ADVERTISEMENT
Jumat, April 3, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Masyarakat Jalan Kaki ke Polres Yahukimo Pasca Penembakan yang Menewaskan Thobias Silak

“Haruskah setiap masalah di Papua diselesaikan dengan senjata. Kami hidup di tanah kami sendiri, namun merasa seperti di negeri asing. Hentikan kekerasan ini”.

22 Agustus 2024
0
Masyarakat Jalan Kaki ke Polres Yahukimo Pasca Penembakan yang Menewaskan Thobias Silak

Keluarga korban dan masyarakat saat menuntut keadilan dan mempertanyakan insiden penembakan yang menewaskan Thobias Silak. (foto Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

YAHUKIMO, Koranpapua.id- Buntut kasus penembakan di Yahukimo, Papua Pegunungan yang menewaskan Thobias Silak, masyarakat dan keluarga korban melakukan aksi jalan kaki menuju Polres Yahukimo, Rabu 21 Agustus 2024.

Dalam kasus penembakan yang terjadi di Jalan Gunung Yahukimo itu, tidak saja mengakibatkan Thobias Silak meninggal dunia, tetapi juga melukai dua warga lainnya.

ADVERTISEMENT

Masyarakat yang berjalan kaki menuju Polres Yahukimo, bertujuan untuk menuntut pertanggungjawaban atas insiden penembakan itu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam aksi damai tersebut, keluarga besar dari suku Hubla dan Kimyal juga turut serta berjalan kaki dari Jalan Gunung hingga ke kantor Polres di Dekai.

Baca Juga

Aparat Gabungan dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Terlibat Pemusnahan Barang Bukti Miras dan Narkoba

Ucapkan Duka Cita, Amnesty Internasional Indonesia Desak Usut Tuntas Kasus Dogiyai Berdarah

Mereka mendesak adanya penjelasan dari pihak kepolisian terkait insiden yang menewaskan Thobias Silak.

Menurut mereka, Thobias baru saja menyelesaikan kuliahnya dan bekerja sebagai operator di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Yahukimo.

“Kami menuntut penjelasan mengapa adik kami Thobias Silak, menjadi korban dalam insiden ini. Dia bekerja di Bawaslu. Kami ingin jawaban yang jelas dari Polres Yahukimo,” ujar salah satu anggota keluarga korban.

Warga yang ikut serta dalam aksi tersebut meminta untuk menghentikan kekerasan bersenjata di Papua.

“Haruskah setiap masalah di Papua diselesaikan dengan senjata. Kami hidup di tanah kami sendiri, namun merasa seperti di negeri asing. Hentikan kekerasan ini,” tegas warga lainnya.

Hingga saat ini, keluarga korban menyatakan bahwa mereka belum mendapatkan penjelasan yang memadai dari pihak kepolisian.

“Kami akan membawa pulang jenazah Thobias terlebih dahulu, dan setelah pemakaman, kami akan menuntut keadilan,” kata salah satu perwakilan keluarga yang hadir di Polres Yahukimo.

Mengenai perkembangan penyelesaian kasus ini akan disampaikan setelah proses pemakaman dan pembicaraan lebih lanjut, yang dijadwalkan akan dilaksanakan beberapa hari ke depan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Aparat Gabungan dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Terlibat Pemusnahan Barang Bukti Miras dan Narkoba

Aparat Gabungan dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Terlibat Pemusnahan Barang Bukti Miras dan Narkoba

3 April 2026
Ucapkan Duka Cita, Amnesty Internasional Indonesia Desak Usut Tuntas Kasus Dogiyai Berdarah

Ucapkan Duka Cita, Amnesty Internasional Indonesia Desak Usut Tuntas Kasus Dogiyai Berdarah

3 April 2026
Perampokan Bersenjata Gasak Enam Handphone dan Uang Jutaan Rupiah

Perampokan Bersenjata Gasak Enam Handphone dan Uang Jutaan Rupiah

3 April 2026
Konflik Berdarah Dogiayai: Polda Papua Tengah akan Bentuk Timsus, Kapolda Minta Maaf

Konflik Berdarah Dogiayai: Polda Papua Tengah akan Bentuk Timsus, Kapolda Minta Maaf

3 April 2026
Pengemudi Ojek Luka Serius Disabet Senjata Tajam, Polisi Buru Pelaku

Pengemudi Ojek Luka Serius Disabet Senjata Tajam, Polisi Buru Pelaku

3 April 2026
Pemkab Mimika Resmi Terbitkan SE Nomor 30 Tahun 2025, ASN WFH Setiap Jumat

Pemkab Mimika Resmi Terbitkan SE Nomor 30 Tahun 2025, ASN WFH Setiap Jumat

3 April 2026

POPULER

  • Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    620 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Seorang Remaja Putri di Timika Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri, Motifnya Masih Penyelidikan

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Jaksa Agung Pantau Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Sarana Aerosport di Mimika

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • ASN Wajib Turun ke Pedalaman, Pemkab Mimika Naikkan Uang Perjalanan Dinas Rp3,5 Juta per Hari

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Ini Nama 11 Korban Tewas dalam Kebakaran Empat Ruko di Wamena, Dua Masih Anak-anak

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
Polisi Buru Dua Pelaku Pembobol ATM BRI

Polisi Buru Dua Pelaku Pembobol ATM BRI

Masuk Minggu Ketiga Agustus, Baru 207 Paket Pekerjaan di Pemkab Mimika yang Berkontrak

Pekerjaan Pengadaan Langsung dengan Nilai Kontrak Rp200 Juta Sampai Rp1 Miliar di Pemkab Mimika Sebanyak 986 Paket

Freeport Apresiasi RSMM, 25 Tahun Berdiri Telah Melayani 2,7 Juta Pasien  

Freeport Apresiasi RSMM, 25 Tahun Berdiri Telah Melayani 2,7 Juta Pasien  

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id