ADVERTISEMENT
Rabu, April 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Percepat Capaian Target 95 Persen PIN Polio, Dinkes Mimika Turunkan Tim Gerak Cepat Sweeping Door To Door

Reynold berencana mulai besok akan berdiskusi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama yang ada di wilayah Puskesmas Bhintuka. Peranan mereka sangat penting guna memberikan pemahaman kepada masyarakat.

17 Oktober 2024
0
Percepat Capaian Target 95 Persen PIN Polio, Dinkes Mimika Turunkan Tim Gerak Cepat Sweeping Door To Door

Reynold Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Nelsi Bungan Allo, Kepala Seksi Imunisasi Dinkes foto bersama kader Posyandu Distrik Mimika Baru usai evaluasi pelaksanaan PIN Polio di Mimika, Kamis 17 Oktober 2024. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Percepat capaian target 95 persen pelayanan PIN Polio sesuai yang diminta Kementerian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika akan menurunkan tim gerakan cepat untuk melakukan sweeping dari pintu ke pintu (door to door).

Pelaksanaan door to door ini akan bergerak selama lima hari, dimulai Jumat 18 Oktober sampai dengan Selasa 23 Oktober 2024.

ADVERTISEMENT

Diharapkan melalui gerakan ini, Dinkes Mimika mampu menjaring 13 ribu anak dari 55 ribu anak yang belum mendapat pelayanan PIN polio.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Rencana door to door ini terungkap dalam pertemuan evaluasi pelaksanaan PIN Polio antara Dinkes bersama kader Posyandu dari Distrik Mimika Baru, Kuala Kencana, Puskesmas Timika, Pasar Sentral dan Puskesmas Bhintuka.

Baca Juga

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

Dalam pertemuan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, Kamis 17 Oktober 2024 itu, disepakati untuk percepatan PIN Polio akan dilaksanakan sweeping dari rumah ke rumah dengan target sasaran kurang lebih 6.850 anak di Puskesmas Timika dan Bintuka.

Kemudian pelayanan di wilayah Pasar Sentral akan berkoordinasi dengan tim Juknis dengan melibatkan tokoh agama guna memberikan pemahaman.

Untuk wilayah Puskesmas Timika dalam pelayanan akan berkoordinasi dengan Tim Puskesmas Mapurujaya untuk membantu melaksanakan sweeping di wilayah Puskesmas Timika.

Tim dibagi berdasarkan kelurahan dan jumlah sasaran dengan total minimal 16 orang dengan masing-masing tim dua orang.

Nelsi Bungan Allo, Kepala Seksi Imunisasi Dinkes Mimika dalam pemaparan materinya menjelaskan, sesuai data target pelayanan PIN Polio Kemenkes untuk Mimika dari 26 Puskesmas sebanyak 55.570 anak.

Untuk Kabupaten Mimika, yang baru mendapat dosis pertama 41.994 anak, sementara 13.576 anak belum tersentuh sama sekali atau pencapaiannya baru 75 persen.

“Sehingga untuk mencapai 95 persen perlu dilakukan jemput bola dengan sasaran rumah-rumah yang mempunyai anak usia 0 tahun sampai tujuh tahun 11 bulan 29 hari,” jelasnya.

Dalam pelayanan ini selain sasaran untuk dosis pertama juga dosis kedua, ketiga dan keempat.

Interval pemberian dosis pertama ke dosis kedua selama dua minggu. Dosis kedua ke dosis tiga interval sebulan dan dosis ketiga ke dosis keempat maksimal 28 hari.

Ia menuturkan, berdasarkan data 10 Puskesmas terbesar dalam kota, untuk tetes polio pertama baru mencapai 36.939 anak, sementara 7 ribu anak belum mendapatkan pelayanan.

Kemudian untuk wilayah Puskesmas Timika sasaran pelayanan 15.521 anak. Dari jumlah sasaran ini yang sudah menerima 9.813 anak dan yang belum 5.708 anak.

