ADVERTISEMENT
Senin, Agustus 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim

Peluru KKB Kembali Tewaskan Warga Sipil, Korban Kali Ini Orang Asli Papua

Peluru yang dimuntakan dari senjata laras pendek milik KKB menembus dada hingga punggung, korban tewas seketika.

8 Juni 2024
0
Peluru KKB Kembali Tewaskan Warga Sipil, Korban Kali Ini Orang Asli Papua

Senus Lepitalen korban penembakan KKB di Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan Bintang.(foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Aksi teror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) belakangan ini semakin marak terjadi di sejumlah daerah di Papua.

Kondisi ini membuat resah dan kenyamanan warga terganggu.

ADVERTISEMENT

Mereka tidak saja melukai aparat keamanan, warga sipil baik pendatang maupun Orang Asli Papua (OAP) juga menjadi korban.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Peristiwa terbaru yang dirilis Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2024 menyebutkan, kelompok separatis ini menembak mati salah satu warga OAP atas nama Senus Lepitalen.

Baca Juga

Satgas Pasgat Kembali Gagalkan 725 Gram Ganja di Kargo Bandara Sentani

Pencari Kerja Lokal Mimika Galang Seribu Rupiah, Sindir Lambannya Perda Perlindungan Tenaga Kerja

Penembakan ini terjadi Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, Kamis 6 Juni 2024 sekitar pukul 07.00 WIT.

Kepala ODC-2024, Kombes Pol Dr. Faizal Ramadhani dalam keterangannya yang diterima Redaksi koranpapua.id membenarkan peristiwa itu dan korbannya adalah warga sipil OAP.

Berikut kronologis singkat penembakan sebagaimana disampaikan AKBP Dr. Bayu Suseno, Kasatgas Humas OPS Damai Cartenz-2024.

Penembakan terjadi ketika hari masih pagi, sekitar pukul pukul 07.00 WIT.

Saat itu, korban seperti biasa setiap pagi menghangatkan badan di tungku api rumahnya.

Pintu rumahnya yang dalam keadaan tertutup, kemudian diketuk dari luar.

Tanpa rasa curiga korban bangkit dari duduknya dan berjalan membuka pintu.

Ketika pintu rumah dibuka, tampak sejumlah anggota KKB sudah berada di hadapannya.

Tanpa sepatah kata, KKB langsung menembak dalam jarak yang sangat dekat.

Peluru yang dimuntakan dari senjata laras pendek milik KKB menembus dada hingga punggung, korban tewas seketika.

“Korban tidak curiga, saat buka pintu sejumlah anggota KKB sudah ada didepannya. Mereka tembak pakai senjata laras pendek,” ujar Bayu Suseno. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tingkatkan Kesadaran Remaja: Mahasiswa KKN UNEJ Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Dini 

Tingkatkan Kesadaran Remaja: Mahasiswa KKN UNEJ Gelar Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Pernikahan Dini 

9 Agustus 2026
Manfaatkan Google Maps, Mahasiswa KKN UNEJ Lakukan Pemetahan Lokasi UMKM di Lima Dusun Desa Pujerbaru

Manfaatkan Google Maps, Mahasiswa KKN UNEJ Lakukan Pemetahan Lokasi UMKM di Lima Dusun Desa Pujerbaru

9 Agustus 2026
Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

9 Agustus 2026
DPO KKB GW Dilumpuhkan di Tembagapura, Satgas Gabungan Masih Buru Jejaknya di Hutan

DPO KKB GW Dilumpuhkan di Tembagapura, Satgas Gabungan Masih Buru Jejaknya di Hutan

9 Agustus 2026
Delapan Tahun Tanpa Sekolah, Anak-anak Banti Akhirnya Punya Harapan Kembali ke Ruang Kelas

Delapan Tahun Tanpa Sekolah, Anak-anak Banti Akhirnya Punya Harapan Kembali ke Ruang Kelas

9 Agustus 2026
666 Tahun Islam Masuk Fakfak, Sekretaris PWM Papua Barat: Bukan Sekadar Hitungan Waktu

666 Tahun Islam Masuk Fakfak, Sekretaris PWM Papua Barat: Bukan Sekadar Hitungan Waktu

9 Agustus 2026

POPULER

  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    543 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Pulihkan Pendidikan Wa Banti, Freeport Bangun PAUD dan SD Dua Lantai Beroperasi 2027

    540 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Pangkogabwilhan III Ultimatum OPM Usai Empat Pekerja Jalan di Tolikara Tewas Ditembak

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Bupati Johannes Rettob Warning Kepala OPD yang Absen di Pembahasan LKPJ DPRK

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Wilhelmus Haurissa Minta Guru Yayasan yang Lulus PPPK Dikembalikan ke Sekolah Asal

Wilhelmus Haurissa Minta Guru Yayasan yang Lulus PPPK Dikembalikan ke Sekolah Asal

Pengurus Parpol dan Caleg Tidak Bisa Diusulkan Menjadi Anggota DPRK Jalur Lembaga Adat

Support Timika Tuan Rumah MTQ se-Papua, Pemkab Mimika Tambah Dana Rp2,5 Miliar

Rp4 Milliar Dana Padat Karya Distrik Miru Dibagi Merata untuk Sebelas Kelurahan

Rp4 Milliar Dana Padat Karya Distrik Miru Dibagi Merata untuk Sebelas Kelurahan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id