ADVERTISEMENT
Selasa, Juni 16, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Umat Muslim di Timika Rayakan Sholat Idul Adha, Ust. Said: Jadikan Moment Mengenang Orang Terkasih yang Telah Tiada

Hewan kurban tidak hanya diberikan kepada umat muslim atau kaum fakir miskin saja tetapi juga kepada sanak saudara dan tetangga yang berbeda keyakinan.

17 Juni 2024
0
Umat Muslim di Timika Rayakan Sholat Idul Adha, Ust. Said: Jadikan Moment Mengenang Orang Terkasih yang Telah Tiada

Ust. Muhammad Said, membawakan ceramah Idul Adha 1445 H di Lapangan Timika Indah, Senin 17 Juni 2024. (foto :redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA,Koranpapua.id– Umat muslim di Timika, Ibukota Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah melaksanakan Sholat Idul Adha 1445 Hijriah di Lapangan Timika Indah, 17 Juni 2024.

Meskipun kondisi tanah lapangan yang masih basah dan digenangi air pasca hujan semalam, namun tidak menyurutkan umat muslim untuk tetap menjalani sholat dengan penuh khusuk.

ADVERTISEMENT

Tanah lapangan yang masih basah dialas plastik, kemudian membentang sajadah untuk ibadah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Khatib Sholat Idul Adha kali ini dipimpin Ust. H. Muhammad Tahir Sulaiman, Lc, Imam Besar Masjid Agung Babussalam.

Baca Juga

Satgas ODC Gelar Patroli Humanis Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga

Pemprov Papua Barat Siap Sambut Kedatangan Peserta Pesparawi Nasional XIV

Sementara Ust. Muhammad Said, Pembina Lembaga Pengembangan Tilawatil Alquran (LPTQ) Kabupaten Mimika bertindak sebagai penceramah.

Dalam pesan ceramahnya Ust. Said menyampaikan, sebagai umat beriman senantiasa mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada Allah, agar sebagai hamba-hamba Allah yang suci diampuni segala dosa dan diterima semua amal ibadahnya.

“Dengan rasa syukur dan gembira di pagi hari ini pada tanggal 10 Dzulhijjah 1445 Hijriah semua umat Islam seluruh dunia merayakan sholat Idul Adha sebagai bentuk ungkapan keagungan dan mengingat kebesaran Allah,” ujarnya.

Umat musli khusuk dalam sholat Idul Adha 1445 H di Lapangan Timika Indah, Senin 17 Juni 2024. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Pada momen tersebut, Ust. Said mengajak umat muslim merenungkan sejenak sosok orang tua yang sangat berkorban dalam kehidupan. Termasuk orang-orang terkasih yang sudah meninggal dunia.

Orang tua adalah sosok yang sudah banyak berjuang dan berkorban dalam mendidik, membesarkan dan mencintai sejak kita dilahirkan ke dunia sampai saat ini.

Keberadaan orang tua sangat berperan dalam meraih kebahagiaan rumah tangga dan kebahagiaan duniawi yang sungguh luar biasa.

Sebagian kita mungkin sudah kehilangan salah satu dari kedua orang tua kita. Atau ada sosok yang kita cintai, boleh jadi diantara kita suaminya atau istrinya sudah mendahului kita semua.

Atau mungkin saat ini anaknya tidak ada bersama-sama merayakan Idul Adha, karena lagi menuntut ilmu di tempat yang jauh.

Ust. Said menyampaikan, walaupun mereka telah tiada namun kenangan dan pengorbanan yang diberikan kepada kita tetap mengalir dalam hati.

“Melalui kesempatan ini jadikan untuk mengenang jasa-jasa kedua orang tua, suami, istri, kakek dan nenek untuk mendoakan mereka yang sudah ada di alam barzah supaya dimuliakan oleh Allah,” pesannya.

Melalui perayaan Idul Adha hendak mengajarkan bahwa hubungan antara sesama tidak melihat dari pangkat dan jabatan seseorang. Miskin kaya, berpangkat tinggi dan rendah semuanya dan tidak ada perbedaan.

Semuanya harus tanggalkan kesukuan, tanggalkan RAS, kasta, golongan dan keturunan, karena pada saat ini memposisikan diri sebagai hamba Allah.

Idul Adha ini, Allah hendak mengajar kepada umat muslim untuk berkurban.

