ADVERTISEMENT
Selasa, Juni 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Kabar Gembira, Polri Butuh 2 Ribu Anak Muda Papua untuk Jadi Bintara Polisi

penerimaan diutamakan bagi orang asli Papua atau anak yang lahir dan besar di Papua. Tujuannya setelah bertugas sebagai polisi tidak lagi mengajukan pindah keluar dari Tanah Papua.

1 April 2024
0
Kabar Gembira, Polri Butuh 2 Ribu Anak Muda Papua untuk Jadi Bintara Polisi

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri saat memberikan keterangan pers (Foto:Ist/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui Kepolisian Daerah (Polda) Papua membutuhkan 2 ribu anak-anak Papua untuk direkrut menjadi bintara polisi.

Anak-anak Papua selanjutnya akan didik menjadi polisi untuk ditempatkan di sejumlah Polres di wilayah hukum Polda Papua.

ADVERTISEMENT

Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan hal itu di Jayapura, akhir pekan kemarin.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Dikatakan, perekrutan akan difokuskan di empat provinsi di Papua. Untuk penerimaan akan dilakukan bulan April 2024.

Baca Juga

Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

Sterilisasi Lokasi Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II, Tim Jibom Gegana Polda Papua Bertolak ke Biak

Terkait dengan rekrutmen besar-besar ini, Kapolda berharap tokoh masyarakat, tokoh adat dan tokoh agama agar dapat mempersiapkan anak-anak muda yang berkeinginan menjadi polisi.

“Saya sudah bertemu dengan Ondoafi (tokoh adat) dan tokoh masyarakat di Sentani, Kabupaten Jayapura dan menyampaikan rencana ini,” ujar Kapolda.

Kapolda meminta Andoafi dan tokoh masyarakat menyiapkan anak-anak yang ingin menjadi polisi. Sebab, penerimaan diutamakan bagi orang asli Papua atau anak yang lahir dan besar di Papua.

Kriteria diutamakan karena setelah menjalani pendidikan dan pemantapan nantinya akan ditempatkan di polres-polres yang ada di tiga Daerah Otonomi Baru (DOB) yakni, Provinsi Papua Pegunungan, Papua Tengah dan Papua Selatan.

Tujuan dari rekrutan anak-anak Papua kata Kapolda, setelah bertugas sebagai polisi tidak lagi mengajukan pindah keluar dari Tanah Papua.

Dia memastikan seluruh pembiayaan selama pendidikan akan ditanggung Mabes Polri. Mereka akan dididik di Pusdik yang ada di Pulau Jawa.

Setelah menjalani pendidikan, dilanjutkan dengan pemantapan di Polda yang ada di Pulau Jawa sebelum dikembalikan ke Polda Papua untuk ditempatkan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

1 Juni 2026
Sterilisasi Lokasi Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II, Tim Jibom Gegana Polda Papua Bertolak ke Biak

Sterilisasi Lokasi Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II, Tim Jibom Gegana Polda Papua Bertolak ke Biak

1 Juni 2026
Mahasiswa UTU Asal Papua Yulianus Petege, Raih Juara Pada Ajang Fotografi Internasional

Mahasiswa UTU Asal Papua Yulianus Petege, Raih Juara Pada Ajang Fotografi Internasional

1 Juni 2026
Pemkab Mimika Siapkan Tempat Ibadah Sementara Pasca Kebakaran Gereja Katalik Poumako

Kenaikan Harga Material dan BBM, Pemkab Mimika Evaluasi Menyeluruh Struktur Nilai Proyek 2026

1 Juni 2026
Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Pemkab Mimika Siapkan Tempat Ibadah Sementara Pasca Kebakaran Gereja Katalik Poumako

1 Juni 2026
Papua Mahkota Keanekaragaman Hayati, Ditengah Maraknya Pemburuan Liar

Papua Mahkota Keanekaragaman Hayati, Ditengah Maraknya Pemburuan Liar

1 Juni 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    819 shares
    Bagikan 328 Tweet 205
  • Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Ledakan Diduga Bom Terjadi di Biak, Lima Orang Tewas dan Tiga Lainnya Hilang

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • 42 Kepala Daerah di Papua akan Hadiri Deklarasi Eliminasi Tuberkulosis di Kota Sorong

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Satgas ODC Ringkus ‘EK’ Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya, Ini Berbagai Aksi Kriminalnya

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
  • Paulus Waterpauw Desak Komunikasi Pemerintah dan Masyarakat Adat Lebih Aktif

    517 shares
    Bagikan 207 Tweet 129
  • Film Pesta Babi dan Teman Tagar Maira Hadirkan Narasi Kemanusiaan yang Jujur di Tanah Papua

    513 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
Next Post
Hari Pertama Pemeriksaan Mata Gratis di Puskesmas Timika Melebihi Target

Hari Pertama Pemeriksaan Mata Gratis di Puskesmas Timika Melebihi Target

Soal Tambang Migas di Agimuga, Pemprov Papua Tengah Belum Dapat Laporan dari Kementerian ESDM 

Kadisnakertrans- ESDM Papua Tengah Tegaskan Tambang Emas di Kapiraya Ilegal, Aparat Harus Berani Bertindak

Opsnal Polsek Miru Ringkus Pelaku Pengeroyakan di Timika Indah

Opsnal Polsek Miru Ringkus Pelaku Pengeroyakan di Timika Indah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id