ADVERTISEMENT
Kamis, Juni 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Mayat Pria Penjaga Kolam Ditemukan dengan Isi Perut Terurai   

Jenasah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Kwaingga Arso, untuk dilakukan Visum Et Repertmum untuk mengetahui penyebab kematian korban.

1 Desember 2024
0
Mayat Pria Penjaga Kolam Ditemukan dengan Isi Perut Terurai   

Tim Identifikasi Polres Keerom saat mengevakuasi korban, Sabtu 30 November 2024. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

KEEROM, Koranpapua.id– Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Keerom, lakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan mayat seorang Pria di Kampung Wulukubun Arso 14, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, Sabtu 30 November 2024.

Tim Identifikasi yang dipimpin Padal AKP Darwis M turun menuju TKP di Kampung Wulukubun, setelah mendapatkan informasi dari masyarakat telah ditemukannya mayat pria dengan kondisi isi perut yang telah terurai keluar.

ADVERTISEMENT

AKP Jetny L. Sohilait,SH.,MH, Kasat Reskrim Polres Keerom menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi-saksi dan hasil identifikasi akhirnya diperoleh identitas korban.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Diketahui mayat tersebut berinisial AT yang merupakan warga Kampung Wulukubun. AT sehari-hari bekerja sebagai penjaga kolam milik salah satu warga di kampung itu.

Baca Juga

Herman Gafur: ASN Wajib Utamakan Pelayanan, Keluhan Harus Disampaikan Berjenjang

Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

“Mayat ditemukan didekat kolam tempat dia bekerja, saksi yang berada di TKP pertama kali menemukan, melihat kondisi mayat isi perut yang terurai keluar,” ujar Kasat Reskrim.

Berdasarkan keterangan dari salah satu saksi mengungkapkan bahwa pada hari Senin 25 November 2024 masih bertemu dan sempat tidur bersama AT di pondok kamp karyawan dekat kolam ikan tempat AT bekerja.

Dan keesokan harinya, Selasa 26 November, saksi menemukan AT dalam kondisi sakit malaria di pondok kamp.

Pihak keluarga AT juga telah memberikan ijin dan menyerahkan kepada pihak kepolisian untuk mengusut penyebab kematian AT.

Jenasah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Kwaingga Arso, untuk dilakukan Visum Et Repertmum untuk mengetahui penyebab kematian korban. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Herman Gafur: ASN Wajib Utamakan Pelayanan, Keluhan Harus Disampaikan Berjenjang

Herman Gafur: ASN Wajib Utamakan Pelayanan, Keluhan Harus Disampaikan Berjenjang

10 Juni 2026
Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

10 Juni 2026
“Johannes Rettob Itu Kepala Daerah, Tidak Mungkin Ikut Memperkeruh Situasi di Kapiraya”, Lemasko Kecewa Pernyataan Sejumlah Pihak

Rekrutmen Honorer Amungme-Kamoro Tidak Boleh Dihentikan, Marianus: Mereka Berhak Bekerja di Tanahnya Sendiri

10 Juni 2026
Membuka Jendela Ilmu: Personil Korpasgat Dampingi Anak‑anak Belajar Membaca di Pedalaman Papua

Membuka Jendela Ilmu: Personil Korpasgat Dampingi Anak‑anak Belajar Membaca di Pedalaman Papua

10 Juni 2026
Pemkab Mimika Siapkan Rekayasa Lalu Lintas, Sejumlah Kapsul di Jalan Utama Ditutup

Pemkab Mimika Siapkan Rekayasa Lalu Lintas, Sejumlah Kapsul di Jalan Utama Ditutup

10 Juni 2026
Resmi Naik, Harga Pertamax Tembus Rp16.650 per Liter

Resmi Naik, Harga Pertamax Tembus Rp16.650 per Liter

10 Juni 2026

POPULER

  • Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    621 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    883 shares
    Bagikan 353 Tweet 221
  • Skandal Lahan Rp22,5 Miliar di Mimika, Penetapan Tersangka Tinggal Menunggu Waktu

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Aksi Curas di Timika Terekam CCTV, Pelaku Langsung Diamankan Polisi

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Nunggak Pajak Rp17 Miliar, Rekening 36 Warga Papua Diblokir

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Lemasko Tolak Hasil Seleksi Pansel DPRK Mimika, Besok Layangkan Surat Permohonan Pembatalan ke Mendagri

Lemasko Tolak Hasil Seleksi Pansel DPRK Mimika, Besok Layangkan Surat Permohonan Pembatalan ke Mendagri

Selesaikan ‘Kudeta’ Kepengurusan Yu-Amako, Badan Pembina Jadwalkan Rapat Tanggal 6 Desember 2024

Selesaikan 'Kudeta' Kepengurusan Yu-Amako, Badan Pembina Jadwalkan Rapat Tanggal 6 Desember 2024

38 Pelaku Usaha di Mimika Dibekali Materi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

38 Pelaku Usaha di Mimika Dibekali Materi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id