Tweet 176
  • Sadis! Kepala Terpisah dengan Badan, Dua Kasus Pembunuhan Terjadi di Timika Hari Ini

    695 shares
    Bagikan 278 Tweet 174
  • Jejak Sadis Terulang, Identitas Korban Pembunuhan di Jalan Irigasi Mimika Terungkap

    677 shares
    Bagikan 271 Tweet 169
  • Korban Pembunuhan di SP9, Tangis Keluarga Pecah Saat Jenazah Bonesius Tiba di RSUD Mimika

    667 shares
    Bagikan 267 Tweet 167
  • Jenazah yang Ditemukan di TPU SP1 Merupakan Mahasiswa Poltekkes Timika

    693 shares
    Bagikan 277 Tweet 173
Next Post

Long Boat Bermuatan Karaka Tenggelam di Perairan Puriri Timika, Satu Penumpang Masih Dalam Pencarian

Hadiri HUT Ke-170 Pekabaran Injil di Tanah Papua, Pj Bupati Mimika: Papua Harus Hidup Dalam Damai

Hadiri HUT Ke-170 Pekabaran Injil di Tanah Papua, Pj Bupati Mimika: Papua Harus Hidup Dalam Damai

Minimnya Anggaran Menjadi Faktor BPBD Mimika Sering Kesulitan Tangani Bencana, Hence: Bappeda Tidak Jadikan Program Prioritas

Minimnya Anggaran Menjadi Faktor BPBD Mimika Sering Kesulitan Tangani Bencana, Hence: Bappeda Tidak Jadikan Program Prioritas

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id