ADVERTISEMENT
Kamis, September 10, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Gabriel Zezo: Naiknya Harga Tiket dan Harga Barang di Puncak Dipengaruhi Tiga Faktor, Bukan karena Pungli

Ketersediaan armada pesawat yang beroperasi ke wilayah tersebut menjadi terbatas, sehingga berpengaruh pada lonjakan tiket yang tembus sampai Rp3 juta dari sebelumnya Rp1,8 juta.

19 Desember 2023
0
Gabriel Zezo: Naiknya Harga Tiket dan Harga Barang di Puncak Dipengaruhi Tiga Faktor, Bukan karena Pungli

Gabriel Zezo (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Naiknya harga tiket pesawat Timika-Puncak, Sinak dan Ilaga serta melambungnya harga kebutuhan masyarakat bukan karena adanya Pungutan Liar (Pungli) di Bandara Mozez Kilangin Timika.

Gabriel Zezo, salah satu pelaku usaha yang bergerak di bidang cargo perintis mengatakan, ada tiga faktor penyebabnya yakni, minimnya armada pesawat yang melayani rute tersebut, naiknya biaya asuransi bagi penumpang dan adanya gangguan keamanan.

ADVERTISEMENT

“Tiga faktor utama ini yang menjadi pemicu naiknya tiket dan harga barang-barang kebutuhan masyarakat di Puncak,” jelas Gabriel kepada Koranpapua.id melalui sambungan telepon, Senin 19 Desember 2023.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Gabriel membantah pernyataan Pj. Bupati Puncak Darwin H. Tobing yang mengatakan lonjaknya harga barang di wilayah tersebut, disebabkan ada Pungli oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab di Bandara Mozes Kilangin sisi Selatan.

Baca Juga

Cegah Campak, Warga Mawokauw Jaya Didorong Lengkapi Imunisasi Anak

Dana Desa Dipangkas, Program Prioritas Mawokauw Jaya Tetap Berjalan

“Itu tidak benar. Saya pastikan di Bandara tidak ada Pungli. Saya harus luruskan pernyaaan pa Pj Bupati agar informasi ini jangan sampai merugikan pihak pengelola Bandara dan pelaku usaha,” katanya.

Putra Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini menjelaskan dengan adanya gangguan keamanan dan tingginya biaya asuransi membuat para investor memutuskan menarik kembali dananya.

Dengan demikian ketersediaan armada pesawat yang beroperasi ke  wilayah tersebut menjadi terbatas, sehingga berpengaruh pada lonjakan tiket yang tembus sampai Rp3 juta dari sebelumnya Rp1,8 juta.

Saat ini saja moda transportasi udara perintis yang melayani wilayah Puncak adalah Smart Air, NGA Air dan Asian One.

“Tahun lalu harga per flight ke Ilaga sekitar 25 juta dengan load 1100 kg. Saat ini naik menjadi 33 juta dengan load yang sama,” paparnya.

Gabriel yang saat ini menjadi salah satu Calon Anggota DPRD Mimika itu memastikan bahwa Pungli di Bandara Mozes Kilangin sisi Selatan itu tidak ada, karena Kepala Bandara Asep Soekarjo bersama jajarannya selalu melakukan pengawasan dengan baik.

Pj. Bupati Puncak mengatakan ada Pungli di Bandara tanpa menyebutkan oknum pelakunya, membuat semua unsur yang ada di Bandara tidak bisa menerima hal tersebut.

“Karena di Bandara selain kami pencarter, ada Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika, ada karantina, ada KP3 Udara. Saya sebagai mantan perintis pengamanan Bandara baru sangat meyakini hal itu tidak terjadi,” tandasnya.

Gabriel menyarankan apabila Pj Bupati Puncak mengomentari harga tiket mahal dikwatirkan para operator pesawat akan memilih hentikan pelayanan ke Ilaga. Apabila hal itu terjadi yang mengalami kesulitan adalah masyarakat sendiri.

“Kalau Pj. Bupati mau keluhkan harga pesawat mahal buatkan surat resmi ke Kementerian Perhubungan jangan komentar seakan-akan tingkat bawah yang lemah pengawasan,” sarannya.

Untuk melancarkan pelayanan masyarakat, ia berharap Pemerintah Kabupaten Puncak bersama aparat keamanan dan masyarakat terus bekerjasama tingkatkan pengamanan  untuk melindungi pesawat dari gangguan keamanan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

10 September 2026
Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

9 September 2026
Cegah Campak, Warga Mawokauw Jaya Didorong Lengkapi Imunisasi Anak

Cegah Campak, Warga Mawokauw Jaya Didorong Lengkapi Imunisasi Anak

9 September 2026
Hari Keempat Pencarian, Empat Korban Perahu Ketinting di Asmat Belum Ditemukan

Hari Keempat Pencarian, Empat Korban Perahu Ketinting di Asmat Belum Ditemukan

9 September 2026
Dana Desa Dipangkas, Program Prioritas Mawokauw Jaya Tetap Berjalan

Dana Desa Dipangkas, Program Prioritas Mawokauw Jaya Tetap Berjalan

9 September 2026
Dana Desa Dipangkas, Penerima BLT di Mawokauw Jaya Berkurang Jadi 14 KK

Dana Desa Dipangkas, Penerima BLT di Mawokauw Jaya Berkurang Jadi 14 KK

9 September 2026

POPULER

  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    615 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
  • Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

    552 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    537 shares
    Bagikan 215 Tweet 134
  • 18 Koordinator KONI Distrik Dibentuk, Merlyn Dorong Pembinaan Atlet Mimika hingga Kampung

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Bupati Rettob Ungkap Hasil Profiling ASN Mimika, Mayoritas Masih Bernilai Rendah

    526 shares
    Bagikan 210 Tweet 132
  • Polisi Tetapkan 3 Tersangka, Pelaku Utama Pembunuhan Ojek di Timika Diburu

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
Next Post
Covid -19 Meningkat di 21 Provinsi, Termasuk Papua Barat

Covid -19 Meningkat di 21 Provinsi, Termasuk Papua Barat

Antisipasi Terjadi Pelanggaran, Anggota Polri Diingatkan Surat Telegram Kapolri

Antisipasi Terjadi Pelanggaran, Anggota Polri Diingatkan Surat Telegram Kapolri

Mundur dari Jabatan Kabag Organisasi, Hengky Amisim: Lebih Terhormat Menjadi Staf Biasa

Mundur dari Jabatan Kabag Organisasi, Hengky Amisim: Lebih Terhormat Menjadi Staf Biasa

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id