ADVERTISEMENT
Sabtu, Oktober 17, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Flobamora Mimika Kecam Aksi Persekusi Terhadap Mahasiswa Papua di Kupang

Warga Flobamora di Timika sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan Papua, jadi perlakuan oknum tersebut sama saja dengan melukai hati warga NTT.

4 Oktober 2023
0
Ketua Umum Flobamora Mimika, Papua Tengah, Marthen L L Moru (foto: koranpapua.id)

Ketua Umum Flobamora Mimika, Papua Tengah, Marthen L L Moru (foto: koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pernyataan dan tindakan persekusi oleh oknum pengurus salah satu Organisasi Masyarakat (Ormas) terhadap mahasiswa Papua di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan tindakan arogansi yang berlebihan.

Terkait pernyataan yang dilontarkan kepada mahasiswa Papua di Kupang, Sabtu 30 September 2023 lalu, Ketua Umum Ikatan Kerukunan Flobamora (IKF) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Marthen LL Moru menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Papua.

Marthen mengatakan, pernyataan dan perlakuan oknum pengurus Ormas tersebut sangat tidak pantas dan dapat melukai hati masyarakat Papua.

“ Mewakili pengurus dan warga Flobamora di Mimika, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Secara pribadi dan paguyuban saya mengecam tindakan persekusi tersebut,” tegas Marthen kepada media ini, Rabu 4 Oktober 2023.

Baca Juga

Penyidikan Dana Pilkada Bergulir, KPU Mimika Pastikan Aktivitas Tetap Normal

Maxim Timika Tegaskan Pengemudi dengan Identitas Tak Sesuai Bakal Ditindaklanjuti

Sebagai warga NTT yang sudah cukup lama tinggal dan menetap di tanah Papua sangat mengetahui dan memahami sifat dan karakter saudara-saudara Papua.

Karenanya aksi demo damai yang dilakukan mahasiswa Papua di Kupang, tidak perlu ditanggapi dengan pernyataan dan perlakuan yang berlebihan.

“Itu pernyataan oknum, bukan mewakili masyarakat Flobamora.  Untuk itu, kami berharap persoalan yang terjadi di Kupang tidak ada kaitannya dengan suku,” pinta Marthen.

Dikatakan, saat ini warga Flobamora yang bekerja, dan menetap di tanah Papua bisa mencapai belasan ribu orang. Khusus untuk di Timika, Kabupaten Mimika sudah mencapai sekitar tujuh ribuan lebih.

Dan selama tinggal dan menetap di Papua, warga Flobamora diterima dan diperlakukan dengan baik oleh warga Papua.

“Saya sangat berharap dengan adanya kasus ini tidak berdampak terhadap hubungan persaudaraan antara warga Flobamora dan saudara Papua menjadi renggang,” tandas Marthen.

Marthen juga mendesak kepada oknum Ormas tersebut untuk segera melakukan permintaan maaf dan klarifikasi terhadap semua pernyataan dan tindakannya.

“Warga Flobamora di Timika sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan Papua, jadi perlakuan oknum tersebut sama saja dengan melukai hati kami juga,” tegas Marthen.

Kepada tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, tokoh adat dan seluruh masyarakat di tanah Papua, sekali lagi Marthen menyampaikan permohonan maaf. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

17 Oktober 2026
Polisi Amankan 12 Motor Diduga Hasil Curanmor di Mimika, Dua Remaja Ditangkap

Polisi Amankan 12 Motor Diduga Hasil Curanmor di Mimika, Dua Remaja Ditangkap

17 Oktober 2026
TNI Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM di Maybrat

TNI Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM di Maybrat

17 Oktober 2026
Sekda Mimika Minta BUMDes Kembangkan Potensi Kampung, Bukan Sekadar Terima Modal

Sekda Mimika Minta BUMDes Kembangkan Potensi Kampung, Bukan Sekadar Terima Modal

16 Oktober 2026
19 Orang Ditangani dalam Kasus Peredaran Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

19 Orang Ditangani dalam Kasus Peredaran Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

16 Oktober 2026
Alarm Keselamatan! 26 Orang Tewas akibat Kecelakaan di Mimika

Alarm Keselamatan! 26 Orang Tewas akibat Kecelakaan di Mimika

16 Oktober 2026

POPULER

  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    569 shares
    Bagikan 228 Tweet 142
  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    542 shares
    Bagikan 217 Tweet 136
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    806 shares
    Bagikan 322 Tweet 202
  • Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Tingkatkan SDM Papua, PT Jasa Prima Papua Berikan Pelatihan Dasar K3 Bagi 50 Pencaker OAP

Tingkatkan SDM Papua, PT Jasa Prima Papua Berikan Pelatihan Dasar K3 Bagi 50 Pencaker OAP

Puluhan Kaum Muda OAP Diingatkan Jauhi Narkoba dan Seks Bebas

Puluhan Kaum Muda OAP Diingatkan Jauhi Narkoba dan Seks Bebas

PT PAL Diminta Perhatikan Kesejahteraan Masyarakat Kiyura dan Iwaka

PT PAL Diminta Perhatikan Kesejahteraan Masyarakat Kiyura dan Iwaka

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id