ADVERTISEMENT
Kamis, April 30, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan

111 Peserta Utusan Dinkes Tujuh Kabupaten di Papua Tengah Ikut Raker Kesmas Perdana 2024

Membutuhkan upaya-upaya dan terobosan yang wajib dibuat Dinkes Papua Tengah walaupun dengan keterbatasan Sumber Daya Manusia dan harus mencangkup pelayanan kepada 1,2 juta penduduk.

19 Agustus 2024
0
111 Peserta Utusan Dinkes Tujuh Kabupaten di Papua Tengah Ikut Raker Kesmas Perdana 2024

dr. Maria Endang Sumiwi, Dirjen Kesmas, dr. Lovely Daisy Direktur Gizi dan KIA Kemenkes selaku Narasumber, Kepala Dinas Kesehatan Papua Tengah dr. Silwanus A. Sumule, Sekretaris Dinkes Mimika Fransiska Tekege foto bersama peserta usai pembukaan, Senin 19 Agustus 2024. (foto:redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Papua Tengah melaksanakan Rapat Kerja (Raker) perdana Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Tahun 2024 di Timika, Kabupaten Mimika.

Sebanyak 111 peserta perwakilan dari tujuh Dinkes di Provinsi Papua Tengah hadir dalam kegiatan yang berlangsung di salah satu hotel di Timika.

ADVERTISEMENT

Raker yang dimulai Senin 19 Agustus sampai 22 Agustus 2024 dengan mengangkat tema ‘Dari Papua Tengah Melesat Menuju Indonesia Maju’, juga diikuti peserta dari Dinkes Provinsi Papua Tengah dan Kementerian Kesehatan RI.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Sementara dua orang narasumber yang dihadirkan dalam Raker tersebut yakni, dr. Maria Endang Sumiwi, MPH, Dirjen Kesmas dan dr. Lovely Daisy, MKM, Direktur Gizi dan KIA dari Kemenkes RI.

Baca Juga

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

Insiden Tewasnya 15 Warga Sipil di Puncak Perlu Investigasi Independen

Maria Endang Sumiwi dalam kesempatan itu mengatakan, Papua Tengah sebagai provinsi baru perlu membangun sistem kerja di bagian kesehatan masyarakat yang kuat. Dan sebagai provinsi baru biasanya semangat kerjanya sangat tinggi.

Ia berharap dengan kehadiran narasumber dari Kemenkes, secara perlahan mampu membangun sistem kerja yang kuat, supaya bisa menghasilkan pelayanan kesehatan masyarakat berkualitas.

Maria menyampaikan sesuai pesan Presiden Jokowi dan Menteri Kesehatan harus menyiapkan generasi baru, sumber daya manusia Indonesia menuju Indonesia emas 2045 yang berkualitas, mulai dari Papua Tengah menuju Indonesia emas.

Paling utama dengan memastikan masyarakat harus sehat makanya diharapkan generasi Papua Tengah harus hidup sehat dan maju.

Ia berharap dalam menjalankan program ini, Dinkes provinsi mesti lebih dahulu kuat dalam sistem kerjanya, baru bisa membina, mendampingi Dinkes di kabupaten.

Dalam Kesmas ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan yakni gizi kesehatan ibu dan anak, promosi kesehatan, usia produktif dan Lansia, kesehatan jiwa dan tata kelola kesehatan masyarakat.

Beberapa poin ini mendapat perubahan besar karena di dalam pelayanan primer sudah dipindahkan di Kesmas bukan hanya kuratif. Tujuannya untuk menyehatkan masyarakat.

Sementara dr. Silwanus A. Sumule, SpOG (K), M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Papua Tengah dalam sambutan menyampaikan Raker ini merupakan yang kali kedua, khusus di Bidang Kesmas dan P2.

“Raker pertama khusus P2. Raker ini dilakukan karena kami masih mempunyai pekerjaan rumah yang harus dikerjakan,” jelasnya.

Ia mengakui data-data kesehatan Papua dalam survei kesehatan masyarakat hanya ada dua, berada diposisi paling rendah atau tinggi.

Sehingga membutuhkan upaya-upaya dan terobosan yang wajib dibuat Dinkes Papua Tengah walaupun dengan keterbatasan Sumber Daya Manusia dan harus mencangkup pelayanan kepada 1,2 juta penduduk yang tersebar di delapan kabupaten.

