ADVERTISEMENT
Rabu, September 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Mengenang Wanita Berkerudung Biru (Eulogi Pertama untuk Sr. Nikolin Pajo SSpS-Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki laki)

Sr. Nikolin memiliki latar belakang pendidikan guru agama. Pak Hilarius R. Sama, Kepala SMPK Maukaro saat itu meminta kesediaan Sr. Nikolin mengajar agama dan menjadi bendahara sekolah.

8 November 2024
0
Mengenang Wanita Berkerudung Biru (Eulogi Pertama untuk Sr. Nikolin Pajo SSpS-Korban Erupsi Gunung Lewotobi Laki laki)

Sr. Nikolin Pajo SSpS. (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Oleh : RD Stefanus Wolo Itu

HARI Senin pagi tanggal 4 Nopember jam 04.40 waktu Swiss. Seorang umat paroki menulis pesan: “Stefan, vor ein paar Stunden ist der Vulkan Lewotobi Laki Laki auf der indonesischen Insel Flores ausgebrochen. Es gab mindestens zehn Tote. Mein herzliches Beileid.

ADVERTISEMENT

Artinya: Stefan, beberapa jam yang lalu, gunung Lewotobi Laki Laki di Flores Indonesia meletus. Paling sedikit 10 orang meninggal. Saya turut berdukacita”.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Saya langsung bangun dan membuka media sosial: grup-grup WhatsApp dan Facebook. Hampir semua memosting dan menulis tentang letusan gunung berapi itu.

Baca Juga

PTFI Kirim Bantuan Rp2,5 Miliar dan Tim Medis untuk Korban Gempa NTT

80 Persen Ekonomi Mimika Ditopang Tambang, Ditjen IKMA Dorong Industri Pengolahan

Kampung-kampung sekitar, rumah misi SSpS Hokeng, SMPK Sanctissima dan Seminari Menengah San Dominggo Hokeng mengalami kerusakan berat.

Dan lebih memilukan hati, letusan itu memakan korban jiwa. Saya terkejut karena salah satu korban adalah Sr. Nikolin Katharina Pajo SSpS. Spontan air mata saya berguguran.

Saya mengenal Sr. Nikolin bulan Januari tahun 2003. Saat itu saya bertugas sebagai Pastor Paroki St. Vinsensius A Paulo Ratesuba. Seorang wanita berkerudung biru datang ke pastoran. Dia datang “melapor dan memperkenalkan diri”.

Dia tahu saya berasal dari Wolorowa-Ngada. Karena itu ia menyapa dengan bahasa Bajawa: “Selamat siang le ema nara pastor paroki. Jao Sr. Nikolin SSpS, isi Radha – Bajawa. Jao mai punu be’o ema nara. Jao dhapa tugas lau komunitas Maukaro.

Artinya: Selamat siang bapak-saudara. Saya Sr. Nikolin SSpS dari Radha-Bajawa. Saya datang memberitahu bapak-saudara. Saya mendapat tugas baru di komunitas Maukaro”.

Saya menjawab: “Terima kasih ine weta (Mama-Saudari). Selamat datang dan selamat mengalami kehidupan bersama umat Maukaro dan keluarga besar Paroki Ratesuba.

Kehadiran ine weta tentu membawa rahmat tersendiri bagi kami. Sambil menunjuk ke arah dataran tinggi Paroki Ratesuba, saya katakan:

“Inilah medan pelayanan kita. Suster pasti akan banyak berjalan kaki, melewati sungai, mendaki dan menurun bukit. Lumayan jauh dan sulit bila dibandingkan dengan perjalanan dari Radha ke Naru atau Radha ke Bajawa. Tapi jangan takut”.

Sambil tersenyum Sr. Nikolin katakan: “Molo gha ema nara jao. Kena tugas kita. Mawe-mawe pasti nge. Ema nara biar tuka beje nge wado dua zele wolo.

Baiklah bapak-saudaraku. Itu tugas kita. Pelan-pelan pasti bisa. Saudaraku yang gendut bisa pulang pergi ke dataran tinggi. Saya harus bisa”.

Sambil tertawa saya menjawab: “Betul sekali. Sr. Nikolin pasti bisa. Sapaan, senyuman dan cinta istimewa dari umat menguatkan kita. Mereka selalu menghadirkan sukacita lahir dan batin. Saya sudah mengalaminya”.

