ADVERTISEMENT
Sabtu, Mei 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim

Peluru KKB Kembali Tewaskan Warga Sipil, Korban Kali Ini Orang Asli Papua

Peluru yang dimuntakan dari senjata laras pendek milik KKB menembus dada hingga punggung, korban tewas seketika.

8 Juni 2024
0
Peluru KKB Kembali Tewaskan Warga Sipil, Korban Kali Ini Orang Asli Papua

Senus Lepitalen korban penembakan KKB di Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan Bintang.(foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Aksi teror Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) belakangan ini semakin marak terjadi di sejumlah daerah di Papua.

Kondisi ini membuat resah dan kenyamanan warga terganggu.

ADVERTISEMENT

Mereka tidak saja melukai aparat keamanan, warga sipil baik pendatang maupun Orang Asli Papua (OAP) juga menjadi korban.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Peristiwa terbaru yang dirilis Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2024 menyebutkan, kelompok separatis ini menembak mati salah satu warga OAP atas nama Senus Lepitalen.

Baca Juga

Tragedi Pendulang Emas di Awimbon: 10 Orang Tewas, Evakuasi Korban dan Penyelidikan Terus Berlanjut

Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

Penembakan ini terjadi Distrik Borme, Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan, Kamis 6 Juni 2024 sekitar pukul 07.00 WIT.

Kepala ODC-2024, Kombes Pol Dr. Faizal Ramadhani dalam keterangannya yang diterima Redaksi koranpapua.id membenarkan peristiwa itu dan korbannya adalah warga sipil OAP.

Berikut kronologis singkat penembakan sebagaimana disampaikan AKBP Dr. Bayu Suseno, Kasatgas Humas OPS Damai Cartenz-2024.

Penembakan terjadi ketika hari masih pagi, sekitar pukul pukul 07.00 WIT.

Saat itu, korban seperti biasa setiap pagi menghangatkan badan di tungku api rumahnya.

Pintu rumahnya yang dalam keadaan tertutup, kemudian diketuk dari luar.

Tanpa rasa curiga korban bangkit dari duduknya dan berjalan membuka pintu.

Ketika pintu rumah dibuka, tampak sejumlah anggota KKB sudah berada di hadapannya.

Tanpa sepatah kata, KKB langsung menembak dalam jarak yang sangat dekat.

Peluru yang dimuntakan dari senjata laras pendek milik KKB menembus dada hingga punggung, korban tewas seketika.

“Korban tidak curiga, saat buka pintu sejumlah anggota KKB sudah ada didepannya. Mereka tembak pakai senjata laras pendek,” ujar Bayu Suseno. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tragedi Pendulang Emas di Awimbon: 10 Orang Tewas, Evakuasi Korban dan Penyelidikan Terus Berlanjut

Tragedi Pendulang Emas di Awimbon: 10 Orang Tewas, Evakuasi Korban dan Penyelidikan Terus Berlanjut

22 Mei 2026
Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

22 Mei 2026
Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

22 Mei 2026
Perarakan Arca Bunda Maria Warnai Napak Tilas 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua

132 Tahun Misi Katolik di Papua: Uskup Timika Hadiri Prosesi Adat yang Gelar Umat Muslim Fakfak

22 Mei 2026
Perarakan Arca Bunda Maria Warnai Napak Tilas 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua

Perarakan Arca Bunda Maria Warnai Napak Tilas 132 Tahun Misi Katolik di Tanah Papua

22 Mei 2026
Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

22 Mei 2026

POPULER

  • Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    625 shares
    Bagikan 250 Tweet 156
  • Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

    595 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Wilhelmus Haurissa Minta Guru Yayasan yang Lulus PPPK Dikembalikan ke Sekolah Asal

Wilhelmus Haurissa Minta Guru Yayasan yang Lulus PPPK Dikembalikan ke Sekolah Asal

Pengurus Parpol dan Caleg Tidak Bisa Diusulkan Menjadi Anggota DPRK Jalur Lembaga Adat

Support Timika Tuan Rumah MTQ se-Papua, Pemkab Mimika Tambah Dana Rp2,5 Miliar

Rp4 Milliar Dana Padat Karya Distrik Miru Dibagi Merata untuk Sebelas Kelurahan

Rp4 Milliar Dana Padat Karya Distrik Miru Dibagi Merata untuk Sebelas Kelurahan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id