Ini memberikan pelajaran bagi umat Islam untuk mendengar sejarah Nabi Ibrahim yang menjadi simbol bagi manusia.

Nabi Ibrahim rela mengorbankan apa saja untuk memperoleh ridho Allah.

Memberikan pelajaran mengorbankan yang tulus dari sosok Nabi Ibrahim yang sangat disayangi Allah bersama dengan keluarganya.

Kurban ini menjadi teladan bagi seluruh umat Islam bahwa Ibrahim mengurbankan sekor hewan sebagai pengganti anaknya Ismail.

Idul Adha juga memberikan pesan untuk berbagi kepada kaum fakir miskin, duafa atau orang yang tidak mampu.

Dari sisi nilai sosial adalah hikmah kurban, sama dengan berbagi kebahagiaan kepada fakir miskin.

Dengan menyembelih hewan kurban selain beribadah juga bernilai ibadah kepada Allah, mengandung hikmah memperkuat hubungan silaturahmi secara sosial masyarakat.

“Hewan kurban ini tidak hanya diberikan kepada umat muslim atau kaum fakir miskin saja tetapi juga kepada sanak saudara dan tetangga yang berbeda keyakinan,” pungkas Ust.Said. (Redaksi)

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas ODC Gelar Patroli Humanis Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga

Satgas ODC Gelar Patroli Humanis Perkuat Kedekatan dengan Warga Ilaga

15 Juni 2026
Pemprov Papua Barat Siap Sambut Kedatangan Peserta Pesparawi Nasional XIV

Pemprov Papua Barat Siap Sambut Kedatangan Peserta Pesparawi Nasional XIV

15 Juni 2026
Prajurit TNI Berhasil Evakuasi Ibu Hamil di Medan Ekstrem Puncak Jaya

Prajurit TNI Berhasil Evakuasi Ibu Hamil di Medan Ekstrem Puncak Jaya

15 Juni 2026
Sentuhan Peduli Satgas Pasgat: Merawat Luka Warga Digigit Anjing Liar di Bomakia Boven Digoel

Sentuhan Peduli Satgas Pasgat: Merawat Luka Warga Digigit Anjing Liar di Bomakia Boven Digoel

15 Juni 2026
Polres Mimika Musnahkan Lebih dari 3.000 Liter Miras Ilegal, Hasil Operasi Enam Bulan

Polres Mimika Musnahkan Lebih dari 3.000 Liter Miras Ilegal, Hasil Operasi Enam Bulan

15 Juni 2026
Serapan Anggaran Masih di Bawah 50 Persen, Sekda Mimika Ingatkan OPD Percepat Kinerja

Serapan Anggaran Masih di Bawah 50 Persen, Sekda Mimika Ingatkan OPD Percepat Kinerja

15 Juni 2026

POPULER

  • Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    607 shares
    Bagikan 243 Tweet 152
  • Langkah Tegas Polda Papua Tengah, Pecat Empat Anggota Polisi Terlibat Peristiwa Dogiyai Berdarah

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Terima Audiensi KSBSI, Irma Suryani Ingatkan PT SWPI Jangan Abaikan Pesangon 700 Pekerja

    549 shares
    Bagikan 220 Tweet 137
  • BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Tanggal 11-12 Juni, Papua Tengah Diprediksi Diguyur Hujan Sangat Lebat

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Antrian Panjang Pengisian BBM: Viktor Kabey: Apa Artinya Barcode Jika Manajemen SPBU Tidak Konsisten

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Dukungan Terbesar Sepanjang Sejarah, Pempusat Gelontorkan Rp5 Triliun untuk Pertanian Papua

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Guru asal Flores Meninggal di Mappi, Mama Mina Ingin Memeluk Anaknya untuk Terakhir Kali

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Sterilkan Kampung Bibida, TNI-Polri Amankan Aneka Jenis Barang Bukti Milik OPM

Sterilkan Kampung Bibida, TNI-Polri Amankan Aneka Jenis Barang Bukti Milik OPM

Satgas ODC 2024 Tembak Mati KKB di Markas Bibida Paniai

Satgas ODC 2024 Tembak Mati KKB di Markas Bibida Paniai

Freeport Gandeng BPBD Salurkan Bahan Makanan untuk Warga Terdampak Banjir Iwaka

Freeport Gandeng BPBD Salurkan Bahan Makanan untuk Warga Terdampak Banjir Iwaka

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id