ADVERTISEMENT
Sabtu, April 4, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah

Masyarakat Mimika Diajak Sukseskan Pemilu 2024, Luky: Jauhi Politik Identitas yang Berpotensi Pecah Belah Bangsa

Luky menaruh harapan besar agar dalam percaturan politik, setiap warga tetap menjunjung tinggi perilaku yang baik, berintegritas dan dewasa dalam menjaga demokrasi jelang Pemilu maupun pasca Pemilu.

8 Februari 2024
0
FKDM Mimika Soroti Parpol Libatkan Anak-anak Ikut Kampanye, Bawaslu Harus Tegakkan Aturan

Luky Mahakena, S.Sos., M.Si, Ketua FKDM Mimika. (foto:dok/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Pelaksanaan pesta demokrasi memilih wakil rakyat untuk duduk di parlemen dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden tinggal enam hari lagi.

Masyarakat Mimika, Provinsi Papua Tengah diminta untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketentraman sehingga pesta rakyat lima tahunan ini bisa berjalan aman dan sukses.

ADVERTISEMENT

Ajakan ini disampaikan Luky Mahakena, S.Sos, M.Si, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Mimika melalui keterangan tertulisnya yang diterima Koranpapua.id, Kamis 8 Februari 2024.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Luky juga meminta kepada semua lapisan masyarakat untuk bersama-sama mendukung pemerintah daerah, Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai penyelenggara untuk mensukseskan agenda besar Nasional ini.

Baca Juga

TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

Insiden Berdarah Dogiayai: YLBH Papua Tengah Menilai Papua Sedang Tidak Baik-baik, Desak Dialok Jakarta-Papua

Ia mengingatkan kepada Partai Politik (Parpol) dalam mendukung ketiga Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden agar tidak terlalu fanatik, dan menjauhkan sikap politik identitas yang akan perpotensi pada memecah belah bangsa serta menghambat perkembangan demokrasi.

“Pesan dan ajakan ini saya sampaikan setelah melihat dinamika peta politik menjelang perhelatan Pemilu Legislatif dan Pilpres,”ujar Luky.

Mantan Rektor UTI ini menyadari benar bahwa dampak politik identitas tidak hanya berpengaruh pada perpecahan persatuan dan kesatuan bangsa, tetapi juga berdampak pada miskinnya ide dan gagasan dalam membangun bangsa ini kedepan.

“Dalam kampanye-kampanye kontestasi Pemilu harus mengedepankan gagasan, bukan mencari kesalahan atau kekurangan Paslon lain. Dampak politik identitas dapat menjadi lebih buruk dari itu, yaitu memecah belah bangsa dan memperlambat perkembangan demokrasi di Indonesia,”  timpal Luky.

Humas RSUD Mimika ini menegaskan, bagi warga yang akan diperhadapkan dalam tataran berinteraksi Pemilu Capres-Cawapres dan legislatif perlu tertanam kedewasaan berdemokrasi yang lebih sehat dan bermartabat.

Serta menjunjung tinggi adanya kedaulatan rakyat Indonesia tanpa adanya intimidasi atau tekanan apapun dalam menyampaikan hak memilih pada tanggal 14 Februari mendatang. Hal ini dikarenakan negara telah menjamin hak partisipasi politik warga Indonesia.

“Saya ingin sampaikan pesan dan himbauan damai yang perlu menjadi atensi bersama semua warga Mimika dan secara khusus peserta Pemilu, para pendukung Paslon Capres-Cawapres. Begitupun kontestan calon legislatif agar dalam pertarungan politik perlu siapkan mental menerima kalah atau menang,” harapnya.

Luky juga menaruh harapan besar agar dalam percaturan politik, setiap warga tetap menjunjung tinggi perilaku yang baik, berintegritas dan dewasa dalam menjaga demokrasi jelang Pemilu maupun pasca Pemilu.

Masyarakat sebagai penjaga demokrasi, patut menerima keputusan hasil Pemilu yang telah memenuhi semua unsur tatalaksana perundang-undangan Pemilu yang diumumkan penyelenggara pesta demokrasi.

