ADVERTISEMENT
Rabu, Oktober 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Nabire

Bupati Nabire Soal Block Wabu, Biarkan Masyarakat Menikmati Titipan Tangan Tuhan Sampai Anak Cucu

Emas di Block Wabu ‘berhamburan’ di atas tanah, tidak seperti yang ada di areal tambang emas Tembagapura yang dikelola PT Freeport Indonesia yang harus menggunakan peralatan canggih.

22 Januari 2024
0
Bupati Nabire Soal Block Wabu, Biarkan Masyarakat Menikmati Titipan Tangan Tuhan Sampai Anak Cucu

Bupati Nabire Mesak Magai. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Rencana Pemerintah Pusat melakukan eksplorasi tambang emas Block Wabu di wilayah Papua Tengah terus menuai aksi protes dari masyarakat maupun mahasiswa Papua.

Bupati Nabire Mesak Magai juga memberikan pernyataan melalui rekaman video berdurasi lima menit dua puluh delapan detik yang viral di media sosial Whatsapp, Senin 22 Januari 2024.

Orang nomor satu di Kabupaten Nabire itu menegaskan Jakarta jangan melirik potensi Block Wabu maupun potensi Sumber Daya Alam (SDA) lainnya yang ada di wilayah Papua Tengah.

Meskipun Mesak tidak secara terang-terangan menolak, namun ia meminta pengelolaan Block Wabu diserahkan kepada masyarakat lokal untuk dikelola secara manual. Dengan demikian masyarakat dapat menikmati titipan tangan Tuhan sampai anak cucu.

Baca Juga

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Timika, Kepala Bandara Utamakan Keselamatan

Dinkes Mimika Imbau Warga Lindungi Diri dari Paparan Asap, Ingatkan Risiko Gangguan Kesehatan

Dikatakan, emas di Block Wabu ‘berhamburan’ di atas tanah, tidak seperti yang ada di areal tambang emas Tembagapura yang dikelola PT Freeport Indonesia yang harus menggunakan peralatan canggih.

Melalui rekaman video tersebut, Bupati Mesak ingin menyampaikan sikapnya terhadap penolakan Block Wabu di Nabire.

Mesak menjelaskan sekitar tahun 2022, dirinya bertemu dengan seseorang dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM).

Bahwa di Jakarta ada tiga kelompok yang sedang membidik untuk masuk beroperasi di Block Wabu. Namun Mesak tidak menyebutkan secara jelas identitasnya orang yang ia temui.

Kemudian pada September tahun 2022, dirinya pernah bertemu seorang pejabat tinggi PT Freeport Indonesia di Timika.

Meskipun tidak menyebutkan secara lengkap siapa identitas petinggi Freeport tersebut, namun Mesak mengatakan dalam pertemuan itu petinggi Freeport bercerita kepadanya tentang potensi kekayaan Block Wabu.

Bahwa antara Block Wabu dan Tembagapura ada perbedaan. Potensi kekayaan alam di Tembagapura seperti tembaga dan emas maupun nikel terdapat di bawah tanah.

Sehingga dalam operasionalnya menggunakan peralatan besar, canggih dan sebagainya. Tetapi tidak seperti Block Wabu yang emasnya berhamburan di atas tanah dan potensi kekayaannya sangat luar biasa.

“Emas yang ada di Block Wabu bisa sampai 25 tahun pun belum bisa habis,”tukasnya.

Untuk itu, Mesak menyampaikan kepada masyarakat termasuk pejabat di delapan kabupaten di Papua Tengah, bahwa Block Wabu merupakan benar-benar titipan Tuhan untuk masyarakat nikmati.

Tidak perlu menggunakan peralatan canggih dan besar untuk mengambil biji emas yang masih terlindung di dalam Block Wabu. Termasuk di wilayah Kabupaten Paniai, Intan Jaya, Puncak Jaya, Puncak, Deiyai dan Dogiai.

“Oleh sebab itu, ini titipan Tuhan untuk anak cucu kita untuk makan. Ambil potensi kekayaan itu, sehingga saya minta kita semua pejabat lindungi potensi ini. Supaya masyarakat kita ini sampai anak cucupun tidak akan habis,” pesannya.

Menurutnya, biarkanlah mereka mengambil hasil tambang itu dengan cara manual menggunakan tenaga mereka. “Tidak usah panggil, tidak usah ijinkan pengusaha dan perusahaan besar untuk datang masuk di Block Wabu,”tandasnya.

Mesak menegaskan itu titipan tangan Tuhan murni untuk masyarakat Papua. “Mari kita berpihak kepada masyarakat. Jakarta jangan lirik Block Wabu, Mapia, Dogiay, Deiyai, Nabire, Paniai dan sekitarnya di wilayah Papua Tengah. Biarkan masyarakat kelola dengan alat tradisional silakan saja kecuali Freeport silakan,” katanya.

Pemerintah kata Mesak, harus memberikan kebebasan kepada masyarakat untuk menikmati. Mesak diakhir pernyataan sikapnya mengutip salah satu ayat Kitab Suci ‘siapa yang setia kepada perkara-perkara kecil ia juga setia kepada perkara-perkara besar’. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Puskesmas Mapar Sambut Evaluasi Dinkes Mimika, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

Puskesmas Mapar Sambut Evaluasi Dinkes Mimika, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

13 Oktober 2026
Pasien Darurat Mapar Harus Menyeberang ke Timika, BBM Rujukan Jadi Persoalan

Pasien Darurat Mapar Harus Menyeberang ke Timika, BBM Rujukan Jadi Persoalan

13 Oktober 2026
Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

13 Oktober 2026
Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

13 Oktober 2026
Mimika Dipercaya Gelar Konferensi Nasional Kota Toleransi ke-2, Ini Pesan Bupati

Mimika Dipercaya Gelar Konferensi Nasional Kota Toleransi ke-2, Ini Pesan Bupati

13 Oktober 2026
Jembatan Merah Putih Ugimba Diresmikan, Buka Akses Warga di Pedalaman Intan Jaya

Jembatan Merah Putih Ugimba Diresmikan, Buka Akses Warga di Pedalaman Intan Jaya

13 Oktober 2026

POPULER

  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    798 shares
    Bagikan 319 Tweet 200
  • Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

    515 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Polisi Tangkap Pengedar Ganja, Amankan Enam Kotak Plastik dan Sejumlah Barang Bukti

Polisi Tangkap Pengedar Ganja, Amankan Enam Kotak Plastik dan Sejumlah Barang Bukti

Honorer Dihapus Akhir 2024 dan Dilarang Angkat Pegawai Non ASN Tahun Depan  

Bupati se- Indonesia Diingatkan Tidak Boleh Lagi Rekrut Tenaga Honorer

Tiga Anggota KKB Anak Buah Yoswa Maisani Tewas Ditembak Pasukan TNI- Polri

Tiga Anggota KKB Anak Buah Yoswa Maisani Tewas Ditembak Pasukan TNI- Polri

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id