Saya mencatat dalam ingatan bahwa para suster SSpS secara resmi bekerja di Paroki Ratesuba tanggal 15 Januari 2002.

Sehari sebelumnya pastor paroki, kapelan, Dewan Paroki, mosalaki, pimpinan pemerintah kecamatan, desa dan seluruh umat menerima para suster dengan sukacita.

Sr. Tarsisia Gemma Galgani SSpS, Sr. Ursula SSpS dan Sr. Ermelinda Nur SSpS merupakan misionaris perdana. Kami menyiapkan rumah sederhana di samping Gereja Maukaro sebagai biara sementara.

Umat mengumpulkan makanan sayuran untuk mendukung kehidupan para suster. Bahkan almarhum Vitalis Teti dan istrinya Vero menyiapkan dan menanam padi di beberapa petak sawah mereka.

Para misionaris Abdi Roh Kudus ini membantu karya pastoral paroki. Mereka aktif dalam karya pastoral umat Basis, lingkungan, stasi.

Mereka turut membantu persiapan penerimaan sakramen-sakramen, kegiatan SEKAMI dan OMK. Mereka memperlancar urusan liturgi hari raya tingkat paroki, TPAPT bahkan Kevikepan Ende.

Saat pentahbisan ketiga imam baru RD. Yance Sengga, RD. Edy Reda dan RP. Kletus Nenda SVD bulan Agustus 2003, para suster membantu persiapan dan perlengkapan liturgi serta dekorasi. Mereka bekerja luar biasa.

Sr. Nikolin memiliki latar belakang pendidikan guru agama. Pak Hilarius R. Sama, Kepala SMPK Maukaro saat itu meminta kesediaan Sr. Nikolin mengajar agama dan menjadi bendahara sekolah.

Saya sendiri pernah mengabdi dan selalu aktif mendukung sekolah ini. Saya tahu sekolah ini, hampir semua aspek memiliki banyak kekurangan.

Bahkan pernah diplesetkan sebagai “SMPK Tak Berdaya Maukaro. Hidup enggan mati tak mau”. Saya tetap membesarkan hati para guru, BP3/Komite Sekolah, umat paroki dan masyarakat sekitar.

Setiap kali pertemuan, saya selalu ingatkan: “Kita memiliki tanggung jawab moral menghidupi sekolah ini”.

Saya meyakinkan Sr. Nikolin SSpS. Sekolah ini sudah melahirkan banyak orang hebat. Mereka bekerja dipelbagai bidang kehidupan.

Dari barisan para pastor ada P. Dr. Baltasar Rengga Ado SVD, doktor Filsafat alumni Universitas Freiburg Jerman dan P. Adrianus Gegi SVD, misionaris Austria.

Keduanya alumni 1983-1986. Kemudian muncul lagi RD. Fidelis Du’a, tokoh pendidikan di Keuskupan Maumere.

Suster fokus membantu SMPK Maukaro. Tidak perlu berpikir tentang berjalan kaki naik bukit turun lembah. Kehadiran Suster pasti membawa berkat tersendiri bagi SMPK Maukaro.

Suster seorang biarawati, sekaligus rohaniwati. Kehadirannya pasti memberi warna rohani dan memperkuat energi spiritual.

Suster Nikolin akan menjadi satu-satunya wanita berkerudung di antara mereka. Kerudungmu akan membawa berkat.

Suatu waktu nanti, Suster akan menyaksikan anak didikmu berkerudung warna warni sesuai dengan ketentuan ordo mereka.

Belakangan saya tahu, beberapa siswi bimbingan Sr. Nikolin di SMPK Maukaro telah menjadi biarawati.

Suster tidak perlu berkecil hati dan merasa sendirian. Suster akan ditemani seorang wanita berkerudung. Dia bukan biarawati. Tapi dia seorang guru dan pendidik agama muslim.

Namanya Ibu Daniarti dari Nioniba. Sejak awal berdirinya, sekolah ini selalu menjadi rumah bersama orang tua serta siswi katolik dan muslim.

Sekolah ini secara fisik (saat itu) nampaknya tak berdaya. Tapi dibalik “cap ketidakberdayaan” lembaga ini memiliki daya istimewa. SMPK Maukaro menjadi sekolah multikultural.

Mereka merawat budaya toleransi katolik dan muslim, Ende dan Ngada (saat ini Nagekeo), Jao-Ngao-Aku dan Flores dengan Buton, Selayar, Jeneponto dan Bugis.