“Awal dan berakhir keputusan Pemilu mari kita  tetap jaga Mimika Rumah Kita bersama yang aman dan damai,” ajak Luky.

Luky menuturkan, ini menjadi bahan refleksi bersama masyarakat Mimika. Bahwa selama tahun 2004 hingga saat ini Mimika bebas dari Indeks Pemetaan Rawan Potensi Konflik secara Nasional maupun Regional di Bumi Cenderawasih Papua.

Hal ini telah terwujud dan terbukti Mimika sangat terawat nilai pluralisme dan toleransinya. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

TNI AD Siap Bentuk Kodam Papua Tengah

4 April 2026
Ketua YLBH Papua Tengah Ingatkan Pelaku Pembunuhan SL Menyerahkan Diri

Insiden Berdarah Dogiayai: YLBH Papua Tengah Menilai Papua Sedang Tidak Baik-baik, Desak Dialok Jakarta-Papua

4 April 2026
KKB Papua Kini Didominasi Gen Z, Kombes Yusuf Sutejo: Mereka Lebih Brutal

Enam Tahun Masuk DPO, Pelaku Terlibat Penyerangan Mendagri Tito Karnavian Ditangkap

4 April 2026
Perayaan Jumat Agung, Umat Katedral Tiga Raja Timika Hayati Makna Pengorbanan Kristus

Perayaan Jumat Agung, Umat Katedral Tiga Raja Timika Hayati Makna Pengorbanan Kristus

4 April 2026
Aparat Gabungan dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Terlibat Pemusnahan Barang Bukti Miras dan Narkoba

Aparat Gabungan dan Satgas Yon Parako 466 Pasgat Terlibat Pemusnahan Barang Bukti Miras dan Narkoba

3 April 2026
Ucapkan Duka Cita, Amnesty Internasional Indonesia Desak Usut Tuntas Kasus Dogiyai Berdarah

Ucapkan Duka Cita, Amnesty Internasional Indonesia Desak Usut Tuntas Kasus Dogiyai Berdarah

3 April 2026

POPULER

  • Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    Gubernur Papua Tengah Resmi Tetapkan WFH Bagi ASN Setiap Hari Jumat, Berlaku untuk Pemprov dan Delapan Kabupaten

    623 shares
    Bagikan 249 Tweet 156
  • Sadis! Seorang Pria Tewas Bersimbah Darah, Ketua KNPI Mimika: “Ini Kakak Sungguh Saya”

    601 shares
    Bagikan 240 Tweet 150
  • Syarat Menjadi Pejabat di Mimika, Bupati Johannes Rettob Tegaskan ASN Wajib Sarjana

    576 shares
    Bagikan 230 Tweet 144
  • Seorang Remaja Putri di Timika Ditemukan Tewas Diduga Gantung Diri, Motifnya Masih Penyelidikan

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • Jaksa Agung Pantau Perkembangan Kasus Dugaan Korupsi Sarana Aerosport di Mimika

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Polisi Data 145 Warga Tembagapura yang Melayat Almarhum Junius Magai

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
  • Ini Nama 11 Korban Tewas dalam Kebakaran Empat Ruko di Wamena, Dua Masih Anak-anak

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
Next Post
Berharap Pilot Susi Air Philip Mark Tetap Sehat, Polda Papua Siap Kirim Obat-obatan

Berharap Pilot Susi Air Philip Mark Tetap Sehat, Polda Papua Siap Kirim Obat-obatan

Petugas KPPS menunjukkan contoh surat suara saat simulasi pemungutan suara (Foto: ist/koranpapua.id)

Ini Penjelasan Besaran Uang Makan, Transportasi, dan Pembangunan TPS untuk Pemilu 2024

Petugas pemilihan mengenakan pakaian adat Papua saat pemilihan di TPS (Foto: Ist/Koranpapua.id)

Warga Mimika Perlu Tahu Apa Saja yang Harus Dibawa ke TPS Tanggal 14 Februari. Berikut Penjelasannya

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id