ADVERTISEMENT
Jumat, Maret 13, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Papua Tengah

Empat Rumah dan Dua Kandang Babi Warga RT 09 Wanagon Nyaris Hanyut Terbawa Banjir

Veronika bersama warga sudah melaporkan ke Dinas PUPR saat turun melihat kondisi sungai. Namun warga mendapatkan jawaban bahwa pembangunan bronjong merupakan tanggungjawab Dinas PUPR Provinsi.

7 September 2023
0
Empat Rumah dan Dua Kandang Babi Warga RT 09 Wanagon Nyaris Hanyut Terbawa Banjir

Seorang warga menjelaskan kondisi beberapa rumah yang hampir terbawa banjir karena tanah penahan bangunan yang terus dikikis air, Kamis 7 September 2023. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Hujan lebat yang mengguyur Kota Timika dan sekitarnya beberapa hari terakhir mengakibatkan empat rumah dan dua kandang babi milik warga RT 09, Kelurahan Wanagon, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, nyaris hanyut terbawa banjir.

Air sungai mengalir cukup deras dan mengakibatkan tanah sepanjang aliran sungai terkikis dan longsor hingga mendekati rumah warga. Empat rumah yang nyaris hanyut tersebut adalah kepunyaan Andreas Wou, Karolus Koli, Doni Wayoi dan Carles Kabes (alm).

ADVERTISEMENT

Pantauan media ini yang langsung turun ke lokasi, Kamis 7 September mendapatkan kondisi rumah milik Andreas Wou yang ada di seberang sungai sudah dalam posisi miring.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Fondasi rumah permanen tersebut sudah kelihatan, karena tanah penutup fondasi habis tergerus banjir. Begitu juga dengan rumah milik Carles Kabes (alm).

Baca Juga

Klinik Swasta di Mimika Siap Layani Pemeriksaan dan Obat Malaria Gratis, Berlaku Mulai April 2026

Operasi Ketupat Noken 2026, TNI-Polri Siapkan Tujuh Pos Pengamanan di Mimika

Bangunan rumah Carles bisa saja ambruk jika hujan lebat kembali turun dan debit air sungai meninggi. Begitupun dengan dua kandang babi milik Karolus Koli dan Doni Wayoi yang sudah berada sangat dekat dengan bibir sungai.

Veronika Kowuhun menuturkan, warga sudah berusaha memasang bronjong. Namun upaya tersebut tidak bertahan lama, karena ketika musim hujan bronjong hanyut dibawa arus.

Atas kondisi tersebut, Veronika bersama warga sudah melaporkan ke Dinas PUPR saat turun melihat kondisi sungai. Namun warga mendapatkan jawaban bahwa pembangunan bronjong merupakan tanggungjawab Dinas PUPR Provinsi.

“Mereka macam saling baku tolak tanggungjawab. Kami mohon bupati bisa datang lihat kondisi rumah kami di sini,” harap Veronika yang diamini warga lain.

Persoalan ini juga sudah disampaikan kepada petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mimika pada Februari 2023 lalu. Saat itu petugas BPBD datang ke lokasi untuk memotong pohon tumbang yang menghalangi Daerah Aliran Sungai (DAS).

” Kami takut mati bukan karena penyakit tetapi kami takut mati karena dimakan sungai saat arus deras musim banjir yang terus mendekati bangunan rumah,” keluhnya.

Dikatakan, warga sudah tinggal di wilayah tersebut sejak tahun 1980. Awalnya sungainya tidak selebar sekarang. Namun setelah ada pelebaran DAS oleh Dinas PUPR beberapa tahun lalu, mengakibatkan setiap hujan lebat sisi kiri dan kanan DAS terus terkikis.

” Setiap hujan lebat pada malam hari, kami tidak bisa tidur nyenyak dan selalu terjaga jangan sampai rumah terbawa arus. Dulu sewaktu sungai masih kecil untuk menyeberang ke rumah sebelah kali hanya menggunakan balok dan papan penyeberang seadanya,” paparnya.

Ia menambahkan untuk mengantisipasi terjadinya korban jiwa, Andrieas Wou setiap malam pindah tidur di keluarganya sementara istri dan anak-anaknya sudah pindah tinggal di Fakfak.

Yosias Lossu, Kepala BPBD Mimika membenarkan kondisi rumah warga setempat. Berbeda dengan yang disampaikan warga, Yosias mengatakan, pihaknya beberapa kali mendatangi lokasi, namun selalu dimarahi warga.

