ADVERTISEMENT
Kamis, Juni 4, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Sebagian Besar Nelayan, Masyarakat Pesisir Lebih Butuh Solar dan Pertalite Ketimbang Minyak Tanah

Dengan sulitnya medan dan jauhnya jarak tempuh membuat harga solar maupun pertalite mencapai Rp25 ribu per liter. Meski terbilang sangat mahal, apalagi persediaan terkadang langkah, masyarakat tetap membelinya untuk memenuhi kebutuhan.

23 Juni 2023
0
Ipda Muh. Yani, Kapolsek Mimika Barat Jauh bersama Efraim Saria, Kepala Distrik Mimika Barat Jauh melakukan monitoring ke lima kampung menggunakan jasa transportasi masyarakat. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Ipda Muh. Yani, Kapolsek Mimika Barat Jauh bersama Efraim Saria, Kepala Distrik Mimika Barat Jauh melakukan monitoring ke lima kampung menggunakan jasa transportasi masyarakat. (Foto : Ist./Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA-Koranpapua.id-  Mayoritas masyarakat yang mendiami wilayah pesisir Kabupaten Mimika, Papua Tengah berprofesi sebagai nelayan.

Karena itu dalam menunjang mata pencaharian, mereka lebih membutuhkan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan pertalite ketimbang minyak tanah.

ADVERTISEMENT

Efraim Saria, Kepala Distrik Mimika Barat Jauh mengatakan, solar dan pertalite sangat dibutuhkan untuk melaut.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sementara minyak tanah tidak terlalu diperlukan, karena untuk kebutuhan memasak masyarakat lebih memilih gunakan kayu api. Persediaan kayu api di wilayah itu masih sangat banyak.

Baca Juga

Polisi Peduli: 20 Anak Kali Kabur dan Perkampungan Banti Diberikan Pelajaran Menulis dan Membaca

Tujuh Tahun Berturut-turut Pemkab Puncak Terima Opini WTP

Efraim menyampaikan hal ini merespon hasil pertemuan para kepala distrik bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika baru-baru ini terkait penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak tanah.

Selain untuk kebutuhan melaut, solar dan pertalite juga digunakan oleh pengusaha yang memiliki genset untuk penerangan pada malam hari.

“Pada prinsipnya kami mendukung penentuan HET  minyak tanah untuk wilayah pesisir dan pegunungan. Namun yang masyarakat pesisir butuh bukan minyak tanah tapi pertalite dan solar,” kata Efraim kepada Koranpapua.id belum lama ini.

Ia memastikan apabila tanpa kedua jenis BMM ini, masyarakat tidak bisa beraktifitas sama sekali, karena ketika turun melaut sangat bergantung kepada solar dan pertalite.

Efraim berharap pemerintah mulai memikirkan untuk membangun pangkalan BBM solar dan pertalite di wilayah pesisir. Ada rencana pembangunan pangkalan BBM di Kokonao, Distrik Mimika Barat namun dilihat dari sisi tata letaknya terlalu jauh.

Belum lagi kondisi alam dan cuacanya kadang kurang bersahabat sehingga menjadi sangat sulit untuk dijangkau. “Kalau bisa pemerintah bangun pangkalan BBM pertalite dan solar masing-masing distrik untuk mendekatkan pelayanan,” sarannya.

Dengan sulitnya medan dan jauhnya jarak tempuh membuat harga solar maupun pertalite mencapai Rp25 ribu per liter. Meski terbilang sangat mahal, apalagi persediaan terkadang langkah, masyarakat tetap membelinya untuk memenuhi kebutuhan.

Terkadang karena ketiadaan bahan bakar mengakibatkan sejumlah program aparatur distrik dan kampung terhambat. Ia mencontohkan ketika kepala kampung hendak ke Timika untuk pencairan dana desa, namun karena ketiadaan BBM untuk jhonson maka terpaksa batal.

Masyarakat di wilayahnya hampir semua sudah memiliki mesin jhonson, namun karena sulitnya mendapatkan BBM akhirnya aktifitas jadi terhambat.

