ADVERTISEMENT
Rabu, Agustus 12, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua

Gandeng Freeport, Sandvik dan Perdakhi, Peringatan Hari Malaria Sedunia di Mimika Berlangsung Meriah

Malaria bisa mengakibatkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak, stunting, keguguran pada ibu hamil, gangguan kecerdasan pada anak bahkan mengakibatkan kematian.

27 Mei 2023
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

Timika – Hari Malaria Sedunia yang jatuh tanggal 25 April, namun baru diperingati Sabtu 27 Mei 2023 berlangsung cukup meriah.

Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kantor Kelurahan Kamoro Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah diwarnai dengan penampilan tarian Yospan yang dibawakan oleh Sanggar Seni Kelurahan Kamoro Jaya dan Tarian Seka oleh Sanggar Seni SMP Kartika.

ADVERTISEMENT

“Malaria adalah musuh bersama yang harus diberantas bersama-sama. Perlu melibatkan semua komponen, baik pemerintah, swasta dan perlu didukung partisipasi masyarakat”

Selain tari-tarian, kader-kader Posyandu menampilkan peragakan edukasi kesehatan berupa poster tidur menggunakan kelambu, buang sampah pada tempatnya serta spanduk edukasi kesehatan lainnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Suksesnya kegiatan ini mendapatkan dukungan dari Malaria Control (Malcon) PT Freeport Indonesia, PT Sandvik, Pemerintah Kabupaten Mimika dan Persatuan Karya Dharma Kesehatan Indonesia (Perdakhi). Bersamaan dengan peringatan Hari Malaria juga dilakukan penandatanganan eliminasi malaria.

Baca Juga

30 Ton Kopra Sarmi Senilai Rp516 Juta Dikirim ke Luar Daerah, Wagub Papua: Potensi Lokal Harus Jadi Kekuatan Ekonomi

Air Bersih Menjadi Kebutuhan Paling Mendesak di Distrik Jita, Selama Ini Warga Andalkan Air Sungai

Kegiatan yang mengusung thema ‘Dengan Investasi, Inovasi dan Implementasi Kita Capai Mimika Bebas Malaria,’ dihadiri Sekretaris Dinas Kesehatan, Marsel Mameyau, perwakilan Freeport, Daniel Perwira, Sekretaris Distrik Wania, Amir Gredenggo, Lurah Kamoro Jaya, Musdahlia dan para kepala kampung.

Musdahlia menjelaskan Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Peraturan Bupati Nomor 49 Tahun 2019 menargetkan eliminasi malaria pada tahun 2026 dan secara Nasional tahun 2030.

Dinas Kesehatan mencatat Mimika menyumbang 40 persen kasus malaria. Dengan prosentasi ini menempati Mimika tertinggi secara nasional. Pada tahun 2022 terdata 132.547 per 1.000 penduduk.

Melalui peringatan Hari Malaria Sedunia, Musdahlia berharap dapat dijadikan momentum untuk membangkitkan semangat eliminasi malaria sampai tahun 2026 di Kabupaten Mimika.

“Malaria adalah musuh bersama yang harus diberantas bersama-sama. Perlu melibatkan semua komponen, baik pemerintah, swasta dan perlu didukung partisipasi masyarakat,” ujar Musdahlia.

Apalagi malaria bisa mengakibatkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak, stunting, keguguran pada ibu hamil, gangguan kecerdasan pada anak bahkan mengakibatkan kematian. Karena itu penanganan malaria wajib diperhatikan secara serius dan semua pihak wajib mengkampanyekan eliminasi malaria secara masif.

Upaya lainnya untuk menekan jumlah penderita malaria adalah melakukan pencarian kasus malaria di masyarakat, pemantauan minum obat sampai sembuh, edukasi penggunaan kelambu anti malaria dan pengelolaan lingkungan yang baik.

Anang Krisno Cahyo, perwakilan PT Sanvid mewakili sponsorship menyampaikan pihaknya turut mendukung suksesnya program eliminasi malaria di Kabupaten Mimika.

“Kami senang dilibatkan dalam kegiatan ini. Malaria adalah musuh kita bersama, jadi butuh peran serta dari kita bersama,” ajak Anang.

Investasi, inovasi dan implementasi menjadi kata kunci yang sangat penting. Anang mengajak semua pihak terus melakukan inovasi-inovasi dalam mendukung pemberantasan malaria.

