ADVERTISEMENT
Selasa, November 3, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Diskop Gelar Pelatihan RAT Bagi 200 Pengurus Koperasi di Mimika, Ida Wahyuni: Dengan RAT Koperasi Akan Sehat

“Program tahun 2024 ini pembuatan akta notaris gratis. Jadi yang biasanya bapa ibu bayar di notaris, sekarang sama Dinas Koperasi dibayarin yang penting rajin".

3 September 2024
0
Diskop Gelar Pelatihan RAT Bagi 200 Pengurus Koperasi di Mimika, Ida Wahyuni: Dengan RAT Koperasi Akan Sehat

Ida Wahyuni, Kadis Koperasi Mimika foto bersama peserta pelatihan Rapat Anggota Tahunan, Selasa 3 September 2024. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop dan UKM) Kabupaten Mimika, Papua Tengah menggelar pelatihan terkait Rapat Anggota Tahunan (RAT) kepada 200 pengurus dan anggota koperasi yang ada di Kabupaten Mimika.

Pelatihan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, Selasa 3 September 2024 dibuka secara resmi oleh Dr. Ida Wahyuni, S. STP, M.Ec Dev, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mimika.

Dalam pelatihan ini Dinas Koperasi menghadirkan Ahmad Kamil, S.E., M.Ec.Dev yang merupakan Dosen Ekonomi Universitas Trunojoyo Jawa Timur sebagai narasumber.

Ida Wahyuni ketika membuka pelatihan itu mengajak kepada seluruh pengurus dan anggota koperasi yang hadir untuk mengikuti pelatihan dengan baik.

Baca Juga

Lanjutkan Usaha Tani Orang Tua, Petani Mawokauw Jaya Harapkan Bantuan

Realisasi APBD Mimika Baru 52 Persen, Bupati Desak OPD Percepat Penyerapan

Karena menurut Ida Wahyuni, pelatihan RAT ini penting, sebab ada pengetahuan baru terkait dengan studi kasus dan latihan pengisian formulir RAT yang nantinya di sampaikan narasumber.

Ida Wahyuni mengatakan, dalam penilaian koperasi sehat tentu berdasarkan dari hasil RAT yang dibuat. Karena itu Diskop berencana pada tahun 2025 akan programkan kembali koperasi yang sehat.

“Program koperasi sehat ini sebelumnya pernah dilakukan di tahun 2018-2019 sebelum covid. Nanti tahun depan kita program kembali,” ujar Ida Wahyuni.

Dikatakan selama ini, Diskop dan UKM selalu ada bersama bapak ibu pelaku usaha mikro maupun koperasi yang ada di Mimika.

“Kita ada terus bersama pelaku usaha dan koperasi mulai menghadapi covid, meski tidak mudah saat itu bagi pelaku usaha kecil di Mimika untuk secara perlahan bangkit kembali,” jelas Ida.

Mantan Plt Sekda Mimika ini menyampaikan, untuk membangkitkan kembali pelaku usaha pasca covid-19, khususnya pelaku usaha Orang Asli Papua (OAP), pihaknya berupaya masuk sampai ke kampung-kampung untuk membeli produk yang dihasilkan mereka.

Ida Wahyuni berharap dengan adanya Dinas Koperasi dan UKM ini, para pelaku usaha dapat bergabung untuk meningkatkan perekonomian bersama.

Karena berdasarkan aturan terbaru, syarat mendirikan koperasi saat ini hanya sembilan orang, berbeda dengan aturan sebelumnya yang mencapai 25 orang.

Dengan aturan itu akan mempermudah untuk mendirikan koperasi, bahkan di lingkup keluarga sudah bisa mendirikan koperasi untuk mengembangkan usaha.

Pada kesempatan itu Ida Wahyuni mengajak kepada semua peserta yang ingin mendirikan koperasi dapat berkoordinasi dengan Diskop dan UKM untuk dibantu sampai pada pembuatan akta notaris.

“Program tahun 2024 ini pembuatan akta notaris gratis, ini program sudah dari tahun 2020. Jadi yang biasanya bapa ibu bayar di notaris, sekarang sama Dinas Koperasi dibayarin yang penting rajin,” pesannya.

Ida Wahyuni menambahkan, bertepatan dengan perayaan HUT Kabupaten Mimika pada Oktober 2024 nanti, Diskop dan UKM akan menggelar pameran.

