ADVERTISEMENT
Minggu, Oktober 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Musrenbang 2024 Distrik Jila, Masyarakat Minta Pemerintah Bangun Empat Jembatan Penyeberangan Permanen

Permintaan pembangunan empat jembatan besar ini sudah berulang kali diusulkan, namun belum dijawab oleh Pemerintah Kabupaten Mimika

8 Maret 2024
0
Musrenbang 2024 Distrik Jila, Masyarakat Minta Pemerintah Bangun Empat Jembatan Penyeberangan Permanen

Yakobus Karet, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum Setda Mimika, Hasan Kemong, Kadistrik Jila, Pletu Suseno mewakili Danramil Jila, Iptu Iskandar Muis, Kapolsek Jika, Merlin Sikape, Kasubid Infraswil Bappeda foto bersama usai pembukaan Musrenbang Distrik Jila, Jumat 8 Maret 2024. (Foto : Redaksi/Koranpapaua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Pemerintah Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat distrik tahun 2024, Jumat 8 Maret 2024

Musrenbang yang berlangsung di Aula Bobaigo Keuskupan Timika dibuka oleh Yakobus Karet, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum Kabupaten Mimika didampingi Kepala Distrik Jila Hasan Kemong.

Turut hadir Kapolsek Jila Iptu Iskandar Muis, Peltu TNI Suseno mewakili Danramil Jila, kepala kampung, tokoh pemuda, tokoh agama dan tokoh perempuan.

Hadir juga Merlin Sikape, Kasubid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah (Infraswil) Bappeda Mimika selaku Ketua Tim Asistensi.

Baca Juga

Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

Dinkes Mimika Perkuat Aksi Bergizi untuk Cegah Anemia Remaja

Hasan Kemong dalam Musrenbang tersebut mengungkapkan yang dibutuhkan masyarakat Jila saat ini adalah pemerintah daerah membangun empat jembatan penyeberangan permanen.

Karena empat jembatan tersebut sangat dibutuhkan untuk mempermudah akses antar kampung dan juga yang menghubungkan kampung-kampung dengan pusat distrik. Ini dikarenakan Distrik Jila berada di wilayah pegunungan dengan topografi yang sulit.

Satu-satunya akses masyarakat bepergian ke pusat distrik maupun ke kampung tetangga harus melewati sungai-sungai yang lebar dengan volume air gunung yang deras.

Arus air akan semakin deras ketika masuk musim hujan tiba, sehingga sangat beresiko jika warga memaksa menyeberang.

Hasan menyebutkan empat jembatan yang perlu dibangun yakni, Jembatan Jilnogong yang menghubungkan Kampung Diloa 1 dan 2 ke Jila.

Jembatan Dolnogung menghubungkan Kampung Piliogom ke Jila, Jembatan Noemnogong menghubungkan Kampung Bunarugun ke Jila dan Jembatan Umplinogong menghubungkan Kampung Bunarugun, Umpliga dan Kampung Jila.

Empat jembatan ini dengan bentangan luas kali hampir 200-300 meter. “Ini kali-kali (sungai)  yang sangat besar. Jadi kami harap harus bangun jembatan yang betul-betul kuat, permanen untuk jangka panjang,” kata Hasan.

Mantan Kadistrik Alama ini mengungkapkan empat sungai besar di Jila ini harus menjadi perhatian serius pemerintah kabupaten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengakomodir dalam usulan program pada tahun 2025.

“Pengusulan program pembangunan jembatan ini menjadi yang prioritas karena sangat dibutuhkan masyarakat Jila saat ini,” ujar Hasan Kemong.

Ia mengungkapkan dalam Musrenbang tingkat distrik 2024, pihaknya juga mengundang sejumlah dinas teknis untuk bersama-sama merumuskan usulan program Fisik Prasarana (Fispra).

Diantaranya Dinas PUPR, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Hortikultura, Dinas Perikanan, Dinas Perhubungan dan Dinas Peternakan.

Tokoh pemuda Jila, Penegi Dolame mengatakan, permintaan pembangunan empat jembatan besar ini sudah berulang kali diusulkan, namun belum dijawab oleh Pemerintah Kabupaten Mimika.

Pemkab baru membangun Jembatan Jilnogong yang menghubungkan akses Bandara ke Jila pada tahun 2023.

Sedangkan yang baru sampai pada pengerjaan fondasi yaitu Jembatan Dologong yang menghubungkan Bandara baru, Kampung Bunarugun, Umpliga dan Amuagom.

Ia berharap usulan mendasar bisa diakomodor tahun depan, sehingga masyarakat tetap beraktivitas meski di saat musim hujan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

100,8 Liter Sopi Diamankan dari Penumpang KM Tatamailau di Pomako

100,8 Liter Sopi Diamankan dari Penumpang KM Tatamailau di Pomako

10 Oktober 2026
Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

10 Oktober 2026
Ganja 160 Gram Tujuan Timika Digagalkan di Bandara Sentani

Ganja 160 Gram Tujuan Timika Digagalkan di Bandara Sentani

10 Oktober 2026
Dinkes Mimika Perkuat Aksi Bergizi untuk Cegah Anemia Remaja

Dinkes Mimika Perkuat Aksi Bergizi untuk Cegah Anemia Remaja

10 Oktober 2026
Dinkes Mimika dorong SMP Negeri Koperapoka Perkuat Pengawasan Kebiasaan Sehat Siswa

Dinkes Mimika dorong SMP Negeri Koperapoka Perkuat Pengawasan Kebiasaan Sehat Siswa

10 Oktober 2026
Satgas Korpasgat Bagikan 100 Buku Tulis kepada Siswa SDN Wagethe

Satgas Korpasgat Bagikan 100 Buku Tulis kepada Siswa SDN Wagethe

9 Oktober 2026
Next Post
Seribu Lebih Suara Martinus Walilo Hilang, Minta KPU dan Bawaslu Kembalikan

Seribu Lebih Suara Martinus Walilo Hilang, Minta KPU dan Bawaslu Kembalikan

Disnak-Keswan Pindahkan Lokasi Penguburan Babi ke TPA Iwaka, Hari Pertama 90 Ekor

Disnak-Keswan Pindahkan Lokasi Penguburan Babi ke TPA Iwaka, Hari Pertama 90 Ekor

Bulan Februari 2024 Ada Sembilan Pasutri di Mimika Memutuskan Bercerai

Bulan Februari 2024 Ada Sembilan Pasutri di Mimika Memutuskan Bercerai

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id