ADVERTISEMENT
Sabtu, April 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Kendalikan Inflasi Jelang Nataru, Dinas Ketahanan Pangan Papua Tengah Gelar Gerakan Pangan Murah

GPM ini merupakan yang terakhir di tahun 2024 sebagai upaya mengendalikan inflasi di Papua Tengah yang pada Bulan Oktober dan November cukup tinggi di Indonesia yakni mencapai 4,35 persen.

13 Desember 2024
0
Kendalikan Inflasi Jelang Nataru, Dinas Ketahanan Pangan Papua Tengah Gelar Gerakan Pangan Murah

Masyarakat antusias berbelanja bahan pokok yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Tengah, Kamis 12 Desember 2024. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

NABIRE, Koranpapua.id- Dinas Ketahanan Pangan, Provinsi Papua Tengah gelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dipusatkan di Lapangan Bandara Nabire, Kamis 12 Desember 2024.

GPM ini bertujuan untuk mengendalikan inflasi dan menekan harga pasar menjelang Natal 25 Desember 2024 dan Tahun Baru 1 Januari 2025 (Nataru).

ADVERTISEMENT

Frence The Papara, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Papua Tengah mengatakan, melalui GPM pemerintah berupaya untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Ini Gerakan Pangan Murah bukan pasar murah. Kalau pasar murah itu ada subsidi, sedangkan pangan murah untuk pemenuhan kebutuhan pangan yang berdampak langsung ke masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga

BKPSDM Papua Tengah Buka Seleksi Calon Mahasiswa Enam Sekolah Kedinasan, Berlaku untuk Delapan Kabupaten

Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

Dikatakan, pelaksanaan GPM ini merupakan yang terakhir di tahun 2024 sebagai upaya mengendalikan inflasi di Papua Tengah yang pada Bulan Oktober dan November cukup tinggi di Indonesia yakni mencapai 4,35 persen.

Karena itu di akhir tahun 2024 bertepatan dengan Nataru, pemerintah berupaya menekan inflasi sehingga masyarakat tidak susah mendapatkan sembilan bahan pokok.

“Kita kerjasama dengan distributor. Mereka bisa menjual lebih murah dari harga pasar, sehingga dapat dijangkau masyarakat,” pungkasnya.

“Pangan murah salah satu upaya untuk pengendalian inflasi. Tujuannya pangan tidak langka, tapi tetap ada dengan harga yang terjangkau,” tandasnya.

Adapun sejumlah bahan pokok yang tersedia di GPM yakni, cabe, bawang merah, dan bawang putih, beras, telur, minyak goreng, gula pasir, terigu dan bahan pangan lainnya.

“Kita contohkan cabe lokal sekarang dijual Rp45.000 per kilogram. Untuk menekan harga, pemerintah mendatangkan dari luar, dengan harapan pedagang dapat menurunkan harga pasar yang terlalu tinggi,” tuturnya (Redaksi).

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tiga Warga Australia Masuk Ilegal ke Indonesia via Merauke, Satunya Profesi Pilot

Tiga Warga Australia Masuk Ilegal ke Indonesia via Merauke, Satunya Profesi Pilot

10 April 2026
BKPSDM Papua Tengah Buka Seleksi Calon Mahasiswa Enam Sekolah Kedinasan, Berlaku untuk Delapan Kabupaten

BKPSDM Papua Tengah Buka Seleksi Calon Mahasiswa Enam Sekolah Kedinasan, Berlaku untuk Delapan Kabupaten

10 April 2026
Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

10 April 2026
Evakuasi Guru yang Menderita Sakit di Distrik Hoya Masih Terkendala Cuaca Buruk

Dugaan Pemotongan Dana BOS di Mimika Jadi Atensi, Kadisdik: Jika Ada Temuan Kepsek Berani Lapor

10 April 2026
Jaga Keamanan Obvitnas, Korpasgat Supadio Lakukan Pemeriksaan Ketat di Bandara Nabire

Jaga Keamanan Obvitnas, Korpasgat Supadio Lakukan Pemeriksaan Ketat di Bandara Nabire

10 April 2026
Papua Bukan Tanah Kosong: Kami Merasa Seperti Anak Domba Kehilangan Induk di Negeri Sendiri

Papua Bukan Tanah Kosong: Kami Merasa Seperti Anak Domba Kehilangan Induk di Negeri Sendiri

10 April 2026

POPULER

  • Buntut Peristiwa Dogiayai Berdarah, Kapolda Papua Copot Kompol Yocbeth Mince Mayor

    Buntut Peristiwa Dogiayai Berdarah, Kapolda Papua Copot Kompol Yocbeth Mince Mayor

    606 shares
    Bagikan 242 Tweet 152
  • Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

    594 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Aroma Dugaan Korupsi Proyek Lahan di Mimika Menguat, Kasus Senilai Rp22,5 Miliar Naik Tahap Penyidikan

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Pemkab Mimika Tetapkan WFH Setiap Jumat, Berikut Daftar Pejabat dan Unit Kerja yang Tetap Bekerja di Kantor

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Terekam CCTV, Seorang Pria Tewas Dihabisi di Halaman Masjid Al-Azhar Timika

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Dua Unit Rumah di Timika Dilalap Api, 14 Ekor Babi Ikut Terbakar

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Pemkab Mimika Tetapkan Cuti Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Berikut Jadwal Liburnya

Pemkab Mimika Tetapkan Cuti Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Berikut Jadwal Liburnya

1.675 Warga Tinggalkan Mimika Kembali ke Kampung Halaman

1.675 Warga Tinggalkan Mimika Kembali ke Kampung Halaman

Balai Pelatihan Kemendes Jayapura Berikan Pendampingan Tata Pengelolaan Pemerintahan Kampung di Nawaripi

Balai Pelatihan Kemendes Jayapura Berikan Pendampingan Tata Pengelolaan Pemerintahan Kampung di Nawaripi

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id