ADVERTISEMENT
Rabu, Mei 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Freeport

Freeport Tingkatkan Proporsi Tenaga Kerja Papua ke Angka 40,9 Persen

Program pemberdayaan bisnis lokal ini mencakup berbagai bidang mulai dari katering, transportasi, hingga jasa perbengkelan yang menciptakan ekosistem mandiri.

13 Mei 2026
0
Freeport Tingkatkan Proporsi Tenaga Kerja Papua ke Angka 40,9 Persen

Ilustrasi pekerja Freeport. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dalam satu dekade terakhir, PT Freeport Indonesia (PTFI) mencatat peningkatan signifikan pada sektor ketenagakerjaan dan pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah operasional Papua Tengah.

Berdasarkan data internal yang dilansir dari Investor Daily, proporsi tenaga kerja asli Papua saat ini telah menyentuh angka 40,9 persen.

ADVERTISEMENT

Perkembangan ini terlihat nyata di Distrik Mimika Timur, Kuala Kencana, dan Tembagapura melalui penyerapan lulusan program pelatihan serta penerima beasiswa perusahaan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Penguatan sumber daya manusia tersebut menjadi fokus utama dalam investasi jangka panjang di wilayah sekitar tambang.

Baca Juga

Penyelundupan Empat Ekor Burung Cenderawasih Berhasil Digagalkan Karantina Papua

Kunjungi Polres Mimika: Komisi III DPR RI Buka Ruang Dialog dengan Jajaran Kepolisian Papua Tengah

“Kami melihat kemajuan yang membanggakan. Tenaga kerja asal Papua kini mengisi peran yang semakin beragam, dari posisi teknis hingga manajerial. Ini adalah hasil investasi jangka panjang pada pendidikan dan pelatihan,” kata Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas.

Selain penyerapan tenaga kerja, sektor ekonomi makro di Timika turut berkembang melalui kemitraan dengan lebih dari 400 pengusaha lokal.

Program pemberdayaan bisnis lokal ini mencakup berbagai bidang mulai dari katering, transportasi, hingga jasa perbengkelan yang menciptakan ekosistem mandiri.

“Sekarang kami bisa mempekerjakan lebih banyak orang kampung, dan usaha kami bisa mengirimkan pasokan secara rutin,” ujar salah satu pelaku usaha, Grasella Kunong seperti dikutip, Rabu 13 Mei 2026.

Dukungan sosial perusahaan juga menyasar sektor kesehatan melalui program penanganan malaria dan peningkatan nutrisi anak.

Di bidang infrastruktur, pembangunan akses jalan, jaringan listrik, serta air bersih terus ditingkatkan untuk mendukung mobilitas logistik dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kesehatan dan pendidikan merupakan fondasi utama bagi masa depan Papua. Karena itu, kami menjalankan program sosial secara jangka panjang dan berkelanjutan,” kata Tony.

Pihak manajemen menekankan bahwa seluruh program pemberdayaan bertujuan untuk menciptakan kemandirian ekonomi daerah yang tetap kokoh meski di masa depan operasional tambang telah berakhir.

“Tujuan kami adalah agar Papua Tengah memiliki kekuatan ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan, jauh melampaui masa operasional tambang. Kami ingin masyarakat merasakan manfaat jangka panjang dari setiap investasi yang dilakukan hari ini,” tutur Tony.

Fokus pembangunan saat ini diarahkan pada pengembangan usaha lokal berbasis potensi daerah serta pelestarian lingkungan.

Langkah tersebut dibarengi dengan peningkatan fasilitas pendidikan dari tingkat PAUD hingga sekolah menengah bagi ribuan pelajar di Papua Tengah. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Penyelundupan Empat Ekor Burung Cenderawasih Berhasil Digagalkan Karantina Papua

Penyelundupan Empat Ekor Burung Cenderawasih Berhasil Digagalkan Karantina Papua

13 Mei 2026
Kunjungi Polres Mimika: Komisi III DPR RI Buka Ruang Dialog dengan Jajaran Kepolisian Papua Tengah

Kunjungi Polres Mimika: Komisi III DPR RI Buka Ruang Dialog dengan Jajaran Kepolisian Papua Tengah

13 Mei 2026
Komoditas Unggulan Mimika, Ratusan Kilogram Kepiting Bakau Diekspor ke Malaysia

Komoditas Unggulan Mimika, Ratusan Kilogram Kepiting Bakau Diekspor ke Malaysia

13 Mei 2026
Ingin Jadi ASN, Pemprov Papua Selatan Dorong Putra-Putri OAP Masuk Sekolah Kedinasan

Ingin Jadi ASN, Pemprov Papua Selatan Dorong Putra-Putri OAP Masuk Sekolah Kedinasan

13 Mei 2026
Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

Ini Sejumlah Rekomendasi Rakor Enam Gubernur dan 42 Bupati Se-Tanah Raya di Timika

13 Mei 2026
133 Kepala Kampung dan Ketua Bamuskam di Mimika Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan Hingga 2027

133 Kepala Kampung dan Ketua Bamuskam di Mimika Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan Hingga 2027

13 Mei 2026

POPULER

  • Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    Bupati Johannes Rettob Teken SK Perpanjangan Jabatan 133 Kepala Kampung di Mimika

    947 shares
    Bagikan 379 Tweet 237
  • Panik Saat Belok, Pikap Angkut Puluhan Galon Terjun ke Parit di Timika

    683 shares
    Bagikan 273 Tweet 171
  • Enam Gubernur dan 42 Bupati se-Papua Raya Kumpul di Timika, Ini yang Dibahas

    573 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • Dugaan Korupsi Proyek Lahan Perkebunan Rp22,5 Miliar, Kejari Mimika Periksa Delapan Saksi

    558 shares
    Bagikan 223 Tweet 140
  • Dana Desa 133 Kampung di Mimika Belum Cair, Bakri Athoriq: Tunggu Pengukuhan Kepala Kampung

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Anggota KKB Nopison Ditembak Mati, Ini Perjelasan Kapolda Papua Tengah Brigjen Jermias Rontini

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Mimika Darurat Sopi: Bupati Johannes Rettob Minta Aparat Keamanan Tindak Tegas

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id