ADVERTISEMENT
Rabu, Mei 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Hukrim Info Terkini

Kasus Penyiksaan Warga Papua, Kapuspen: Margin Error Tidak Sampai Satu Persen dan Bukan Gambaran TNI

Nugraha Gumilar mengakui hubungan warga sipil dengan prajurit yang bertugas di Papua, cukup dekat. Masyarakat Papua sangat senang dengan kehadiran TNI.

29 Maret 2024
0
Kasus Penyiksaan Warga Papua, Kapuspen: Margin Error Tidak Sampai Satu Persen dan Bukan Gambaran TNI

Kapuspen TNI Mayjen Nugraha Gumilar, Panglima Daerah Militer XVII/Cenderawasih Mayjend Izak Pangemanan, Kadispenad Brigjen Kristomei Sianturi dalam konferensi di Subden Mabes TNI, Jakarta Pusat. (foto ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kasus penyiksaan terhadap satu warga asli Papua di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, pada 3 Februari 2024 merupakan margin error dan bukan gambaran TNI.

“TNI bukan superman, kalau lebih excelent lagi TNI itu bukan malaikat. Kalau dilihat detail dari penelitian ada istilah margin error, enggak sampai satu persen dan itu bukan gambaran TNI,” kata Nugraha Kapuspen TNI, Mayjen Nugraha Gumilar di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat, 29 Maret 2024.

ADVERTISEMENT

Menurut Nugraha, tidak adil bila masyarakat menilai hanya dari perilaku beberapa oknum anggota TNI yang saat ini sedang dalam proses investigasi dan penahanan. Sebab, jumlah prajurit TNI mencapai ribuan orang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

TNI sudah sangat berkomitmen untuk melakukan investigasi sebaik-baiknya. Karenanya Nugraha berharap masyarakat bisa melihat informasinya dari dua sisi dan berimbang.

Baca Juga

27 Tim SMA/SMK di Mimika Berlaga di Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup II

Kasus Dugaan Korupsi Rp28 Miliar di KPU Mimika, Polisi Kumpulkan Data Tambahan

“Saya harap wartawan, teman-teman media berikan informasi yang berimbang. Jadi tidak hanya dari pihak OPM selalu memberikan yang negatif,” ujarnya.

Nugraha Gumilar mengakui hubungan warga sipil dengan prajurit yang bertugas di Papua, cukup dekat. Masyarakat Papua sangat senang dengan kehadiran TNI.

Bahkan, sebelum Batalyon 300 pulang, mereka diberikan gelar adat. Sampai anak-anak dan ibu-ibu di sana menangis saat ditinggal.

Setelah kejadian itu, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mengeluarkan instruksi khusus untuk mengincar prajurit yang bertugas di Papua.

Kapuspen menuturkan bahwa, KKB memang selama ini tak manusiawi. “KKB lebih sadis saya lihat, lebih tidak manusiawi. Sudah di luar batas. Bagaimana dia memperlakukan TNI walaupun sedang ditawan. Sangat sadis.

TNI sebagai alat negara tidak akan kalah dengan mereka. Negara harus dijaga dan dilindungi. Yang terbaik buat negara, itu yang terbaik buat TNI,” tandasnya.

Sebelumnya Panglima Kodam Cenderawasih Mayjen TNI, Izak Pangemanan mengatakan, Defianus Kogoya, warga yang disiksa oknum prajurit TNI merupakan anggota KKB.

Defianus merupakan salah satu pelaku pembakaran Puskesmas di Distrik Omukima Puncak Papua.

“Ada tiga orang yang ditangkap aparat gabungan TNI-Polri, salah satunya Defianus,”jelas Panglima dalam konfirmasi pres di Subden Denma Mabes TNI, Jakarta, awal pekan ini.

Ketika aparat gabungan mengamankan Puskesmas, KKB melakukan penembakan terhadap aparat TNI-Polri, sehingga terjadi kontak tembak. Dalam peristiswa itu prajurit berhasil menangkap tiga orang yakni, Warinus Kogoya, Alianus Murip dan Defianus Kogoya.

Dari tangan mereka, aparat juga menyita barang bukti berupa senjata api, amunisi, senapan angin dan senjata tajam.

Saat hendak dibawa ke Polres Puncak, Definus sempat mencoba melarikan diri, tetapi berhasil ditangkap aparat. “Disinilah oknum prajurit TNI melakukan penganiyaan.

“Kasusnya sudah terjadi tanggal 3 Maret, namun baru sempat viral tanggal 25 Maret 2024,”tandasnya. (Redaksi)

 

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Putusan RUPS-RUPSLB BUMD: Pemda Puncak Berencana Beli Satu Unit Pesawat untuk Layani Masyarakat

Putusan RUPS-RUPSLB BUMD: Pemda Puncak Berencana Beli Satu Unit Pesawat untuk Layani Masyarakat

13 Mei 2026
Freeport Tingkatkan Proporsi Tenaga Kerja Papua ke Angka 40,9 Persen

Freeport Tingkatkan Proporsi Tenaga Kerja Papua ke Angka 40,9 Persen

13 Mei 2026
Penyelundupan Empat Ekor Burung Cenderawasih Berhasil Digagalkan Karantina Papua

Penyelundupan Empat Ekor Burung Cenderawasih Berhasil Digagalkan Karantina Papua

13 Mei 2026
Kunjungi Polres Mimika: Komisi III DPR RI Buka Ruang Dialog dengan Jajaran Kepolisian Papua Tengah

Kunjungi Polres Mimika: Komisi III DPR RI Buka Ruang Dialog dengan Jajaran Kepolisian Papua Tengah

13 Mei 2026
Komoditas Unggulan Mimika, Ratusan Kilogram Kepiting Bakau Diekspor ke Malaysia

Komoditas Unggulan Mimika, Ratusan Kilogram Kepiting Bakau Diekspor ke Malaysia

13 Mei 2026
Ingin Jadi ASN, Pemprov Papua Selatan Dorong Putra-Putri OAP Masuk Sekolah Kedinasan

Ingin Jadi ASN, Pemprov Papua Selatan Dorong Putra-Putri OAP Masuk Sekolah Kedinasan

13 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    949 shares
    Bagikan 380 Tweet 237
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    683 shares
    Bagikan 273 Tweet 171
  • Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Dugaan Korupsi Proyek Lahan Perkebunan Rp22,5 Miliar, Kejari Mimika Periksa Delapan Saksi

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

    556 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Mimika Darurat Sopi: Bupati Johannes Rettob Minta Aparat Keamanan Tindak Tegas

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Next Post
Warga Kebun Siri Palang Jalan, Buntut dari Membuang Sampah Sembarangan

Warga Kebun Siri Palang Jalan, Buntut dari Membuang Sampah Sembarangan

FKDM Mimika Soroti Parpol Libatkan Anak-anak Ikut Kampanye, Bawaslu Harus Tegakkan Aturan

FKDM Dukung Layanan Bus Gratis, Bermanfaat Menjawab Kebutuhan Transportasi Warga Timika

Gubernur, Bupati dan Wali Kota Tidak Boleh Lakukan Pergantian Pejabat Dalam Sisa Waktu Jabatan

Gubernur, Bupati dan Wali Kota Tidak Boleh Lakukan Pergantian Pejabat Dalam Sisa Waktu Jabatan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id