ADVERTISEMENT
Sabtu, April 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

Musrenbang 2024 Distrik Jila, Masyarakat Minta Pemerintah Bangun Empat Jembatan Penyeberangan Permanen

Permintaan pembangunan empat jembatan besar ini sudah berulang kali diusulkan, namun belum dijawab oleh Pemerintah Kabupaten Mimika

8 Maret 2024
0
Musrenbang 2024 Distrik Jila, Masyarakat Minta Pemerintah Bangun Empat Jembatan Penyeberangan Permanen

Yakobus Karet, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum Setda Mimika, Hasan Kemong, Kadistrik Jila, Pletu Suseno mewakili Danramil Jila, Iptu Iskandar Muis, Kapolsek Jika, Merlin Sikape, Kasubid Infraswil Bappeda foto bersama usai pembukaan Musrenbang Distrik Jila, Jumat 8 Maret 2024. (Foto : Redaksi/Koranpapaua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Pemerintah Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat distrik tahun 2024, Jumat 8 Maret 2024

Musrenbang yang berlangsung di Aula Bobaigo Keuskupan Timika dibuka oleh Yakobus Karet, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Politik dan Hukum Kabupaten Mimika didampingi Kepala Distrik Jila Hasan Kemong.

ADVERTISEMENT

Turut hadir Kapolsek Jila Iptu Iskandar Muis, Peltu TNI Suseno mewakili Danramil Jila, kepala kampung, tokoh pemuda, tokoh agama dan tokoh perempuan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hadir juga Merlin Sikape, Kasubid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah (Infraswil) Bappeda Mimika selaku Ketua Tim Asistensi.

Baca Juga

DBH Freeport Turun Rp800 Miliar, Mimika Terancam Defisit Anggaran

Keputusan Visioner Pemkab Mimika: Bangun Gedung Perawatan Modern, Gelontorkan Rp242 Miliar

Hasan Kemong dalam Musrenbang tersebut mengungkapkan yang dibutuhkan masyarakat Jila saat ini adalah pemerintah daerah membangun empat jembatan penyeberangan permanen.

Karena empat jembatan tersebut sangat dibutuhkan untuk mempermudah akses antar kampung dan juga yang menghubungkan kampung-kampung dengan pusat distrik. Ini dikarenakan Distrik Jila berada di wilayah pegunungan dengan topografi yang sulit.

Satu-satunya akses masyarakat bepergian ke pusat distrik maupun ke kampung tetangga harus melewati sungai-sungai yang lebar dengan volume air gunung yang deras.

Arus air akan semakin deras ketika masuk musim hujan tiba, sehingga sangat beresiko jika warga memaksa menyeberang.

Hasan menyebutkan empat jembatan yang perlu dibangun yakni, Jembatan Jilnogong yang menghubungkan Kampung Diloa 1 dan 2 ke Jila.

Jembatan Dolnogung menghubungkan Kampung Piliogom ke Jila, Jembatan Noemnogong menghubungkan Kampung Bunarugun ke Jila dan Jembatan Umplinogong menghubungkan Kampung Bunarugun, Umpliga dan Kampung Jila.

Empat jembatan ini dengan bentangan luas kali hampir 200-300 meter. “Ini kali-kali (sungai)  yang sangat besar. Jadi kami harap harus bangun jembatan yang betul-betul kuat, permanen untuk jangka panjang,” kata Hasan.

Mantan Kadistrik Alama ini mengungkapkan empat sungai besar di Jila ini harus menjadi perhatian serius pemerintah kabupaten melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengakomodir dalam usulan program pada tahun 2025.

“Pengusulan program pembangunan jembatan ini menjadi yang prioritas karena sangat dibutuhkan masyarakat Jila saat ini,” ujar Hasan Kemong.

Ia mengungkapkan dalam Musrenbang tingkat distrik 2024, pihaknya juga mengundang sejumlah dinas teknis untuk bersama-sama merumuskan usulan program Fisik Prasarana (Fispra).

