ADVERTISEMENT
Senin, September 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Gandeng Freeport, Sandvik dan Perdakhi, Peringatan Hari Malaria Sedunia di Mimika Berlangsung Meriah

Malaria bisa mengakibatkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak, stunting, keguguran pada ibu hamil, gangguan kecerdasan pada anak bahkan mengakibatkan kematian.

27 Mei 2023
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Hari Malaria Sedunia yang jatuh tanggal 25 April, namun baru diperingati Sabtu 27 Mei 2023 berlangsung cukup meriah.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Kelurahan Kamoro Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah diwarnai dengan penampilan tarian Yospan yang dibawakan oleh Sanggar Seni Kelurahan Kamoro Jaya dan Tarian Seka oleh Sanggar Seni SMP Kartika.

ADVERTISEMENT

“Malaria adalah musuh bersama yang harus diberantas bersama-sama. Perlu melibatkan semua komponen, baik pemerintah, swasta dan perlu didukung partisipasi masyarakat”

Selain tari-tarian, kader-kader Posyandu menampilkan peragakan edukasi kesehatan berupa poster tidur menggunakan kelambu, buang sampah pada tempatnya serta spanduk edukasi kesehatan lainnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Suksesnya kegiatan ini mendapatkan dukungan dari Malaria Control (Malcon) PT Freeport Indonesia, PT Sandvik, Pemerintah Kabupaten Mimika dan Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (Perdakhi). Bersamaan dengan peringatan Hari Malaria juga dilakukan penandatanganan eliminasi malaria.

Baca Juga

HUT ke-30 Mimika, Pemkab Siapkan Perayaan dan Evaluasi Pelayanan

Soal Anggaran Konflik, Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar lalu Membantah

Kegiatan yang mengusung thema ‘Dengan Investasi, Inovasi dan Implementasi Kita Capai Mimika Bebas Malaria,’ dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan, Marsel Mameyau, perwakilan Freeport, Daniel Perwira, Sekretaris Distrik Wania, Amir Gredenggo, Lurah Kamoro Jaya, Musdahlia dan para kepala kampung.

Musdahlia menjelaskan Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Peraturan Bupati Nomor 49 Tahun 2019 menargetkan eliminasi malaria pada tahun 2026 dan secara Nasional tahun 2030.

Dinas Kesehatan mencatat Mimika menyumbang 40 persen kasus malaria. Dengan prosentasi ini menempati Mimika tertinggi secara nasional. Pada tahun 2022 terdata 132.547 per 1.000 penduduk.

Melalui peringatan Hari Malaria Sedunia, Musdahlia berharap dapat dijadikan momentum untuk membangkitkan semangat eliminasi malaria sampai tahun 2026 di Kabupaten Mimika.

“Malaria adalah musuh bersama yang harus diberantas bersama-sama. Perlu melibatkan semua komponen, baik pemerintah, swasta dan perlu didukung partisipasi masyarakat,” ujar Musdahlia.

Apalagi malaria bisa mengakibatkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak, stunting, keguguran pada ibu hamil, gangguan kecerdasan pada anak bahkan mengakibatkan kematian. Karena itu penanganan malaria wajib diperhatikan secara serius dan semua pihak wajib mengkampanyekan eliminasi malaria secara masif.

Upaya lainnya untuk menekan jumlah penderita malaria adalah melakukan pencarian kasus malaria di masyarakat, pemantauan minum obat sampai sembuh, edukasi penggunaan kelambu anti malaria dan pengelolaan lingkungan yang baik.

Anang Krisno Cahyo, perwakilan PT Sanvid mewakili sponsorship menyampaikan pihaknya turut mendukung suksesnya program eliminasi malaria di Kabupaten Mimika.

“Kami senang dilibatkan dalam kegiatan ini. Malaria adalah musuh kita bersama, jadi butuh peran serta dari kita bersama,” ajak Anang.

Investasi, inovasi dan implementasi menjadi kata kunci yang sangat penting. Anang mengajak semua pihak terus melakukan inovasi-inovasi dalam mendukung pemberantasan malaria.

Amir Gredenggo, Sekretaris Distrik Wania dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Freeport dan semua sponsorship yang terlibat dalam mengeliminasi malaria di wilayah ini.

Kepada kader malaria, Amir harap tetap semangat sebagai ujung tombak di masyarakat.

“Tanpa kalian apa yang kita bicara di sini masalahnya tidak akan selesai. Malaria ini bukan hanya urusan ibu-ibu tapi termasuk bapak-bapak,” tandas Amir.

Kepada Sekretaris Dinas Kesehatan, para lurah dan kepala kampung, Amir meminta untuk mengajak ketua RT dan kader Posyandu untuk duduk bersama membahas pemberantasan malaria. Mimika masih jadi penyumbang malaria terbesar di Papua maupun nasional, sehingga menjadi perhatian semua pihak. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Pemkab Mimika Desak OPD Tuntaskan Penyaluran Dana Otsus DTI 2026

Pemkab Mimika Desak OPD Tuntaskan Penyaluran Dana Otsus DTI 2026

14 September 2026
Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

Pemkab Mimika Kembali Optimalkan 500 Hektare Sawah Lama, Genjot Produksi Padi

14 September 2026
Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

Pemkab Mimika Siapkan 7.000 Hektare Lahan untuk Pengembangan Pertanian

14 September 2026
Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

Korban Penyanderaan di Jila Dievakuasi ke Timika, Kapolda: Trauma Masih Terlihat

14 September 2026
HUT ke-30 Mimika, Pemkab Siapkan Perayaan dan Evaluasi Pelayanan

HUT ke-30 Mimika, Pemkab Siapkan Perayaan dan Evaluasi Pelayanan

14 September 2026
Apel Pemkab Mimika, ASN Hening Cipta untuk Korban Wamena

Apel Pemkab Mimika, ASN Hening Cipta untuk Korban Wamena

14 September 2026

POPULER

  • Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    Muhammad Ramadhani Meninggal,Keluarga Palang Jalan

    615 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    603 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    571 shares
    Bagikan 228 Tweet 143
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    564 shares
    Bagikan 226 Tweet 141
  • Penikaman di KM 10 Mimika Diduga Dipicu Rokok, Polisi Buru Pelaku

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kronologi Penikaman Ramadhani, Polisi Selidiki Motif

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post

Dua Puskesmas di Timika Miliki M-PIMA, Alat Pemeriksaan Viral Load HIV Terbaru

Mgr. Inno Ngutra Berdoa Timika Segera Miliki Uskup Baru, Berjanji Kirim Misionaris Bertugas di Papua

215 Umat Katolik Timika Terima Sakramen Krisma, Mgr. Inno Berpesan Harus Berani Tampil Menjadi Pembawa Damai

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id