Anak-anak yang belum terjaring ini tersebar di Kelurahan Koperapoka 2.438 anak, Kebun Siri 708 anak, Kwamki Baru 703 anak dan Otomona 1.781 anak.

“Dengan data yang ada maka tiga kelurahan di wilayah Puskesmas Timika menjadi yang paling rendah cakupannya,” ujarnya.

Selanjutnya untuk wilayah Puskesmas Pasar Sentral sasaran 9.246 baru terlayani dosis pertama 9.69 anak, sementara sisanya 177 anak belum tersentuh.

Puskesmas Timika Jaya dari 3.830 baru terjaring 3.595 anak, sementara sisanya 235 anak belum tersentuh sama sekali.

Dengan demikian dari total sasaran tiga Puskesmas di wilayah Distrik Mimika Baru sebanyak 28.598 anak, baru 22 ribu yang sudah mendapat tetes polio dosis pertama.

“Jadi sasaran terbesar yang belum mendapat tetasan polio ada di wilayah Distrik Mimika Baru. Cakupan pelayanan baru 78 persen,” jelasnya.

Reynold Ubra, Kepala Dinas Kesehatan Mimika menjelaskan masih rendahnya cakupan target PIN Polio ini disebabkan masih banyak masyarakat yang menolak kedatangan petugas.

Reynold berencana mulai besok akan berdiskusi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama yang ada di wilayah Puskesmas Bhintuka.

Peranan mereka sangat penting guna memberikan pemahaman kepada masyarakat.

Strategi lain petugas akan memberikan edukasi dengan menunjukan gambar atau pamflet akibat anak yang tidak diberikan tetesan polio.

Menyukseskan program PIN Polio secara Nasional, khusus di Mimika, Reynold sangat membutuhkan peran serta semua pihak.

“ Untuk mensukseskan ini peran pemerintah distrik, kelurahan, kampung, RT dan kader Posyandu sangat penting, termasuk media massa dalam memberikan informasi positif kepada masyarakat,” pungkas Reynold. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

Empat Bulan, Dua Ton Sopi Tanpa Pemilik Masuk Mimika

28 April 2026
KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo, Terluka Bagian Leher, Korban Dirujuk ke Jayapura

28 April 2026
RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

RS Waa Banti Terancam Amruk, Pemkab dan Freeport Percepat Penanganan Longsor

28 April 2026
Riswandy Jemaah Haji Termuda asal Mimika: Usia 18 Tahun, Gantikan Almarhum Ayah

Riswandy Jemaah Haji Termuda asal Mimika: Usia 18 Tahun, Gantikan Almarhum Ayah

28 April 2026
Polda Papua Bongkar Mafia BBM Subsidi, Ini Modus Operandi para Pelaku

Polda Papua Bongkar Mafia BBM Subsidi, Ini Modus Operandi para Pelaku

28 April 2026
Dukung Program Perumahan, Mendagri Ajak Pemda di Papua Perkuat Kolaborasi

Dukung Program Perumahan, Mendagri Ajak Pemda di Papua Perkuat Kolaborasi

28 April 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    637 shares
    Bagikan 255 Tweet 159
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Senator Perempuan di DPR PT Kritik Kunjungan Wapres Gibran ke Tanah Papua

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Dinas Sosial Bekali 40 Kader untuk Pendampingan Anak Terlantar di Mimika

Dinas Sosial Bekali 40 Kader untuk Pendampingan Anak Terlantar di Mimika

Bawaslu Mimika Terima Tujuh Laporan Pelanggaran, Diana Dayme: Satu Berpotensi Pidana

Bawaslu Mimika Terima Tujuh Laporan Pelanggaran, Diana Dayme: Satu Berpotensi Pidana

Terjatuh dari Tebing, Pendaki Asal China Meninggal Dunia di Puncak Cartensz

Terjatuh dari Tebing, Pendaki Asal China Meninggal Dunia di Puncak Cartensz

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id