Sr. Nikolin dan ibu Daniarti akan menjadi wanita kembar berkerudung. Kerudungmu adalah lambang kerendahan hati, ketaatan spiritual dan penyerahan diri yang total kepada Tuhan.

Kerudung juga memotivasi melakukan segala sesuatu secara lebih baik. Bahkan siap melakukan yang terbaik.

“Kamu mengajarkan memberi contoh nilai-nilai toleransi. Toleransi adalah bagian dari “Peace Culture atau Budaya Damai”.

Sejak awal SMPK Maukaro berkomitmen mewujudkan masyarakat damai. Saya percaya Sr. Nikolin, ibu Daniarti dan keluarga besar SMPK Maukaro bisa menciptakan “Peace Agent atau Agen-Agen Perdamaian.

“Kamu pasti selalu dihormati, dicintai dan dikenang hingga ajal tiba. Kematian tidak menghancurkan hubungan, melainkan mengubahnya menjadi kenangan yang abadi”. Bersambung!

Kirchgasse 4, 5074 Eiken AG

Hari Pemakaman Sr. Nikolin Pajo SSpS, Selasa 5 November 2024 (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dari Bayi hingga Lansia, Lomba Posyandu Mimika Uji Kemampuan Kader

Dari Bayi hingga Lansia, Lomba Posyandu Mimika Uji Kemampuan Kader

2 September 2026
Putus Siklus Balas Dendam, Mimika Bentuk Tim Terpadu Tangani Konflik Kwamki Narama

Putus Siklus Balas Dendam, Mimika Bentuk Tim Terpadu Tangani Konflik Kwamki Narama

2 September 2026
160 Personel TNI-Polri Sweeping Kwamki Narama, Sasar Senjata dan Alat Perang

160 Personel TNI-Polri Sweeping Kwamki Narama, Sasar Senjata dan Alat Perang

2 September 2026
PTFI Kirim Bantuan Rp2,5 Miliar dan Tim Medis untuk Korban Gempa NTT

PTFI Kirim Bantuan Rp2,5 Miliar dan Tim Medis untuk Korban Gempa NTT

2 September 2026
Bahas Konflik Kwamki Narama, Forkopimda Mimika Sepakat Perkuat Penegakan Hukum

Bahas Konflik Kwamki Narama, Forkopimda Mimika Sepakat Perkuat Penegakan Hukum

2 September 2026
Dua Orang Tewas dalam Kecelakaan Mobil Terbakar di Ring Road Jayapura

80 Persen Ekonomi Mimika Ditopang Tambang, Ditjen IKMA Dorong Industri Pengolahan

2 September 2026

POPULER

  • Rentetan Pembunuhan Kembali Hantui Mimika, YLBH Desak Polisi Bertindak, Kesbangpol Bergerak

    Rentetan Pembunuhan Kembali Hantui Mimika, YLBH Desak Polisi Bertindak, Kesbangpol Bergerak

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Dikejar Avanza Hitam, Pria Diserang Tiga Orang di Jalan Freeport Lama Timika

    579 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Dua Pelajar Magang Tewas di Bengkel SP3 Timika, Polisi Selidiki Penyebabnya

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Terendus di Panti Asuhan, Begini Kronologi Penangkapan Mantan Bupati Minahasa Utara di Timika

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • 2 Tahun Buron Korupsi Rp20 Miliar, Eks Bupati Minut Diciduk di Timika

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Profiling 2.644 ASN Mimika Dimulai, Bupati Tegaskan Karier Tak Boleh Lagi “Diacak-acak”

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Next Post
Pj Bupati Mimika Sebut Estimasi APBD 2025 Rp6,3 Triliun, Pekan Depan Dibahas Bersama DPRD

Pj Bupati Mimika Sebut Estimasi APBD 2025 Rp6,3 Triliun, Pekan Depan Dibahas Bersama DPRD

KPU Mimika Bagikan Titik Koordinat Potensial TPS, Budiono Harap yang Sudah Ditetapkan Jangan Digeser Lagi

KPU Mimika Bagikan Titik Koordinat Potensial TPS, Budiono Harap yang Sudah Ditetapkan Jangan Digeser Lagi

Sosok Peduli Lintas Denominasi: Yusuf Rombe Hibahkan Lahan Bagi GBI Mimika

Sosok Peduli Lintas Denominasi: Yusuf Rombe Hibahkan Lahan Bagi GBI Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id