ADVERTISEMENT
Minggu, Agustus 2, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Headline

Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

"Pelaku menegur korban dan sempat melakukan pukulan dua kali. Kemudian istrinya datang memberikan nasihat agar jangan bertengkar di depan anak-anak karena anak-anak sudah besar".

2 Agustus 2026
0
Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

Korban penembakan oleh Anggota Polri di yang di Perumahan Rafflesia Regency 3, Irigasi Ujung, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu 2 Agustus 2026. (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

TIMIKA, Koranpapua.id- Persoalan rumah tangga yang diduga melibatkan hubungan pribadi menjadi latar belakang penembakan yang menewaskan seorang warga di Perumahan Rafflesia Regency 3, Irigasi Ujung, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu 2 Agustus 2026.

Terduga pelaku diketahui merupakan oknum anggota Polri berinisial M berpangkat Ipda yang bertugas di Polsek Bandara Timika.

ADVERTISEMENT

Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak membenarkan keterlibatan anggotanya dalam peristiwa tersebut. Ia menyebut pelaku telah menyerahkan diri dan mengakui perbuatannya setelah kejadian.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Bahwasanya ada kejadian pembunuhan atau penembakan yang terjadi di Perumahan Rafflesia Regency. Setelah saya komunikasi dengan Satreskrim, bahwasanya benar kejadian itu dilakukan oleh anggota kami yang berdinas di Polsek Bandara,” kata Alredo kepada wartawan di Mapolres Mimika.

Baca Juga

TP PKK Mimika Gelar Lomba Paduan Suara, 14 Distrik Berebut Hadiah Puluhan Juta

Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Timika, Penyebab Belum Diketahui

Menurut Kapolres, penembakan tersebut diduga bermula dari konflik lama yang berkaitan dengan hubungan antara korban dan istri pelaku. Ia menyebut pelaku sebelumnya telah beberapa kali mengingatkan korban agar tidak mengganggu rumah tangganya.

“Hal ini terjadi karena ada latar belakang perselingkuhan yang diakui memang sama istrinya juga. Itu sudah berlangsung lama dan sudah sering diingatkan kepada korban, ‘Jangan ganggu istri saya’,” ujarnya.

Alredo menjelaskan, sebelum penembakan terjadi, pelaku datang ke rumah istrinya dengan tujuan menjemput anak. Saat itu, pelaku melihat korban berada di sekitar rumah hingga terjadi cekcok.

Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak didampingi Wakapolres Kompol Junan Plitomo saat menyampaikan keterangan kepada wartawan di Mapolres 32, Minggu 2 Agustus 2026. (foto: Hayun Nuhuyanan/koranpapua.id)

“Pelaku menegur korban dan sempat melakukan pukulan dua kali. Kemudian istrinya datang memberikan nasihat agar jangan bertengkar di depan anak-anak karena anak-anak sudah besar,” katanya.

Setelah itu, pelaku disebut meninggalkan lokasi menuju mobil bersama anaknya.

Namun, korban kemudian datang membawa parang dan mengayunkannya ke arah kendaraan tersebut.

“Tiba-tiba datang korban membawa parang sambil mengayunkan di samping mobil. Melihat kondisi itu dia merasa terancam, secara spontan dia mengambil senjatanya dan melakukan penembakan sehingga mengenai korban,” jelas Alredo.

Kapolres mengatakan, berdasarkan keterangan awal pelaku, tindakan tersebut dilakukan karena merasa berada dalam situasi terancam.

“Tindakan yang dilakukan oleh pelaku tidak serta-merta untuk membunuh orang. Menurut keterangannya, dia merasa terancam karena ada serangan yang didahului serangan dengan parang kepada pelaku,” ujarnya.

Usai kejadian, pelaku tidak melarikan diri. Ia langsung menghubungi rekannya di kepolisian dan kemudian mengamankan diri.

