ADVERTISEMENT
Kamis, September 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Excavator Masuk Wilayah Tambang Emas Wakia, Lemasko Desak Polres Mimika Segera Bentuk Tim

Selain merusak alam di kawasan lindung tanah adat juga berpotensi menjadi ancaman baru bagi masyarakat setempat. Suatu saat tempat tinggal warga akan hilang, karena jarak dari bibir pantai dengan perkampungan hanya lima kilometer.

7 Februari 2024
0
Masyarakat Mimika Diajak Sukseskan Pemilu, Marianus: Pilihlah Caleg yang Benar-benar Pro Rakyat

Marianus Maknaepeku, Wakil Ketua Lemasko. (Fofo : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Lembaga Masyarakat Adat Suku Kamoro (Lemasko) telah menerima pengaduan masyarakat, terkait masuknya satu unit excavator di wilayah tambang emas, Kampung Wakia, Distrik Mimika Barat, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Alat berat tersebut diduga akan digunakan untuk melakukan pengolahan emas yang ada di wilayah tersebut. Meski demikian, warga setempat belum mengetahui pemilik excavator dan siapa pengusaha yang membekinginya.

ADVERTISEMENT

Terkait dengan ini Marianus Maknaipeku, Wakil Ketua Lemasko mendesak Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra segera membentuk tim untuk mengungkap siapa oknum pelaku yang melakukan akitivitas tambang rakyat di Kampung Wakia.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Desakan ini Marianus sampaikan karena setelah menerima pengaduan masyarakat setempat, bahwa sebuah excavator masuk di wilayah tersebut dan hendak melakukan penambangan emas.

Baca Juga

Ketua TP-PKK Mimika Titip Pesan Tegas: Pengurus Baru Harus Bekerja dengan Hati dan Layani Masyarakat

Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

“Kami dari Lemasko sudah menerima aduan warga Wakia. Bahwa di sana ada satu excavator sudah masuk untuk menggali emas di area tanah adat. Kita juga belum tahu siapa punya,” ujar Marianus kepada Koranpapua.id melalui sambungan teleponnya, Rabu 7 Februari 2024.

Sebagai tokoh adat Suku Kamoro, Marianus mengkuatirkan apabila penambangan emas tradisional menggunakan excavator akan berdampak besar pada kerusakan alam dan lingkungan sekitar.

Selain merusak alam di kawasan lindung tanah adat juga berpotensi menjadi ancaman baru bagi masyarakat setempat. Suatu saat tempat tinggal warga akan hilang, karena jarak dari bibir pantai dengan perkampungan hanya lima kilometer.

Bahkan masyarakat setempat akan kehilangan mata pencaharian untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Kepada aparat penegak hukum, ia berharap secepatnya merespon atas laporan warga Wakia. Ini bertujuan untuk mencegah sebelum terjadinya hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.

Mantan Anggota DPRD Mimika ini juga mendesak Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Lingkungam Hidup (DLH) turun melihat kondisi atas dampak lingkungan nantinya terjadi.

Begitupun Dinas Pertambangan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Papua Tengah harus turun ke lokasi untuk mengecek siapa oknum yang memasukan alat berat dalam operasi penambangan.

Marianus berharap dalam pembentukan tim oleh aparat penegak hukum dan pemerintah wajib melibatkan Lemasko. Tujuannya supaya bersama-sama bekerja dalam pengawasan guna mengungkap siapa yang membekingi.

“Kami minta polisi segera tangkap siapa pelaku yang mau merusak tanah adat di Wakia dan harus diproses hukum,” katanya.

Sementara Kapolres Mimika AKBP I Gede Putra ketika dikonfirmasi mengenai perihal tersebut menjawab polisi akan mendalami terlebih dahulu.  (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ketua TP-PKK Mimika Titip Pesan Tegas: Pengurus Baru Harus Bekerja dengan Hati dan Layani Masyarakat

Ketua TP-PKK Mimika Titip Pesan Tegas: Pengurus Baru Harus Bekerja dengan Hati dan Layani Masyarakat

16 September 2026
60.000 Batang Rokok Diduga Berpita Cukai Palsu Digagalkan di Bandara Sentani

60.000 Batang Rokok Diduga Berpita Cukai Palsu Digagalkan di Bandara Sentani

16 September 2026
Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

Di Tanah Kaya Emas, Kisah Benediktus, Pelajar di Mimika yang Mendulang demi Baju Sekolah

16 September 2026
Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

Demerina Menangis Saat Hendak Bercerita, Trauma Usai 20 Hari Disandera KKB

16 September 2026
TP-PKK Kuala Kencana Periode 2026-2030 Resmi Dilantik, Ini Fokus Programnya

TP-PKK Kuala Kencana Periode 2026-2030 Resmi Dilantik, Ini Fokus Programnya

16 September 2026
Sopir Lajuran Dilaporkan Tewas di Jalur Wamena-Mbua, Mobil Dibakar

Sopir Lajuran Dilaporkan Tewas di Jalur Wamena-Mbua, Mobil Dibakar

16 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    621 shares
    Bagikan 248 Tweet 155
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Polisi Identifikasi Dua DPO Kasus Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • 20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penyanderaan Jila Akhirnya Dievakuasi ke Timika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Minta Keberpihakan Kursi Legislatif untuk OAP, MRP-PT Surati KPU Pusat dan Sampaikan Lima Point Penting

Minta Keberpihakan Kursi Legislatif untuk OAP, MRP-PT Surati KPU Pusat dan Sampaikan Lima Point Penting

Sepuluh Calon Anggota KPU Papua Tengah Siap Jalani Uji Kelayakan dan Kepatutan

Hari ini Batas Akhir Pindah TPS untuk Empat Kategori Pemilih

Pj Sekda Mimika, Dr. Ida Wahyuni bersama Kepala Badan Kesbangpol, Yan Selamat Purba memikul tifa membuka kegiatan Deklarasi Pemilih Cerdas, Rabu 7 Februari 2024. (Foto dok.ist/koranpapua.id)

Hadiri Deklarasi Pemilih Cerdas, Pj Sekda Dr. Ida Wahyuni Titipkan Empat Pesan untuk Generasi Z

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id