ADVERTISEMENT
Minggu, September 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Kabar Gembira, Polri Butuh 2 Ribu Anak Muda Papua untuk Jadi Bintara Polisi

penerimaan diutamakan bagi orang asli Papua atau anak yang lahir dan besar di Papua. Tujuannya setelah bertugas sebagai polisi tidak lagi mengajukan pindah keluar dari Tanah Papua.

1 April 2024
0
Kabar Gembira, Polri Butuh 2 Ribu Anak Muda Papua untuk Jadi Bintara Polisi

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri saat memberikan keterangan pers (Foto:Ist/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui Kepolisian Daerah (Polda) Papua membutuhkan 2 ribu anak-anak Papua untuk direkrut menjadi bintara polisi.

Anak-anak Papua selanjutnya akan didik menjadi polisi untuk ditempatkan di sejumlah Polres di wilayah hukum Polda Papua.

ADVERTISEMENT

Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan hal itu di Jayapura, akhir pekan kemarin.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dikatakan, perekrutan akan difokuskan di empat provinsi di Papua. Untuk penerimaan akan dilakukan bulan April 2024.

Baca Juga

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

Terkait dengan rekrutmen besar-besar ini, Kapolda berharap tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama agar dapat mempersiapkan anak-anak muda yang berkeinginan menjadi polisi.

“Saya sudah bertemu dengan Ondoafi (tokoh adat) dan tokoh masyarakat di Sentani, Kabupaten Jayapura dan menyampaikan rencana ini,” ujar Kapolda.

Kapolda meminta Andoafi dan tokoh masyarakat menyiapkan anak-anak yang ingin menjadi polisi. Sebab, penerimaan diutamakan bagi orang asli Papua atau anak yang lahir dan besar di Papua.

Kriteria diutamakan karena setelah menjalani pendidikan dan pemantapan nantinya akan ditempatkan di polres-polres yang ada di tiga Daerah Otonomi Baru (DOB) yakni, Provinsi Papua Pegunungan, Papua Tengah dan Papua Selatan.

Tujuan dari rekrutan anak-anak Papua kata Kapolda, setelah bertugas sebagai polisi tidak lagi mengajukan pindah keluar dari Tanah Papua.

Dia memastikan seluruh pembiayaan selama pendidikan akan ditanggung Mabes Polri. Mereka akan dididik di Pusdik yang ada di Pulau Jawa.

Setelah menjalani pendidikan, dilanjutkan dengan pemantapan di Polda yang ada di Pulau Jawa sebelum dikembalikan ke Polda Papua untuk ditempatkan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

Satgas Pasgat dan Warga Koroway Batu Bersihkan Lingkungan Permukiman

26 September 2026
Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

Pria 25 Tahun Tewas dalam Dugaan Penganiayaan, Parang dan Anak Panah Diamankan Polisi

26 September 2026
Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

Di Mapurjaya, Dinkes Mimika Ajak Suami Aktif Dampingi Ibu Hamil hingga Persalinan

26 September 2026
Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

Puskesmas Mapurujaya Siapkan Layanan Antar-Jemput Ibu Hamil 24 Jam

26 September 2026
Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

Gerakan Bumil Sehat di Mimika, Suami Diminta Rutin Dampingi Istri Periksa Kehamilan

26 September 2026
Empat Musisi Papua Tampil di Nagoya, Bawa Semangat untuk Tim Indonesia

Empat Musisi Papua Tampil di Nagoya, Bawa Semangat untuk Tim Indonesia

26 September 2026

POPULER

  • Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    Tragedi Jila: Siswi Diduga Tewas Kelaparan, 7 Anak Masih Disandera, Tokoh Amungme Desak TNI Tarik Pos Baru

    581 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • TPNPB Klaim Enam Anggotanya Terluka dalam Serangan Udara di Nduga

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Polisi Tangkap Tersangka Penembakan Konsultan BPKAD di Yahukimo

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Sekolah Mengajarkan Ilmu, Rumah Membentuk Jiwa Anak

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
  • Pelaku Utama Pembunuhan di Jalan Kelimutu Timika Ditangkap, Polisi Ungkap Motif Dendam

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Puskesmas Mapurujaya Dapat Dukungan PMT Rp200 Juta dari Distrik Mimika Timur

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Tagih “Kuota Emas” CPNS 2024, Aliansi Pemuda Amungme Demo di Kantor Bupati Mimika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Hari Pertama Pemeriksaan Mata Gratis di Puskesmas Timika Melebihi Target

Hari Pertama Pemeriksaan Mata Gratis di Puskesmas Timika Melebihi Target

Soal Tambang Migas di Agimuga, Pemprov Papua Tengah Belum Dapat Laporan dari Kementerian ESDM 

Kadisnakertrans- ESDM Papua Tengah Tegaskan Tambang Emas di Kapiraya Ilegal, Aparat Harus Berani Bertindak

Opsnal Polsek Miru Ringkus Pelaku Pengeroyakan di Timika Indah

Opsnal Polsek Miru Ringkus Pelaku Pengeroyakan di Timika Indah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id