ADVERTISEMENT
Jumat, Mei 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Pesawat X Air Terbakar di Bandara Moses Kilangin, 10 Penumpang Tewas, 15 Luka Berat  

Tujuan lainnya dari simulasi ini adalah untuk menguji dokumen, komunikasi, kesiapan fasilitas dan koordinasi diantara  semua unsur.

7 Maret 2024
0
Pesawat X Air Terbakar di Bandara Moses Kilangin, 10 Penumpang Tewas, 15 Luka Berat  

Simulasi penanggulangan kecelakaan pesawat di Bandara Moses Kilangin. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Pesawat X Air mengalami kecelakaan ketika landing di Bandara Mozes Kilangin Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Kamis 7 Februari 2024.

Pesawat yang mengangkut 60 penumpang itu terbakar dan mengakibatkan 10 penumpang meninggal dunia. Sementara 15 penumpang lainnya mengalami luka berat dan 10 luka ringan.

ADVERTISEMENT

Pihak Bandara Mozes Kilangin melibatkan sejumlah unsur untuk melakukan upaya penyelamatan terhadap para penumpang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Diantaranya, AVCO, UPBU, Basarnas Timika, Damkar Timika, PMI, Polres Mimika, Lanud Mimika, Kodim Mimika,  EP & R PT Freeport, petugas medis dari RSUD, RSMM, Puskesmas dan PSC.

Baca Juga

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Hindari Bentrok Terulang: Pemprov Papua Tengah Didesak Segera Tuntaskan Persoalan Tapal Batas Kapiraya

Kepala Bandara Mozes Kilangin Timika, Subagio H kepada wartawan mengatakan, kecelakaan pesawat yang terjadi hari ini merupakan bagian dari simulasi (latihan) untuk penanggulangan kecelakaan pesawat. Latihan itu sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi insiden kecelakaan pesawat.

Bagio menjelaskan, salah satu yang diperagakan adalah upaya Tim Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) dalam upaya mengevakuasi seluruh penumpang pesawat.

“Dalam simulasi ini sebuah pesawat diskenariokan gagal landing hingga mesin terbakar menggunakan ban bekas,” jelas Subagio.

Tujuan lainnya dari simulasi ini adalah untuk menguji dokumen, komunikasi, kesiapan fasilitas dan koordinasi diantara  semua unsur.

Seperti kecepatan tindakan yang dilakukan oleh pemadam kebakaran. Sementara tenaga medis dari rumah sakit dan Puskesmas untuk menguji kesiapan dan waktu tempuh penyelamatan penumpang dari Bandara ke fasilitas kesehatan.

Termasuk menguji kemampuan peralatan seperti pemadam kebakaran dan personil, karena untuk penanganannya dituntut hanya tiga menit maksimum yang dihitung mulai keluar dari garasi sampai ke lokasi.

“Jadi ini penting untuk kita tahu bahwa ketika ada sesuatu yang tidak kita inginkan, maka semua dapat dilakukan dengan baik, termasuk informasi dan upaya-upaya pertolongan,” papar Subagyo. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

29 Mei 2026
Konflik Kapiraya Memanas, Kantor Distrik dan 18 Rumah Warga Terbakar

Hindari Bentrok Terulang: Pemprov Papua Tengah Didesak Segera Tuntaskan Persoalan Tapal Batas Kapiraya

29 Mei 2026
Mahasiswa Yahukimo Sukses Gelar Pentas Seni Budaya Papua di Titik Nol Kilometer Yogyakarta

Mahasiswa Yahukimo Sukses Gelar Pentas Seni Budaya Papua di Titik Nol Kilometer Yogyakarta

29 Mei 2026
Petugas Kebersihan di Timika Temukan Bayi di Dekat Tempat Pembuangan Sampah

Petugas Kebersihan di Timika Temukan Bayi di Dekat Tempat Pembuangan Sampah

29 Mei 2026
Ivent Jakarta Athletics League 2026: Tim Papua Athletics Center Raih Satu Emas dan Dua Perak

Ivent Jakarta Athletics League 2026: Tim Papua Athletics Center Raih Satu Emas dan Dua Perak

29 Mei 2026
Langkah Kecil dari Mokwam: Napaki Jalan Panjang Anak-anak Papua untuk Bisa Sekolah

Langkah Kecil dari Mokwam: Napaki Jalan Panjang Anak-anak Papua untuk Bisa Sekolah

29 Mei 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    643 shares
    Bagikan 257 Tweet 161
  • Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    719 shares
    Bagikan 288 Tweet 180
  • Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

    562 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

    544 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

    631 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Pelaku Pelecehan Seksual Anak Dibekuk Usai Bobol Tahanan dan Kabur ke Poumako

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
Next Post
Warga yang Dibacok Berstatus Pelajar, Kasat Reskrim: Tidak Ada Kaitan dengan Pemilu

Warga yang Dibacok Berstatus Pelajar, Kasat Reskrim: Tidak Ada Kaitan dengan Pemilu

Musrenbang 2024 Distrik Jila, Masyarakat Minta Pemerintah Bangun Empat Jembatan Penyeberangan Permanen

Musrenbang 2024 Distrik Jila, Masyarakat Minta Pemerintah Bangun Empat Jembatan Penyeberangan Permanen

Seribu Lebih Suara Martinus Walilo Hilang, Minta KPU dan Bawaslu Kembalikan

Seribu Lebih Suara Martinus Walilo Hilang, Minta KPU dan Bawaslu Kembalikan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id