ADVERTISEMENT
Sabtu, September 5, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Puluhan Tenaga Sanitasi Lingkungan Puskesmas di Mimika Dibekali Materi Pengawasan Kesling

Tenaga Kesling juga bertugas melakukan konseling terhadap pasien yang datang dengan keluhan penyakit berbasis pada pelayanan kesehatan lingkungan.

2 Desember 2024
0
Puluhan Tenaga Sanitasi Lingkungan Puskesmas di Mimika Dibekali Materi Pengawasan Kesling

Ferry Maitindom, Kasie Kesling dan Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Papua. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Papua Tengah memberikan pembekalan kepada puluhan tenaga sanitasi lingkungan Puskesmas tentang Pengawasan Kesehatan Lingkung (Kesling).

Pelatihan yang dilakukan Bidang Kesling Dinkes Mimika, berlangsung di salah satu hotel di Timika, Senin 2 Desember 2024.

ADVERTISEMENT

Ferry Maitindom, Kasie Kesling dan Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinkes Papua dihadirkan sebagai pemateri dalam kegiatan itu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ferry menjelaskan pelatihan ini sangat penting bagi tenaga Sanitarian di Puskesmas, karena Puskesmas merupakan pelayanan kesehatan tingkat pertama.

Baca Juga

DPO Kasus Penembakan di Puncak Ditangkap Satgas Damai Cartenz

Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

Lewat pelatihan juga bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Sanitarian dalam pelayanan kesehatan lingkungan. Karena beberapa program atau indikator kinerja mereka difokuskan pada pelayanan paripurna.

Dikatakan, pelayanan kesehatan di Puskesmas adalah pelayanan yang paling utama berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan.

Undang-Undang ini yang mengarahkan bagaimana penyelenggaraan pelayanan kesehatan lingkungan di Puskesmas yang harus secara terintegrasi dengan pelayanan terbaik.

“Mereka itu wajib ditingkatkan kapasitasnya, karena mungkin saja mereka masih bekerja dengan pola-pola yang lama atau bekerja tidak berdasarkan arahan dari rencana strategis pembangunan kesehatan,” jelas Ferry kepada koranpapua.id.

Ia menjelaskan pelayanan di Puskesmas diarahkan ke pelayanan preventif dan promotive.

Karenanya kesehatan lingkungan lebih banyak melakukan pelayanan preventif, terkait dengan penanganan di dalam gedung, barang habis pakai di Puskesmas dan pelayanan di luar gedung.

Ia menjelaskan pelayanan yang dilakukan tenaga Kesling di Puskesmas memiliki tiga tugas pokok yakni konseling, inspeksi Kesling dan interfensi Kesling.

“Interfensi kesehatan lingkungan sekitar lingkungan itu mereka harus selenggarakan dan dijabarkan secara baik dalam enam indikator secara Nasional,” katanya.

Tenaga Kesling juga bertugas melakukan konseling terhadap pasien yang datang dengan keluhan penyakit berbasis pada pelayanan kesehatan lingkungan, misalnya malaria, diare, TBC dan kusta frambusia dan kecacingan.

“Kesehatan lingkungan harus dikonseling untuk menunjukkan bahwa penyakit lingkungan ini perlu penanganan yang lebih spesifik,” pungkasnya.

Dengan demikian petugas perlu melakukan  kunjungan ke lapangan untuk mengetahui kondisi sesungguhnya. Apakah di lingkungan masyarakat itu mempunyai risiko-risiko yang kemudian dianalisasi, memicu munculnya kasus-kasus penyakit lingkungan.

Menurutnya, jika dalam penanganan membutuhkan sentuhan teknologi berarti bisa dengan melibatkan instansi lain.

Misalnya pasien mengalami diare penyebabnya adalah karena konsumsi air sumur yang jelek dan selanjutnya petugas Kesling memberikan desinfektan atau kaporit.

Tetapi jika tetap tidak mengalami perubahan berarti karena konstruksinya tidak bagus. Dengan demikian perlu berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Karena PUPR yang mendesain sumur, jadi koordinasi agar bisa digunakan masyarakat dalam upaya memperkecil risiko munculnya penyakit yang bersumber dari air”.

Masalah lain misalnya tingginya kasus malaria disebabkan banyaknya genangan air. Atau rumput banyak tumbuh di pekarangan rumah sehingga harus dibersihkan.

Untuk mencegah penyakit-penyakit berbasis lingkungan petugas Kesling akan memberikan edukasi merubah pola perilaku masyarakat.

Caranya dengan menjaga kesehatan lingkungan, dan memperbaiki genangan air limbah cucian piring atau pakaian. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dinkes Mimika Kampanyekan Hidup Sehat Tanpa Rokok dan Vape di SMPN 8

DPO Kasus Penembakan di Puncak Ditangkap Satgas Damai Cartenz

5 September 2026
Dinkes Mimika Kampanyekan Hidup Sehat Tanpa Rokok dan Vape di SMPN 8

Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

5 September 2026
Dinkes Mimika Kampanyekan Hidup Sehat Tanpa Rokok dan Vape di SMPN 8

SMPN 8 Mimika Bangun Kebiasaan Hidup Sehat Sejak Dini, Siswa Diajak Jauhi Rokok dan Vape

5 September 2026
Dinkes Mimika Kampanyekan Hidup Sehat Tanpa Rokok dan Vape di SMPN 8

Dinkes Mimika Kampanyekan Hidup Sehat Tanpa Rokok dan Vape di SMPN 8

5 September 2026
Rumah Warga di Koperapoka Timika Terbakar, Lima Armada Pemadam Dikerahkan

Rumah Warga di Koperapoka Timika Terbakar, Lima Armada Pemadam Dikerahkan

4 September 2026
APELCAMI Desak MRP Papua Tengah Awasi Pelatihan OAP di Mimika

APELCAMI Desak MRP Papua Tengah Awasi Pelatihan OAP di Mimika

4 September 2026

POPULER

  • Rentetan Pembunuhan Kembali Hantui Mimika, YLBH Desak Polisi Bertindak, Kesbangpol Bergerak

    Rentetan Pembunuhan Kembali Hantui Mimika, YLBH Desak Polisi Bertindak, Kesbangpol Bergerak

    596 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    593 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Dikejar Avanza Hitam, Pria Diserang Tiga Orang di Jalan Freeport Lama Timika

    584 shares
    Bagikan 234 Tweet 146
  • Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • Terendus di Panti Asuhan, Begini Kronologi Penangkapan Mantan Bupati Minahasa Utara di Timika

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • 2 Tahun Buron Korupsi Rp20 Miliar, Eks Bupati Minut Diciduk di Timika

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan Mobil Terbakar di Ring Road Jayapura

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
Next Post
Bappeda Mimika Seminar Akhir Penyusunan Dokumen Kampung Adat, Agustinus: Tahun Depan Didorong Menjadi Perda  

Bappeda Mimika Seminar Akhir Penyusunan Dokumen Kampung Adat, Agustinus: Tahun Depan Didorong Menjadi Perda  

TNI-Polri Tembak Mati Satu Satu Anggota KKB di Kabupaten Puncak

TNI-Polri Tembak Mati Satu Satu Anggota KKB di Kabupaten Puncak

Pemberlakuan Dua Arah di Jalan Budi Utomo Tanpa Koordinasi Resmi dengan Dishub Mimika

Pemberlakuan Dua Arah di Jalan Budi Utomo Tanpa Koordinasi Resmi dengan Dishub Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id