ADVERTISEMENT
Minggu, Agustus 9, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Masyarakat Jalan Kaki ke Polres Yahukimo Pasca Penembakan yang Menewaskan Thobias Silak

“Haruskah setiap masalah di Papua diselesaikan dengan senjata. Kami hidup di tanah kami sendiri, namun merasa seperti di negeri asing. Hentikan kekerasan ini”.

22 Agustus 2024
0
Masyarakat Jalan Kaki ke Polres Yahukimo Pasca Penembakan yang Menewaskan Thobias Silak

Keluarga korban dan masyarakat saat menuntut keadilan dan mempertanyakan insiden penembakan yang menewaskan Thobias Silak. (foto Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

YAHUKIMO, Koranpapua.id- Buntut kasus penembakan di Yahukimo, Papua Pegunungan yang menewaskan Thobias Silak, masyarakat dan keluarga korban melakukan aksi jalan kaki menuju Polres Yahukimo, Rabu 21 Agustus 2024.

Dalam kasus penembakan yang terjadi di Jalan Gunung Yahukimo itu, tidak saja mengakibatkan Thobias Silak meninggal dunia, tetapi juga melukai dua warga lainnya.

ADVERTISEMENT

Masyarakat yang berjalan kaki menuju Polres Yahukimo, bertujuan untuk menuntut pertanggungjawaban atas insiden penembakan itu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam aksi damai tersebut, keluarga besar dari suku Hubla dan Kimyal juga turut serta berjalan kaki dari Jalan Gunung hingga ke kantor Polres di Dekai.

Baca Juga

Pangkoops Habema Cup 2026 Bergulir di Timika, 20 Tim Ambil Bagian

Penembakan di Festival Lembah Baliem Jayawijaya, Dua Warga Jadi Korban

Mereka mendesak adanya penjelasan dari pihak kepolisian terkait insiden yang menewaskan Thobias Silak.

Menurut mereka, Thobias baru saja menyelesaikan kuliahnya dan bekerja sebagai operator di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Yahukimo.

“Kami menuntut penjelasan mengapa adik kami Thobias Silak, menjadi korban dalam insiden ini. Dia bekerja di Bawaslu. Kami ingin jawaban yang jelas dari Polres Yahukimo,” ujar salah satu anggota keluarga korban.

Warga yang ikut serta dalam aksi tersebut meminta untuk menghentikan kekerasan bersenjata di Papua.

“Haruskah setiap masalah di Papua diselesaikan dengan senjata. Kami hidup di tanah kami sendiri, namun merasa seperti di negeri asing. Hentikan kekerasan ini,” tegas warga lainnya.

Hingga saat ini, keluarga korban menyatakan bahwa mereka belum mendapatkan penjelasan yang memadai dari pihak kepolisian.

“Kami akan membawa pulang jenazah Thobias terlebih dahulu, dan setelah pemakaman, kami akan menuntut keadilan,” kata salah satu perwakilan keluarga yang hadir di Polres Yahukimo.

Mengenai perkembangan penyelesaian kasus ini akan disampaikan setelah proses pemakaman dan pembicaraan lebih lanjut, yang dijadwalkan akan dilaksanakan beberapa hari ke depan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pangkoops Habema Cup 2026 Bergulir di Timika, 20 Tim Ambil Bagian

Pangkoops Habema Cup 2026 Bergulir di Timika, 20 Tim Ambil Bagian

8 Agustus 2026
Penembakan Dua Warga di Pintu Masuk FBLB, Festival Lembah Baliem Dihentikan Sementara

Penembakan Dua Warga di Pintu Masuk FBLB, Festival Lembah Baliem Dihentikan Sementara

8 Agustus 2026
Penembakan di Festival Lembah Baliem Jayawijaya, Dua Warga Jadi Korban

Penembakan di Festival Lembah Baliem Jayawijaya, Dua Warga Jadi Korban

8 Agustus 2026
Tokoh Pemuda Amungme Tegur Aksi Palang Jalan Cenderawasih: Sengketa Lahan Jangan Ganggu Publik

Tokoh Pemuda Amungme Tegur Aksi Palang Jalan Cenderawasih: Sengketa Lahan Jangan Ganggu Publik

8 Agustus 2026
Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

38 Tahun Menanti Pengakuan Negara, 75 Pasangan OAP di Ohotya Akhirnya Kantongi Akta Perkawinan

8 Agustus 2026
Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

14 Ribu Pencaker Lokal Menganggur, APELCAMI Tagih Keadilan: Mimika Dipenuhi Investasi, Tapi Anak Daerah Jadi Penonton

8 Agustus 2026

POPULER

  • Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

    664 shares
    Bagikan 266 Tweet 166
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Lima Pekerja Proyek Jalan PT SHJ Tewas Ditembak di Tolikara, Satu Korban Belum Dievakuasi

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Polres Mimika Tolak Izin Demo KNPB 3 Agustus, Massa Terancam Ditangkap Jika Memaksa

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Kecelakaan Tunggal di Jalan Irigasi Timika, Pengendara Kabur Tinggalkan Motor

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
Next Post
Polisi Buru Dua Pelaku Pembobol ATM BRI

Polisi Buru Dua Pelaku Pembobol ATM BRI

Masuk Minggu Ketiga Agustus, Baru 207 Paket Pekerjaan di Pemkab Mimika yang Berkontrak

Pekerjaan Pengadaan Langsung dengan Nilai Kontrak Rp200 Juta Sampai Rp1 Miliar di Pemkab Mimika Sebanyak 986 Paket

Freeport Apresiasi RSMM, 25 Tahun Berdiri Telah Melayani 2,7 Juta Pasien  

Freeport Apresiasi RSMM, 25 Tahun Berdiri Telah Melayani 2,7 Juta Pasien  

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id