ADVERTISEMENT
Sabtu, April 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Tembus Rp3 Juta, Masyarakat Puncak Keluhkan Mahalnya Harga Tiket Pesawat

Pemerintah bersama DPRD diharapkan agar mengundang pihak otoritas penerbangan bersama stakeholder membicarakan persoalan harga tiket yang kian mencekik.

10 Desember 2023
0
Tembus Rp3 Juta, Masyarakat Puncak Keluhkan Mahalnya Harga Tiket Pesawat

Melianus Numang, Ketua AMKI Papua Tengah. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Menjelang Hari Raya Natal 25 Desember 2023 dan Tahun Baru 2024, masyarakat Kabupaten Puncak mengeluhkan mahalnya hargat tiket.

Harga tiket dari Timika ke Beoga, Sinak dan Ilaga saat ini tembus Rp3 juta.

ADVERTISEMENT

Keluhan ini disampaikan oleh Melianus Numang, Ketua Angkatan Muda Kemah Injil (AMKI) Papua Tengah kepada Koranpapua.id di Timika, Sabtu malam 9 Desember 2023.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Melianus yang ditemui di sela-sela Rapat Paripurna Pembukaan Sidang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Puncak di salah satu hotel di Timika mengatakan kenaikan harga tiket sudah terjadi sejak November 2023.

Baca Juga

Papua Bukan Tanah Kosong: Kami Merasa Seperti Anak Domba Kehilangan Induk di Negeri Sendiri

Kantor Pemerintahan Sepi di Hari Pertama WFH, Pelayanan Publik Mimika Tetap Berjalan

Menurutnya, sebelumnya harga tiket sekitar Rp1juta, namun pada bulan November naik menjadi Rp2,5 juta. Masuk awal Desember ini harganya makin melonjak tinggi dan tembus diangka Rp3 juta.

Tingginya harga tiket membuat masyarakat Puncak semakin sulit untuk bepergian ke Timika atau ke Nabire untuk membelanjakan kebutuhan persiapan Natal dan Tahun Baru.

“Masyarakat yang selama ini pulang pergi belanja bahan makanan dan kebutuhan lain sehari-hari makin sulit dan sangat kewalahan,” ujarnya.

Mahalnya harga tiket pesawat juga dirasakan aparatur pemerintah yang biasanya pergi pulang mengikuti kegiatan di Timika atau ke Nabire.

Melianuas mewakili masyarakat dan AMKI Papua Tengah meminta kepada Pj. Bupati Puncak Darwin H. L Tobing bersama Ketua DPRD Puncak untuk segera menyikapi persoalan ini.

Pemerintah bersama DPRD diharapkan agar mengundang pihak otoritas penerbangan bersama stakeholder lainnya membicarakan persoalan harga tiket yang kian mencekik.

“Kami harap segera mencarikan solusinya. Apalagi saat ini sementara suasana Natal. Sudah pasti masyarakat datang ke Timika dan Nabire untuk belanja kebutuhan Natal,” tandasnya.

Menurutnya, dengan harga tiket yang sedikit murah sangat membantu masyarakat beraktivitas pulang pergi dari Puncak ke Timika maupun sebaliknya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tiga Warga Australia Masuk Ilegal ke Indonesia via Merauke, Satunya Profesi Pilot

Tiga Warga Australia Masuk Ilegal ke Indonesia via Merauke, Satunya Profesi Pilot

10 April 2026
BKPSDM Papua Tengah Buka Seleksi Calon Mahasiswa Enam Sekolah Kedinasan, Berlaku untuk Delapan Kabupaten

BKPSDM Papua Tengah Buka Seleksi Calon Mahasiswa Enam Sekolah Kedinasan, Berlaku untuk Delapan Kabupaten

10 April 2026
Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

10 April 2026
Evakuasi Guru yang Menderita Sakit di Distrik Hoya Masih Terkendala Cuaca Buruk

Dugaan Pemotongan Dana BOS di Mimika Jadi Atensi, Kadisdik: Jika Ada Temuan Kepsek Berani Lapor

10 April 2026
Jaga Keamanan Obvitnas, Korpasgat Supadio Lakukan Pemeriksaan Ketat di Bandara Nabire

Jaga Keamanan Obvitnas, Korpasgat Supadio Lakukan Pemeriksaan Ketat di Bandara Nabire

10 April 2026
Papua Bukan Tanah Kosong: Kami Merasa Seperti Anak Domba Kehilangan Induk di Negeri Sendiri

Papua Bukan Tanah Kosong: Kami Merasa Seperti Anak Domba Kehilangan Induk di Negeri Sendiri

10 April 2026

POPULER

  • Buntut Peristiwa Dogiayai Berdarah, Kapolda Papua Copot Kompol Yocbeth Mince Mayor

    Buntut Peristiwa Dogiayai Berdarah, Kapolda Papua Copot Kompol Yocbeth Mince Mayor

    606 shares
    Bagikan 242 Tweet 152
  • Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

    592 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Aroma Dugaan Korupsi Proyek Lahan di Mimika Menguat, Kasus Senilai Rp22,5 Miliar Naik Tahap Penyidikan

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Pemkab Mimika Tetapkan WFH Setiap Jumat, Berikut Daftar Pejabat dan Unit Kerja yang Tetap Bekerja di Kantor

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Terekam CCTV, Seorang Pria Tewas Dihabisi di Halaman Masjid Al-Azhar Timika

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Dua Unit Rumah di Timika Dilalap Api, 14 Ekor Babi Ikut Terbakar

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Proyek Perpustakaan di SMPN Jila Rp950 Juta Masuk Radar Kejari Mimika, Sejumlah Saksi Diperiksa

    531 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Next Post
ASN OAP Demo Damai Tolak Rolling di Kantor Bupati Mimika  

ASN OAP Demo Damai Tolak Rolling di Kantor Bupati Mimika  

Darwin H. L. Tobing, Pj. Bupati Puncak membacakan sambutan laporan nota keuangan pada Rapat Paripurna Pembukaan Sidang Rancangan Pendapatan Belanja Daerah Kabupaten Puncak Tahun 2024. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

APBD Kabupaten Puncak Tahun 2024 Diproyeksi Rp1,564 Triliun

ASN OAP Demo Damai Tolak Rolling di Kantor Bupati Mimika  

Tolak Bakri Athoriq Diganti, Masyarakat Mimika Timur Gelar Demo Sampaikan Lima Alasan

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id