ADVERTISEMENT
Jumat, Oktober 23, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Flobamora Mimika Kecam Aksi Persekusi Terhadap Mahasiswa Papua di Kupang

Warga Flobamora di Timika sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan Papua, jadi perlakuan oknum tersebut sama saja dengan melukai hati warga NTT.

4 Oktober 2023
0
Ketua Umum Flobamora Mimika, Papua Tengah, Marthen L L Moru (foto: koranpapua.id)

Ketua Umum Flobamora Mimika, Papua Tengah, Marthen L L Moru (foto: koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pernyataan dan tindakan persekusi oleh oknum pengurus salah satu Organisasi Masyarakat (Ormas) terhadap mahasiswa Papua di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan tindakan arogansi yang berlebihan.

Terkait pernyataan yang dilontarkan kepada mahasiswa Papua di Kupang, Sabtu 30 September 2023 lalu, Ketua Umum Ikatan Kerukunan Flobamora (IKF) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Marthen LL Moru menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Papua.

Marthen mengatakan, pernyataan dan perlakuan oknum pengurus Ormas tersebut sangat tidak pantas dan dapat melukai hati masyarakat Papua.

“ Mewakili pengurus dan warga Flobamora di Mimika, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Secara pribadi dan paguyuban saya mengecam tindakan persekusi tersebut,” tegas Marthen kepada media ini, Rabu 4 Oktober 2023.

Baca Juga

Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

Gaji PNS Tetap Lewat Bank, Usulan Kopdes Belum Berlaku

Sebagai warga NTT yang sudah cukup lama tinggal dan menetap di tanah Papua sangat mengetahui dan memahami sifat dan karakter saudara-saudara Papua.

Karenanya aksi demo damai yang dilakukan mahasiswa Papua di Kupang, tidak perlu ditanggapi dengan pernyataan dan perlakuan yang berlebihan.

“Itu pernyataan oknum, bukan mewakili masyarakat Flobamora.  Untuk itu, kami berharap persoalan yang terjadi di Kupang tidak ada kaitannya dengan suku,” pinta Marthen.

Dikatakan, saat ini warga Flobamora yang bekerja, dan menetap di tanah Papua bisa mencapai belasan ribu orang. Khusus untuk di Timika, Kabupaten Mimika sudah mencapai sekitar tujuh ribuan lebih.

Dan selama tinggal dan menetap di Papua, warga Flobamora diterima dan diperlakukan dengan baik oleh warga Papua.

“Saya sangat berharap dengan adanya kasus ini tidak berdampak terhadap hubungan persaudaraan antara warga Flobamora dan saudara Papua menjadi renggang,” tandas Marthen.

Marthen juga mendesak kepada oknum Ormas tersebut untuk segera melakukan permintaan maaf dan klarifikasi terhadap semua pernyataan dan tindakannya.

“Warga Flobamora di Timika sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan Papua, jadi perlakuan oknum tersebut sama saja dengan melukai hati kami juga,” tegas Marthen.

Kepada tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, tokoh adat dan seluruh masyarakat di tanah Papua, sekali lagi Marthen menyampaikan permohonan maaf. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gaji PNS Tetap Lewat Bank, Usulan Kopdes Belum Berlaku

Gaji PNS Tetap Lewat Bank, Usulan Kopdes Belum Berlaku

22 Oktober 2026
IFRC 2026 Mimika Bagikan 6.000 Masker, Siagakan Tim Medis

IFRC 2026 Mimika Bagikan 6.000 Masker, Siagakan Tim Medis

22 Oktober 2026
Gaji Guru PPPK Mimika Oktober Terlambat, Anggaran Kurang Rp 6 Miliar

Gaji Guru PPPK Mimika Oktober Terlambat, Anggaran Kurang Rp 6 Miliar

22 Oktober 2026
Masterplan Potowaiburu, PUPR Mimika Tata Kawasan Pesisir

Masterplan Potowaiburu, PUPR Mimika Tata Kawasan Pesisir

22 Oktober 2026
Sambut HUT ke-79 Korpasgat, Satgas Pasgat Manggellum Berbagi Makanan dan Layani Kesehatan Warga

Sambut HUT ke-79 Korpasgat, Satgas Pasgat Manggellum Berbagi Makanan dan Layani Kesehatan Warga

21 Oktober 2026
Seribu Pelajar Mimika Bakal Belajar Tanggap Darurat Lewat IFRC 2026

Seribu Pelajar Mimika Bakal Belajar Tanggap Darurat Lewat IFRC 2026

21 Oktober 2026

POPULER

  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    649 shares
    Bagikan 260 Tweet 162
  • Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    627 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Waspada Kabut Asap Karhutla dan El Niño

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Baru Satu Sekolah Ajukan PJJ, Disdik Mimika Pantau Kondisi Siswa

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    522 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Kepala Puskesmas Atuka Apresiasi Monev Dinkes Mimika, Dorong Perbaikan Layanan

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post
Tingkatkan SDM Papua, PT Jasa Prima Papua Berikan Pelatihan Dasar K3 Bagi 50 Pencaker OAP

Tingkatkan SDM Papua, PT Jasa Prima Papua Berikan Pelatihan Dasar K3 Bagi 50 Pencaker OAP

Puluhan Kaum Muda OAP Diingatkan Jauhi Narkoba dan Seks Bebas

Puluhan Kaum Muda OAP Diingatkan Jauhi Narkoba dan Seks Bebas

PT PAL Diminta Perhatikan Kesejahteraan Masyarakat Kiyura dan Iwaka

PT PAL Diminta Perhatikan Kesejahteraan Masyarakat Kiyura dan Iwaka

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id