“Setelah dia melakukan penembakan, dia telepon kawannya yang ada di Polres Bandara, dikasih tahu, ‘Saya habis tembak orang.’ Langsung beliau mengamankan dirinya di sana,” kata Alredo.

Kapolres menegaskan, meski terduga pelaku merupakan anggota Polri, proses hukum tetap berjalan. Polisi masih mendalami seluruh rangkaian kejadian, termasuk kemungkinan adanya unsur pembelaan diri.

“Pastinya kami akan memproses ini secara tegas. Untuk sanksi yang diberikan nanti bagaimana hasil pemeriksaan dulu. Kami lihat apakah ini menjadi suatu pembelaan diri atau pertahanan diri karena ada ancaman langsung, atau perbuatan yang memang tidak ada dasarnya,” ucapnya.

Dalam penyelidikan, polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya senjata api milik pelaku, parang, serta kendaraan yang digunakan saat kejadian.

Saat ini, penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan kronologi lengkap peristiwa tersebut, termasuk jumlah tembakan dan detail luka yang dialami korban. (*)

Penulis: Hayun Nuhuyanan

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

Oknum Polisi Tembak Warga di Timika, Kapolres Ungkap Dugaan Perselingkuhan Jadi Motif

2 Agustus 2026
TP PKK Mimika Gelar Lomba Paduan Suara, 14 Distrik Berebut Hadiah Puluhan Juta

TP PKK Mimika Gelar Lomba Paduan Suara, 14 Distrik Berebut Hadiah Puluhan Juta

2 Agustus 2026
Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Timika, Penyebab Belum Diketahui

Pria 37 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumahnya di Timika, Penyebab Belum Diketahui

2 Agustus 2026
TNI Klaim Lumpuhkan Dua Anggota OPM Saat Evakuasi Jenazah di Yahukimo

TNI Klaim Lumpuhkan Dua Anggota OPM Saat Evakuasi Jenazah di Yahukimo

2 Agustus 2026
Ambulans Puskesmas Mapurujaya Dilempari Batu, Petugas Kesehatan Terluka

Ambulans Puskesmas Mapurujaya Dilempari Batu, Petugas Kesehatan Terluka

2 Agustus 2026
Jelang HUT RI, Bupati Johannes Ajak Warga Jadikan Kebersihan sebagai Budaya

Jelang HUT RI, Bupati Johannes Ajak Warga Jadikan Kebersihan sebagai Budaya

2 Agustus 2026

POPULER

  • TPNPB-OPM Tetapkan Sejumlah Pejabat Papua dan Warga Sipil sebagai Target

    TPNPB-OPM Tetapkan Sejumlah Pejabat Papua dan Warga Sipil sebagai Target

    722 shares
    Bagikan 289 Tweet 181
  • “Babi Saja Naik Pesawat,” Bupati Nabire Desak Pusat Prioritaskan Infrastruktur Papua

    608 shares
    Bagikan 243 Tweet 152
  • Tiga Tahun Harumkan Nama Papua di Panggung Reggae Dunia: Dave Baransano Masih Berjuang Sendiri, Butuh Dukungan

    602 shares
    Bagikan 241 Tweet 151
  • 12 Poin Kesepakatan Timika Resmi Diserahkan kepada Presiden, Meki Nawipa Beberkan Isinya

    581 shares
    Bagikan 232 Tweet 145
  • Misteri Pria Tewas dengan Empat Anak Panah di Mimika Terungkap, Korban Diketahui Tukang Ojek yang Hilang Tiga Hari

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • Wamen PPN Ingatkan Kepala Daerah, Jangan Kelola Dana Otsus di Luar Perencanaan

    551 shares
    Bagikan 220 Tweet 138
  • Gelombang Laut di Perairan Kokonau-Mimika Capai 2,5 Meter, Nelayan Diminta Tunda Melaut Jika Cuaca Memburuk

    539 shares
    Bagikan 216 Tweet 135
Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id