ADVERTISEMENT
Minggu, Oktober 25, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Ekonomi

Gabriel Zezo: Naiknya Harga Tiket dan Harga Barang di Puncak Dipengaruhi Tiga Faktor, Bukan karena Pungli

Ketersediaan armada pesawat yang beroperasi ke wilayah tersebut menjadi terbatas, sehingga berpengaruh pada lonjakan tiket yang tembus sampai Rp3 juta dari sebelumnya Rp1,8 juta.

19 Desember 2023
0
Gabriel Zezo: Naiknya Harga Tiket dan Harga Barang di Puncak Dipengaruhi Tiga Faktor, Bukan karena Pungli

Gabriel Zezo (foto:Ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Naiknya harga tiket pesawat Timika-Puncak, Sinak dan Ilaga serta melambungnya harga kebutuhan masyarakat bukan karena adanya Pungutan Liar (Pungli) di Bandara Mozez Kilangin Timika.

Gabriel Zezo, salah satu pelaku usaha yang bergerak di bidang cargo perintis mengatakan, ada tiga faktor penyebabnya yakni, minimnya armada pesawat yang melayani rute tersebut, naiknya biaya asuransi bagi penumpang dan adanya gangguan keamanan.

“Tiga faktor utama ini yang menjadi pemicu naiknya tiket dan harga barang-barang kebutuhan masyarakat di Puncak,” jelas Gabriel kepada Koranpapua.id melalui sambungan telepon, Senin 19 Desember 2023.

Gabriel membantah pernyataan Pj. Bupati Puncak Darwin H. Tobing yang mengatakan lonjaknya harga barang di wilayah tersebut, disebabkan ada Pungli oleh oknum-oknum tidak bertanggungjawab di Bandara Mozes Kilangin sisi Selatan.

Baca Juga

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

“Itu tidak benar. Saya pastikan di Bandara tidak ada Pungli. Saya harus luruskan pernyaaan pa Pj Bupati agar informasi ini jangan sampai merugikan pihak pengelola Bandara dan pelaku usaha,” katanya.

Putra Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini menjelaskan dengan adanya gangguan keamanan dan tingginya biaya asuransi membuat para investor memutuskan menarik kembali dananya.

Dengan demikian ketersediaan armada pesawat yang beroperasi ke  wilayah tersebut menjadi terbatas, sehingga berpengaruh pada lonjakan tiket yang tembus sampai Rp3 juta dari sebelumnya Rp1,8 juta.

Saat ini saja moda transportasi udara perintis yang melayani wilayah Puncak adalah Smart Air, NGA Air dan Asian One.

“Tahun lalu harga per flight ke Ilaga sekitar 25 juta dengan load 1100 kg. Saat ini naik menjadi 33 juta dengan load yang sama,” paparnya.

Gabriel yang saat ini menjadi salah satu Calon Anggota DPRD Mimika itu memastikan bahwa Pungli di Bandara Mozes Kilangin sisi Selatan itu tidak ada, karena Kepala Bandara Asep Soekarjo bersama jajarannya selalu melakukan pengawasan dengan baik.

Pj. Bupati Puncak mengatakan ada Pungli di Bandara tanpa menyebutkan oknum pelakunya, membuat semua unsur yang ada di Bandara tidak bisa menerima hal tersebut.

“Karena di Bandara selain kami pencarter, ada Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika, ada karantina, ada KP3 Udara. Saya sebagai mantan perintis pengamanan Bandara baru sangat meyakini hal itu tidak terjadi,” tandasnya.

Gabriel menyarankan apabila Pj Bupati Puncak mengomentari harga tiket mahal dikwatirkan para operator pesawat akan memilih hentikan pelayanan ke Ilaga. Apabila hal itu terjadi yang mengalami kesulitan adalah masyarakat sendiri.

“Kalau Pj. Bupati mau keluhkan harga pesawat mahal buatkan surat resmi ke Kementerian Perhubungan jangan komentar seakan-akan tingkat bawah yang lemah pengawasan,” sarannya.

Untuk melancarkan pelayanan masyarakat, ia berharap Pemerintah Kabupaten Puncak bersama aparat keamanan dan masyarakat terus bekerjasama tingkatkan pengamanan  untuk melindungi pesawat dari gangguan keamanan. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

PMI Mimika Bagikan Masker untuk Cegah Dampak Kabut Asap

24 Oktober 2026
Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

Pekan Bakti Noken Medis, 15 Dokter Spesialis Layani Warga Mimika Timur

24 Oktober 2026
Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

Ketua IDI Mimika Ajak Dokter Bersatu Layani Warga

24 Oktober 2026
Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

Cegah Stunting, PKK Mimika Sasar 48 Anak Lewat Gerakan Orang Tua Asuh

24 Oktober 2026
IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

IDI Timika Gelar Bakti Sosial, Dekatkan Layanan Kesehatan ke Warga Mapurujaya

24 Oktober 2026
Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

Satgas Pasgat Gagalkan Pengiriman Optik Tempur ke Yahukimo

24 Oktober 2026

POPULER

  • Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Mimika Tunggu Aturan Resmi

    628 shares
    Bagikan 251 Tweet 157
  • Pemkab Mimika tetapkan Jadwal Libur dan Cuti Bersama Mimika Oktober–Desember 2026

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Kajian Dokumen Lemasa Belum Tuntas, Sem Bukaleng Minta Kepastian

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • DPMK Mimika Dorong 133 Kampung Susun Program Prioritas 2027

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Pastor Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Dasar Kolam Renang Kuala Kencana, Nyawanya Tak Tertolong

    650 shares
    Bagikan 260 Tweet 163
  • Freeport Gelar IFRC 2026 di Mimika, 17 Tim Adu Kemampuan

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
  • Uang Transportasi Peserta Belum Dibayar, Pelatihan Public Speaking di Mimika Disorot

    529 shares
    Bagikan 212 Tweet 132
Next Post
Covid -19 Meningkat di 21 Provinsi, Termasuk Papua Barat

Covid -19 Meningkat di 21 Provinsi, Termasuk Papua Barat

Antisipasi Terjadi Pelanggaran, Anggota Polri Diingatkan Surat Telegram Kapolri

Antisipasi Terjadi Pelanggaran, Anggota Polri Diingatkan Surat Telegram Kapolri

Mundur dari Jabatan Kabag Organisasi, Hengky Amisim: Lebih Terhormat Menjadi Staf Biasa

Mundur dari Jabatan Kabag Organisasi, Hengky Amisim: Lebih Terhormat Menjadi Staf Biasa

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id