ADVERTISEMENT
Jumat, Mei 15, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Masyarakat Jalan Kaki ke Polres Yahukimo Pasca Penembakan yang Menewaskan Thobias Silak

“Haruskah setiap masalah di Papua diselesaikan dengan senjata. Kami hidup di tanah kami sendiri, namun merasa seperti di negeri asing. Hentikan kekerasan ini”.

22 Agustus 2024
0
Masyarakat Jalan Kaki ke Polres Yahukimo Pasca Penembakan yang Menewaskan Thobias Silak

Keluarga korban dan masyarakat saat menuntut keadilan dan mempertanyakan insiden penembakan yang menewaskan Thobias Silak. (foto Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

YAHUKIMO, Koranpapua.id- Buntut kasus penembakan di Yahukimo, Papua Pegunungan yang menewaskan Thobias Silak, masyarakat dan keluarga korban melakukan aksi jalan kaki menuju Polres Yahukimo, Rabu 21 Agustus 2024.

Dalam kasus penembakan yang terjadi di Jalan Gunung Yahukimo itu, tidak saja mengakibatkan Thobias Silak meninggal dunia, tetapi juga melukai dua warga lainnya.

ADVERTISEMENT

Masyarakat yang berjalan kaki menuju Polres Yahukimo, bertujuan untuk menuntut pertanggungjawaban atas insiden penembakan itu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam aksi damai tersebut, keluarga besar dari suku Hubla dan Kimyal juga turut serta berjalan kaki dari Jalan Gunung hingga ke kantor Polres di Dekai.

Baca Juga

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

Mereka mendesak adanya penjelasan dari pihak kepolisian terkait insiden yang menewaskan Thobias Silak.

Menurut mereka, Thobias baru saja menyelesaikan kuliahnya dan bekerja sebagai operator di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Yahukimo.

“Kami menuntut penjelasan mengapa adik kami Thobias Silak, menjadi korban dalam insiden ini. Dia bekerja di Bawaslu. Kami ingin jawaban yang jelas dari Polres Yahukimo,” ujar salah satu anggota keluarga korban.

Warga yang ikut serta dalam aksi tersebut meminta untuk menghentikan kekerasan bersenjata di Papua.

“Haruskah setiap masalah di Papua diselesaikan dengan senjata. Kami hidup di tanah kami sendiri, namun merasa seperti di negeri asing. Hentikan kekerasan ini,” tegas warga lainnya.

Hingga saat ini, keluarga korban menyatakan bahwa mereka belum mendapatkan penjelasan yang memadai dari pihak kepolisian.

“Kami akan membawa pulang jenazah Thobias terlebih dahulu, dan setelah pemakaman, kami akan menuntut keadilan,” kata salah satu perwakilan keluarga yang hadir di Polres Yahukimo.

Mengenai perkembangan penyelesaian kasus ini akan disampaikan setelah proses pemakaman dan pembicaraan lebih lanjut, yang dijadwalkan akan dilaksanakan beberapa hari ke depan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

Hadirkan Senyum untuk Warga Papua, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Pos Mulia Gelar Kegiatan Sosial

14 Mei 2026
Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

Nobar Film Pesta Babi di Purworejo, Karang Taruna Galang Dana untuk Pengungsi Papua

14 Mei 2026
Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

Rolling Jabatan Belum Dilakukan, Bupati Johannes Rettob Minta ASN Fokus Bekerja

14 Mei 2026
Ditutup Sementara, Pemprov Papua akan Lakukan Perbaikan Kerusakan Stadion Lukas Enembe

Ditutup Sementara, Pemprov Papua akan Lakukan Perbaikan Kerusakan Stadion Lukas Enembe

14 Mei 2026
Peristiwa Dogiyai Berdarah: Empat Personel Polres Nabire Dipecat, Kapolsek Kamu Demosi Tiga Tahun

Peristiwa Dogiyai Berdarah: Empat Personel Polres Nabire Dipecat, Kapolsek Kamu Demosi Tiga Tahun

14 Mei 2026
Gakkum Kehutanan Lacak Pemodal Tambang Ilegal Nabire, 10 Alat Berat dan Tujuh WNA China Diamankan

Gakkum Kehutanan Lacak Pemodal Tambang Ilegal Nabire, 10 Alat Berat dan Tujuh WNA China Diamankan

14 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    954 shares
    Bagikan 382 Tweet 239
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    684 shares
    Bagikan 274 Tweet 171
  • Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • OPM Pimpinan Guspi Waker Diduga Pelaku Penembakan yang Menewaskan Warga di Tembagapura

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Polisi di Timika Lakukan Penyelidikan Misteri Kematian Pria di Bawah Truk

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Polisi Buru Dua Pelaku Pembobol ATM BRI

Polisi Buru Dua Pelaku Pembobol ATM BRI

Masuk Minggu Ketiga Agustus, Baru 207 Paket Pekerjaan di Pemkab Mimika yang Berkontrak

Pekerjaan Pengadaan Langsung dengan Nilai Kontrak Rp200 Juta Sampai Rp1 Miliar di Pemkab Mimika Sebanyak 986 Paket

Freeport Apresiasi RSMM, 25 Tahun Berdiri Telah Melayani 2,7 Juta Pasien  

Freeport Apresiasi RSMM, 25 Tahun Berdiri Telah Melayani 2,7 Juta Pasien  

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id