ADVERTISEMENT
Minggu, September 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Ludes Terbakar, Warga Minta Pemkab Mimika Bangun Kembali Pustu di Kampung Mulia SP 7

Selama ini warga mendapatkan pelayanan kesehatan di Pustu tersebut. Pasca kebakaran itu, warga terpaksa harus menambah biaya transportasi jika harus berobat ke SP12 atau ke SP5.

28 Januari 2025
0
Ludes Terbakar, Warga Minta Pemkab Mimika Bangun Kembali Pustu di Kampung Mulia SP 7

Nampak bangunan yang dijadikan Pustu di Kampung Mulia, Kencana SP7 usai terbakar.(foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Peristiwa kebakaran yang menghanguskan satu unit gedung Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kampung Mulia Kencana, SP7, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, sangat berdampak pada pelayanan kesehatan di kampung itu.

Pasalnya Pustu tersebut telah menjadi pilihan warga ketika melakukan pemeriksaan kesehatan, karena tanpa perlu mengeluarkan biaya.

ADVERTISEMENT

Warga akan mengeluarkan biaya yang cukup besar jika terpaksa harus melakukan pemeriksaan kesehatan di luar kampung Mulia Kencana.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Berdasarkan pantauan langsung koranpapua.id, Selasa 28 Januari 2025, bangunan Pustu hanya menyisakan sebagian tembok tanpa atap, termasuk puing-puing akibat kebakaran.

Baca Juga

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

Berikut tanggapan kepala kampung dan warga soal dampak kebakaran Pustu tersebut?

Dari sejumlah warga yang ditemui, mereka mengaku Pustu yang telah terbakar itu, selama ini menjadi pilihan mereka ketika hendak melakukan pemeriksaan kesehatan ataupun berobat.

“Ya kalau kita ke SP 9 atau SP 5 berarti perlu ongkos sementara naik ojek kesana saja 25 ribu kalu balik ya sudah 50 ribu,” ujar pak Yakobus.

Selama ini warga mendapatkan pelayanan kesehatan di Pustu tersebut. Namun pasca kebarakan itu, warga terpaksa harus menambah biaya transportasi jika harus berobat ke SP12 atau ke SP5,” keluh warga lainnya.

Mereka berharap pemerintah daerah bergerak cepat membangun gedung Pustu, atau paling tidak mencarikan tempat yang layak untuk dijadikan Pustu sementara.

“Kami berharap Puskesmas atau Pustu ada di kampung ini yah agar kami terbantu. Karena selama ini pelayanan belum maksimal jadi terpaksa kami harus lari ke SP9, SP12 atau di SP5,” jelas bapa Yakobus.

Dampak kebakaran Pustu itu juga diakui Liweti Murib, Kepala Kampung Mulia Kencana. Menurutnya Pustu tersebut selama ini menjadi pilihan warganya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Karenanya, dirinya berharap pemerintah daerah segera mencari solusi terbaik agar pelayanan kesehatan di kampungnya kembali normal seperti sebelumnya.

“Kita harap pemerintah daerah bangun kembali tempat supaya ada petugas yang memang standbay disitu. Biar warga juga tidak keluar jauh jauh kalau mau periksa,” harapnya.

Saat ini petugas kesehatan memanfaatkan balai kampung untuk melakukan pelayanan kesehatan sementara.

Namun demikian tempat yang dipakai sementara itu sangat terbatas, karena terbagi antara pelayanan kesehatan dan pelayanan kampung.

Untuk diketahui kebakaran yang menghanguskan gedung Pustu di Kampung Mulia Kencana, SP7, Distrik Iwaka terjadi pada Senin 20 Januari 2025 lalu

Dalam peristiwa itu, tidak banyak barang dan fasilitas dalam gedung Pustu yang diselamatkan. Termasuk satu rumah dinas petugas Pustu, satu unit mobil dan tiga sepeda motor.

Sebagian besar harta benda yang ada di dalam rumah dinas Pustu juga tidak berhasil diselamatkan, karena situasi gelap dan api cepat sekali membakar gedung. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

12 September 2026
Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

12 September 2026
Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

12 September 2026
Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

12 September 2026
Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

12 September 2026
Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140.000, Pasokan Menipis akibat Kemarau

Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140.000, Pasokan Menipis akibat Kemarau

12 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Soal Anggaran Konflik, Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar lalu Membantah

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Bupati Rettob Ungkap Hasil Profiling ASN Mimika, Mayoritas Masih Bernilai Rendah

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Polisi Tetapkan 3 Tersangka, Pelaku Utama Pembunuhan Ojek di Timika Diburu

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
IPMANPANDODE Gelar Turnamen Voli, Diikuti 46 Tim Putra Putri

IPMANPANDODE Gelar Turnamen Voli, Diikuti 46 Tim Putra Putri

Cerita Yakobus Pani, Petani Sawah di Kampung Mulia SP7 Mimika, Bisa Tiga Kali Panen, Pupuk Masih Menjadi Kendala

Cerita Yakobus Pani, Petani Sawah di Kampung Mulia SP7 Mimika, Bisa Tiga Kali Panen, Pupuk Masih Menjadi Kendala

Perahu Terbalik Dihamtam Gelombang, SAR Timika Turunkan RIB 85 PK, Tujuh Selamat, Satu Orang Belum Ditemukan

Perahu Terbalik Dihamtam Gelombang, SAR Timika Turunkan RIB 85 PK, Tujuh Selamat, Satu Orang Belum Ditemukan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id