ADVERTISEMENT
Senin, April 27, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

Dua Puskesmas di Timika Miliki M-PIMA, Alat Pemeriksaan Viral Load HIV Terbaru

Viral load merupakan pemeriksaan untuk menghitung jumlah virus HIV dalam darah.

27 Mei 2023
0
Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

“Kita berharap dari tiga indikator yang ingin dicapai yakni eliminasi, memutus rantai penularan HIV dan menurunkan angka kematian melalui pengobatan dan menghilangkan stigma dan diskriminasi bisa tercapai,”ujar Reynold.

Timika – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah kini memiliki mesin M-PIMA yang berfungsi memeriksa Viraload Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquiret Immunodeficiency Syndrome (AIDS).

Untuk tahap pertama melalui APBD Tahun 2023, kedua alat ini dipasang di Puskesmas Mimika Baru dan Puskesmas Timika Jaya SP2.

ADVERTISEMENT

Dengan M-PIMA masyarakat yang hendak memeriksa sampel HIV-AIDS tidak perlu jauh-jauh lagi ke RSUD, tinggal mendatangi dua puskesmas terdekat. Melalui pemeriksaan viral load bertujuan agar tindakan medis terhadap virus dalam darah lebih cepat.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Reynold Ubra, Kadinkes Mimika dalam jumpa pers di Hotel Horison Diana, Sabtu 27 Mei mengatakan, pemasangan alat ini sangat membantu masyarakat yang akan memeriksakan HIV. Masyarakat bisa datang secara mandiri dan jangan takut untuk periksa HIV di dua Puskesmas yang ada.

Baca Juga

Peringati Dua Agenda Besar: PPNI Gelar Aksi Kemanusiaan Cek Kesehatan Gratis untuk Warga Mimika

Peringati Hari Malaria Sedunia, Dinkes Mimika Gencarkan Skrining Massal, Nyasar Sekolah Berpola Asrama

Dengan M-PIMA bisa lebih awal mendeksi HIV, dengan demikian akan dilanjutkan dengan pemeriksaan kadar virus dalam darah. Virus di dalam darah ditoleransi 1000 kopi per mili. Jika mencapai diatas 1000 kopi maka langsung dilakukan tindakan medis. Dokter akan mengambil Langkah, apakah diberikan minuman ARV atau mengkonsumsi obat lain sebelum ARV.

“Kita berharap dari tiga indikator yang ingin dicapai yakni eliminasi, memutus rantai penularan HIV dan menurunkan angka kematian melalui pengobatan dan menghilangkan stigma dan diskriminasi bisa tercapai,”ujar Reynold.

Upaya memutus mata rantai adalah mencegah penularan HIV dari ibu hamil kepada anaknya. Termasuk masyarakat harus dengan kesadaran sendiri datang memeriksa ke fasilitas kesehatan.

Berdasarkan data Dinkes, dari 180 ibu hamil, 17 diantara positif HIV, walaupun hanya 10 persen namun dengan jumlah tersebut masuk kategori tinggi.

Jika lima sampai sepuluh tahun lalu berbicara HIV-ADIS merupakan sesuatu yang tabu, sekarang menjadi hal  yang biasa. Justru yang masih sering terkena malaria yang menjadi masalah, sebab dianggap penyakit kuno karena berkaitan dengan gaya hidup, termasuk pen+yakit kusta.

“Lebih baik kena HIV daripada diabetes atau jantung yang harus minum obat sepanjang hidup. Orang Dengan HIV-AIDS (OTDA) hanya dengan minum obat secara teratur kadar virusnya bisa menurun dan tetap sehat,”ujar Reynold. Hidup di era digital yang masih kena malaria dan kusta sebenarnya kembali kepada gaya hidup.

Reynold menambahkan masalah HIV, malaria dan TBC ditargetkan pada tahun 2030 harus sudah tereliminasi sesuai hasil komitmen bersama 198 negara PBB Millennium Development Goals (MDGs).

Untuk di Timika dalam mendeteksi HIV sudah cukup baik. Tetapi lebih baik jika mengetahui lebih awal berapa cadangan virus dalam darah. Untuk pembiayaan barang habis pakai termasuk jasa petugas, bisa dilakukan melaui rekening dua puskesmas. Karena status puskesmas sudah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sehingga klaimnya ke Dinas Kesehatan.

Perlu diketahui tes Viral load HIV adalah tes yang digunakan untuk mengukur jumlah virus HIV di dalam darah. Sedangkan jumlah virus HIV di dalam darah disebut viral load, yang dinyatakan dalam satuan kopi per mililiter (mL) darah. (redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Kementerian PKP RI Hadirkan 3.000 Unit Hunian Layak di Papua

Kementerian PKP RI Hadirkan 3.000 Unit Hunian Layak di Papua

27 April 2026
SMP Taruna Papua Timika Jawara Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026

SMP Taruna Papua Timika Jawara Turnamen Mini Soccer Kapolda Papua Tengah Cup 2026

27 April 2026
Bupati Johannes Rettob: Jangan Habiskan Anggaran Hanya untuk Kepentingan Birokrasi

Bupati Johannes Rettob: Jangan Habiskan Anggaran Hanya untuk Kepentingan Birokrasi

27 April 2026
Hari OTDA ke-30: Bupati Mimika Ingatkan Setiap Kebijakan Harus Berpihak kepada Rakyat

Hari OTDA ke-30: Bupati Mimika Ingatkan Setiap Kebijakan Harus Berpihak kepada Rakyat

27 April 2026
Demo “Papua Darurat Militer” Sempat Ricuh, Situasi Kini Kembali Kondusif

Demo “Papua Darurat Militer” Sempat Ricuh, Situasi Kini Kembali Kondusif

27 April 2026
Sempat Melawan, DPO KKB Penembak Warga Sipil Diringkus di Timika

Sempat Melawan, DPO KKB Penembak Warga Sipil Diringkus di Timika

26 April 2026

POPULER

  • Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    Atasi Ketimpangan Tenaga Pengajar, Disdik Mimika Atur Penempatan Guru Demi Pemerataan

    631 shares
    Bagikan 252 Tweet 158
  • SK LMHA Belum Bisa Terbit, Bupati Johannes Rettob: Diperbaiki atau Musda Ulang

    588 shares
    Bagikan 235 Tweet 147
  • Yones Yohame Tewas di Depan Rumahnya, Aparat Gabungan Buru Anggota OPM Pelaku Penembakan

    545 shares
    Bagikan 218 Tweet 136
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Senator Perempuan di DPR PT Kritik Kunjungan Wapres Gibran ke Tanah Papua

    521 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Sempat Melawan, DPO KKB Penembak Warga Sipil Diringkus di Timika

    518 shares
    Bagikan 207 Tweet 130
Next Post

Mgr. Inno Ngutra Berdoa Timika Segera Miliki Uskup Baru, Berjanji Kirim Misionaris Bertugas di Papua

215 Umat Katolik Timika Terima Sakramen Krisma, Mgr. Inno Berpesan Harus Berani Tampil Menjadi Pembawa Damai

Perdakhi Dampingi 254 Kader Malaria di 15 Puskesmas di Mimika

Perdakhi Dampingi 254 Kader Malaria di 15 Puskesmas di Mimika

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id