ADVERTISEMENT
Sabtu, April 18, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Budaya

Insiden Berdarah Dogiayai: YLBH Papua Tengah Menilai Papua Sedang Tidak Baik-baik, Desak Dialok Jakarta-Papua

“Kenapa konflik yang terjadi di Aceh, Maluku, Poso dan Kalimantan, pemerintah Indonesia bisa segera menyelesaikan. Kenapa di Tanah Papua tidak bisa diselesaikan”.

4 April 2026
0
Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Papua Tengah, Yoseph Temorubun. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id– Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBH) Provinsi Papua Tengah, menilai kondisi keamanan di wilayah Papua Raya saat ini sedang tidak baik-baik.

Lembaga yang selama ini fokus pada pendampingan hukum dan keadilan masyarakat itu, mengungkapkan insiden berdarah yang menewaskan empat warga sipil di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah pada 31 Maret 2026, menjadi salah satu buktinya.

ADVERTISEMENT

Direktur YKBH Papua Tengah, Yosep Temorubun, S.H mengatakan, insiden berdarah Dogiayai merupakan bagian dari rentetan kekerasan dan konflik bersenjata di tanah Papua yang tidak pernah pernah habis.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Yosep menduga, kondisi yang terjadi di Papua saat ini bisa dipicu oleh bisnis elit Jakarta yang menjadikan Papua sebagai lahan bisnis.

Baca Juga

Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz dan KKB di Yahukimo

Di Hadapan Dandim dan Danyon Brimob, Komisi I DPRK Mimika Soroti Tingginya Kasus Begal di Timika

“Kita bisa lihat setiap tahun pergantian Satgas baik TNI-Polri menunjukan bahwa ada pembiayaan negara dalam penempatan pasukan di tanah Papua,” ujar Yosep dalam keterangannya kepada koranpapua.id, Sabtu 4 April 2026.

Yoseph merasa heran dengan keputusan Presiden Prabowo yang lebih mengutamakan perang di negara lain dengan menawarkan diri menjadi mediator, sementara konflik bersenjata di Papua terkesan dibiarkan tanpa ada kepastian penyelesaian damai.

“Papua Tanah Damai hanya sebuah slogan murahan tanpa ada solusi dari pemerintah pusat untuk menyelesaiakan konflik bersenjata di Papua,” tegas Yoseph.

Terkait dengan kasus kekerasan dan konflik di tanah Papua, Toseph mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan dialog Jakarta-Papua.

Melalui dialog tersebut, publik tidak menginginkan Papua dalam lembaran sejarah daerah yang dijadikan sebagai konfront bersenjata TNI-Polri dan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

Karena menurutnya, jika tidak ada dialog untuk mengakhiri konflik bersenjata maka rakyat akan terus menjadi korban dan berdampak terhadap terhambatnya proses pembangun di tanah Papua.

“Pertanyaan publik selama ini kenapa konflik yang terjadi di Aceh, Maluku, Poso dan Kalimantan, pemerintah Indonesia bisa segera menyelesaikan. Kenapa di Tanah Papua tidak bisa diselesaikan,” tanya Yoseph.

Kondisi keamanan di Papua yang sedang tidak baik-baik juga sudah mendapatkan perhatian Komisi Tinggi PBB.
Lembaga internasional ini menyampaikan rasa prihatin dan menyebut Papua “Zona Merah”.

Kondisi ini seharusnya menjadi perhatian khusus pemerintahan Prabowo Subianto dengan melakukan dialog Jakarta -Papua.

Namun harapan tersebut menjadi sirna karena pola pendekatan yang digunakan bukan dialog tetapi dengan cara mobilisasi militer di Tanah Papua yang berdampak terhadap stabilitas keamanan di Tanah Papua tidak kondusif.

“Kami YLBH Papua Tengah harus ada politik will pemerintah pusat secara serius menyikapi kekerasan dan konflik bersenjata TNI-Polri dan TPN-OPM,” pungkasnya.

Menurutnya, apalah artinya selalu mendengungkan slogan Papua tanah damai, namun realita di lapangan terus berjatuhan korban, baik warga sipil, TNI-Polri maupun TPN-OPM. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Cekcok Berujung Parang! Pria di Timika Sabet Tetangga, Korban Luka Parah di Kepala

Cekcok Berujung Parang! Pria di Timika Sabet Tetangga, Korban Luka Parah di Kepala

17 April 2026
Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz dan KKB di Yahukimo

Kontak Tembak Satgas Damai Cartenz dan KKB di Yahukimo

16 April 2026
Di Hadapan Dandim dan Danyon Brimob, Komisi I DPRK Mimika Soroti Tingginya Kasus Begal di Timika

Di Hadapan Dandim dan Danyon Brimob, Komisi I DPRK Mimika Soroti Tingginya Kasus Begal di Timika

16 April 2026
Tim Gabungan TNI-Polri  Evakuasi Pengungsi Korban KKB Legagak Telengeng ke RSUD Mulia

Tim Gabungan TNI-Polri  Evakuasi Pengungsi Korban KKB Legagak Telengeng ke RSUD Mulia

16 April 2026
Kuasai Markas OPM di Nduga, Koops Habema Sita Senjata Api dan Puluhan Butir Amunisi

Kuasai Markas OPM di Nduga, Koops Habema Sita Senjata Api dan Puluhan Butir Amunisi

16 April 2026
Persit Kodim Mimika Ubah Batu Pryite jadi Aksesoris Bernilai Tinggi, Kini Diminati Pasar

Persit Kodim Mimika Ubah Batu Pryite jadi Aksesoris Bernilai Tinggi, Kini Diminati Pasar

16 April 2026

POPULER

  • Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    Delapan ASN Pemkot Jayapura Dipecat

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Kereta Api Segera Hadir di Papua: Rute Pertama Hubungkan Kota Jayapura dengan Kabupaten Jayapura

    550 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Iwan Anwar Tegaskan Perda UMKM OAP Bersifat Afirmatif, Bukan Diskriminatif

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Keributan di Tengah Suasana Duka, Satu Warga Dilaporkan Tewas, Empat Polisi Terluka

    535 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Asosiasi Gubernur se-Tanah Papua Bertemu Dirjen Perimbangan Keuangan, Ini Hasilnya

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pengabdian Tanpa Lelah: dr. Samuel Octovianus Dimara, Sp.M., Ahli Mata untuk Masyarakat Papua

    527 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Skandal Standar MBG Mimika: 11 SPPG Ditutup, Pengawasan Dipertanyakan

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
Next Post
TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

Oleng di Jalan Tidak Rata: Pengendara Motor Tabrak Kendaraan di Depan, Dilarikan ke RSUD Mimika

Oleng di Jalan Tidak Rata: Pengendara Motor Tabrak Kendaraan di Depan, Dilarikan ke RSUD Mimika

Ini Nama 11 Korban Tewas dalam Kebakaran Empat Ruko di Wamena, Dua Masih Anak-anak

Dua Unit Rumah di Timika Dilalap Api, 14 Ekor Babi Ikut Terbakar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id