ADVERTISEMENT
Minggu, September 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah

Ditetapkan Sebagai Penyangga Kerawanan Pangan, Dinas Pertanian Tanam 1.000 Polybag Ubi Talas dan Ubi Jalar

Alice menyebutkan, untuk membantu kebutuhan pangan masyarakat di dua distrik di Kabupaten Puncak, pihaknya juga sudah mengirim tiga ton beras dan biskuat.

7 September 2023
0
Ditetapkan Sebagai Penyangga Kerawanan Pangan, Dinas Pertanian Tanam 1.000 Polybag Ubi Talas dan Ubi Jalar

Alice Irene Wanma, Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Tanaman Pangan dan Hortikultura (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Kementerian Pertanian Republik Indonesia menetapkan Mimika sebagai kabupaten penyangga kerawanan pangan, untuk memenuhi kebutuhan makanan warga dua distrik di wilayah Kabupaten Puncak yang mengalami bencana kelaparan akibat kekeringan.

Mendukung program kementerian tersebut, Dinas Pertanian Perkebunan Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Mimika melakukan penanaman 1.000 polybag tanaman ubi talas dan ubi jalar.

ADVERTISEMENT

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mimika, Alice Irene Wanma mengatakan, penetapan Mimika sebagai penyangga kerawanan pangan diputuskan dalam rapat internal Kementerian Pertanian.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Sebenarnya Menteri Pertanian akan berkunjung ke Kabupaten Puncak. Tetapi karena situasi belum kondusif, sehingga diputuskan dalam rapat internal Mimika sebagai penyangga,” jelas Alice kepada Koranpapua.id usai rapat pembahasan dokumen LP2B di Bappeda, 6 September 2023.

Baca Juga

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

Mantan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan KB Mimika ini menjelaskan, pada kunjungan tiga staf Dirjen Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian belum lama ini, meminta kepada Dinas Pertanian menanam 10 ribu polybag, masing-masing ubi talas 5.000 dan ubi jalar 5.000.

” Nanti pa Menteri datang melihat langsung, apakah permintaan dari 10 ribu sudah ada action atau belum. Termasuk melihat perkembangan pertumbuhan 1.000 yang sudah ditanam,” papar Alince.

Terkait dengan sisanya 9.000 polybag yang belum ditanam, Alice akan menyarankan kepada Kementerian supaya anggaran pengadaan polybag, dialihkan untuk membeli hasil kebun petani, untuk didistribusi ke masyarakat korban bencana kekeringan.

Karena Mimika saat ini sudah masuk surplus petatas dan ubi talas. Ketimbang melakukan penanaman yang harus menunggu enam bulan masa panen, sementara masyarakat dua distrik sudah sangat membutuhkan bahan makan.

Alice menyebutkan, untuk membantu kebutuhan pangan masyarakat di dua distrik di Kabupaten Puncak, pihaknya juga sudah mengirim tiga ton beras dan biskuat.

Setelah menerima bantuan, Alice melaporkan kepada Pj. Bupati Valentinus S. Sumito yang selanjutnya diperintahkan Pj Sekda Petrus Yumte saat itu untuk diserahkan kepada Sekda Puncak.

Bantuan lainnya, Kementerian berkolaborasi dengan Dinas Pertanian Mimika telah mengirim 870 kilogram umbi-umbian, 700 polybag serta 10 ton beras dan supermie.

Disampaikan bahwa Dinas Pertanian saat ini juga tengah menyiapkan biosaka untuk menjadi pupuk serta menyiapkan kebun pertanian yang berlokasi di area Jalan Freeport Lama. Lahan ini benar-benar akan dijadikan kebun tanaman pangan dengan beragam tanaman.

“Pa Menteri mau setelah ia panen raya saat itu juga ia tanam lagi. Misalnya jagung, kacang, umbi-umbian,” katanya. Meskipun saat ini para petani sudah siap, namum belum diketahui secara pasti jadwal kedatangan Menteri untuk panen raya.

Alice memastikan, apabila Menteri berhalangan hadir karena terbentur agenda kerja yang padat, pihaknya akan mengundang Bupati Mimika agar tidak mengecewakan petani. Hasil panen nantinya akan dibeli oleh Dinas Pertanian menggunakan anggaran pembelanjaan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

Gangguan Keamanan di Jila, Nakes Trauma hingga Harus Dipindahkan

12 September 2026
Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

Kebakaran Lahan di Belakang DLH Mimika, BPBD Kerahkan Dua Armada

12 September 2026
Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

Jalanan Timika dipenuhi Debu, Bupati Instruksikan BPBD Lakukan Penyiraman

12 September 2026
Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

Alumni Akpol 1996 Bangun Dapur Taruna untuk Dukung Modernisasi Pendidikan Polri

12 September 2026
Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

Pria Tewas Berlumuran Darah di SP2 Timika, Polisi Buru 4 Temannya

12 September 2026
Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140.000, Pasokan Menipis akibat Kemarau

Harga Cabai Rawit di Timika Tembus Rp140.000, Pasokan Menipis akibat Kemarau

12 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    570 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Soal Anggaran Konflik, Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar lalu Membantah

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Bupati Rettob Ungkap Hasil Profiling ASN Mimika, Mayoritas Masih Bernilai Rendah

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Polisi Tetapkan 3 Tersangka, Pelaku Utama Pembunuhan Ojek di Timika Diburu

    524 shares
    Bagikan 210 Tweet 131
Next Post
Suasana di ruang pelayanan Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mimika terlihat sepi. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Banyak Pelaku UKM di Mimika Menolak Mengurus Nomor Induk Berusaha

Produksi Sampah Capai 80 Ton Per Hari, DLH Mimika Ingatkan Masyarakat Kurangi Penggunaan Bahan Plastik

Produksi Sampah Capai 80 Ton Per Hari, DLH Mimika Ingatkan Masyarakat Kurangi Penggunaan Bahan Plastik

Pengurus DPC WKRI Paroki Santa Sisilia Dilantik, RD: Samuel: WKRI Perlu Teladani Maria Magdalena, Santa Anna, Bunda Maria dan Santa Sisilia

Pengurus DPC WKRI Paroki Santa Sisilia Dilantik, RD: Samuel: WKRI Perlu Teladani Maria Magdalena, Santa Anna, Bunda Maria dan Santa Sisilia

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id