ADVERTISEMENT
Senin, Oktober 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Nabire

Serahkan DPA Rp4,8 Triliun, Ribka Haluk: Gunakan dengan Baik, Jangan Ada Masalah di Kepemimpinan Saya

Hindarkan pertentangan kepentingan dalam pelaksanaan tugas, serta tidak meminta atau menerima pemberian (gratifikasi) secara langsung atau tidak langsung terkait dengan jabatan atau pekerjaan.

5 Februari 2024
0
Serahkan DPA Rp4,8 Triliun, Ribka Haluk: Gunakan dengan Baik, Jangan Ada Masalah di Kepemimpinan Saya

Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM bersama dengan pimpinan OPD(foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Penjabat Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos., MM mengingatkan kepada semua kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menggunakan APBD Tahun 2024 sebesar Rp4.820.033.558 dengan baik.

Ribka tidak menginginkan dimasa kepemimpinannya sebagai gubernur terjadi masalah. Karena itu setiap OPD harus menghindari praktek-praktek atau tindakan yang tidak terpuji, yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

“Saya harap ini menjadi perhatian serius bagi kita semua, secara khusus bagi para Kepala OPD, sebagai pengguna anggaran. Saya tidak ingin dimasa kepemimpinan saya ada yang bermasalah,”tegas Ribka Haluk usai penyerahan Daftar Pelaksana Anggaran (DPA) Provinsi Papua Tengah, Jumat 2 Februari 2024 di Nabire.

Ribka Haluk juga menekankan OPD tidak boleh membuat penumpukan pekerjaan yang mengakibatkan lambatnya serapan anggaran di akhir tahun. Kondisi ini bisa saja berdampak menimbulkan permasalahan.

Baca Juga

HUT ke-30 Mimika, Bupati Dorong Pembangunan Merata dari Kampung ke Kota

459 Kasus Kejahatan Tercatat di Papua Tengah, Polda Gelar Operasi Pekat Noken 2026

Semua kendala yang menjadi penyebab lambatnya penyerapan anggaran pada tahun anggaran 2023 dapat menjadi pelajaran untuk tidak terulang lagi pada tahun anggaran 2024.

Prinsip-prinsip pengelolaan keuangan daerah yang baik, taat aturan, proporsional, optimal, efektif, dan efesien serta transparan dan dapat dipertanggungjawabkan, dengan memperrhatikan asas keadilan, kepatutan, dan manfaat untuk masyarakat, wajib untuk dilaksanakan.

Termasuk senantiasa melakukan pengawasan internal secara berjenjang, supaya anggaran yang dibelanjakan benar-benar efektif, efisien dan tepat sasaran.

“Kepala OPD agar tetap fokus pada target yang sudah disepakati pada dokumen perencanaan dan penganggaran. Terus melakukan identifikasi terhadap permasalahan, dan cepat tanggap apabila terdapat penyerapan yang tidak sesuai rencana,”pesan Ribka.

Dikatakan, total belanja APBD 2024 sebesar Rp4,8 triliun  ini mengalami peningkatan kurang lebih 100,3 persen dibanding APBD Perubahan Tahun 2023.

Meski kita berbangga APBD tahun ini mengalami peningkatan, namun di balik itu ada tugas berat yang menanti.

Sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) yang masih sangat muda, penyerahan DPA hari ini jangan hanya dimaknai secara seremonial semata, namun harus menjadi momentum untuk terus menjaga komitmen dalam meletakan dasar yang baik dan benar bagi proses pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan di Papua Tengah.

Penandatanganan Pakta Integritas

Bersamaan dengan penyerahan DPA juga dilakukan penandatanganan pakta integritas bagi pengguna anggaran di lingkup Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Pakta integritas merupakan amanat dari peraturan Menpan RB RI Nomor 49 Tahun 2011, serta sebagai wujud pernyataan atau janji kepada diri sendiri tentang komitmen melaksanakan seluruh tugas, fungsi, wewenang dan peran sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Serta kesanggupan untuk tidak melakukan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Melalui penandatanganan pakta integritas ini, Ribka haluk menekankan kepada semua kepala OPD untuk menjaga citra dan kredibilitas OPD.

Hal itu bisa dibuktikan melalui pelaksanaan tata kerja yang jujur, transparan dan akuntabel serta objektif, untuk mendorong peningkatan kinerja, sesuai kode etik dan pedoman perilaku menurut jabatan yang diemban.

Ribka Haluk juga mengajak seluruh kepala OPD untuk dapat memberikan contoh kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dalam melaksanakan tugas.

Hindarkan pertentangan kepentingan dalam pelaksanaan tugas,  proaktif dalam pencegahan dan pemberantasan KKN serta tidak meminta atau menerima pemberian (gratifikasi) secara langsung atau tidak langsung terkait dengan jabatan atau pekerjaan,” tandasnya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

HUT ke-30 Mimika, Bupati Dorong Pembangunan Merata dari Kampung ke Kota

HUT ke-30 Mimika, Bupati Dorong Pembangunan Merata dari Kampung ke Kota

12 Oktober 2026
Tak Hanya Jaga Perbatasan, Prajurit TNI di Tanah Merah Bimbing Anak Papua Belajar

Tak Hanya Jaga Perbatasan, Prajurit TNI di Tanah Merah Bimbing Anak Papua Belajar

11 Oktober 2026
459 Kasus Kejahatan Tercatat di Papua Tengah, Polda Gelar Operasi Pekat Noken 2026

459 Kasus Kejahatan Tercatat di Papua Tengah, Polda Gelar Operasi Pekat Noken 2026

11 Oktober 2026
Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

11 Oktober 2026
100,8 Liter Sopi Diamankan dari Penumpang KM Tatamailau di Pomako

100,8 Liter Sopi Diamankan dari Penumpang KM Tatamailau di Pomako

10 Oktober 2026
Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

10 Oktober 2026

POPULER

  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    786 shares
    Bagikan 314 Tweet 197
  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Kasus Investasi Rp1,7 Miliar di Timika, Kuasa Hukum Desak Penyidik Segera Periksa Korban

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Israel Kurnia Burdam Kritis Usai Diduga Dianiaya Berulang di Timika, Keluarga Desak Polisi Bertindak

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
  • Perselisihan Pelajar Meledak Jadi Bentrok Warga di Mimika, 8 Orang Diamankan Polisi

    513 shares
    Bagikan 205 Tweet 128
Next Post
Ronal Kambu, Caleg DPRD Mimika Dapil 1 mewakili Partai Hanura menyerahkan bantuan Sembako untuk warga korban kebakaran kios panjang di Kampung Pomako, Distrik Mimika Timur, Senin 5 Februari 2024. (Foto Ist/Koranpapua.id)

Kampanye Terakhir Hanura di Pomako, Gelar Aneka Lomba, Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran

Masyarakat Mimika Diajak Sukseskan Pemilu, Marianus: Pilihlah Caleg yang Benar-benar Pro Rakyat

Excavator Masuk Wilayah Tambang Emas Wakia, Lemasko Desak Polres Mimika Segera Bentuk Tim

Minta Keberpihakan Kursi Legislatif untuk OAP, MRP-PT Surati KPU Pusat dan Sampaikan Lima Point Penting

Minta Keberpihakan Kursi Legislatif untuk OAP, MRP-PT Surati KPU Pusat dan Sampaikan Lima Point Penting

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id