ADVERTISEMENT
Kamis, Juni 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim

Peluru KKB Kembali Tewaskan Warga Sipil, Korban Kali Ini Orang Asli Papua

Peluru yang dimuntakan dari senjata laras pendek milik KKB menembus dada hingga punggung, korban tewas seketika.

8 Juni 2024
0
Peluru KKB Kembali Tewaskan Warga Sipil, Korban Kali Ini Orang Asli Papua

Senus Lepitalen korban penembakan KKB di Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan Bintang.(foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Aksi teror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) belakangan ini semakin marak terjadi di sejumlah daerah di Papua.

Kondisi ini membuat resah dan kenyamanan warga terganggu.

ADVERTISEMENT

Mereka tidak saja melukai aparat keamanan, warga sipil baik pendatang maupun Orang Asli Papua (OAP) juga menjadi korban.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Peristiwa terbaru yang dirilis Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2024 menyebutkan, kelompok separatis ini menembak mati salah satu warga OAP atas nama Senus Lepitalen.

Baca Juga

Dari Kasus Mobil Meledak di SPBU Nabire, Polisi Temukan 17 Jeriken Disembunyikan dalam Kabin Modifikasi

Bank Indonesia Fasilitasi 20 Wartawan Papua Barat dan Papua Barat Daya Berkunjung ke Bali

Penembakan ini terjadi Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, Kamis 6 Juni 2024 sekitar pukul 07.00 WIT.

Kepala ODC-2024, Kombes Pol Dr. Faizal Ramadhani dalam keterangannya yang diterima Redaksi koranpapua.id membenarkan peristiwa itu dan korbannya adalah warga sipil OAP.

Berikut kronologis singkat penembakan sebagaimana disampaikan AKBP Dr. Bayu Suseno, Kasatgas Humas OPS Damai Cartenz-2024.

Penembakan terjadi ketika hari masih pagi, sekitar pukul pukul 07.00 WIT.

Saat itu, korban seperti biasa setiap pagi menghangatkan badan di tungku api rumahnya.

Pintu rumahnya yang dalam keadaan tertutup, kemudian diketuk dari luar.

Tanpa rasa curiga korban bangkit dari duduknya dan berjalan membuka pintu.

Ketika pintu rumah dibuka, tampak sejumlah anggota KKB sudah berada di hadapannya.

Tanpa sepatah kata, KKB langsung menembak dalam jarak yang sangat dekat.

Peluru yang dimuntakan dari senjata laras pendek milik KKB menembus dada hingga punggung, korban tewas seketika.

“Korban tidak curiga, saat buka pintu sejumlah anggota KKB sudah ada didepannya. Mereka tembak pakai senjata laras pendek,” ujar Bayu Suseno. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dari Kasus Mobil Meledak di SPBU Nabire, Polisi Temukan 17 Jeriken Disembunyikan dalam Kabin Modifikasi

Dari Kasus Mobil Meledak di SPBU Nabire, Polisi Temukan 17 Jeriken Disembunyikan dalam Kabin Modifikasi

11 Juni 2026
Gubernur Jawa Timur Bangga 51 Siswa ADEM Papua Lolos PTN, Bukti Nyata Generasi Berprestasi

Gubernur Jawa Timur Bangga 51 Siswa ADEM Papua Lolos PTN, Bukti Nyata Generasi Berprestasi

11 Juni 2026
Bank Indonesia Fasilitasi 20 Wartawan Papua Barat dan Papua Barat Daya Berkunjung ke Bali

Bank Indonesia Fasilitasi 20 Wartawan Papua Barat dan Papua Barat Daya Berkunjung ke Bali

11 Juni 2026
BMKG Peringati Waspada Cuaca Ekstrem Tiga Hari Kedepan, Diprediksi Melanda Empat Kabupaten di Papua Tengah

BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Tanggal 11-12 Juni, Papua Tengah Diprediksi Diguyur Hujan Sangat Lebat

11 Juni 2026
YPMAK Bangun Rumah Sagu di Mapurujaya, Perkuat Ekonomi Berbasis Pangan Lokal

YPMAK Bangun Rumah Sagu di Mapurujaya, Perkuat Ekonomi Berbasis Pangan Lokal

11 Juni 2026
Delapan Eks TPNPB-OPM Kiwirok Kembali ke Pangkuan NKRI

Delapan Eks TPNPB-OPM Kiwirok Kembali ke Pangkuan NKRI

11 Juni 2026

POPULER

  • Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    Pembakaran Gedung SD Yapis oleh KKB, Kerugian Mencapai Rp2 Miliar

    623 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Viral Nakes Jalan Kaki 12 Jam ke Banti, Bupati Mimika: Saya Marah, Tidak Ada Maaf

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Skandal Lahan Rp22,5 Miliar di Mimika, Penetapan Tersangka Tinggal Menunggu Waktu

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    883 shares
    Bagikan 353 Tweet 221
  • Aksi Curas di Timika Terekam CCTV, Pelaku Langsung Diamankan Polisi

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Nunggak Pajak Rp17 Miliar, Rekening 36 Warga Papua Diblokir

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Freeport Kelola Tailing Bernilai Guna, Anggaran Tembus Rp200–300 Juta Dolar per Tahun

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Wilhelmus Haurissa Minta Guru Yayasan yang Lulus PPPK Dikembalikan ke Sekolah Asal

Wilhelmus Haurissa Minta Guru Yayasan yang Lulus PPPK Dikembalikan ke Sekolah Asal

Pengurus Parpol dan Caleg Tidak Bisa Diusulkan Menjadi Anggota DPRK Jalur Lembaga Adat

Support Timika Tuan Rumah MTQ se-Papua, Pemkab Mimika Tambah Dana Rp2,5 Miliar

Rp4 Milliar Dana Padat Karya Distrik Miru Dibagi Merata untuk Sebelas Kelurahan

Rp4 Milliar Dana Padat Karya Distrik Miru Dibagi Merata untuk Sebelas Kelurahan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id