ADVERTISEMENT
Sabtu, April 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah Mimika

280 Hektar Lahan Padi Irigasi Tadah Hujan Dibuka di Nabire, Tahun Ini Rencana Tambah 1.000 Hektar

Dalam mendukung program swasembada pangan ini, Frence berharap pemerintah pusat bisa membantu bibit padi termasuk Alsinta, pupuk maupun obat-obatan.

13 Februari 2025
0
Gallery Foto Distanbun Mimika Panen Perdana Padi Gogo Varietas Inpago 13 Fortiz di Naena Muktipura

Frence The Papara, Kepala Dinas P2KP Papua Tengah. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah akan memfokuskan pengembangan tanaman padi di Kabupaten Nabire.

Ini bertujuan untuk mendukung program swasembada pangan di Papua Tengah, sebagaimana Asta Cita Nomor 4 Presiden RI Prabowo Subianto, yang meminta seluruh daerah di Indonesia untuk melakukan pengembangan tanaman padi.

ADVERTISEMENT

Menjawab ini, Pemprov Papua Tengah sudah melakukan terobosan sejak akhir Desember 2024, dengan menanam padi mandiri atau padi irigasi tadah hujan seluas 280 hektar.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Program pengembangan tanaman padi yang merupakan bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) ini, akan dilanjutkan di tahun 2025 dengan membuka 1.000 hektar lagi.

Baca Juga

BKPSDM Papua Tengah Buka Seleksi Calon Mahasiswa Enam Sekolah Kedinasan, Berlaku untuk Delapan Kabupaten

Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

Hal ini disampaikan Frence The Papara, Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan (P2KP) ketika menghadiri panen perdana padi di Kampung Naena Muktipura, Distrik Iwaka, Kabupaten Mimika, Rabu 12 Februari 2025.

Untuk penambahan pembukaan lahan persawahan itu, saat ini Dinas P2KP masih melakukan koordinasi dengan petani terkait kesanggupan dalam membudidayakan bibit.

“Tahun 2025 ini akan diberikan bantuan Alsintan, bibit, obat-obat, pupuk. Dan sesuai petunjuk untuk Kabupaten Mimika dan Nabire mendapat pupuk non subsidi,” ujarnya.

Dikatakan, meskipun Mimika termasuk wilayah lumbung pangan namun untuk pengembangan pangan padi sawah dan padi tadah hujan, Pemprov Papua Tengah lebih diarahkan pengembangannya di Kabupaten Nabire.

Ia beralasannya, APBD Mimika yang mencapai 6-7 triliun, sehingga pengembangan tanaman padi diarahkan ke Nabire yang pendapatan daerahnya masih sekitar 1-2 triliun rupiah.

Dalam mendukung program swasembada pangan ini, Frence berharap pemerintah pusat bisa membantu bibit padi termasuk Alsinta, pupuk maupun obat-obatan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Tiga Warga Australia Masuk Ilegal ke Indonesia via Merauke, Satunya Profesi Pilot

Tiga Warga Australia Masuk Ilegal ke Indonesia via Merauke, Satunya Profesi Pilot

10 April 2026
BKPSDM Papua Tengah Buka Seleksi Calon Mahasiswa Enam Sekolah Kedinasan, Berlaku untuk Delapan Kabupaten

BKPSDM Papua Tengah Buka Seleksi Calon Mahasiswa Enam Sekolah Kedinasan, Berlaku untuk Delapan Kabupaten

10 April 2026
Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

10 April 2026
Evakuasi Guru yang Menderita Sakit di Distrik Hoya Masih Terkendala Cuaca Buruk

Dugaan Pemotongan Dana BOS di Mimika Jadi Atensi, Kadisdik: Jika Ada Temuan Kepsek Berani Lapor

10 April 2026
Jaga Keamanan Obvitnas, Korpasgat Supadio Lakukan Pemeriksaan Ketat di Bandara Nabire

Jaga Keamanan Obvitnas, Korpasgat Supadio Lakukan Pemeriksaan Ketat di Bandara Nabire

10 April 2026
Papua Bukan Tanah Kosong: Kami Merasa Seperti Anak Domba Kehilangan Induk di Negeri Sendiri

Papua Bukan Tanah Kosong: Kami Merasa Seperti Anak Domba Kehilangan Induk di Negeri Sendiri

10 April 2026

POPULER

  • Buntut Peristiwa Dogiayai Berdarah, Kapolda Papua Copot Kompol Yocbeth Mince Mayor

    Buntut Peristiwa Dogiayai Berdarah, Kapolda Papua Copot Kompol Yocbeth Mince Mayor

    606 shares
    Bagikan 242 Tweet 152
  • Perkuat Pengamanan Pasca Insiden Berdarah, BKO Mabes Polri Tiba di Dogiyai

    593 shares
    Bagikan 237 Tweet 148
  • Aroma Dugaan Korupsi Proyek Lahan di Mimika Menguat, Kasus Senilai Rp22,5 Miliar Naik Tahap Penyidikan

    591 shares
    Bagikan 236 Tweet 148
  • Pemkab Mimika Tetapkan WFH Setiap Jumat, Berikut Daftar Pejabat dan Unit Kerja yang Tetap Bekerja di Kantor

    559 shares
    Bagikan 224 Tweet 140
  • Terekam CCTV, Seorang Pria Tewas Dihabisi di Halaman Masjid Al-Azhar Timika

    547 shares
    Bagikan 219 Tweet 137
  • Satpol PP Mimika Operasi Penertiban Pedagang Kaki Lima di Sejumlah Ruas Jalan dalam Kota

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Dua Unit Rumah di Timika Dilalap Api, 14 Ekor Babi Ikut Terbakar

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
Next Post
Dalam Sepekan Dua Petugas Kebersihan Kota Timika Dianiaya, Pj Bupati Mimika Turun Langsung ke Polsek Miru

Dalam Sepekan Dua Petugas Kebersihan Kota Timika Dianiaya, Pj Bupati Mimika Turun Langsung ke Polsek Miru

Sidak di Rumah Sakit Banti, Pj Bupati Yonathan Temui Masih Banyak Kekurangan Peralatan dan Tenaga Medis

Sidak di Rumah Sakit Banti, Pj Bupati Yonathan Temui Masih Banyak Kekurangan Peralatan dan Tenaga Medis

Pemkab Mimika Rasionalisasi Anggaran, Dana Dinas PUPR Dipangkas Rp50 Miliar

Pemkab Mimika Rasionalisasi Anggaran, Dana Dinas PUPR Dipangkas Rp50 Miliar

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id