Ia mengakui Dinkes Papua Tengah dalam mengerjakan program kesehatan bidang malaria, HIV-Aids, TBC mendapat dukungan dari Tim Global Fund.

Dalam Raker ini ingin berkumpul untuk belajar supaya bisa mendapat tambahan informasi dan pengetahuan dari Kementerian sehingga bisa sama dengan provinsi lain di Indonesia.

“Kami memiliki semangat untuk belajar mengejar ketertinggalan dan semangat untuk maju,” ujarnya.

Dukungan dari Kementerian Kesehatan sangat diharapkan agar Papua Tengah tidak tertinggal tetapi maju melesat menuju Indonesia emas 2045.

Yosefina Marsia Mofu, Ketua Panitia Raker dalam laporannya menyampaikan, Raker ini bertujuan untuk mempercepat pencapaian target RPJMD dan Rencana Strategis (Renstra) Pemerintah Provinsi Papua Tengah tahun 2024.

Tujuan lainnya, melaksanakan monitoring dan percepatan pencapaian target program Kesmas di delapan kabupaten.

Raker diikuti peserta utusan tujuh dari delapan kabupaten yang masing-masing mengirim sembilang orang.

Kemudian ditambah 30 orang utusan Dinkes Papua Tengah dan Kementerian, sehingga totalnya menjadi 120 orang.

Namun karena Kabupaten Puncak Jaya tidak berkenan hadir dengan alasan situasi masih dalam kondisi konflik sehingga hanya dihadiri 111 orang. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

Ketua MRP PPT Serukan Hentikan Perang Adat di Mimika, Sudah Korbankan 16 Nyawa

29 April 2026
Insiden Tewasnya 15 Warga Sipil di Puncak Perlu Investigasi Independen

Insiden Tewasnya 15 Warga Sipil di Puncak Perlu Investigasi Independen

29 April 2026
Pempus Perkuat Intervensi Kesehatan, 12% ODHA di Indonesia Berada di Tanah Papua

Pempus Perkuat Intervensi Kesehatan, 12% ODHA di Indonesia Berada di Tanah Papua

29 April 2026
Pagelaran Seni Budaya Papua Resmi Dibuka, Dimeriahkan 10 Grup Yospan dan Dance Modern

Pagelaran Seni Budaya Papua Resmi Dibuka, Dimeriahkan 10 Grup Yospan dan Dance Modern

29 April 2026
TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

29 April 2026
Tiga Hari Kedepan Masih Berpotensi Hujan, Distrik Tembagapura Rawan Longsor

Tiga Hari Kedepan Masih Berpotensi Hujan, Distrik Tembagapura Rawan Longsor

29 April 2026

POPULER

  • Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    Akses Masuk ke Halaman Gereja Katedral Timika Diperketat, Ini Alasannya

    554 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Sekuriti Hotel Rylich Panorama Tewas Ditikam OTK

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • 30 Personel Brimob Dikerahkan Kejar Buronan Kasus Pembunuhan Dua Marinir

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • MRP-PPT Bukan Bawahan Gubernur, Agustinus: Perlu Perhatikan Etika dan Jangan Saling Menjatuhkan

    536 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • YLBH Papua Tengah Kecam Oknum TNI Masuk Ruang Privat Pastor Paroki Katedral Timika

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • TNI Tembak Mati Jeki Murib, Komandan OPM Otak Pembunuhan Karyawan Freeport Simson Mulia

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
  • Sempat Melawan, DPO KKB Penembak Warga Sipil Diringkus di Timika

    520 shares
    Bagikan 208 Tweet 130
Next Post
Dari Kwamki Narama Kita Wujudkan Pilkada Mimika Berintegritas dan Bermartabat

Dari Kwamki Narama Kita Wujudkan Pilkada Mimika Berintegritas dan Bermartabat

KPU Papua Tengah Tetapkan 1.115.430 DPS, Masa Tanggapan Warga Diberi Waktu Sepuluh Hari

KPU Papua Tengah Tetapkan 1.115.430 DPS, Masa Tanggapan Warga Diberi Waktu Sepuluh Hari

Polisi Ringkus Tiga Pengedar Narkoba di Timika, Modusnya Dimasukan ke Bungkus Rokok

Polisi Ringkus Tiga Pengedar Narkoba di Timika, Modusnya Dimasukan ke Bungkus Rokok

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id