Diantaranya Dinas PUPR, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Hortikultura, Dinas Perikanan, Dinas Perhubungan dan Dinas Peternakan.

Tokoh pemuda Jila, Penegi Dolame mengatakan, permintaan pembangunan empat jembatan besar ini sudah berulang kali diusulkan, namun belum dijawab oleh Pemerintah Kabupaten Mimika.

Pemkab baru membangun Jembatan Jilnogong yang menghubungkan akses Bandara ke Jila pada tahun 2023.

Sedangkan yang baru sampai pada pengerjaan fondasi yaitu Jembatan Dologong yang menghubungkan Bandara baru, Kampung Bunarugun, Umpliga dan Amuagom.

Ia berharap usulan mendasar bisa diakomodor tahun depan, sehingga masyarakat tetap beraktivitas meski di saat musim hujan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Keputusan Visioner Pemkab Mimika: Bangun Gedung Perawatan Modern, Gelontorkan Rp242 Miliar

Keputusan Visioner Pemkab Mimika: Bangun Gedung Perawatan Modern, Gelontorkan Rp242 Miliar

11 April 2026
Dogiyai Berdarah: Kapolda Pastikan Penegakan Hukum Berjalan, AKBP Denis Diberi Waktu Enam Bulan

Dogiyai Berdarah: Kapolda Pastikan Penegakan Hukum Berjalan, AKBP Denis Diberi Waktu Enam Bulan

11 April 2026
Tiga Warga Australia Masuk Ilegal ke Indonesia via Merauke, Satunya Profesi Pilot

Tiga Warga Australia Masuk Ilegal ke Indonesia via Merauke, Satunya Profesi Pilot

10 April 2026
BKPSDM Papua Tengah Buka Seleksi Calon Mahasiswa Enam Sekolah Kedinasan, Berlaku untuk Delapan Kabupaten

BKPSDM Papua Tengah Buka Seleksi Calon Mahasiswa Enam Sekolah Kedinasan, Berlaku untuk Delapan Kabupaten

10 April 2026
Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

10 April 2026
Evakuasi Guru yang Menderita Sakit di Distrik Hoya Masih Terkendala Cuaca Buruk

Dugaan Pemotongan Dana BOS di Mimika Jadi Atensi, Kadisdik: Jika Ada Temuan Kepsek Berani Lapor

10 April 2026

POPULER

  • Buntut Peristiwa Dogiayai Berdarah, Kapolda Papua Copot Kompol Yocbeth Mince Mayor

    Buntut Peristiwa Dogiayai Berdarah, Kapolda Papua Copot Kompol Yocbeth Mince Mayor

    606 shares
    Bagikan 242 Tweet 152
  • Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

    594 shares
    Bagikan 238 Tweet 149
  • Aroma Dugaan Korupsi Proyek Lahan di Mimika Menguat, Kasus Senilai Rp22,5 Miliar Naik Tahap Penyidikan

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Pemkab Mimika Tetapkan WFH Setiap Jumat, Berikut Daftar Pejabat dan Unit Kerja yang Tetap Bekerja di Kantor

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Terekam CCTV, Seorang Pria Tewas Dihabisi di Halaman Masjid Al-Azhar Timika

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Dua Unit Rumah di Timika Dilalap Api, 14 Ekor Babi Ikut Terbakar

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Seribu Lebih Suara Martinus Walilo Hilang, Minta KPU dan Bawaslu Kembalikan

Seribu Lebih Suara Martinus Walilo Hilang, Minta KPU dan Bawaslu Kembalikan

Disnak-Keswan Pindahkan Lokasi Penguburan Babi ke TPA Iwaka, Hari Pertama 90 Ekor

Disnak-Keswan Pindahkan Lokasi Penguburan Babi ke TPA Iwaka, Hari Pertama 90 Ekor

Bulan Februari 2024 Ada Sembilan Pasutri di Mimika Memutuskan Bercerai

Bulan Februari 2024 Ada Sembilan Pasutri di Mimika Memutuskan Bercerai

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id