ADVERTISEMENT
Rabu, Oktober 14, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Freeport dan Tempo Institute Perkuat Kapasitas Jurnalis Papua Tengah, 27 Wartawan Ikuti Program Pengembangan

Desi berharap program serupa dapat terus dikembangkan sehingga ke depan semakin banyak karya jurnalistik berkualitas lahir dari Papua Tengah.

29 Agustus 2026
0
Freeport dan Tempo Institute Perkuat Kapasitas Jurnalis Papua Tengah, 27 Wartawan Ikuti Program Pengembangan

Belasan wartawan Timika gambar bersama usai malam inaugurasi yang berlalngsung di salah satu hotel di Tmika, Jumat 28 Agustus 2026. (foto :redaksi/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Tempo Institute terus mendorong peningkatan kapasitas jurnalis di Papua Tengah melalui program pengembangan jurnalistik yang mempertemukan wartawan dari Timika dan Nabire.

Program tersebut ditandai dengan malam inaugurasi yang digelar di salah satu hotel di Timika, Jumat 28 Agustus 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program yang sebelumnya diawali dengan pelatihan jurnalistik dan lomba penulisan profil.

Direktur Eksekutif Tempo Institute, Qaris Tajudin, mengatakan program kolaborasi PTFI dan Tempo Institute tersebut diikuti 27 jurnalis, terdiri dari 14 peserta asal Timika dan 13 peserta dari Nabire.

Baca Juga

Kabut Asap Ganggu Penerbangan di Timika, Kepala Bandara Utamakan Keselamatan

Dinkes Mimika Imbau Warga Lindungi Diri dari Paparan Asap, Ingatkan Risiko Gangguan Kesehatan

Menurut Qaris, malam inaugurasi bukan menjadi akhir dari program. Setelah rangkaian pelatihan dan lomba, program akan dilanjutkan dengan fellowship yang melibatkan sejumlah jurnalis terpilih.

“Ini bukan puncak dalam arti bukan akhir dari kegiatan. Ada pelatihan, kemudian lomba, dan nanti dilanjutkan dengan fellowship,” kata Qaris.

Ia mengungkapkan, salah satu hal yang menarik dari program tersebut adalah karya para jurnalis yang mengangkat kisah masyarakat biasa dengan sisi kemanusiaan yang kuat.

Dari 27 karya yang masuk, menurut Qaris, sebagian besar mengangkat cerita inspiratif dari berbagai latar belakang, mulai dari guru, dokter, pedagang, perajin hingga seniman.

“Kisah-kisah itu bukan tentang orang-orang besar yang bisa kita temukan di mana-mana. Ini kisah orang-orang biasa yang kita temui sehari-hari, tetapi mereka punya kisah yang luar biasa,” ujarnya.

Qaris menilai, cerita-cerita tersebut layak mendapat ruang lebih luas karena dapat menghadirkan perspektif positif tentang Papua dan masyarakatnya.

Ia menyebutkan, nantinya akan dipilih enam media, masing-masing tiga dari Timika dan tiga dari Nabire, untuk mengikuti program fellowship.

Jurnalis yang terpilih akan mendapat tugas menulis empat profil selama dua bulan, dengan dukungan penggantian biaya peliputan selama program berlangsung.

“Yang membuat kami senang adalah tulisan teman-teman sangat rapi, kuat secara human interest, memiliki originalitas, dan yang paling penting ada kekuatan kemanusiaan dari tokoh yang diceritakan,” katanya.

PTFI: Bukan Sekadar Program, Tapi Memperkuat Ekosistem Pers

Sementara itu, Manager PT Freeport Indonesia, Desi Saputra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kerja-kerja jurnalistik yang dilakukan para wartawan di Papua Tengah.

Menurutnya, tantangan yang dihadapi jurnalis saat ini semakin kompleks. Wartawan tidak lagi hanya dituntut mampu menulis, tetapi juga harus menguasai berbagai bentuk peliputan dan beradaptasi dengan perkembangan media digital.

“Sekarang kita sudah tidak bisa menulis saja. Kita harus bisa melakukan reportase langsung, kemudian menghadapi tantangan audience dan bisnis media yang semakin kompleks,” ujarnya.

