ADVERTISEMENT
Jumat, April 3, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Virus ASF Tidak Menular ke Manusia, Kerugian Ekonomi Miliaran Rupiah

Sabelina mengajak semua warga Mimika untuk bersama-sama menekan penyebaran virus ini, dengan cara tidak membawa daging babi dari luar Timika.

16 Februari 2024
0
Virus ASF Tidak Menular ke Manusia, Kerugian Ekonomi Miliaran Rupiah

Ratusan ternak babi yang mati di Timika sebelum dikubur massal, Jumat 16 Februari 2024. (Insert: Kadisnak-Keswan, drh. Sabelina Fitriani (Foto Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dinak-Keswan) Kabupaten Mimika, drh. Sabelina Fitriani, M.Si mengatakan, virus African Swine Fever (ASF) tidak menyerang ke manusia.

Meski demikian virus yang saat ini sedang mengganas di Timika dan mengakibatkan matinya ribuan ekor babi berdampak pada kerugian ekonomi warga 100 persen.

ADVERTISEMENT

Walaupun dirinya tidak menyebutkan angka pasti kerugian tersebut, namun Sabelina memprediksi kerugian yang diderita peternak babi di Timika sudah mencapai miliran rupiah.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kami mohon jangan lagi bawa daging babi dari luar. Karena tidak ada vaksin. Virus tertinggal di kandang masih bisa aktif,” pesan Sabelina saat ditemui wartawan di lokasi penguburan babi, Jumat 16 Februari 2024.

Baca Juga

Ucapkan Duka Cita, Amnesty Internasional Indonesia Desak Usut Tuntas Kasus Dogiyai Berdarah

Konflik Berdarah Dogiayai: Polda Papua Tengah akan Bentuk Timsus, Kapolda Minta Maaf

Ia mengajak semua warga Mimika untuk bersama-sama menekan penyebaran virus ini, dengan cara tidak membawa daging babi dari luar Timika.

Selain itu menjaga ketat lalulintas kendang, dan tidak semua bebas masuk kendang.

Sabelina memprediksi dengan masuk masa puncak ini tingkat kematian makin tinggi, sehari tembus 100 ekor.

Pesan lain untuk masyarakat, jika ada sisa daging yang tidak dimakan jangan dibuang melainkan harus dikubur supaya tidak menjadi sumber penularan.

Karena virus ini meskipun panas matahari atau bakar batu 65 derajat juga masih bisa hidup. Begitupun dalam suhu udara yang dingin sekalipun masih bisa bertahan hidup.

“Kami sudah mengeluarkan larangan menjual hewan atau memasukan hewan atau daging dari luar. Masyarakat harus taati ini,” katanya.

Sekarang kabupaten tetangga misalnya Puncak, Wamena sudah tidak lagi mengambil babi dari Timika.

Sabelina juga menawarkan solusi bagi peternak yang hendak melanjutkan usahanya, sebaiknya memindahkan lokasi baru jangan bertahan di tempat yang sama.

Sebab hampir semua lokasi yang lama kandangnya dibangun berdempetan. “Kondisi ini yang berbahaya, karena meskipun kandang lama itu sudah dibersihkan dalam waktu enam bulan belum menjamin virus itu tidak ganas,”timpalnya.

Untuk diketahui berdasarkan data Disnak-Keswan, pada hari Kamis 15 Februari 2024 telah menguburkan 1.176 ekor dan pada hari Jumat 16 Februari 2024 terdapat 586 ekor milik peternak babi yang mati.

Disnak-Keswan mengambil kebijakan menguburkan semua babi yang mati secara massal. Lokasi penguburan berada di lahan milik pemerintah Kabupaten Mimika yang jauh dari pemukiman warga, sehingga sangat aman untuk ternak babi yang masih sehat. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Aparat Gabungan dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Terlibat Pemusnahan Barang Bukti Miras dan Narkoba

Aparat Gabungan dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Terlibat Pemusnahan Barang Bukti Miras dan Narkoba

3 April 2026
Ucapkan Duka Cita, Amnesty Internasional Indonesia Desak Usut Tuntas Kasus Dogiyai Berdarah

Ucapkan Duka Cita, Amnesty Internasional Indonesia Desak Usut Tuntas Kasus Dogiyai Berdarah

3 April 2026
Perampokan Bersenjata Gasak Enam Handphone dan Uang Jutaan Rupiah

Perampokan Bersenjata Gasak Enam Handphone dan Uang Jutaan Rupiah

3 April 2026
Konflik Berdarah Dogiayai: Polda Papua Tengah akan Bentuk Timsus, Kapolda Minta Maaf

Konflik Berdarah Dogiayai: Polda Papua Tengah akan Bentuk Timsus, Kapolda Minta Maaf

3 April 2026
Pengemudi Ojek Luka Serius Disabet Senjata Tajam, Polisi Buru Pelaku

Pengemudi Ojek Luka Serius Disabet Senjata Tajam, Polisi Buru Pelaku

3 April 2026
Pemkab Mimika Resmi Terbitkan SE Nomor 30 Tahun 2025, ASN WFH Setiap Jumat

Pemkab Mimika Resmi Terbitkan SE Nomor 30 Tahun 2025, ASN WFH Setiap Jumat

3 April 2026

POPULER

  • Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    620 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Seorang Remaja Putri di Timika Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri, Motifnya Masih Penyelidikan

    561 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Jaksa Agung Pantau Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Sarana Aerosport di Mimika

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • ASN Wajib Turun ke Pedalaman, Pemkab Mimika Naikkan Uang Perjalanan Dinas Rp3,5 Juta per Hari

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Seorang Warga Tewas di Kwamki Narama, Diduga Diserang Sekompok Orang

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
Alokasi APBN 2024 untuk Mimika dan Puncak Rp4,2 Triliun

Alokasi APBN 2024 untuk Mimika dan Puncak Rp4,2 Triliun

Cacar Monyet Merebak di Indonesia, Reynol: Dinkes Mimika Terima Arahan Kemenkes 

Reynold Ubra Tegaskan Kasus Lumpuh Layuh di Timika Belum KLB Polio, Dinkes Keluarkan Surat Edaran

Frans Kambu, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mimika Papua Tengah menyerahkan material kerja kepada peserta, Sabtu 17 Februari 2024. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Peringati HPSN 2024, Freeport dan Pemkab Mimika Lakukan Aksi Bersih Kota Timika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id