ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Johannes Rettob Kritik Pemotongan TKDD, Sebut Ruang Fiskal Daerah Kian Menyempit

"Kita sudah tuangkan di dalam RPJMD dan Renstra setiap daerah. Tapi kita tidak bisa buat apa-apa karena TKDD dipotong," imbuhnya.

30 Juli 2026
0
Johannes Rettob Kritik Pemotongan TKDD, Sebut Ruang Fiskal Daerah Kian Menyempit

Bupati Mimika Johannes Rettob. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Bupati Mimika Johannes Rettob mengkritik kebijakan pemerintah pusat yang dinilai semakin mempersempit ruang fiskal pemerintah daerah.

Menurutnya, pemotongan Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) tidak sejalan dengan semakin banyaknya beban program dan kewajiban yang harus ditanggung pemerintah kabupaten dan kota.

ADVERTISEMENT

Kritik tersebut disampaikan Johannes dalam dialog bersama Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Wakil Kepala Bappenas serta para gubernur, bupati, dan wali kota se-Tanah Papua di Timika, Kamis 30 Juli 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Johannes mengatakan pemerintah daerah kini berada dalam situasi yang tidak mudah. Di tengah kenaikan harga berbagai kebutuhan dan tingginya biaya pembangunan, kemampuan fiskal daerah justru terus menyusut.

Baca Juga

54 Paskibra Mimika Dikukuhkan, Johannes Rettob: Kehormatan Ini Harus Jadi Kekuatan

Di Tengah Pegunungan Papua, Satgas Pasgat Mulia Salurkan Harapan Nyata Lewat Donor Darah HUT ke-81 RI

“Saat ini kita semua berada dalam posisi yang sulit. Situasi geopolitik, harga-harga naik, bahan bakar naik, semua naik, pembangunan semakin susah,” katanya.

Ia juga menyoroti pelaksanaan sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dinilai kerap berjalan tanpa koordinasi yang memadai dengan pemerintah daerah. Akibatnya, pemerintah daerah sering kali harus menanggung dampak ketika muncul persoalan di lapangan.

“Ada proyek strategis nasional yang semua kepala daerah harus memperhatikan. Tetapi mereka datang bangun di sini kita tidak tahu. Tiba-tiba bangun Koperasi Merah Putih. Kita tidak tahu, nanti kalau ada masalah refleks semua ke kepala daerah. Ini persoalan kita,” ujarnya.

Menurut Johannes, keterbatasan anggaran juga membuat banyak kepala daerah kesulitan merealisasikan program yang telah dijanjikan kepada masyarakat melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan rencana strategis masing-masing daerah.

“Kita sudah tuangkan di dalam RPJMD dan Renstra setiap daerah. Tapi kita tidak bisa buat apa-apa karena TKDD dipotong,” imbuhnya.

Ia turut menyinggung kebijakan pembiayaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang kini menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Meski Kabupaten Mimika masih mampu menanggung beban tersebut, menurut Johannes tidak semua daerah memiliki kemampuan fiskal yang sama.

“Ada daerah-daerah bayar gaji pegawai saja sudah tidak mampu. PPPK dulunya disuruh pusat yang bayar, sekarang diserahkan semua sama kabupaten. Ini persoalan kita,” katanya.

Karena itu, Johannes meminta Bappenas memperjuangkan agar porsi anggaran pembangunan nasional lebih banyak dialokasikan langsung ke daerah, khususnya Papua, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih merata.

“Saya berharap Bappenas sampaikan ke Jakarta supaya uang-uang itu dinikmati daerah. Kita jangan pergi mengemis-ngemis terus,” ujarnya.

Ia menegaskan Papua merupakan salah satu daerah yang memberikan kontribusi besar terhadap penerimaan negara. Oleh sebab itu, menurutnya, sudah sewajarnya pemerintah pusat memberikan porsi pembangunan yang lebih besar kepada daerah.

“Uang datang kan dari kami di Papua ini, baru kenapa dikembalikan sedikit? Tolong kembalikan baik-baik. Infrastruktur yang ratusan triliun itu jangan semua ditahan di Jakarta. Bappenas tolong berjuang untuk ini,” tutup Johannes. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

54 Paskibra Mimika Dikukuhkan, Johannes Rettob: Kehormatan Ini Harus Jadi Kekuatan

54 Paskibra Mimika Dikukuhkan, Johannes Rettob: Kehormatan Ini Harus Jadi Kekuatan

16 Agustus 2026
72 Anggota Paskibra PTFI Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih di Kuala Kencana

Di Tengah Pegunungan Papua, Satgas Pasgat Mulia Salurkan Harapan Nyata Lewat Donor Darah HUT ke-81 RI

16 Agustus 2026
Duka Gempa Flores, Flobamora Mimika Buka Donasi: “Saatnya Kita Bergerak untuk Saudara di NTT”

72 Anggota Paskibra PTFI Dikukuhkan, Siap Kibarkan Merah Putih di Kuala Kencana

16 Agustus 2026
Duka Gempa Flores, Flobamora Mimika Buka Donasi: “Saatnya Kita Bergerak untuk Saudara di NTT”

Duka Gempa Flores, Flobamora Mimika Buka Donasi: “Saatnya Kita Bergerak untuk Saudara di NTT”

16 Agustus 2026
Tujuh Personel Polisi Dilaporkan Terluka dalam Demo Protes Penempatan Militer di Papua 

Tujuh Personel Polisi Dilaporkan Terluka dalam Demo Protes Penempatan Militer di Papua 

16 Agustus 2026
Kunker di Papua Tengah, Yorrys Rawayei: Serap Aspirasi untuk Didorong ke Pemerintah Pusat

Yorrys Raweyai: Keberhasilan Otsus Tidak Cukup Diukur dari Besarnya Anggaran, Tapi Manfaat yang Dirasakan Masyarakat 

16 Agustus 2026

POPULER

  • Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    Percepat Pembangunan Kantor Pusat Pemerintahan Provinsi Papua Tengah, Pempus Gelontorkan Rp 355,36 Miliar 

    908 shares
    Bagikan 363 Tweet 227
  • “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    679 shares
    Bagikan 272 Tweet 170
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    590 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • YPMAK Dorong Pokja Tinggalkan Program Padat Karya, Fokus ke Usaha Produktif dan Berkelanjutan

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • 13 Kantor Pemerintah di Puncak Dirusak dan Dibakar: Komisi II DPR RI  Desak Mendagri segera Turun Tangan 

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Awalnya Sempat Pesimis: Gladys Manuella Aibekob, Wakili Papua Tengah Kibarkan Merah Putih di Istana Negara 

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • TPS Liar Dirubah Menjadi Jadi Taman Bunga, RT 04 Wanagon Sulap Titik Kumuh Jadi Ruang Cantik 

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
Next Post
Dinkes Mimika Jadikan Remaja Garda Depan Pencegahan Stunting

Dinkes Mimika Jadikan Remaja Garda Depan Pencegahan Stunting

Pemeriksaan Hb dan Edukasi Gizi Warnai Kampanye Aksi Bergizi di Poumako

Pemeriksaan Hb dan Edukasi Gizi Warnai Kampanye Aksi Bergizi di Poumako

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan 2024, Polda Papua Barat Daya Geledah Sekretariat DPR

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan 2024, Polda Papua Barat Daya Geledah Sekretariat DPR

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id