Kepada para peserta yang terhimpun dalam pelaku usaha mikro maupun koperasi boleh mengikuti kegiatan pameran tersebut.

Sementara itu, Ahmad Kamil kepada koranpapua.id mengatakan, dalam pelatihan ini, dirinya menjelaskan bagaimana koperasi itu melaksanakan rapat akhir tahunan yang sehat.

Menurutnya koperasi harus melaksanakan RAT yang dilaksanakan pada paling lambat tiga bulan setelah tutup buku.

“Biasanya pada umumnya tutup buku itu dilaksanakan pada akhir Desember, maka paling lambat 31 Maret harus dilaksanakan RAT,” jelasnya.

Materi lainnya yakni terkait dengan rencana tindak lanjut dari kegiatan operasional atau rencana bisnis koperasi yang diinginkan oleh anggota dan pengurus.

“Sampai saat ini masih ada koperasi yang tidak melaksanakan rapat akhir tahunan, karena belum paham bagaimana studi kasusnya, bagaimana drafnya. Maka melalui pelatihan ini akan diberikan materi tentang itu,”tutup Ahmad (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Lanjutkan Usaha Tani Orang Tua, Petani Mawokauw Jaya Harapkan Bantuan

Lanjutkan Usaha Tani Orang Tua, Petani Mawokauw Jaya Harapkan Bantuan

2 November 2026
ASN Korban Penikaman di Ilaga Dievakuasi ke Timika, Pisau Masih Tertancap

ASN Korban Penikaman di Ilaga Dievakuasi ke Timika, Pisau Masih Tertancap

2 November 2026
Realisasi APBD Mimika Baru 52 Persen, Bupati Desak OPD Percepat Penyerapan

Realisasi APBD Mimika Baru 52 Persen, Bupati Desak OPD Percepat Penyerapan

2 November 2026
Polri Larang Personel Gunakan Vape, Termasuk di Luar Kedinasan

Polri Larang Personel Gunakan Vape, Termasuk di Luar Kedinasan

2 November 2026
Realisasi Anggaran Mimika Baru 52 Persen, Bupati Minta OPD Percepat Penyerapan

Realisasi Anggaran Mimika Baru 52 Persen, Bupati Minta OPD Percepat Penyerapan

2 November 2026
Polisi Dalami Dugaan Motif Balas Dendam di Balik Penikaman ASN di Ilaga

Polisi Dalami Dugaan Motif Balas Dendam di Balik Penikaman ASN di Ilaga

2 November 2026

POPULER

  • TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    TPNPB Klaim Eksekusi Tiga Perempuan di Dekai, Ancam Operasi Lanjutan

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Dua Pekerja Sumur di Mimika Tewas Saat Hendak Memperdalam Sumur

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Dugaan Penyimpangan Dana Pilkada Mimika Rp54 Miliar, Penyidik Tunggu Audit BPKP

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • BNN Mimika Identifikasi Dua Tanaman Diduga Ganja di Timika

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Polisi Ungkap Kronologi Pembakaran Mobil Anggota Brimob di Kwamki Narama

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Menko Polkam Dudung Kunjungi Mimika, Bahas Stabilitas Keamanan Papua Tengah

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
  • DPO Penembakan Karyawan Freeport Ditangkap di Timika

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Brigjen Pol Faizal Ramadhani Sebut KKB Pelaku Penembakan Sopir Truk di Jalan Trans Nabire

Brigjen Pol Faizal Ramadhani Sebut KKB Pelaku Penembakan Sopir Truk di Jalan Trans Nabire

Dinkes Mimika Sosialisasi Tugas dan Izin Belajar, Reynold: Menjadi Salah Satu Pilar Peningkatan SDM Nakes

Dinkes Mimika Sosialisasi Tugas dan Izin Belajar, Reynold: Menjadi Salah Satu Pilar Peningkatan SDM Nakes

Ketua Tim Dokter RSUD Mimika Serahkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Tiga Paslon, Hironimus: Semua Paslon Dinyatakan Mampu dan Bebas Narkotika

Ketua Tim Dokter RSUD Mimika Serahkan Hasil Pemeriksaan Kesehatan Tiga Paslon, Hironimus: Semua Paslon Dinyatakan Mampu dan Bebas Narkotika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id