ADVERTISEMENT
Jumat, Mei 22, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Musrenbang 2024 Distrik Jila, Masyarakat Minta Pemerintah Bangun Empat Jembatan Penyeberangan Permanen

Permintaan pembangunan empat jembatan besar ini sudah berulang kali diusulkan, namun belum dijawab oleh Pemerintah Kabupaten Mimika

8 Maret 2024
0
Musrenbang 2024 Distrik Jila, Masyarakat Minta Pemerintah Bangun Empat Jembatan Penyeberangan Permanen

Yakobus Karet, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum Setda Mimika, Hasan Kemong, Kadistrik Jila, Pletu Suseno mewakili Danramil Jila, Iptu Iskandar Muis, Kapolsek Jika, Merlin Sikape, Kasubid Infraswil Bappeda foto bersama usai pembukaan Musrenbang Distrik Jila, Jumat 8 Maret 2024. (Foto : Redaksi/Koranpapaua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Pemerintah Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat distrik tahun 2024, Jumat 8 Maret 2024

Musrenbang yang berlangsung di Aula Bobaigo Keuskupan Timika dibuka oleh Yakobus Karet, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum Kabupaten Mimika didampingi Kepala Distrik Jila Hasan Kemong.

ADVERTISEMENT

Turut hadir Kapolsek Jila Iptu Iskandar Muis, Peltu TNI Suseno mewakili Danramil Jila, kepala kampung, tokoh pemuda, tokoh agama dan tokoh perempuan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hadir juga Merlin Sikape, Kasubid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah (Infraswil) Bappeda Mimika selaku Ketua Tim Asistensi.

Baca Juga

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Diproyeksi Dihadiri 10 Ribu Peserta

Hasan Kemong dalam Musrenbang tersebut mengungkapkan yang dibutuhkan masyarakat Jila saat ini adalah pemerintah daerah membangun empat jembatan penyeberangan permanen.

Karena empat jembatan tersebut sangat dibutuhkan untuk mempermudah akses antar kampung dan juga yang menghubungkan kampung-kampung dengan pusat distrik. Ini dikarenakan Distrik Jila berada di wilayah pegunungan dengan topografi yang sulit.

Satu-satunya akses masyarakat bepergian ke pusat distrik maupun ke kampung tetangga harus melewati sungai-sungai yang lebar dengan volume air gunung yang deras.

Arus air akan semakin deras ketika masuk musim hujan tiba, sehingga sangat beresiko jika warga memaksa menyeberang.

Hasan menyebutkan empat jembatan yang perlu dibangun yakni, Jembatan Jilnogong yang menghubungkan Kampung Diloa 1 dan 2 ke Jila.

Jembatan Dolnogung menghubungkan Kampung Piliogom ke Jila, Jembatan Noemnogong menghubungkan Kampung Bunarugun ke Jila dan Jembatan Umplinogong menghubungkan Kampung Bunarugun, Umpliga dan Kampung Jila.

Empat jembatan ini dengan bentangan luas kali hampir 200-300 meter. “Ini kali-kali (sungai)  yang sangat besar. Jadi kami harap harus bangun jembatan yang betul-betul kuat, permanen untuk jangka panjang,” kata Hasan.

Mantan Kadistrik Alama ini mengungkapkan empat sungai besar di Jila ini harus menjadi perhatian serius pemerintah kabupaten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengakomodir dalam usulan program pada tahun 2025.

“Pengusulan program pembangunan jembatan ini menjadi yang prioritas karena sangat dibutuhkan masyarakat Jila saat ini,” ujar Hasan Kemong.

Ia mengungkapkan dalam Musrenbang tingkat distrik 2024, pihaknya juga mengundang sejumlah dinas teknis untuk bersama-sama merumuskan usulan program Fisik Prasarana (Fispra).

Diantaranya Dinas PUPR, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Hortikultura, Dinas Perikanan, Dinas Perhubungan dan Dinas Peternakan.

Tokoh pemuda Jila, Penegi Dolame mengatakan, permintaan pembangunan empat jembatan besar ini sudah berulang kali diusulkan, namun belum dijawab oleh Pemerintah Kabupaten Mimika.

Pemkab baru membangun Jembatan Jilnogong yang menghubungkan akses Bandara ke Jila pada tahun 2023.

Sedangkan yang baru sampai pada pengerjaan fondasi yaitu Jembatan Dologong yang menghubungkan Bandara baru, Kampung Bunarugun, Umpliga dan Amuagom.

Ia berharap usulan mendasar bisa diakomodor tahun depan, sehingga masyarakat tetap beraktivitas meski di saat musim hujan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

Uskup Timika Ingatkan Lindungi Tanah Adat dan Waspada Kejahatan Digital  

21 Mei 2026
Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Wadanyon HSSBI di Yahukimo

Satgas Yon Parako 466 Pasgat dan Satgas ODC Ringkus Wadanyon HSSBI Kodap XVI di Yahukimo

21 Mei 2026
Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Diproyeksi Dihadiri 10 Ribu Peserta

Pesparawi Nasional XIV di Manokwari Diproyeksi Dihadiri 10 Ribu Peserta

21 Mei 2026
Tidak Semata Limbah, Potensi Sumber Daya: Pemkab Mimika Dorong Pemanfaatan Tailing Freeport Secara Berkelanjutan

Tidak Semata Limbah, Potensi Sumber Daya: Pemkab Mimika Dorong Pemanfaatan Tailing Freeport Secara Berkelanjutan

21 Mei 2026
148 Puskesmas di Papua Tengah hanya 12 Persen yang Miliki Sembilan Jenis Nakes Lengkap

148 Puskesmas di Papua Tengah hanya 12 Persen yang Miliki Sembilan Jenis Nakes Lengkap

21 Mei 2026
Puluhan Satwa Endemik Papua Diamankan Barantin Makasar

Puluhan Satwa Endemik Papua Diamankan Barantin Makasar

21 Mei 2026

POPULER

  • Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    Larangan Pemutaran Film Pesta Babi, Ini Pernyataan Kapendam XVII/Cenderawasih

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Pdt. Anton Wamang Klarifikasi Peristiwa Penembakan di Tembagapura: ‘TNI Tidak Terlibat Kematian Putri Saya’

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    525 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • SMI-KP Kota Studi Nabire Gelar Mimbar Bebas, Tolak Rencana Pemekaran DOB di Wilayah Paniai

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Menyemai Benih Calon Imam Katolik Amungme dan Kamoro di Kaki Gunung Lokon

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Seribu Lebih Suara Martinus Walilo Hilang, Minta KPU dan Bawaslu Kembalikan

Seribu Lebih Suara Martinus Walilo Hilang, Minta KPU dan Bawaslu Kembalikan

Disnak-Keswan Pindahkan Lokasi Penguburan Babi ke TPA Iwaka, Hari Pertama 90 Ekor

Disnak-Keswan Pindahkan Lokasi Penguburan Babi ke TPA Iwaka, Hari Pertama 90 Ekor

Bulan Februari 2024 Ada Sembilan Pasutri di Mimika Memutuskan Bercerai

Bulan Februari 2024 Ada Sembilan Pasutri di Mimika Memutuskan Bercerai

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id