ADVERTISEMENT
Rabu, September 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Kabar Gembira, Polri Butuh 2 Ribu Anak Muda Papua untuk Jadi Bintara Polisi

penerimaan diutamakan bagi orang asli Papua atau anak yang lahir dan besar di Papua. Tujuannya setelah bertugas sebagai polisi tidak lagi mengajukan pindah keluar dari Tanah Papua.

1 April 2024
0
Kabar Gembira, Polri Butuh 2 Ribu Anak Muda Papua untuk Jadi Bintara Polisi

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri saat memberikan keterangan pers (Foto:Ist/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui Kepolisian Daerah (Polda) Papua membutuhkan 2 ribu anak-anak Papua untuk direkrut menjadi bintara polisi.

Anak-anak Papua selanjutnya akan didik menjadi polisi untuk ditempatkan di sejumlah Polres di wilayah hukum Polda Papua.

ADVERTISEMENT

Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan hal itu di Jayapura, akhir pekan kemarin.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dikatakan, perekrutan akan difokuskan di empat provinsi di Papua. Untuk penerimaan akan dilakukan bulan April 2024.

Baca Juga

PKK Kwamki Narama Dilantik, Suzy Rettob Tekankan Kerja Nyata

Gerakan Bumil Sehat di Mapurujaya, Suami Siaga Dapat Apresiasi Peserta

Terkait dengan rekrutmen besar-besar ini, Kapolda berharap tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama agar dapat mempersiapkan anak-anak muda yang berkeinginan menjadi polisi.

“Saya sudah bertemu dengan Ondoafi (tokoh adat) dan tokoh masyarakat di Sentani, Kabupaten Jayapura dan menyampaikan rencana ini,” ujar Kapolda.

Kapolda meminta Andoafi dan tokoh masyarakat menyiapkan anak-anak yang ingin menjadi polisi. Sebab, penerimaan diutamakan bagi orang asli Papua atau anak yang lahir dan besar di Papua.

Kriteria diutamakan karena setelah menjalani pendidikan dan pemantapan nantinya akan ditempatkan di polres-polres yang ada di tiga Daerah Otonomi Baru (DOB) yakni, Provinsi Papua Pegunungan, Papua Tengah dan Papua Selatan.

Tujuan dari rekrutan anak-anak Papua kata Kapolda, setelah bertugas sebagai polisi tidak lagi mengajukan pindah keluar dari Tanah Papua.

Dia memastikan seluruh pembiayaan selama pendidikan akan ditanggung Mabes Polri. Mereka akan dididik di Pusdik yang ada di Pulau Jawa.

Setelah menjalani pendidikan, dilanjutkan dengan pemantapan di Polda yang ada di Pulau Jawa sebelum dikembalikan ke Polda Papua untuk ditempatkan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ketua OSIS SMPN 1 Mapurujaya Ajak Siswa Hidup Sehat lewat Edukasi PHBS Dinkes Mimika

Dinkes Mimika Gencarkan PHBS dan Aksi Bergizi, Siswa SMPN 1 Mapurujaya Belajar Hidup Sehat

29 September 2026
PKK Kwamki Narama Dilantik, Suzy Rettob Tekankan Kerja Nyata

PKK Kwamki Narama Dilantik, Suzy Rettob Tekankan Kerja Nyata

29 September 2026
Gerakan Bumil Sehat di Mapurujaya, Suami Siaga Dapat Apresiasi Peserta

Gerakan Bumil Sehat di Mapurujaya, Suami Siaga Dapat Apresiasi Peserta

29 September 2026
TP-PKK Mimika Turun ke Kampung, Salurkan Pangan Lokal dan Suplemen untuk Cegah Stunting

TP-PKK Mimika Turun ke Kampung, Salurkan Pangan Lokal dan Suplemen untuk Cegah Stunting

29 September 2026
Ketua OSIS SMPN 1 Mapurujaya Ajak Siswa Hidup Sehat lewat Edukasi PHBS Dinkes Mimika

Ketua OSIS SMPN 1 Mapurujaya Ajak Siswa Hidup Sehat lewat Edukasi PHBS Dinkes Mimika

29 September 2026
Hendak ke RSUD Mimika, Ibu Ini Melahirkan Bayi Kembar di Mobil Patroli Polisi

Hendak ke RSUD Mimika, Ibu Ini Melahirkan Bayi Kembar di Mobil Patroli Polisi

29 September 2026

POPULER

  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Kapal LCT Cahaya Permata Hati Tenggelam di Puriri, 8 Orang Dicari Tim SAR

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Ketua OSIS SMPN 1 Mapurujaya Ajak Siswa Hidup Sehat lewat Edukasi PHBS Dinkes Mimika

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    586 shares
    Bagikan 234 Tweet 147
  • Kebakaran Hutan dan Rawa-Rawa Merusak Ekosistem Tanah Papua

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Hari Pertama Pemeriksaan Mata Gratis di Puskesmas Timika Melebihi Target

Hari Pertama Pemeriksaan Mata Gratis di Puskesmas Timika Melebihi Target

Soal Tambang Migas di Agimuga, Pemprov Papua Tengah Belum Dapat Laporan dari Kementerian ESDM 

Kadisnakertrans- ESDM Papua Tengah Tegaskan Tambang Emas di Kapiraya Ilegal, Aparat Harus Berani Bertindak

Opsnal Polsek Miru Ringkus Pelaku Pengeroyakan di Timika Indah

Opsnal Polsek Miru Ringkus Pelaku Pengeroyakan di Timika Indah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id