ADVERTISEMENT
Kamis, April 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Gandeng Freeport, Sandvik dan Perdakhi, Peringatan Hari Malaria Sedunia di Mimika Berlangsung Meriah

Malaria bisa mengakibatkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak, stunting, keguguran pada ibu hamil, gangguan kecerdasan pada anak bahkan mengakibatkan kematian.

27 Mei 2023
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Hari Malaria Sedunia yang jatuh tanggal 25 April, namun baru diperingati Sabtu 27 Mei 2023 berlangsung cukup meriah.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Kelurahan Kamoro Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah diwarnai dengan penampilan tarian Yospan yang dibawakan oleh Sanggar Seni Kelurahan Kamoro Jaya dan Tarian Seka oleh Sanggar Seni SMP Kartika.

ADVERTISEMENT

“Malaria adalah musuh bersama yang harus diberantas bersama-sama. Perlu melibatkan semua komponen, baik pemerintah, swasta dan perlu didukung partisipasi masyarakat”

Selain tari-tarian, kader-kader Posyandu menampilkan peragakan edukasi kesehatan berupa poster tidur menggunakan kelambu, buang sampah pada tempatnya serta spanduk edukasi kesehatan lainnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Suksesnya kegiatan ini mendapatkan dukungan dari Malaria Control (Malcon) PT Freeport Indonesia, PT Sandvik, Pemerintah Kabupaten Mimika dan Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (Perdakhi). Bersamaan dengan peringatan Hari Malaria juga dilakukan penandatanganan eliminasi malaria.

Baca Juga

Sempat Ricuh Jelang Kremasi, Jenazah Junius Magai Akhirnya Dibakar Secara Adat

Jaksa Agung Pantau Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Sarana Aerosport di Mimika

Kegiatan yang mengusung thema ‘Dengan Investasi, Inovasi dan Implementasi Kita Capai Mimika Bebas Malaria,’ dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan, Marsel Mameyau, perwakilan Freeport, Daniel Perwira, Sekretaris Distrik Wania, Amir Gredenggo, Lurah Kamoro Jaya, Musdahlia dan para kepala kampung.

Musdahlia menjelaskan Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Peraturan Bupati Nomor 49 Tahun 2019 menargetkan eliminasi malaria pada tahun 2026 dan secara Nasional tahun 2030.

Dinas Kesehatan mencatat Mimika menyumbang 40 persen kasus malaria. Dengan prosentasi ini menempati Mimika tertinggi secara nasional. Pada tahun 2022 terdata 132.547 per 1.000 penduduk.

Melalui peringatan Hari Malaria Sedunia, Musdahlia berharap dapat dijadikan momentum untuk membangkitkan semangat eliminasi malaria sampai tahun 2026 di Kabupaten Mimika.

“Malaria adalah musuh bersama yang harus diberantas bersama-sama. Perlu melibatkan semua komponen, baik pemerintah, swasta dan perlu didukung partisipasi masyarakat,” ujar Musdahlia.

Apalagi malaria bisa mengakibatkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak, stunting, keguguran pada ibu hamil, gangguan kecerdasan pada anak bahkan mengakibatkan kematian. Karena itu penanganan malaria wajib diperhatikan secara serius dan semua pihak wajib mengkampanyekan eliminasi malaria secara masif.

Upaya lainnya untuk menekan jumlah penderita malaria adalah melakukan pencarian kasus malaria di masyarakat, pemantauan minum obat sampai sembuh, edukasi penggunaan kelambu anti malaria dan pengelolaan lingkungan yang baik.

Anang Krisno Cahyo, perwakilan PT Sanvid mewakili sponsorship menyampaikan pihaknya turut mendukung suksesnya program eliminasi malaria di Kabupaten Mimika.

“Kami senang dilibatkan dalam kegiatan ini. Malaria adalah musuh kita bersama, jadi butuh peran serta dari kita bersama,” ajak Anang.

Investasi, inovasi dan implementasi menjadi kata kunci yang sangat penting. Anang mengajak semua pihak terus melakukan inovasi-inovasi dalam mendukung pemberantasan malaria.

Amir Gredenggo, Sekretaris Distrik Wania dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Freeport dan semua sponsorship yang terlibat dalam mengeliminasi malaria di wilayah ini.

Kepada kader malaria, Amir harap tetap semangat sebagai ujung tombak di masyarakat.

“Tanpa kalian apa yang kita bicara di sini masalahnya tidak akan selesai. Malaria ini bukan hanya urusan ibu-ibu tapi termasuk bapak-bapak,” tandas Amir.

Kepada Sekretaris Dinas Kesehatan, para lurah dan kepala kampung, Amir meminta untuk mengajak ketua RT dan kader Posyandu untuk duduk bersama membahas pemberantasan malaria. Mimika masih jadi penyumbang malaria terbesar di Papua maupun nasional, sehingga menjadi perhatian semua pihak. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Sempat Ricuh Jelang Kremasi, Jenazah Junius Magai Akhirnya Dibakar Secara Adat

Sempat Ricuh Jelang Kremasi, Jenazah Junius Magai Akhirnya Dibakar Secara Adat

1 April 2026
Jaksa Agung Pantau Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Sarana Aerosport di Mimika

Jaksa Agung Pantau Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Sarana Aerosport di Mimika

1 April 2026
Kunker ke Papua, Jaksa Agung Instruksikan Lindungi SDA dan Awasi Jual Beli Jabatan di Pemerintahan

Kunker ke Papua, Jaksa Agung Instruksikan Lindungi SDA dan Awasi Jual Beli Jabatan di Pemerintahan

1 April 2026
Benahi Layanan RS, Pemprov Papua Dorong Sistem Terintegrasi, Pelayanan Medis dan Administrasi Satu Lokasi

Benahi Layanan RS, Pemprov Papua Dorong Sistem Terintegrasi, Pelayanan Medis dan Administrasi Satu Lokasi

1 April 2026
Penahanan Narapidana Pemasok Senjata dan Amunisi Dipindahkan dari Nabire ke Timika

Penahanan Narapidana Pemasok Senjata dan Amunisi Dipindahkan dari Nabire ke Timika

1 April 2026
Ini Nama 11 Korban Tewas dalam Kebakaran Empat Ruko di Wamena, Dua Masih Anak-anak

Ini Nama 11 Korban Tewas dalam Kebakaran Empat Ruko di Wamena, Dua Masih Anak-anak

1 April 2026

POPULER

  • Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

    Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

    598 shares
    Bagikan 239 Tweet 150
  • Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • ASN Wajib Turun ke Pedalaman, Pemkab Mimika Naikkan Uang Perjalanan Dinas Rp3,5 Juta per Hari

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Seorang Warga Tewas di Kwamki Narama, Diduga Diserang Sekompok Orang

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • Bupati Mimika Soroti Aksi Protes ASN Amor, Singgung “Pemain Lama” yang Belum Move On

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pelaku Memaksa Melakukan Intim di Lorong Toko dan Merampas Uang Korban Rp200 Ribu

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Polisi Ringkus Ayah Bejat, Pemerkosa Anak Kandung

    530 shares
    Bagikan 212 Tweet 133
Next Post

Dua Puskesmas di Timika Miliki M-PIMA, Alat Pemeriksaan Viral Load HIV Terbaru

Mgr. Inno Ngutra Berdoa Timika Segera Miliki Uskup Baru, Berjanji Kirim Misionaris Bertugas di Papua

215 Umat Katolik Timika Terima Sakramen Krisma, Mgr. Inno Berpesan Harus Berani Tampil Menjadi Pembawa Damai

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id