ADVERTISEMENT
Senin, April 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Kemiskinan di Mimika Masih Tinggi, Pj Sekda Ajak OPD Tingkatkan Inovasi Sektor Ekonomi Lokal

Pengentasan kemiskinan adalah salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Karena itu inovasi dalam penanganan kemiskinan sangat diperlukan, terutama dalam konteks pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin.

12 September 2024
0
Bappeda Mimika FGD Penjaringan Data SIDA, Petrus Yumte: Daya Saing Inovasi Mimika Peringkat Bawah

Foto bersama Petrus Yumte, Pj Sekda Mimika. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah merupakan salah satu kabupaten di Indonesia yang kaya akan Sumber Daya Alam (SDA), namun semua potensi SDA yang ada belum digali secara optimal.

Karena itu perlu inovasi yang terarah sehingga SDA yang ada bisa mengatasi kendala yang selama ini menjadi penghambat pembangunan, seperti keterbatasan infrastruktur, akses teknologi, permasalahan sosial termasuk angka kemiskinan.

ADVERTISEMENT

Berdasarkan data Maret 2024, tingkat kemiskinan di Mimika masih tinggi. Karena itu, inovasi dalam pemberdayaan masyarakat, terutama di sektor ekonomi lokal seperti UMKM sangat dibutuhkan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hal itu disampaikan Petrus Yumte, Pj. Sekda Mimika ketika membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) penjaringan data penyusunan dokumen roadmap Sistem Informasi Daerah (SIDA) 2025-2029, Rabu 11 September 2024.

Baca Juga

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

Polsek Mimika Baru Edukasi Anti-Bullying, Tekankan Disiplin Sejak Dini

Dihadapan para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang hadir dalam FGD yang berlangsung di salah satu hotel di Timika itu, Petrus mengajak semua OPD di lingkup Pemkab Mimika untuk melakukan berbagai inovasi.

Karena dengan dukungan inovasi, UMKM dapat memiliki akses yang lebih luas terhadap pasar, teknologi, dan permodalan, sehingga mampu menggerakkan perekonomian lokal secara lebih dinamis.

Petrus menambahkan, sektor UMKM memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Sebab Mimika memiliki berbagai produk unggulan yang berasal dari sektor pertanian, perikanan, dan kerajinan tangan.

Dikatakan, produk-produk seperti kopi, kakao, ikan segar, hasil laut, serta kerajinan ukir dan anyaman yang khas dari masyarakat adat, adalah contoh produk unggulan yang memiliki potensi untuk dipasarkan, baik di pasar Nasional maupun Internasional.

Namun persoalan yang dihadapi oleh UMKM di Mimika yakni keterbatasan modal, minimnya akses pasar, hingga rendahnya kemampuan dalam menggunakan teknologi digital untuk pemasaran.

“Disinilah peran inovasi menjadi sangat vital. Pemerintah harus memberikan dukungan berupa pelatihan keterampilan, akses permodalan, serta fasilitas digitalisasi bagi pelaku UMKM, sehingga produk unggulan kita dapat bersaing di pasar yang lebih luas,” tegasnya.

Penguatan sektor pariwisata yang memanfaatkan keindahan alam Mimika, seperti pegunungan, hutan mangrove dan keanekaragaman hayati, juga bisa menjadi sumber inovasi baru yang akan memberikan dampak ekonomi signifikan bagi daerah.

“Kabupaten Mimika masih berada di peringkat bawah dalam hal daya saing inovasi. Ini menandakan bahwa semua stakeholder perlu bekerja lebih keras dalam menciptakan kebijakan-kebijakan inovatif yang bisa mendorong kemajuan di berbagai sektor,” pungkasnya.

Petrus mengatakan melalui penyusunan roadmap sistem inovasi daerah, diharapkan menciptakan kerangka kerja yang jelas dalam mengembangkan inovasi yang terfokus pada kebutuhan daerah.

Tujuannya adalah agar semua sektor, termasuk pemerintahan, ekonomi, dan sosial, dapat bekerja sama dalam menciptakan solusi yang dapat memberikan dampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat sebagai daerah yang kaya akan SDA dan budaya.

Petrus menambahkan, pengentasan kemiskinan adalah salah satu prioritas utama pemerintah daerah. Karena itu inovasi dalam penanganan kemiskinan sangat diperlukan, terutama dalam konteks pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin.

Menurutnya pendekatan inovatif yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan teknologi digital untuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk yang dihasilkan oleh masyarakat.

“Kita dapat menciptakan platform digital yang mempertemukan produsen lokal dengan pembeli potensial dari luar daerah, sehingga UMKM dapat lebih mudah menjual produknya,” saran Petrus.

Selain itu pelatihan keterampilan bagi masyarakat miskin, terutama dalam bidang teknologi informasi, juga sangat penting agar masyarakat bisa ikut serta dalam ekonomi digital yang semakin berkembang.

“Kita ingin Kabupaten Mimika dapat berkembang menjadi daerah yang tidak hanya sejahtera secara ekonomi, tetapi juga kuat secara daya saing dan inovatif dalam menjawab tantangan zaman,” harapnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

Unjuk Rasa di DPRP Papua Tengah, Mahasiswa Desak Pempus Tarik Pasukan Non Organik

27 April 2026
Di Tengah Efisiensi Anggaran, Menteri Agama Dukung Kesuksesan Pesparani IV Papua Barat

Di Tengah Efisiensi Anggaran, Menteri Agama Dukung Kesuksesan Pesparani IV Papua Barat

27 April 2026
Polsek Mimika Baru Edukasi Anti-Bullying, Tekankan Disiplin Sejak Dini

Polsek Mimika Baru Edukasi Anti-Bullying, Tekankan Disiplin Sejak Dini

27 April 2026
Jalan Banti-Kimbeli Terputus Total, Pemkab Mimika dan Freeport Koordinasi Lakukan Perbaikan

Jalan Banti-Kimbeli Terputus Total, Pemkab Mimika dan Freeport Koordinasi Lakukan Perbaikan

27 April 2026
Kendaraan Dinas Harus Dikembalikan, Instruksi Bupati Mimika Diabaikan

Kendaraan Dinas Harus Dikembalikan, Instruksi Bupati Mimika Diabaikan

27 April 2026
Kementerian PKP RI Hadirkan 3.000 Unit Hunian Layak di Papua

Kementerian PKP RI Hadirkan 3.000 Unit Hunian Layak di Papua

27 April 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    633 shares
    Bagikan 253 Tweet 158
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    589 shares
    Bagikan 236 Tweet 147
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Senator Perempuan di DPR PT Kritik Kunjungan Wapres Gibran ke Tanah Papua

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Karaka Mimika Kuasai Pasar Malaysia dan Singapura, Januari-April 2026 Sumbang Devisa Rp800 Juta

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Bocah Tujuh Tahun yang Tenggelam di Sungai Atsj Asmat Ditemukan Meninggal Dunia

Bocah Tujuh Tahun yang Tenggelam di Sungai Atsj Asmat Ditemukan Meninggal Dunia

Setiap Bulan Disnak-Keswan Mimika Berhasil Mengirim 18 Ton Ayam Potong Lokal ke Freeport, PUMS dan PSU  

Setiap Bulan Disnak-Keswan Mimika Berhasil Mengirim 18 Ton Ayam Potong Lokal ke Freeport, PUMS dan PSU  

Puluhan Kader Posyandu di Timika Dilatih Mengolah Makanan Bergizi Berbahan Lokal

Puluhan Kader Posyandu di Timika Dilatih Mengolah Makanan Bergizi Berbahan Lokal

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id