ADVERTISEMENT
Jumat, September 11, 2026
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
Koran Papua
No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto
ADVERTISEMENT
Home Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika

Kecacingan Salah Satu Penyakit Menular yang Perlu Mendapat Perhatian Serius, Dinkes Mimika Perkuat Lintas Sektor

“Kecacingan berkaitan erat dengan malnutrisi, anemia, hingga keterlambatan pertumbuhan atau stunting. Pencegahan sejak dini merupakan investasi penting bagi kualitas SDM di masa depan".

14 Juli 2026
0
Kecacingan Salah Satu Penyakit Menular yang Perlu Mendapat Perhatian Serius, Dinkes Mimika Perkuat Lintas Sektor

Tiga jenis cacing tanah yang menyebabkan penyakit cacingan di Mimika (foto:ist/koranpapua.id)

Bagikan ke FacebookBagikan ke XBagikan ke WhatsApp

“Kecacingan berkaitan erat dengan malnutrisi, anemia, hingga keterlambatan pertumbuhan atau stunting. Pencegahan sejak dini merupakan investasi penting bagi kualitas SDM di masa depan”.

TIMIKA, Koranpapua.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika menemukan bahwa kecacingan masih menjadi salah satu penyakit menular yang perlu mendapat perhatian serius.

Penyakit ini banyak menyerang Balita dan anak usia sekolah, bahkan diperkirakan berkontribusi hingga 40 persen terhadap kasus stunting di wilayah itu.

ADVERTISEMENT

Temuan itu terungkap dalam Pertemuan Sosialisasi dan Advokasi Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis dan Kecacingan Tahun 2026 yang berlangsung di salah satu hotel di Timika, Senin 13 Juli 2026.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Agar tidak menjadi masalah terkait dengan kesehatan Balita dan anak usia sekolah, Dinkes Mimika melalui program Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) menargetkan penurunan prevalensi kecacingan hingga di bawah 10 persen.

Baca Juga

Razia THM di Mimika, Satu Pramuria Terindikasi Positif Narkotika

Pemkab Mimika Perkuat Pengembangan UMKM untuk Dorong Ekonomi Daerah

Dalam pertemuan itu juga terungkap bahwa sejak tahun 2025, pelaksanaan POPM kecacingan tidak lagi digabung dengan program filariasis.

Kini kegiatan dilakukan secara mandiri pada Februari dan Agustus bersamaan dengan pemberian Vitamin A, sehingga diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pelayanan kesehatan bagi anak-anak.

Sekretaris Dinkes Mimika, Dr. Sisma di hadapan 26 kepala Puskesmas, perwakilan Dinas Pendidikan dan perwakilan Kementerian Agama yang hadir dalam kegiatan itu, mengatakan keberhasilan program POPM tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan.

Tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh pemangku kepentingan agar cakupan pemberian obat cacing dapat mencapai target nasional.

Menurutnya, keterlibatan sekolah, tenaga kesehatan, tokoh agama, hingga keluarga sangat menentukan keberhasilan program ini.

“Semakin tinggi cakupan pemberian obat, semakin besar peluang kita memutus rantai penularan kecacingan di Mimika,” ujar Sisma.

Pada sesi pemaparan materi, Regina Areim, S.ST., M.H. menjelaskan kebijakan nasional terkait program pengendalian kecacingan serta strategi implementasinya di daerah.

Sementara itu, Kepala Seksi P2M Dinas Kesehatan Mimika, Kamaludin, S.Kep., Ns., memaparkan perkembangan capaian program POPM kecacingan di Kabupaten Mimika.

Ia menyebutkan bahwa pada Februari 2026, sebanyak 50.171 anak atau 81,6 persen dari target 61.472 anak usia 1–12 tahun telah memperoleh obat cacing.

Meski capaian tersebut tergolong baik, angka itu masih berada di bawah target nasional sebesar 95 persen.

Sebelumnya, pada Februari 2025 cakupan POPM mencapai 45.190 anak atau 82,5 persen dari target 54.799 anak.

Sedangkan pada Agustus 2025 sebanyak 46.485 anak atau 81,9 persen dari target 56.778 anak menerima obat cacing.

Sementara dr. Susana Namsa, MKM yang menjadi narasumber dalam kegiatan itu menjelaskan, dampak infeksi kecacingan terhadap tumbuh kembang anak.

