ADVERTISEMENT
Minggu, Mei 24, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Gandeng Freeport, Sandvik dan Perdakhi, Peringatan Hari Malaria Sedunia di Mimika Berlangsung Meriah

Malaria bisa mengakibatkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak, stunting, keguguran pada ibu hamil, gangguan kecerdasan pada anak bahkan mengakibatkan kematian.

27 Mei 2023
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Hari Malaria Sedunia yang jatuh tanggal 25 April, namun baru diperingati Sabtu 27 Mei 2023 berlangsung cukup meriah.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Kelurahan Kamoro Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah diwarnai dengan penampilan tarian Yospan yang dibawakan oleh Sanggar Seni Kelurahan Kamoro Jaya dan Tarian Seka oleh Sanggar Seni SMP Kartika.

ADVERTISEMENT

“Malaria adalah musuh bersama yang harus diberantas bersama-sama. Perlu melibatkan semua komponen, baik pemerintah, swasta dan perlu didukung partisipasi masyarakat”

Selain tari-tarian, kader-kader Posyandu menampilkan peragakan edukasi kesehatan berupa poster tidur menggunakan kelambu, buang sampah pada tempatnya serta spanduk edukasi kesehatan lainnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Suksesnya kegiatan ini mendapatkan dukungan dari Malaria Control (Malcon) PT Freeport Indonesia, PT Sandvik, Pemerintah Kabupaten Mimika dan Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (Perdakhi). Bersamaan dengan peringatan Hari Malaria juga dilakukan penandatanganan eliminasi malaria.

Baca Juga

Dari Pulau Bonyom Fakfak, Uskup Timika Serukan Perlawanan terhadap Ketidakadilan di Tanah Papua

Diimingi Pekerjaan, Keluarga Asal Bandung Terlantar di Papua Barat Daya

Kegiatan yang mengusung thema ‘Dengan Investasi, Inovasi dan Implementasi Kita Capai Mimika Bebas Malaria,’ dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan, Marsel Mameyau, perwakilan Freeport, Daniel Perwira, Sekretaris Distrik Wania, Amir Gredenggo, Lurah Kamoro Jaya, Musdahlia dan para kepala kampung.

Musdahlia menjelaskan Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Peraturan Bupati Nomor 49 Tahun 2019 menargetkan eliminasi malaria pada tahun 2026 dan secara Nasional tahun 2030.

Dinas Kesehatan mencatat Mimika menyumbang 40 persen kasus malaria. Dengan prosentasi ini menempati Mimika tertinggi secara nasional. Pada tahun 2022 terdata 132.547 per 1.000 penduduk.

Melalui peringatan Hari Malaria Sedunia, Musdahlia berharap dapat dijadikan momentum untuk membangkitkan semangat eliminasi malaria sampai tahun 2026 di Kabupaten Mimika.

“Malaria adalah musuh bersama yang harus diberantas bersama-sama. Perlu melibatkan semua komponen, baik pemerintah, swasta dan perlu didukung partisipasi masyarakat,” ujar Musdahlia.

Apalagi malaria bisa mengakibatkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak, stunting, keguguran pada ibu hamil, gangguan kecerdasan pada anak bahkan mengakibatkan kematian. Karena itu penanganan malaria wajib diperhatikan secara serius dan semua pihak wajib mengkampanyekan eliminasi malaria secara masif.

Upaya lainnya untuk menekan jumlah penderita malaria adalah melakukan pencarian kasus malaria di masyarakat, pemantauan minum obat sampai sembuh, edukasi penggunaan kelambu anti malaria dan pengelolaan lingkungan yang baik.

Anang Krisno Cahyo, perwakilan PT Sanvid mewakili sponsorship menyampaikan pihaknya turut mendukung suksesnya program eliminasi malaria di Kabupaten Mimika.

“Kami senang dilibatkan dalam kegiatan ini. Malaria adalah musuh kita bersama, jadi butuh peran serta dari kita bersama,” ajak Anang.