Amir Gredenggo, Sekretaris Distrik Wania dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Freeport dan semua sponsorship yang terlibat dalam mengeliminasi malaria di wilayah ini.

Kepada kader malaria, Amir harap tetap semangat sebagai ujung tombak di masyarakat.

“Tanpa kalian apa yang kita bicara di sini masalahnya tidak akan selesai. Malaria ini bukan hanya urusan ibu-ibu tapi termasuk bapak-bapak,” tandas Amir.

Kepada Sekretaris Dinas Kesehatan, para lurah dan kepala kampung, Amir meminta untuk mengajak ketua RT dan kader Posyandu untuk duduk bersama membahas pemberantasan malaria. Mimika masih jadi penyumbang malaria terbesar di Papua maupun nasional, sehingga menjadi perhatian semua pihak. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kapolda Papua Tengah Warning Keras: Pengamanan Freeport Jangan Tunggu Gangguan Terjadi, Intelejen Tak Boleh Kecolongan

Kapolda Papua Tengah Warning Keras: Pengamanan Freeport Jangan Tunggu Gangguan Terjadi, Intelejen Tak Boleh Kecolongan

12 Agustus 2026
247 Anak Mimika Berebut Beasiswa YPMAK, Hanya 13 Lolos ke UPN Yogyakarta

247 Anak Mimika Berebut Beasiswa YPMAK, Hanya 13 Lolos ke UPN Yogyakarta

12 Agustus 2026
Penyaluran Dana Desa Berujung Ricuh, Sejumlah Kantor Pemerintah di Puncak Dibakar Massa

Penyaluran Dana Desa Berujung Ricuh, Sejumlah Kantor Pemerintah di Puncak Dibakar Massa

11 Agustus 2026
Jalan Cenderawasih SP2 Masih Dipalang, Ketua LEMASA Ingatkan Jangan Tunggu Persoalan Membesar

Jalan Cenderawasih SP2 Masih Dipalang, Ketua LEMASA Ingatkan Jangan Tunggu Persoalan Membesar

11 Agustus 2026
Sekda Mimika Ingatkan Kepala Kampung: Dana Desa Bukan untuk Kepentingan Pribadi

Sekda Mimika Ingatkan Kepala Kampung: Dana Desa Bukan untuk Kepentingan Pribadi

11 Agustus 2026
Masuk Indonesia Lewat Jalur Tikus, WNA PNG Akan Dideportasi dari Timika

Masuk Indonesia Lewat Jalur Tikus, WNA PNG Akan Dideportasi dari Timika

11 Agustus 2026

POPULER

  • Penembakan di Pintu Masuk FBLB Jayawijaya, TPNPB-OPM Klaim Bertanggung Jawab

    “Kami Siap Perang” KKB Ingatkan Tidak Boleh Gelar Perayaan HUT RI ke-81 di Kota Wamena

    631 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • Aksi Gerakan Seribu Rupiah: Dinsos Mimika Minta Rekomendasi, APELCAMI Pertanyakan Dasar Hukumnya 

    572 shares
    Bagikan 229 Tweet 143
  • APBD Triliunan: Mama Martina Bertahan dengan Anyaman Papua di Tengah Minimnya Perhatian Pemkab Mimika

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • PN Timika Tunda Eksekusi Sengketa Tanah SP II Demi Keamanan, Putusan Tetap Inkrah

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Aktivis HAM Tantang Kapolres Mimika: Berani Tegas di Kwamki Narama dan Tuntaskan Kasus Pembunuhan oleh Oknum Polisi 

    541 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Kepala SPPG Papua Dicopot Buntut Kasus Keracunan Makanan Bergizi Gratis 

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Meriahkan HUT RI ke-81: Pesta Rakyat 17 Agustus di Distrik Jita Makin Meriah, Black Brothers hingga Band Lokal Siap Tampil

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post

Dua Puskesmas di Timika Miliki M-PIMA, Alat Pemeriksaan Viral Load HIV Terbaru

Mgr. Inno Ngutra Berdoa Timika Segera Miliki Uskup Baru, Berjanji Kirim Misionaris Bertugas di Papua

215 Umat Katolik Timika Terima Sakramen Krisma, Mgr. Inno Berpesan Harus Berani Tampil Menjadi Pembawa Damai

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id