ADVERTISEMENT
Jumat, Mei 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Mayat Pria Penjaga Kolam Ditemukan dengan Isi Perut Terurai   

Jenasah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Kwaingga Arso, untuk dilakukan Visum Et Repertmum untuk mengetahui penyebab kematian korban.

1 Desember 2024
0
Mayat Pria Penjaga Kolam Ditemukan dengan Isi Perut Terurai   

Tim Identifikasi Polres Keerom saat mengevakuasi korban, Sabtu 30 November 2024. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

KEEROM, Koranpapua.id– Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Keerom, lakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan mayat seorang Pria di Kampung Wulukubun Arso 14, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, Sabtu 30 November 2024.

Tim Identifikasi yang dipimpin Padal AKP Darwis M turun menuju TKP di Kampung Wulukubun, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat telah ditemukannya mayat pria dengan kondisi isi perut yang telah terurai keluar.

ADVERTISEMENT

AKP Jetny L. Sohilait,SH.,MH, Kasat Reskrim Polres Keerom menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi-saksi dan hasil identifikasi akhirnya diperoleh identitas korban.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Diketahui mayat tersebut berinisial AT yang merupakan warga Kampung Wulukubun. AT sehari-hari bekerja sebagai penjaga kolam milik salah satu warga di kampung itu.

Baca Juga

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Satgas ODC Ringkus Wadanyon HSSBI Kodap XVI di Yahukimo

“Mayat ditemukan didekat kolam tempat dia bekerja, saksi yang berada di TKP pertama kali menemukan, melihat kondisi mayat isi perut yang terurai keluar,” ujar Kasat Reskrim.

Berdasarkan keterangan dari salah satu saksi mengungkapkan bahwa pada hari Senin 25 November 2024 masih bertemu dan sempat tidur bersama AT di pondok kamp karyawan dekat kolam ikan tempat AT bekerja.

Dan keesokan harinya, Selasa 26 November, saksi menemukan AT dalam kondisi sakit malaria di pondok kamp.

Pihak keluarga AT juga telah memberikan ijin dan menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk mengusut penyebab kematian AT.

Jenasah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Kwaingga Arso, untuk dilakukan Visum Et Repertmum untuk mengetahui penyebab kematian korban. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

21 Mei 2026
Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Wadanyon HSSBI di Yahukimo

Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Satgas ODC Ringkus Wadanyon HSSBI Kodap XVI di Yahukimo

21 Mei 2026
Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Diproyeksi Dihadiri 10 Ribu Peserta

Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Diproyeksi Dihadiri 10 Ribu Peserta

21 Mei 2026
Tidak Semata Limbah, Potensi Sumber Daya: Pemkab Mimika Dorong Pemanfaatan Tailing Freeport Secara Berkelanjutan

Tidak Semata Limbah, Potensi Sumber Daya: Pemkab Mimika Dorong Pemanfaatan Tailing Freeport Secara Berkelanjutan

21 Mei 2026
148 Puskesmas di Papua Tengah hanya 12 Persen yang Miliki Sembilan Jenis Nakes Lengkap

148 Puskesmas di Papua Tengah hanya 12 Persen yang Miliki Sembilan Jenis Nakes Lengkap

21 Mei 2026
Puluhan Satwa Endemik Papua Diamankan Barantin Makasar

Puluhan Satwa Endemik Papua Diamankan Barantin Makasar

21 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Menyemai Benih Calon Imam Katolik Amungme dan Kamoro di Kaki Gunung Lokon

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Lemasko Tolak Hasil Seleksi Pansel DPRK Mimika, Besok Layangkan Surat Permohonan Pembatalan ke Mendagri

Lemasko Tolak Hasil Seleksi Pansel DPRK Mimika, Besok Layangkan Surat Permohonan Pembatalan ke Mendagri

Selesaikan ‘Kudeta’ Kepengurusan Yu-Amako, Badan Pembina Jadwalkan Rapat Tanggal 6 Desember 2024

Selesaikan 'Kudeta' Kepengurusan Yu-Amako, Badan Pembina Jadwalkan Rapat Tanggal 6 Desember 2024

38 Pelaku Usaha di Mimika Dibekali Materi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

38 Pelaku Usaha di Mimika Dibekali Materi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id