ADVERTISEMENT
Minggu, Mei 31, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Keamanan

Pesawat X Air Terbakar di Bandara Moses Kilangin, 10 Penumpang Tewas, 15 Luka Berat  

Tujuan lainnya dari simulasi ini adalah untuk menguji dokumen, komunikasi, kesiapan fasilitas dan koordinasi diantara  semua unsur.

7 Maret 2024
0
Pesawat X Air Terbakar di Bandara Moses Kilangin, 10 Penumpang Tewas, 15 Luka Berat  

Simulasi penanggulangan kecelakaan pesawat di Bandara Moses Kilangin. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Pesawat X Air mengalami kecelakaan ketika landing di Bandara Mozes Kilangin Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Kamis 7 Februari 2024.

Pesawat yang mengangkut 60 penumpang itu terbakar dan mengakibatkan 10 penumpang meninggal dunia. Sementara 15 penumpang lainnya mengalami luka berat dan 10 luka ringan.

ADVERTISEMENT

Pihak Bandara Mozes Kilangin melibatkan sejumlah unsur untuk melakukan upaya penyelamatan terhadap para penumpang.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Diantaranya, AVCO, UPBU, Basarnas Timika, Damkar Timika, PMI, Polres Mimika, Lanud Mimika, Kodim Mimika,  EP & R PT Freeport, petugas medis dari RSUD, RSMM, Puskesmas dan PSC.

Baca Juga

Hadiri Konferensi APS di Jayapura, KDM Diberikan Oleh-oleh Replika Rumah Pohon Korowai

SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

Kepala Bandara Mozes Kilangin Timika, Subagio H kepada wartawan mengatakan, kecelakaan pesawat yang terjadi hari ini merupakan bagian dari simulasi (latihan) untuk penanggulangan kecelakaan pesawat. Latihan itu sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi insiden kecelakaan pesawat.

Bagio menjelaskan, salah satu yang diperagakan adalah upaya Tim Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) dalam upaya mengevakuasi seluruh penumpang pesawat.

“Dalam simulasi ini sebuah pesawat diskenariokan gagal landing hingga mesin terbakar menggunakan ban bekas,” jelas Subagio.

Tujuan lainnya dari simulasi ini adalah untuk menguji dokumen, komunikasi, kesiapan fasilitas dan koordinasi diantara  semua unsur.

Seperti kecepatan tindakan yang dilakukan oleh pemadam kebakaran. Sementara tenaga medis dari rumah sakit dan Puskesmas untuk menguji kesiapan dan waktu tempuh penyelamatan penumpang dari Bandara ke fasilitas kesehatan.

Termasuk menguji kemampuan peralatan seperti pemadam kebakaran dan personil, karena untuk penanganannya dituntut hanya tiga menit maksimum yang dihitung mulai keluar dari garasi sampai ke lokasi.

“Jadi ini penting untuk kita tahu bahwa ketika ada sesuatu yang tidak kita inginkan, maka semua dapat dilakukan dengan baik, termasuk informasi dan upaya-upaya pertolongan,” papar Subagyo. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Hadiri Konferensi APS di Jayapura, KDM Diberikan Oleh-oleh Replika Rumah Pohon Korowai

Hadiri Konferensi APS di Jayapura, KDM Diberikan Oleh-oleh Replika Rumah Pohon Korowai

30 Mei 2026
SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

SMAMCO Manokwari Menjadi Sekolah Konservasi Pertama di Indonesia dari Tanah Papua

30 Mei 2026
Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

Dibalik Gencarnya Pemutaran Film Pesta Babi: Mama Yasinta Laporkan Direktur LBH Papua Merauke

30 Mei 2026
Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Beras ke Pedalaman Papua Melalui Jalur Udara

Satgas Yon Parako 466 Pasgat Bantu Distribusi Beras ke Pedalaman Papua Melalui Jalur Udara

30 Mei 2026
Dana Otsus Rp12,69 Triliun Tidak Berarti Jika Tanpa Disertai Evaluasi Menyeluruh

Dana Otsus Rp12,69 Triliun Tidak Berarti Jika Tanpa Disertai Evaluasi Menyeluruh

30 Mei 2026
Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

Kebakaran Gereja Katolik Poumako: Polisi Sebut Diduga Akibat Lilin yang Lupa Dipadamkan

29 Mei 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    716 shares
    Bagikan 286 Tweet 179
  • Peringatan! Kawasan Wisata Kali Wania-Timika Rawan Pemerkosaan dan Perampokan

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Dari Kampung ke Jawa, Tiga Taruna Papua Binaan YPMAK Kejar Mimpi di Bidang Kelautan

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • 42 Kepala Daerah di Papua akan Hadiri Deklarasi Eliminasi Tuberkulosis di Kota Sorong

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Dukung Talenta Anak Muda, Pemkab Nduga Diminta Bangun Fasilitas Olahraga

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Satu Korban Ledakan Granat di Gereja Santo Paulus Nabuni Meninggal Dunia di RSUD Mimika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Polisi Dalami Dugaan Pengrusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika, Kapolres: Anggota Terlibat Ditindak Tegas

    519 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Warga yang Dibacok Berstatus Pelajar, Kasat Reskrim: Tidak Ada Kaitan dengan Pemilu

Warga yang Dibacok Berstatus Pelajar, Kasat Reskrim: Tidak Ada Kaitan dengan Pemilu

Musrenbang 2024 Distrik Jila, Masyarakat Minta Pemerintah Bangun Empat Jembatan Penyeberangan Permanen

Musrenbang 2024 Distrik Jila, Masyarakat Minta Pemerintah Bangun Empat Jembatan Penyeberangan Permanen

Seribu Lebih Suara Martinus Walilo Hilang, Minta KPU dan Bawaslu Kembalikan

Seribu Lebih Suara Martinus Walilo Hilang, Minta KPU dan Bawaslu Kembalikan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id