ADVERTISEMENT
Minggu, Mei 24, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Masyarakat Jalan Kaki ke Polres Yahukimo Pasca Penembakan yang Menewaskan Thobias Silak

“Haruskah setiap masalah di Papua diselesaikan dengan senjata. Kami hidup di tanah kami sendiri, namun merasa seperti di negeri asing. Hentikan kekerasan ini”.

22 Agustus 2024
0
Masyarakat Jalan Kaki ke Polres Yahukimo Pasca Penembakan yang Menewaskan Thobias Silak

Keluarga korban dan masyarakat saat menuntut keadilan dan mempertanyakan insiden penembakan yang menewaskan Thobias Silak. (foto Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

YAHUKIMO, Koranpapua.id- Buntut kasus penembakan di Yahukimo, Papua Pegunungan yang menewaskan Thobias Silak, masyarakat dan keluarga korban melakukan aksi jalan kaki menuju Polres Yahukimo, Rabu 21 Agustus 2024.

Dalam kasus penembakan yang terjadi di Jalan Gunung Yahukimo itu, tidak saja mengakibatkan Thobias Silak meninggal dunia, tetapi juga melukai dua warga lainnya.

ADVERTISEMENT

Masyarakat yang berjalan kaki menuju Polres Yahukimo, bertujuan untuk menuntut pertanggungjawaban atas insiden penembakan itu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam aksi damai tersebut, keluarga besar dari suku Hubla dan Kimyal juga turut serta berjalan kaki dari Jalan Gunung hingga ke kantor Polres di Dekai.

Baca Juga

Dari Pulau Bonyom Fakfak, Uskup Timika Serukan Perlawanan terhadap Ketidakadilan di Tanah Papua

Diimingi Pekerjaan, Keluarga Asal Bandung Terlantar di Papua Barat Daya

Mereka mendesak adanya penjelasan dari pihak kepolisian terkait insiden yang menewaskan Thobias Silak.

Menurut mereka, Thobias baru saja menyelesaikan kuliahnya dan bekerja sebagai operator di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Yahukimo.

“Kami menuntut penjelasan mengapa adik kami Thobias Silak, menjadi korban dalam insiden ini. Dia bekerja di Bawaslu. Kami ingin jawaban yang jelas dari Polres Yahukimo,” ujar salah satu anggota keluarga korban.

Warga yang ikut serta dalam aksi tersebut meminta untuk menghentikan kekerasan bersenjata di Papua.

“Haruskah setiap masalah di Papua diselesaikan dengan senjata. Kami hidup di tanah kami sendiri, namun merasa seperti di negeri asing. Hentikan kekerasan ini,” tegas warga lainnya.

Hingga saat ini, keluarga korban menyatakan bahwa mereka belum mendapatkan penjelasan yang memadai dari pihak kepolisian.

“Kami akan membawa pulang jenazah Thobias terlebih dahulu, dan setelah pemakaman, kami akan menuntut keadilan,” kata salah satu perwakilan keluarga yang hadir di Polres Yahukimo.

Mengenai perkembangan penyelesaian kasus ini akan disampaikan setelah proses pemakaman dan pembicaraan lebih lanjut, yang dijadwalkan akan dilaksanakan beberapa hari ke depan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dari Pulau Bonyom Fakfak, Uskup Timika Serukan Perlawanan terhadap Ketidakadilan di Tanah Papua

Dari Pulau Bonyom Fakfak, Uskup Timika Serukan Perlawanan terhadap Ketidakadilan di Tanah Papua

23 Mei 2026
Diimingi Pekerjaan, Keluarga Asal Bandung Terlantar di Papua Barat Daya

Diimingi Pekerjaan, Keluarga Asal Bandung Terlantar di Papua Barat Daya

23 Mei 2026
Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

23 Mei 2026
Dukung Kebutuhan Daging Kurban, Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Mimika Serahkan 66 Ekor Sapi

Dukung Kebutuhan Daging Kurban, Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Mimika Serahkan 66 Ekor Sapi

23 Mei 2026
Januari-Mei 2026: 668 Ekor Hewan Kurban Masuk Mimika, Barantin Perketat Pengawasan Jelang Iduladha 1447 H

Januari-Mei 2026: 668 Ekor Hewan Kurban Masuk Mimika, Barantin Perketat Pengawasan Jelang Iduladha 1447 H

23 Mei 2026
Januari-Mei 2026: 668 Ekor Hewan Kurban Masuk Mimika, Barantin Perketat Pengawasan Jelang Iduladha 1447 H

Kawasan Mangrove di Papua Tengah Terbesar di Kabupaten Mimika

23 Mei 2026

POPULER

  • Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    694 shares
    Bagikan 278 Tweet 174
  • Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

    624 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Tragedi Pendulang Emas di Awimbon: 10 Orang Tewas, Evakuasi Korban dan Penyelidikan Terus Berlanjut

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Next Post
Polisi Buru Dua Pelaku Pembobol ATM BRI

Polisi Buru Dua Pelaku Pembobol ATM BRI

Masuk Minggu Ketiga Agustus, Baru 207 Paket Pekerjaan di Pemkab Mimika yang Berkontrak

Pekerjaan Pengadaan Langsung dengan Nilai Kontrak Rp200 Juta Sampai Rp1 Miliar di Pemkab Mimika Sebanyak 986 Paket

Freeport Apresiasi RSMM, 25 Tahun Berdiri Telah Melayani 2,7 Juta Pasien  

Freeport Apresiasi RSMM, 25 Tahun Berdiri Telah Melayani 2,7 Juta Pasien  

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id