Investasi, inovasi dan implementasi menjadi kata kunci yang sangat penting. Anang mengajak semua pihak terus melakukan inovasi-inovasi dalam mendukung pemberantasan malaria.

Amir Gredenggo, Sekretaris Distrik Wania dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Freeport dan semua sponsorship yang terlibat dalam mengeliminasi malaria di wilayah ini.

Kepada kader malaria, Amir harap tetap semangat sebagai ujung tombak di masyarakat.

“Tanpa kalian apa yang kita bicara di sini masalahnya tidak akan selesai. Malaria ini bukan hanya urusan ibu-ibu tapi termasuk bapak-bapak,” tandas Amir.

Kepada Sekretaris Dinas Kesehatan, para lurah dan kepala kampung, Amir meminta untuk mengajak ketua RT dan kader Posyandu untuk duduk bersama membahas pemberantasan malaria. Mimika masih jadi penyumbang malaria terbesar di Papua maupun nasional, sehingga menjadi perhatian semua pihak. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Dari Pulau Bonyom Fakfak, Uskup Timika Serukan Perlawanan terhadap Ketidakadilan di Tanah Papua

Dari Pulau Bonyom Fakfak, Uskup Timika Serukan Perlawanan terhadap Ketidakadilan di Tanah Papua

23 Mei 2026
Diimingi Pekerjaan, Keluarga Asal Bandung Terlantar di Papua Barat Daya

Diimingi Pekerjaan, Keluarga Asal Bandung Terlantar di Papua Barat Daya

23 Mei 2026
Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

Pengerusakan Pagar Tanah Keuskupan Timika Diduga Dibeking Oknum Aparat Keamanan

23 Mei 2026
Dukung Kebutuhan Daging Kurban, Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Mimika Serahkan 66 Ekor Sapi

Dukung Kebutuhan Daging Kurban, Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Mimika Serahkan 66 Ekor Sapi

23 Mei 2026
Januari-Mei 2026: 668 Ekor Hewan Kurban Masuk Mimika, Barantin Perketat Pengawasan Jelang Iduladha 1447 H

Januari-Mei 2026: 668 Ekor Hewan Kurban Masuk Mimika, Barantin Perketat Pengawasan Jelang Iduladha 1447 H

23 Mei 2026
Januari-Mei 2026: 668 Ekor Hewan Kurban Masuk Mimika, Barantin Perketat Pengawasan Jelang Iduladha 1447 H

Kawasan Mangrove di Papua Tengah Terbesar di Kabupaten Mimika

23 Mei 2026

POPULER

  • Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    Sebelum Eksekusi Pendulang Emas, Pelaku Minta Makan dan Dibuatkan Kopi

    693 shares
    Bagikan 277 Tweet 173
  • Perkelahian Dua Pria di Timika Berujung Korban Dilarikan ke RSMM, Pelaku Masuk Tahanan Polisi

    622 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Disaksikan Istri, Pencari Karaka di Timika Diterkam Buaya, SAR Lakukan Pencarian

    560 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • YPMAK dan UPN “Veteran” Yogyakarta Kolaborasi Kembangkan SDM Unggul Masyarakat Tujuh Suku di Mimika

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Gubernur Matius Fakhiri: Tiga Penyakit Ini Pembunuh Terbesar Orang Asli Papua

    548 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Delapan Pendulang Emas Tewas di Yahukimo, Jubir TPNPB: Pembunuhan sebagai Aksi Balas Dendam

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Tragedi Pendulang Emas di Awimbon: 10 Orang Tewas, Evakuasi Korban dan Penyelidikan Terus Berlanjut

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Next Post

Dua Puskesmas di Timika Miliki M-PIMA, Alat Pemeriksaan Viral Load HIV Terbaru

Mgr. Inno Ngutra Berdoa Timika Segera Miliki Uskup Baru, Berjanji Kirim Misionaris Bertugas di Papua

215 Umat Katolik Timika Terima Sakramen Krisma, Mgr. Inno Berpesan Harus Berani Tampil Menjadi Pembawa Damai

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id