Menurutnya, kecacingan tidak boleh dianggap sebagai penyakit ringan karena dapat mengganggu penyerapan zat gizi dan vitamin penting yang dibutuhkan tubuh.

“Kecacingan berkaitan erat dengan malnutrisi, anemia, hingga keterlambatan pertumbuhan atau stunting. Pencegahan sejak dini merupakan investasi penting bagi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di masa depan,” jelasnya.

Melalui pertemuan sosialisasi dan advokasi ini, Dinkes Mimika menargetkan meningkatnya dukungan lintas sektor, kesamaan persepsi seluruh pemangku kepentingan, serta meningkatnya cakupan pemberian obat cacing hingga minimal 95 persen.

Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat edukasi kepada masyarakat dan memutus rantai penularan kecacingan.

Termasuk mengoptimalkan integrasi program pemberian obat cacing dengan distribusi Vitamin A di seluruh Puskesmas di Kabupaten Mimika. (*)

Penulis: Ril Minggu

Editor: Marthen LL Moru

Cek juga berita-berita Koranpapua.id di Google News

Baca Artikel Lainnya

Razia THM di Mimika, Satu Pramuria Terindikasi Positif Narkotika

Razia THM di Mimika, Satu Pramuria Terindikasi Positif Narkotika

10 September 2026
Pemkab Mimika Perkuat Pengembangan UMKM untuk Dorong Ekonomi Daerah

Pemkab Mimika Perkuat Pengembangan UMKM untuk Dorong Ekonomi Daerah

10 September 2026
Dalam Dua Hari, 6 Anggota dan Simpatisan OPM Ikrar Setia kepada NKRI

Dalam Dua Hari, 6 Anggota dan Simpatisan OPM Ikrar Setia kepada NKRI

10 September 2026
Soal Anggaran Konflik, Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar lalu Membantah

Soal Anggaran Konflik, Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar lalu Membantah

10 September 2026
Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

10 September 2026
Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

10 September 2026

POPULER

  • Pertamina Sanksi 19 SPBU di Papua-Maluku, Dua di Antaranya di Mimika

    Bermodal Nomor Togel, 3 Pelaku Hipnotis Korban dan Kuras Uang di Sentani

    587 shares
    Bagikan 235 Tweet 147
  • Tiga Petugas Tewas Ditembak OTK Saat Distribusi Bahan Pangan di Jayawijaya

    566 shares
    Bagikan 226 Tweet 142
  • Dana Pembangunan TK Fajar Baru Muare Mimika Disorot, Bendahara dan Kepala Sekolah Beda Keterangan

    555 shares
    Bagikan 222 Tweet 139
  • Polisi Beberkan Kronologi Penembakan Tiga Pegawai Dinas Pertanian di Jayawijaya

    553 shares
    Bagikan 221 Tweet 138
  • YLBH Papua Tengah Apresiasi Polres Mimika dan TNI Tertibkan 9 Warga di Kwamki Narama

    538 shares
    Bagikan 215 Tweet 135
  • Pria Ditemukan Tewas di Jalan Kelimutu Timika, Motor dan HP Diduga Dibawa Pelaku

    532 shares
    Bagikan 213 Tweet 133
  • APELCAMI Soroti Peserta Pelatihan OAP, Nama Peserta 2025 Kembali Muncul

    616 shares
    Bagikan 246 Tweet 154
Next Post
Ini Pernyataan AKBP Alredo di Hari Pertama Menjabat Kapolres Mimika

Ini Pernyataan AKBP Alredo di Hari Pertama Menjabat Kapolres Mimika

Pemkab Mimika Siapkan Pembangunan 353 Rumah Layak Huni, Fisik Dimulai Usai Perencanaan Rampung

Rencana Bangun 353 Rumah Layak Huni, Pemkab Mimika Anggarkan Rp450 Juta per Unit untuk Wilayah Kota

Inovasi MathNoken Karya Mahasiswa UNAIR Raih Prestasi Nasional

Inovasi MathNoken Karya Mahasiswa UNAIR Raih Prestasi Nasional

Koran Papua

© 2024 Koranpapua.id

Menu

  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Papua
  • Nusantara
  • Politik
  • Budaya
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Kesehatan
  • Opini
  • Pendidikan
  • Foto

© 2024 Koranpapua.id