Sebagai kepala distrik, Efraim mendukung upaya  Disperindag mengumpulkan informasi dari setiap distrik dalam penentuan HET, namun pada intinya wilayah pesisir lebih membutuhkan pangkalan solar dan pertalite. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Polisi Peduli: 20 Anak Kali Kabur dan Perkampungan Banti Diberikan Pelajaran Menulis dan Membaca

Polisi Peduli: 20 Anak Kali Kabur dan Perkampungan Banti Diberikan Pelajaran Menulis dan Membaca

3 Juni 2026
Tujuh Tahun Berturut-turut Pemkab Puncak Terima Opini WTP

Tujuh Tahun Berturut-turut Pemkab Puncak Terima Opini WTP

3 Juni 2026
Perkuat Konektivitas DOB, Kementerian PU Gelontorkan Rp337,8 Miliar, Ini Sejumlah Proyek di Papua Tengah

Perkuat Konektivitas DOB, Kementerian PU Gelontorkan Rp337,8 Miliar, Ini Sejumlah Proyek di Papua Tengah

3 Juni 2026
Korban Ledakan Bom di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Tiga Masih Hilang

Korban Ledakan Bom di Biak Bertambah Jadi Enam Orang, Tiga Masih Hilang

3 Juni 2026
BPK Serahkan LHP LKPD 2025, Mimika Pertahankan Opini WTP ke-11 Kali

BPK Serahkan LHP LKPD 2025, Mimika Pertahankan Opini WTP ke-11 Kali

3 Juni 2026
9.320 Paket Pengadaan di Pemkab Mimika Mandek di OPD, Baru 206 Masuk BPBJ

9.320 Paket Pengadaan di Pemkab Mimika Mandek di OPD, Baru 206 Masuk BPBJ

3 Juni 2026

POPULER

  • Tahun 2026 ASN Pemprov Papua Tengah Diingatkan Disiplin Waktu dan Tinggalkan Pola Kerja Berbelit-belit

    Pelajar SMP Negeri dan Swasta di Papua Tengah Bebas Biaya Pendidikan, Berlaku Tahun Ini

    837 shares
    Bagikan 335 Tweet 209
  • Bersembunyi di Timika, Pelaku Pencabulan Anak di Sikka Berhasil Ditangkap

    612 shares
    Bagikan 245 Tweet 153
  • PPDB 2026 Wajib Melalui Empat Jalur, Kadisdik Mimika Ingatkan Tidak Boleh Terima Titipan Pejabat

    580 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Prihatin! Satu Siswa SMP di Kota Timika Positif Narkotika

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • Ledakan Diduga Bom Terjadi di Biak, Lima Orang Tewas dan Tiga Lainnya Hilang

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Satgas ODC Ringkus ‘EK’ Anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya, Ini Berbagai Aksi Kriminalnya

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • SD Inpres Timika II Gelar Education Expo 2026, Tampilkan Inovasi Berbasis Kearifan Lokal Papua

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Pj. Sekda Mimika Petrus Yumte memotong tumpeng Ultah IBI ke 72 didampingi Ketua IBI Mimika Levina W. Tandiyono dan para bidan di Grenda Tembaga Hotel, Sabtu 24 Juni 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

HUT IBI Mimika Berlangsung Meriah, Levina Wuryanti: Usia 72 Tahun IBI Sangat Matang dan Sarat Pengalaman

Pj. Sekda Mimika Petrus Yumte membacakan sambutan Pj. Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto Sumito pada acara HUT IBI ke 72 di Grand Tembaga Hotel, Sabtu 24 Juni 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Ingatkan ASN Loyal, Hadiri HUT IBI Sekda Mimika Bacakan Sambutan Pj Bupati Valentinus

Pj. Sekda Mimika Petrus Yumte mewakili Pj. Bupati Mimika Valentinus Sudarjanto Sumito didampingi Ketua IBI Cabang Mimika Levina W. Tandiyono foto bersama para undangan dan ratuan bidan usai acara pembukaan di Grand Tembaga Hotel, Sabtu 24 Juni 2023. ( Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

IBI Diminta Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan Bersinergi dengan Pemerintah Daerah

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id