” Mereka maunya cepat-cepat. Padahal kita tunggu dana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat,” jelas Lossu kepada Koranpapua.id melalui sambungan telepon.

Lossu menuturkan, saat ini bantuan hibah dari APBD Mimika sudah tidak bisa dipakai untuk mendanai pekerjaan tersebut, karena akan menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“ BPBD lagi menunggu dana hibah dari BNPB Pusat. Usulannya sudah setujui tinggal menunggu kapan dana itu turun untuk bangun di lima titik termasuk di RT 09. Rencananya kita bangun tembok pengaman,” tandas Yosias. (Redaksi)

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Klinik Swasta di Mimika Siap Layani Pemeriksaan dan Obat Malaria Gratis, Berlaku Mulai April 2026

Klinik Swasta di Mimika Siap Layani Pemeriksaan dan Obat Malaria Gratis, Berlaku Mulai April 2026

12 Maret 2026
Operasi Ketupat Noken 2026, TNI-Polri Siapkan Tujuh Pos Pengamanan di Mimika

Operasi Ketupat Noken 2026, TNI-Polri Siapkan Tujuh Pos Pengamanan di Mimika

12 Maret 2026
YPMAK Sosialisasi Program Ekonomi di Kampung Kiura, Fokuskan Perluasan Kebun Kelapa dan Pembangunan Rumah Layak Huni

YPMAK Sosialisasi Program Ekonomi di Kampung Kiura, Fokuskan Perluasan Kebun Kelapa dan Pembangunan Rumah Layak Huni

12 Maret 2026
Mayjen Febriel Buyung Jabat Pangdam Cenderawasih, Mantan Danbrigif Timika Jadi Pangdam XXIV Merauke

Mayjen Febriel Buyung Jabat Pangdam Cenderawasih, Mantan Danbrigif Timika Jadi Pangdam XXIV Merauke

12 Maret 2026
Kasus Penembakan di Areal Kerja Freeport: Berpura-Pura Meninggal, Simson Selamat dari Maut

Kasus Penembakan di Areal Kerja Freeport: Berpura-pura Meninggal, AM Selamat dari Maut

12 Maret 2026
Keterbatasan bukan Penghalang untuk Bersinar:  Suara Emas Eva Manobi, Talenta Papua yang Berprestasi di FLS3N

Keterbatasan bukan Penghalang untuk Bersinar:  Suara Emas Eva Manobi, Talenta Papua yang Berprestasi di FLS3N

12 Maret 2026

POPULER

  • Pemandangan Unik: Nama Pejabat Mimika yang Dilantik Diduga Dibaca di Layar Handphone

    Pemandangan Unik: Nama Pejabat Mimika yang Dilantik Diduga Dibaca di Layar Handphone

    659 shares
    Bagikan 264 Tweet 165
  • Lantik 282 Pejabat Pemkab Mimika, Johannes Rettob: Bukan Karena Suka atau Tidak Suka

    651 shares
    Bagikan 260 Tweet 163
  • THR ASN 2026: Pemkab Mimika Siapkan Rp20 Miliar Lebih, Pembayaran Tunggu Petunjuk Pusat

    604 shares
    Bagikan 242 Tweet 151
  • Mayjen Febriel Buyung Jabat Pangdam Cenderawasih, Mantan Danbrigif Timika Jadi Pangdam XXIV Merauke

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Petugas Kebersihan Gelar Aksi Mogok Kerja, Ini Pernyataan Kadis DLH Mimika Jefri Deda

    546 shares
    Bagikan 218 Tweet 137
  • Anton Alom Kritik Penunjukan Plt Sekwan Mimika “Ini Penghinaan Lembaga DPR”

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Nekat yang Nyata! Wanita Muda Bakar Kekasihnya di Kamar Hotel

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
Next Post
Klinik Pemda Dibangun Baru, Alokasikan Anggaran Rp450.500.000

Klinik Pemda Dibangun Baru, Alokasikan Anggaran Rp450.500.000

Ditetapkan Sebagai Penyangga Kerawanan Pangan, Dinas Pertanian Tanam 1.000 Polybag Ubi Talas dan Ubi Jalar

Ditetapkan Sebagai Penyangga Kerawanan Pangan, Dinas Pertanian Tanam 1.000 Polybag Ubi Talas dan Ubi Jalar

Suasana di ruang pelayanan Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Mimika terlihat sepi. (Foto : Redaksi/Koranpapua.id)

Banyak Pelaku UKM di Mimika Menolak Mengurus Nomor Induk Berusaha

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id