TIMIKA, Koranpapua.id– Seorang pengemudi ojek berinisial SK (31) ditemukan tewas dengan sejumlah luka akibat senjata tajam, Sabtu 25 Juli 2026.
Korban ditemukan dini hari di Jalan Poros SP 2–SP 5, Lorong Amungsa Indah, samping Jembatan Waker-Timika, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki pelaku dan motif di balik dugaan pembunuhan tersebut.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak bersama sejumlah personel mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengamankan area, serta mengumpulkan barang bukti.
Kasus ini terungkap setelah seorang pengemudi ojek yang merupakan rekan korban melapor ke Polres Mimika.
Sebelum kejadian keduanya sama-sama mengantar penumpang dari Jalan Caritas SP 2, tepatnya di depan Bakso Primadona, menuju Lorong Gereja Jembatan Waker.
Di tengah perjalanan, saksi melihat sepeda motor yang dikendarai korban terjatuh. Merasa situasi tidak aman, ia memutar kendaraannya untuk menyelamatkan diri.
Saksi mengaku sempat mendapat perlawanan dari orang yang diduga merupakan komplotan pelaku, namun berhasil meloloskan diri dan segera melaporkan kejadian itu ke polisi.
Berdasarkan laporan tersebut, polisi langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi.
Petugas menemukan sepeda motor Honda Beat beserta dompet berisi identitas yang diduga milik korban.
Pencarian kemudian dilanjutkan hingga sekitar pukul 01.30 WIT. Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sebuah parit di Lorong Amungsa Indah.
Dari hasil pemeriksaan awal, korban mengalami sejumlah luka potong pada wajah, jari telunjuk kanan, bahu atau lengan atas kanan, serta lengan bawah kiri.
Jenazah kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Mimika untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, sementara Tim Inafis melakukan olah TKP guna mengumpulkan bukti-bukti di lokasi kejadian.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak mengatakan penyidik masih mendalami motif pembunuhan karena seluruh barang milik korban ditemukan dalam kondisi utuh di lokasi.
“Untuk motif pembunuhan masih kami dalami karena di lokasi TKP semua barang-barang korban masih utuh,” ujar Kapolres.
Menurutnya rekan korban satunya yang selamat mengalami luka lecet pada bagian kaki dan tangan.
“Saat ini kami masih mengumpulkan barang bukti dan meminta keterangan saksi-saksi lainnya,” ujar Alredo.
Polisi memastikan penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku beserta motif di balik peristiwa yang menewaskan pengemudi ojek tersebut. (*)
Penulis: Hayun Nuhuyanan
Editor: Marthen LL Moru










