ADVERTISEMENT
Senin, April 20, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Agama

Flobamora Mimika Kecam Aksi Persekusi Terhadap Mahasiswa Papua di Kupang

Warga Flobamora di Timika sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan Papua, jadi perlakuan oknum tersebut sama saja dengan melukai hati warga NTT.

4 Oktober 2023
0
Ketua Umum Flobamora Mimika, Papua Tengah, Marthen L L Moru (foto: koranpapua.id)

Ketua Umum Flobamora Mimika, Papua Tengah, Marthen L L Moru (foto: koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pernyataan dan tindakan persekusi oleh oknum pengurus salah satu Organisasi Masyarakat (Ormas) terhadap mahasiswa Papua di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan tindakan arogansi yang berlebihan.

Terkait pernyataan yang dilontarkan kepada mahasiswa Papua di Kupang, Sabtu 30 September 2023 lalu, Ketua Umum Ikatan Kerukunan Flobamora (IKF) Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Marthen LL Moru menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Papua.

ADVERTISEMENT

Marthen mengatakan, pernyataan dan perlakuan oknum pengurus Ormas tersebut sangat tidak pantas dan dapat melukai hati masyarakat Papua.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“ Mewakili pengurus dan warga Flobamora di Mimika, saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Secara pribadi dan paguyuban saya mengecam tindakan persekusi tersebut,” tegas Marthen kepada media ini, Rabu 4 Oktober 2023.

Baca Juga

Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 32 SMP di Mimika

Sebagai warga NTT yang sudah cukup lama tinggal dan menetap di tanah Papua sangat mengetahui dan memahami sifat dan karakter saudara-saudara Papua.

Karenanya aksi demo damai yang dilakukan mahasiswa Papua di Kupang, tidak perlu ditanggapi dengan pernyataan dan perlakuan yang berlebihan.

“Itu pernyataan oknum, bukan mewakili masyarakat Flobamora.  Untuk itu, kami berharap persoalan yang terjadi di Kupang tidak ada kaitannya dengan suku,” pinta Marthen.

Dikatakan, saat ini warga Flobamora yang bekerja, dan menetap di tanah Papua bisa mencapai belasan ribu orang. Khusus untuk di Timika, Kabupaten Mimika sudah mencapai sekitar tujuh ribuan lebih.

Dan selama tinggal dan menetap di Papua, warga Flobamora diterima dan diperlakukan dengan baik oleh warga Papua.

“Saya sangat berharap dengan adanya kasus ini tidak berdampak terhadap hubungan persaudaraan antara warga Flobamora dan saudara Papua menjadi renggang,” tandas Marthen.

Marthen juga mendesak kepada oknum Ormas tersebut untuk segera melakukan permintaan maaf dan klarifikasi terhadap semua pernyataan dan tindakannya.

“Warga Flobamora di Timika sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan Papua, jadi perlakuan oknum tersebut sama saja dengan melukai hati kami juga,” tegas Marthen.

Kepada tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, tokoh adat dan seluruh masyarakat di tanah Papua, sekali lagi Marthen menyampaikan permohonan maaf. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

19 April 2026
Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 32 SMP di Mimika

Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026 Resmi Bergulir, Diikuti 32 SMP di Mimika

19 April 2026
Perkuat Pengembangan Pendidikan, Pemprov Papua Selatan Gandeng UNS Surakarta

Perkuat Pengembangan Pendidikan, Pemprov Papua Selatan Gandeng UNS Surakarta

19 April 2026
Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

Komnas HAM Resmi Nyatakan 12 Warga Sipil Tewas dalam Kontak Tembak TNI-OPM di Puncak

19 April 2026
Puluhan Liter Sopi Tanpa Pemilik Gagal Masuk Timika

Puluhan Liter Sopi Tanpa Pemilik Gagal Masuk Timika

19 April 2026
Kapolresta Rilis Pengungkapan Terbesar Narkoba di Empat Bulan Pertama 2026, Mencapai 8,3 Kg

Kapolresta Rilis Pengungkapan Terbesar Narkoba di Empat Bulan Pertama 2026, Mencapai 8,3 Kg

18 April 2026

POPULER

  • Evakuasi Guru yang Menderita Sakit di Distrik Hoya Masih Terkendala Cuaca Buruk

    Dapodik Mimika Bermasalah, Kadisdik: Data Pusat dan Kondisi Rill di Sekolah Jauh Berbeda

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    557 shares
    Bagikan 223 Tweet 139
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pemerintah Resmi Naikkan Harga BBM di Seluruh Wilayah Papua

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Skandal Standar MBG Mimika: 11 SPPG Ditutup, Pengawasan Dipertanyakan

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
Tingkatkan SDM Papua, PT Jasa Prima Papua Berikan Pelatihan Dasar K3 Bagi 50 Pencaker OAP

Tingkatkan SDM Papua, PT Jasa Prima Papua Berikan Pelatihan Dasar K3 Bagi 50 Pencaker OAP

Puluhan Kaum Muda OAP Diingatkan Jauhi Narkoba dan Seks Bebas

Puluhan Kaum Muda OAP Diingatkan Jauhi Narkoba dan Seks Bebas

PT PAL Diminta Perhatikan Kesejahteraan Masyarakat Kiyura dan Iwaka

PT PAL Diminta Perhatikan Kesejahteraan Masyarakat Kiyura dan Iwaka

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id