ADVERTISEMENT
Minggu, Mei 24, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Mayat Pria Penjaga Kolam Ditemukan dengan Isi Perut Terurai   

Jenasah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Kwaingga Arso, untuk dilakukan Visum Et Repertmum untuk mengetahui penyebab kematian korban.

1 Desember 2024
0
Mayat Pria Penjaga Kolam Ditemukan dengan Isi Perut Terurai   

Tim Identifikasi Polres Keerom saat mengevakuasi korban, Sabtu 30 November 2024. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

KEEROM, Koranpapua.id– Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Keerom, lakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan mayat seorang Pria di Kampung Wulukubun Arso 14, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, Sabtu 30 November 2024.

Tim Identifikasi yang dipimpin Padal AKP Darwis M turun menuju TKP di Kampung Wulukubun, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat telah ditemukannya mayat pria dengan kondisi isi perut yang telah terurai keluar.

ADVERTISEMENT

AKP Jetny L. Sohilait,SH.,MH, Kasat Reskrim Polres Keerom menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi-saksi dan hasil identifikasi akhirnya diperoleh identitas korban.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Diketahui mayat tersebut berinisial AT yang merupakan warga Kampung Wulukubun. AT sehari-hari bekerja sebagai penjaga kolam milik salah satu warga di kampung itu.

Baca Juga

Dari Pulau Bonyom Fakfak, Uskup Timika Serukan Perlawanan terhadap Ketidakadilan di Tanah Papua

Diimingi Pekerjaan, Keluarga Asal Bandung Terlantar di Papua Barat Daya

“Mayat ditemukan didekat kolam tempat dia bekerja, saksi yang berada di TKP pertama kali menemukan, melihat kondisi mayat isi perut yang terurai keluar,” ujar Kasat Reskrim.

Berdasarkan keterangan dari salah satu saksi mengungkapkan bahwa pada hari Senin 25 November 2024 masih bertemu dan sempat tidur bersama AT di pondok kamp karyawan dekat kolam ikan tempat AT bekerja.

Dan keesokan harinya, Selasa 26 November, saksi menemukan AT dalam kondisi sakit malaria di pondok kamp.

Pihak keluarga AT juga telah memberikan ijin dan menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk mengusut penyebab kematian AT.

Jenasah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Kwaingga Arso, untuk dilakukan Visum Et Repertmum untuk mengetahui penyebab kematian korban. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dari Pulau Bonyom Fakfak, Uskup Timika Serukan Perlawanan terhadap Ketidakadilan di Tanah Papua

Dari Pulau Bonyom Fakfak, Uskup Timika Serukan Perlawanan terhadap Ketidakadilan di Tanah Papua

23 Mei 2026
Diimingi Pekerjaan, Keluarga Asal Bandung Terlantar di Papua Barat Daya

Diimingi Pekerjaan, Keluarga Asal Bandung Terlantar di Papua Barat Daya

23 Mei 2026
Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

23 Mei 2026
Dukung Kebutuhan Daging Kurban, Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Mimika Serahkan 66 Ekor Sapi

Dukung Kebutuhan Daging Kurban, Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Mimika Serahkan 66 Ekor Sapi

23 Mei 2026
Januari-Mei 2026: 668 Ekor Hewan Kurban Masuk Mimika, Barantin Perketat Pengawasan Jelang Iduladha 1447 H

Januari-Mei 2026: 668 Ekor Hewan Kurban Masuk Mimika, Barantin Perketat Pengawasan Jelang Iduladha 1447 H

23 Mei 2026
Januari-Mei 2026: 668 Ekor Hewan Kurban Masuk Mimika, Barantin Perketat Pengawasan Jelang Iduladha 1447 H

Kawasan Mangrove di Papua Tengah Terbesar di Kabupaten Mimika

23 Mei 2026

POPULER

  • Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    693 shares
    Bagikan 277 Tweet 173
  • Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

    622 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Tragedi Pendulang Emas di Awimbon: 10 Orang Tewas, Evakuasi Korban dan Penyelidikan Terus Berlanjut

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Next Post
Lemasko Tolak Hasil Seleksi Pansel DPRK Mimika, Besok Layangkan Surat Permohonan Pembatalan ke Mendagri

Lemasko Tolak Hasil Seleksi Pansel DPRK Mimika, Besok Layangkan Surat Permohonan Pembatalan ke Mendagri

Selesaikan ‘Kudeta’ Kepengurusan Yu-Amako, Badan Pembina Jadwalkan Rapat Tanggal 6 Desember 2024

Selesaikan 'Kudeta' Kepengurusan Yu-Amako, Badan Pembina Jadwalkan Rapat Tanggal 6 Desember 2024

38 Pelaku Usaha di Mimika Dibekali Materi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

38 Pelaku Usaha di Mimika Dibekali Materi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id