Karena itu, PTFI berharap program tersebut dapat menjadi langkah awal untuk membantu jurnalis meningkatkan kapasitas sekaligus beradaptasi dengan perubahan ekosistem media.

Desi menegaskan, kegiatan tersebut tidak semata-mata diarahkan untuk menghasilkan karya jurnalistik, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat ekosistem informasi yang berkualitas, kredibel dan profesional di Papua Tengah.

“Ini bukan sekadar program saja. Mudah-mudahan selain meningkatkan kapasitas para jurnalis, juga bisa mendorong dan memperkuat ekosistem informasi yang berkualitas, kredibel dan profesional di Papua Tengah,” katanya.

Desi berharap program serupa dapat terus dikembangkan sehingga ke depan semakin banyak karya jurnalistik berkualitas lahir dari Papua Tengah.

Desi juga mengingatkan para jurnalis untuk tetap berpegang pada prinsip dasar jurnalistik, yakni kebenaran, data, fakta dan konteks.

“Semoga teman-teman terus bersemangat berkarya dan tetap berpegang pada kebenaran, data, fakta dan konteks,” pungkasnya. (*)

Penulis: Ril Minggu

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Puskesmas Mapar Sambut Evaluasi Dinkes Mimika, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

Puskesmas Mapar Sambut Evaluasi Dinkes Mimika, Dorong Peningkatan Layanan Kesehatan

13 Oktober 2026
Pasien Darurat Mapar Harus Menyeberang ke Timika, BBM Rujukan Jadi Persoalan

Pasien Darurat Mapar Harus Menyeberang ke Timika, BBM Rujukan Jadi Persoalan

13 Oktober 2026
Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

Hendak Dikirim ke Wamena, Dua Optik Pengintai Malam Diamankan di Bandara Sentani

13 Oktober 2026
Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

13 Oktober 2026
Mimika Dipercaya Gelar Konferensi Nasional Kota Toleransi ke-2, Ini Pesan Bupati

Mimika Dipercaya Gelar Konferensi Nasional Kota Toleransi ke-2, Ini Pesan Bupati

13 Oktober 2026
Jembatan Merah Putih Ugimba Diresmikan, Buka Akses Warga di Pedalaman Intan Jaya

Jembatan Merah Putih Ugimba Diresmikan, Buka Akses Warga di Pedalaman Intan Jaya

13 Oktober 2026

POPULER

  • Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    Kabut Asap Mimika Memburuk, Sekolah dari Rumah Mulai 12 Oktober

    563 shares
    Bagikan 225 Tweet 141
  • Anggota Satgas TNI Ditemukan Tewas di Kuala Kencana, Ada Luka Tembak di Dada

    798 shares
    Bagikan 319 Tweet 200
  • Warga Kamoro Tidur di Emperan Toko, Kadis Pariwisata: Mereka Datang Tanpa Undangan

    534 shares
    Bagikan 214 Tweet 134
  • Pria Ditemukan Bersimbah Luka di Pasar Lama Timika, Kondisi Mulai Membaik

    533 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • Eme Neme Yauware Memanggil: Seruan Mengakhiri Perang Dari Tugu Perdamaian Kota Timika

    528 shares
    Bagikan 211 Tweet 132
  • Dua OTK Bacok ASN Pemkab Yahukimo di Dekai, Korban Luka di Tangan dan Punggung

    523 shares
    Bagikan 209 Tweet 131
  • Dua Orang Diamankan Terkait Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas Ditembak Polisi

    515 shares
    Bagikan 206 Tweet 129
Next Post
Jaga Stabilitas Wilayah Perbatasan: Satgas Pasgat Oksibil dan Apkam Gelar Dialog Terbuka Bersama Ormas Bintang Sifik

Jaga Stabilitas Wilayah Perbatasan: Satgas Pasgat Oksibil dan Apkam Gelar Dialog Terbuka Bersama Ormas Bintang Sifik

Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

Kuliah Perdana ITB Dibuka, 176 Mahasiswa Disiapkan Jadi Generasi Penggerak Teluk Bintuni

Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

Lima Diduga Pelaku Pembunuhan Tukang Ojek Berhasil Ditangkap, Polsek Kwamki Narama Diserang

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id