ADVERTISEMENT
Sabtu, Agustus 29, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Excavator Masuk Wilayah Tambang Emas Wakia, Lemasko Desak Polres Mimika Segera Bentuk Tim

Selain merusak alam di kawasan lindung tanah adat juga berpotensi menjadi ancaman baru bagi masyarakat setempat. Suatu saat tempat tinggal warga akan hilang, karena jarak dari bibir pantai dengan perkampungan hanya lima kilometer.

7 Februari 2024
0
Masyarakat Mimika Diajak Sukseskan Pemilu, Marianus: Pilihlah Caleg yang Benar-benar Pro Rakyat

Marianus Maknaepeku, Wakil Ketua Lemasko. (Fofo : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (Lemasko) telah menerima pengaduan masyarakat, terkait masuknya satu unit excavator di wilayah tambang emas, Kampung Wakia, Distrik Mimika Barat, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Alat berat tersebut diduga akan digunakan untuk melakukan pengolahan emas yang ada di wilayah tersebut. Meski demikian, warga setempat belum mengetahui pemilik excavator dan siapa pengusaha yang membekinginya.

ADVERTISEMENT

Terkait dengan ini Marianus Maknaipeku, Wakil Ketua Lemasko mendesak Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra segera membentuk tim untuk mengungkap siapa oknum pelaku yang melakukan akitivitas tambang rakyat di Kampung Wakia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Desakan ini Marianus sampaikan karena setelah menerima pengaduan masyarakat setempat, bahwa sebuah excavator masuk di wilayah tersebut dan hendak melakukan penambangan emas.

Baca Juga

Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

Freeport dan Tempo Institute Perkuat Kapasitas Jurnalis Papua Tengah, 27 Wartawan Ikuti Program Pengembangan

“Kami dari Lemasko sudah menerima aduan warga Wakia. Bahwa di sana ada satu excavator sudah masuk untuk menggali emas di area tanah adat. Kita juga belum tahu siapa punya,” ujar Marianus kepada Koranpapua.id melalui sambungan teleponnya, Rabu 7 Februari 2024.

Sebagai tokoh adat Suku Kamoro, Marianus mengkuatirkan apabila penambangan emas tradisional menggunakan excavator akan berdampak besar pada kerusakan alam dan lingkungan sekitar.

Selain merusak alam di kawasan lindung tanah adat juga berpotensi menjadi ancaman baru bagi masyarakat setempat. Suatu saat tempat tinggal warga akan hilang, karena jarak dari bibir pantai dengan perkampungan hanya lima kilometer.

Bahkan masyarakat setempat akan kehilangan mata pencaharian untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Kepada aparat penegak hukum, ia berharap secepatnya merespon atas laporan warga Wakia. Ini bertujuan untuk mencegah sebelum terjadinya hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

Mantan Anggota DPRD Mimika ini juga mendesak Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Lingkungam Hidup (DLH) turun melihat kondisi atas dampak lingkungan nantinya terjadi.

Begitupun Dinas Pertambangan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Papua Tengah harus turun ke lokasi untuk mengecek siapa oknum yang memasukan alat berat dalam operasi penambangan.

Marianus berharap dalam pembentukan tim oleh aparat penegak hukum dan pemerintah wajib melibatkan Lemasko. Tujuannya supaya bersama-sama bekerja dalam pengawasan guna mengungkap siapa yang membekingi.

“Kami minta polisi segera tangkap siapa pelaku yang mau merusak tanah adat di Wakia dan harus diproses hukum,” katanya.

Sementara Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra ketika dikonfirmasi mengenai perihal tersebut menjawab polisi akan mendalami terlebih dahulu.  (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

29 Agustus 2026
Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

Kuliah Perdana ITB Dibuka, 176 Mahasiswa Disiapkan Jadi Generasi Penggerak Teluk Bintuni

29 Agustus 2026
Jaga Stabilitas Wilayah Perbatasan: Satgas Pasgat Oksibil dan Apkam Gelar Dialog Terbuka Bersama Ormas Bintang Sifik

Jaga Stabilitas Wilayah Perbatasan: Satgas Pasgat Oksibil dan Apkam Gelar Dialog Terbuka Bersama Ormas Bintang Sifik

29 Agustus 2026
Freeport dan Tempo Institute Perkuat Kapasitas Jurnalis Papua Tengah, 27 Wartawan Ikuti Program Pengembangan

Freeport dan Tempo Institute Perkuat Kapasitas Jurnalis Papua Tengah, 27 Wartawan Ikuti Program Pengembangan

29 Agustus 2026
Nasib 700 Pekerja TKBM Pomako Jadi Sorotan, DPRK Mimika Beri Pengurus Koperasi Waktu Tiga Bulan

Nasib 700 Pekerja TKBM Pomako Jadi Sorotan, DPRK Mimika Beri Pengurus Koperasi Waktu Tiga Bulan

29 Agustus 2026
DP3AP2KB Mimika Siapkan Rumah Aman 2027, Tempat Perlindungan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak

DP3AP2KB Mimika Siapkan Rumah Aman 2027, Tempat Perlindungan Korban Kekerasan Perempuan dan Anak

29 Agustus 2026

POPULER

  • Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    Bupati Mimika Soroti P3K “Kepala Batu”, Kinerja Buruk Bisa Berujung Pemberhentian

    648 shares
    Bagikan 259 Tweet 162
  • 26 Pejabat Polres Mimika Dimutasi, Wakapolres hingga Kapolsek Berganti, Ini Daftarnya

    617 shares
    Bagikan 247 Tweet 154
  • 500 Hektare Perkebunan Kopi Arabika akan Dikembangkan di Papua Tengah

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Tindak Lanjuti Edaran Bupati, Dishub Mimika Tertibkan Truk Pengangkut Material

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Profiling 2.644 ASN Mimika Dimulai, Bupati Tegaskan Karier Tak Boleh Lagi “Diacak-acak”

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Air Bersih Macet, Warga Manoware Mimika Kembali Berburu Mata Air

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Target 50 Persen Tak Tercapai, Serapan Otsus Mimika Baru 29 Persen, Tahap Kedua Terancam Gagal

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Minta Keberpihakan Kursi Legislatif untuk OAP, MRP-PT Surati KPU Pusat dan Sampaikan Lima Point Penting

Minta Keberpihakan Kursi Legislatif untuk OAP, MRP-PT Surati KPU Pusat dan Sampaikan Lima Point Penting

Sepuluh Calon Anggota KPU Papua Tengah Siap Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan

Hari ini Batas Akhir Pindah TPS untuk Empat Kategori Pemilih

Pj Sekda Mimika, Dr. Ida Wahyuni bersama Kepala Badan Kesbangpol, Yan Selamat Purba memikul tifa membuka kegiatan Deklarasi Pemilih Cerdas, Rabu 7 Februari 2024. (Foto dok.ist/koranpapua.id)

Hadiri Deklarasi Pemilih Cerdas, Pj Sekda Dr. Ida Wahyuni Titipkan Empat Pesan untuk Generasi Z

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id